<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Guntingbatukertas.com &#187; Jaringan</title>
	<atom:link href="http://guntingbatukertas.com/category/hardware/jaringan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://guntingbatukertas.com</link>
	<description>Kumpulan Tip, Trik dan Tutorial Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Sat, 02 Apr 2011 21:03:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1</generator>
		<item>
		<title>Mengatasi Error Code 8235: A referral was returned from the server</title>
		<link>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/mengatasi-error-code-8235-a-referral-was-returned-from-the-server/</link>
		<comments>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/mengatasi-error-code-8235-a-referral-was-returned-from-the-server/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Mar 2011 20:24:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>salsabel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Jaringan]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem Operasi]]></category>
		<category><![CDATA[Windows]]></category>
		<category><![CDATA[8235]]></category>
		<category><![CDATA[a referral]]></category>
		<category><![CDATA[Cara]]></category>
		<category><![CDATA[code]]></category>
		<category><![CDATA[Error]]></category>
		<category><![CDATA[from server]]></category>
		<category><![CDATA[Local policies]]></category>
		<category><![CDATA[mengatasi]]></category>
		<category><![CDATA[Regedit]]></category>
		<category><![CDATA[returned]]></category>
		<category><![CDATA[secpol]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>
		<category><![CDATA[trik]]></category>
		<category><![CDATA[UAC]]></category>
		<category><![CDATA[User Account Control]]></category>
		<category><![CDATA[Vista]]></category>
		<category><![CDATA[Windows 7]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guntingbatukertas.com/?p=2155</guid>
		<description><![CDATA[Anda inginkan solusi untuk masalah Error Code 8235: A referral was returned from the server? Atau Anda memiliki pengalaman saat instal program di Vista/7 ternyata program tersebut nggak bisa jalan? Silakan simak ulasan ringkas berikut untuk mengetahui solusinya.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-2156" href="http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/mengatasi-error-code-8235-a-referral-was-returned-from-the-server/attachment/modem-gsm/"><img class="alignright size-full wp-image-2156" title="modem-gsm" src="http://guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2011/03/modem-gsm.jpg" alt="" width="150" height="82" /></a>Beberapa waktu yang lalu, seorang teman meminta tolong untuk menginstall sebuah produk modem GSM buatan Cina di Netbooknya. Dia sudah beberapa kali mencoba melakukan instalasi sesuai dengan panduan yang diberikan bersama dengan produk tersebut. Kartu perdana ekstra berikut dengan sederet proses aktivasi GPRS dan settingnya juga sudah dicoba. Namun tetap saja, si modem nggak bergerak dan memberikan ijin Windows 7 di Netbook sang teman tersebut untuk mengakses simbah Google.</p>
<p>Saat pertama kali coba, Windows langsung memunculkan pesan error Error Code 8235: A referral was returned from the server. Sesuatu yang nggak pernah terjadi di Windows XP. Apa sebab? berikut penjelasan dan solusi singkatnya.<span id="more-2155"></span>Setelah googling sejenak, saya dapat info kesimpulan sederhana bahwa, beberapa aplikasi, termasuk aplikasi modem ini berjalan lancar di XP namun nggak kompatibel dengan Vista/7 meski driver yang disediakan sudah support kedua Sistem Operasi terbaru besutan Microsoft tersebut.</p>
<p><strong>Sebab:</strong></p>
<p>Beberapa aplikasi akan melaporkan error code 8235 jika tidak memenuhi beberapa syarat Windows Vista/7.  Misalnya, aplikasi tersebut tidak <em>Digitally Signed</em> atau tidak memiliki baris perintah &#8220;UIAccess = true&#8221; dalam manifestasi program. Dalam kasus seperti ini, Vista dan 7 memerlukan akses yang lebih tinggi dari sekedar user Windows (baca = Administrator) untuk meloloskan akses program seperti ini. Jika level akses Administrator tidak tersedia/ditolak, maka program ShellExecuteEx akan melaporkan error. Aplikasi Vista memiliki persyaratan yang lebih rumit. Beberapa aplikasi yang berjalan lancar di XP seringkali tidak berjalan lancar di Vista/7 karena sebenarnya program tersebut tidak sepenuhnya kompatibel.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Solusi:</strong></p>
<ol>
<li>Jalankan <strong>&#8220;secpol.msc&#8221;. </strong>Pilih<strong> &gt; Security Settings &gt; Local Policies &gt; Security Options.</strong></li>
<li><strong>Disable </strong>pilihan <strong>&#8220;User Account Control: Only Elevate executables that are signed and validated&#8221;</strong></li>
<li><strong>Disable </strong>pilihan <strong>&#8220;User Account Control: Only elevate UIAccess applications that are in secure locations&#8221;</strong></li>
<li><strong>Restart PC </strong>dan seharusnya sekarang masalah Anda teratasi.</li>
</ol>
<p>Anda juga dapat melakukan hal <a title="Cara Menonaktifkan UAC di Vista" href="http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/cara-cepat-menonaktifkan-user-account-control-uac-di-windows-vista" target="_blank">langkah diatas dengan Command Prompt dalam tulisan berikut</a>:</p>
<p>Bagi Anda pengguna Windows 7, Silakan gunakan langkah alternatif <a title="Cara menonaktifkan UAC di Windows 7" href="http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/cara-menonaktifkan-user-account-control-uac-di-windows-7" target="_blank">Menonaktifkan User Account Control di Windows 7 berikut.</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Semoga bermanfaat :coffee:</p>
<div class="shr-publisher-2155"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/mengatasi-error-code-8235-a-referral-was-returned-from-the-server/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hemat Bandwith Dan Dongkrak Kecepatan Akses Internet Dengan Squid Proxy</title>
		<link>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/hemat-bandwith-dan-dongkrak-kecepatan-akses-internet-dengan-squid-proxy/</link>
		<comments>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/hemat-bandwith-dan-dongkrak-kecepatan-akses-internet-dengan-squid-proxy/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Feb 2010 16:50:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>salsabel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Jaringan]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem Operasi]]></category>
		<category><![CDATA[Software]]></category>
		<category><![CDATA[Windows]]></category>
		<category><![CDATA[Cara]]></category>
		<category><![CDATA[Download Cepat]]></category>
		<category><![CDATA[Hemat Bandwith]]></category>
		<category><![CDATA[Kecepatan Akses]]></category>
		<category><![CDATA[Limit]]></category>
		<category><![CDATA[Nameserver]]></category>
		<category><![CDATA[Primary DNS]]></category>
		<category><![CDATA[Proxy]]></category>
		<category><![CDATA[Secondary DNS]]></category>
		<category><![CDATA[Squid]]></category>
		<category><![CDATA[Travian]]></category>
		<category><![CDATA[Upload]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guntingbatukertas.com/?p=2026</guid>
		<description><![CDATA[Tidak puas dengan kecepatan akses internet Anda? Pengen berbuat lebih biar bandwith Anda nggak cepet habis? Silakan coba Squid Proxy. Program yang tumbuh dan berkembang di Linux ini sekarang sudah dikembangkan agar bisa berjalan di Windows. Bagaimana kinerjanya? silakan buktikan sendiri.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-2030" href="http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/hemat-bandwith-dan-dongkrak-kecepatan-akses-internet-dengan-squid-proxy/attachment/windows-squid-proxy-swim/"><img class="alignleft size-full wp-image-2030" title="windows-squid-proxy-swim" src="http://guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2010/02/windows-squid-proxy-swim1.jpg" alt="" width="150" height="100" /></a>Koneksi internet, seberapapun juga akan tetap mencapai titik dimana dia dianggap lambat. Dulu koneksi internet kampus yang cuman 32kbps saja sudah laku laris manis dijual seharga Rp 4.000,-. Sekarang, warnet Speedy yang 2MBps aja sudah banting harga menjadi Rp 3.000,-. Intinya, kalo nurutin keinginan, seberapapun cepat koneksi tetep aja kurang..</p>
<p>Bagi pengguna internet yang punya koneksi terbatas dan tidak memiliki jaringan dan server yang bisa me-manage bandwith dengan baik, koneksi 152kbps sekelas GPRS kelas 10 tentu akan terasa lambat dibandingkan dengan warnet-warnet sekarang. Bahkan pengguna 3G seperti Smart, Indosat, Telkom (dengan berbagai variannya) juga akan merasakan penurunan kecepatan seiring dengan semakin banyaknya pengguna jasa yang sama. Belum lagi kalo bicara soal pembatasan quota bandwith.</p>
<p>Sekarang, tinggal kita yang dituntut untuk pandai-pandai mengoptimalkan koneksi tersebut. Gimana caranya biar cepet, kuota nggak gampang habis. Nah, kali ini saya akan ulas sedikit tentang Squid Proxy yang bisa dijalankan di Windows. Dengan program ini, Anda bisa melakukan dua hal; penghematan bandwith sekaligus mempercepat koneksi Anda. Kok bisa?<br />
<span id="more-2026"></span><img title="More..." src="http://localhost/gbk/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="Baca Selengkapnya..." /><br />
Sekedar ilustrasi, beberapa waktu lalu saat saya masih gemar bermain Travian &#8211;salah satu game online&#8211; agar dapat selalu memantau perkembangan, saya gunakan <a title="Internet dengan Haier dan Starone" href="http://guntingbatukertas.com/hardware/haier-cdma-c6000-panduan-praktis-setting-internet-handphone/" target="_blank">koneksi internet GPRS Starone dengan menggunakan HP murah, Haier C6000</a>. Koneksi murah meriah ini tentu sepadan dengan harganya, di tempat saya, saya cuman dapet 2 bar dengan kecepatan maksimal 152kbps, praktisnya sekitar 96kbps saja. Tentu saja jika saya cuman mengandalkan koneksi ini, saya nggak bakal bisa menampilkan web Travian dengan cepat. Namun dengan sedikit upaya, Squid proxy proses loading situs favorit tersebut bisa meningkat hingga tiga kali lipat. Bagaimana logikanya?</p>
<p><strong>CARA KERJA SQUID PROXY</strong><br />
Tiap kita mengakses situs sebenarnya yang kita lakukan adalah mendownload semua data berupa tulisan, link, teks, gambar dan file lain dalam halaman tersebut. Dalam proses standar, semua file ini akan disimpan dalam file temporer browser. Namun pada prakteknya, tiap kita membuka halaman yang sama, kita tetap mendownload file yang sama, berulang kali. Anggap saja suatu halaman web berukuran total 500KB, maka jika kita membuka halaman tersebut sepuluh kali dalam sehari maka kita akan menggunakan bandwith sebesar 500KB x 10 = <strong>5MB</strong>!</p>
<p>Proxy atau juga yang disebut Squid sebenarnya adalah program yang dikembangkan dalam dunia Linux yang bekerja efektif mengelola file temporer. Saya menemukan SquidNT yang dikembangkan dari versi linuxnya oleh Guido Serassio. Cara kerjanya sama dengan Squid di Linux, yakni dengan otomatis menyimpan semua file yang kita download saat mengakses situs di dalam satu file temporer yang disebut cache. Di sana semua konten, alamat, teks, gambar dan halaman web disimpan. Pada saat kita mengakses situs untuk pertama kali, squid akan secara otomatis menyimpannya dan membuat link bayangan agar saat halaman yang sama dibuka untuk kedua kali, browser tidak langsung mendownload dari situs aslinya. Melainkan mendownload dari cache squid yang notabene ada di PC/LAN. Sehingga halaman web akan lebih cepat terbuka. Jika kita sering membuka halaman yang sama, prosesnya akan jauh lebih cepat saat kedua kali dan seterusnya..</p>
<p>Sekarang kita lihat, berapa perhitungan bandwithnya. Suatu halaman sebesar 500KB, berisi halaman web sederhana dan berbagai gambar. Squid hanya akan mendownload kode HTML nya saja dan menyaring semua informasi yang ada di dalamnya. Jika dalam screening ini semua data pendukung (gambar, skrip, file) sudah ada di cache, bandwith Anda tidak akan lebih besar dari 100Kb bahkan lebih kecil lagi. Anggap saja kita lakukan refresh selama 10 kali maka hasil yang didapat adalah: 100KB x 10 =  <strong>2MB</strong> saja. Anda bisa menghemat bandwith menjadi 1/5 bahkan lebih kecil lagi!<br />
Itulah mengapa, dulu saya tetep bisa maen Travian dengan lancar, meski cuman pake <a title="Internet dengan Haier dan Starone" href="http://guntingbatukertas.com/hardware/haier-cdma-c6000-panduan-praktis-setting-internet-handphone/" target="_blank">GPRS dengan kecepatan 152kbps</a>.. hehehe.</p>
<p><strong>INSTALASI DAN SETTING SQUID</strong><br />
Untuk memulai instalasi, silakan download dulu SquidNT. Anda bisa mendapatkan SquidNT ini di sini atau dari situs Acme Conlsulting langsung. Jika Anda berencana menggunakan squid untuk Windows Server, silakan tunggu artikel berikutnya yang akan membahas hal tersebut secara lebih detail.</p>
<p><strong><a title="Download Squid dari Guntingbatukertas.com" href="http://www.ziddu.com/download/8699488/squid-2.7.STABLE7-bin.zip.html" target="_blank">[Download Squid 2.7 Stable7 untuk Windows]</a></strong><br />
<strong><a title="Download Squid dari Acme Consulting" href="http://squid.acmeconsulting.it/" target="_blank">[Download Alternatif Squid 2.7 Stable7 untuk Windows]</a></strong></p>
<p><em>Selanjutnya langkah instalasi:</em></p>
<p>1. Ekstrak file <strong>Squid-2.7STABLE7.bin </strong>yang telah Anda download. Saya sarankan Anda ekstrak ke <strong>c:\squid\ </strong>untuk lebih mempermudah Anda mengikuti tutorial ini.<br />
2. Lihat dan perhatikan isi folder <strong>c:\squid\etc\</strong>. Disana ada beberapa file <strong>konfigurasi default squid</strong> sebagai berikut:</p>
<blockquote><p>- cachemgr.conf.default<br />
- mime.conf.default<br />
- squid.conf.default<br />
- squid_radius_auth.conf.default</p></blockquote>
<p>Yang perlu Anda lakukan adalah, <strong>me-rename</strong> keempat tersebut menjadi:</p>
<blockquote><p>- cachemgr.conf<br />
- mime.conf<br />
- squid.conf<br />
- squid_radius_auth.conf</p></blockquote>
<p>3. Buka file <strong>squid.conf </strong>dengan editor teks. Anda bisa gunakan Notepad, Wordpad atau program pihak ketiga seperti Notepad++. Temukan tulisan <strong>TAG: http_port.</strong> Pastikan di bagian bawah TAG ini sudah ada tulisan <strong>http_port 3128 </strong>sehingga tampak seperti berikut:</p>
<blockquote><p># TAG: http_port<br />
# Usage: port [options]<br />
# hostname:port [options]</p>
<p>&#8230;</p>
<p># If you run Squid on a dual-homed machine with an internal<br />
# and an external interface we recommend you to specify the<br />
# internal address:port in http_port. This way Squid will only be<br />
# visible on the internal address.<br />
#<br />
# Squid normally listens to port 3128<br />
<strong>http_port 3128</strong></p></blockquote>
<p>4. Temukan <strong>TAG: visible_hostname</strong>, tambahkan tulisan <strong>visible_hostname localhost</strong> di bagian bawah tag ini. Anda boleh menghapus tulisan <strong># none</strong>. sehingga tampak seperti berikut:</p>
<blockquote><p># TAG: visible_hostname<br />
# If you want to present a special hostname in error messages, etc,<br />
# define this. Otherwise, the return value of gethostname()<br />
# will be used. If you have multiple caches in a cluster and<br />
# get errors about IP-forwarding you must set them to have individual<br />
# names with this setting.<br />
#<br />
#Default:<br />
<strong>visible_hostname localhost</strong></p></blockquote>
<p>5. Temukan <strong>http_access allow localnet</strong>. Tambahkan <strong>http_access allow localhost</strong> di bawahnya menjadi:</p>
<blockquote><p># Example rule allowing access from your local networks.<br />
# Adapt localnet in the ACL section to list your (internal) IP networks<br />
# from where browsing should be allowed<br />
http_access allow localnet<br />
<strong>http_access allow localhost</strong></p></blockquote>
<p>6. Temukan <strong>TAG: dns_nameservers,</strong> pada tulisan <strong>dns_nameservers</strong>. Pada bagian bawah tag ini, isi dengan alamat DNS dari ISP yang Anda gunakan dengan format <strong>dns_nameservers [primary DNS] [secondary DNS]</strong>. Dalam hal ini saya menggunakan ISP speedy Wilayah Jatim maka akan tampak sebagai berikut:</p>
<blockquote><p># TAG: dns_nameservers<br />
# Use this if you want to specify a list of DNS name servers<br />
# (IP addresses) to use instead of those given in your<br />
# /etc/resolv.conf file.<br />
# On Windows platforms, if no value is specified here or in<br />
# the /etc/resolv.conf file, the list of DNS name servers are<br />
# taken from the Windows registry, both static and dynamic DHCP<br />
# configurations are supported.<br />
#<br />
# Example: dns_nameservers 10.0.0.1 192.172.0.4<br />
#<br />
#Default:<br />
<strong>dns_nameservers 202.134.1.10 203.130.208.18</strong></p></blockquote>
<p>Anda bisa temukan DNS yang lebih tepat untuk koneksi Anda dengan mencoba <a title="Daftar DNS Server Guntingbatukertas.com" href="http://guntingbatukertas.com/hardware/jaringan/server-dns-speedy-paling-ampuh/" target="_blank">alamat DNS dari koleksi Server DNS Guntingbatukertas.</a></p>
<p>Akhiri dengan <strong>menyimpan file squid.conf</strong> tersebut.</p>
<p>7. Buka <strong>Start &gt; Run &gt; Ketik CMD [Enter]</strong>. Dalam Command Prompt, ketik baris perintah berikut:</p>
<p><strong>c:\squid\sbin\squid.exe -z [Enter]</strong></p>
<p>Jika muncul pesan popup Windows Security Alert seperti gambar di bawah, pilih <strong>Unblock </strong>untuk memberi akses kepada instalasi Squid Proxy.<br />
<a rel="attachment wp-att-2028" href="http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/hemat-bandwith-dan-dongkrak-kecepatan-akses-internet-dengan-squid-proxy/attachment/windows-squid-security/"><img class="alignnone size-full wp-image-2028" title="windows-squid-security" src="http://guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2010/02/windows-squid-security1.jpg" alt="" width="325" height="233" /></a></p>
<p>8. Selanjutnya, ketik perintah berikut:</p>
<blockquote><p><strong>c:\squid\sbin&gt;squid.exe -d l -D [Enter]</strong></p></blockquote>
<p>Tunggu beberapa saat kemudian tekan <strong>CTRL + C</strong>.</p>
<p>9. Ketik perintah berikut:</p>
<blockquote><p><strong>c:\squid\sbin&gt;squid.exe -i [Enter]<br />
c:\squid\sbin\squid.exe -O -D [Enter]</strong></p></blockquote>
<p>Setelah mengetik keempat baris perintah di atas, layar Command Prompt Anda seharusnya akan tampak seperti berikut ini:<br />
<a rel="attachment wp-att-2029" href="http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/hemat-bandwith-dan-dongkrak-kecepatan-akses-internet-dengan-squid-proxy/attachment/windows-squid-proxy0/"><img class="alignnone size-full wp-image-2029" title="windows-squid-proxy0" src="http://guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2010/02/windows-squid-proxy01.gif" alt="" width="500" height="231" /></a></p>
<p>10. Jalankan Service Panel  melalui<strong> Control Panel &gt; Administrative Tools &gt; Services</strong>. <em>atau</em><br />
<strong>Start &gt; Run &gt;</strong> ketik <strong>Services.msc [Enter]</strong></p>
<p>Temukan service bernama <strong>Squid &gt;</strong> Klik link<strong> Start</strong> di panel sebelah kiri untuk menjalankan Squid.<br />
<a rel="attachment wp-att-2027" href="http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/hemat-bandwith-dan-dongkrak-kecepatan-akses-internet-dengan-squid-proxy/attachment/windows-squid-proxy-1/"><img class="alignnone size-full wp-image-2027" title="windows-squid-proxy-1" src="http://guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2010/02/windows-squid-proxy-11.gif" alt="" width="479" height="339" /></a></p>
<p>11. Selanjutnya, Ubah setting Browser Anda. Arahkan proxy pada browser anda ke alamat <strong>localhost </strong>dengan <strong>port</strong> <strong>3128.</strong> Untuk Firefox, langkah setting nya tampak seperti berikut:<br />
<a rel="attachment wp-att-2031" href="http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/hemat-bandwith-dan-dongkrak-kecepatan-akses-internet-dengan-squid-proxy/attachment/windows-squid-proxy-2/"><img class="alignnone size-large wp-image-2031" title="windows-squid-proxy-2" src="http://guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2010/02/windows-squid-proxy-21-289x400.jpg" alt="" width="289" height="400" /></a></p>
<p>Secara default Squid akan menjalankan proses sendiri tiap kali PC melakukan restart. Cache squid ini disimpan dalam folder c:\squid\var\cache. Untuk melihat log file squid proxy, Anda bisa mengetikkan:</p>
<blockquote><p><strong>more c:\squid\var\logs\access.log [Enter]</strong></p>
<p><strong><br />
</strong></p></blockquote>
<p><strong>UNINSTALL</strong><br />
Jika Anda ingin menghapus squid, ketikkan perintah berikut di Command Prompt.</p>
<blockquote><p><strong>c:\squid\sbin&gt;squid -r -n squid [Enter]</strong></p></blockquote>
<p>Selesai. Gampang bukan?</p>
<p><strong>BONUS: CARA MUDAH INSTALASI</strong><br />
Bagi Anda yang nggak mau pusing-pusing dengan setting di atas, saya sudah sediakan Squid Proxy di atas yang sudah saya konfigurasi lengkap. Anda tinggal meng-ekstrak, dobel klik file konfigurasi, setting browser dan Voila! Kecepatan akses Anda sekarang jadi beberapa kali lebih cepat.</p>
<p><strong><a title="Download Squid siap pakai dari Guntingbatukertas.com" href="http://www.ziddu.com/downloadlink/8709379/squid-2.7-STABLE7_guntingbatukertas.com.rar" target="_blank">[Download SquidProxy-2.7STABLE7 Siap Pakai]</a></strong><br />
<em><strong>Password: guntingbatukertas.com</strong></em></p>
<p><em>Keterangan:</em><br />
Dalam file konfigurasi default (squid.conf) Squid siap pakai di atas saya menggunakan dns dari Google. Dengan setting tersebut seharusnya Anda sudah bisa langsung online tanpa melakukan perubahan apapun.<br />
Tapi sekedar untuk backup, saya sudah menyertakan beberapa DNS lain seperti DNS Speedy dan OpenDNS. Jika perlu, silakan pilih sesuai keinginan. Dalam hal ini yang perlu Anda lakukan adalah membuka file squid.conf di \squid\etc\ dan temukan bagian berikut:</p>
<blockquote><p>&#8230;.<br />
# Hapus tanda (#) di depan baris berikut jika Anda ingin menggunakan DNS Speedy Jatim dan Jateng<br />
#dns_nameservers 202.134.1.10 203.130.208.18<br />
# Hapus tanda (#) di depan baris berikut jika Anda ingin menggunakan DNS Speedy Jakarta &#8211; Jateng<br />
#dns_nameservers 202.134.0.155 203.130.208.18<br />
# Hapus tanda (#) di depan baris berikut jika Anda ingin menggunakan DNS OpenDNS<br />
#dns_nameservers 208.67.222.222 208.67.220.220<br />
# Tambah tanda (#) di depan baris berikut jika Anda TIDAK ingin menggunakan DNS Google<br />
<strong>dns_nameservers 8.8.8.8 8.8.4.4</strong><br />
&#8230;..</p></blockquote>
<p>Perhatikan, dari baris di atas, hanya satu baris <strong>dns_nameservers</strong> yang tidak didahului tanda comment <strong>(tanda #)</strong>. Yakni di depan <strong>dns_nameservers</strong> punya Google. Itulah setting yang sedang aktif/digunakan. Untuk memilih setting dns yang lain Anda tinggal memberi comment <strong>(tanda #)</strong> di depan <strong>dns_nameservers</strong> yang sedang aktif dan menghapus <strong>dns_nameservers </strong>lain yang Anda inginkan. Ingat, Anda hanya diperbolehkan memlih dns_nameservers yang aktif.</p>
<p>Misalnya saya pengen pake OpenDNS, maka setting diatas perlu saya ubah menjadi:</p>
<blockquote><p>&#8230;.<br />
# Hapus tanda (#) di depan baris berikut jika Anda ingin menggunakan DNS Speedy Jatim dan Jateng<br />
#dns_nameservers 202.134.1.10 203.130.208.18<br />
# Hapus tanda (#) di depan baris berikut jika Anda ingin menggunakan DNS Speedy Jakarta &#8211; Jateng<br />
#dns_nameservers 202.134.0.155 203.130.208.18<br />
# Hapus tanda (#) di depan baris berikut jika Anda ingin menggunakan DNS OpenDNS<br />
<strong>dns_nameservers 208.67.222.222 208.67.220.220</strong><br />
# Tambah tanda (#) di depan baris berikut jika Anda TIDAK ingin menggunakan DNS Google<br />
#dns_nameservers 8.8.8.8 8.8.4.4<br />
&#8230;..</p></blockquote>
<p>Simpan, dan setting Anda yang baru siap dicoba!</p>
<p>Semoga bermakna dan bermanfaat. <img src='http://guntingbatukertas.com/wp-includes/images/blank.gif' alt=':)' title=':)' class='wp-smiley smiley-1' /> </p>
<p>Tulisan ini ada di <a title="Guntingbatukertas.com" href="http://guntingbatukertas.com/hardware/hemat-bandwith-dan-dongkrak-kecepatan-akses-windows-dengan-squid-proxy" target="_self">Guntingbatukertas.com</a></p>
<div class="shr-publisher-2026"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/hemat-bandwith-dan-dongkrak-kecepatan-akses-internet-dengan-squid-proxy/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Setting Speedy pada Modem ADSL TP-Link TD-8817</title>
		<link>http://guntingbatukertas.com/hardware/jaringan/setting-speedy-pada-modem-adsl-tp-link-td-8817/</link>
		<comments>http://guntingbatukertas.com/hardware/jaringan/setting-speedy-pada-modem-adsl-tp-link-td-8817/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Jan 2010 18:23:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>salsabel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Jaringan]]></category>
		<category><![CDATA[Speedy]]></category>
		<category><![CDATA[ACN-100R]]></category>
		<category><![CDATA[Bridge]]></category>
		<category><![CDATA[Konfigurasi]]></category>
		<category><![CDATA[Modem ADSL]]></category>
		<category><![CDATA[PPPoE]]></category>
		<category><![CDATA[Setting]]></category>
		<category><![CDATA[td 8817]]></category>
		<category><![CDATA[TPLink]]></category>
		<category><![CDATA[VCI]]></category>
		<category><![CDATA[VPI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guntingbatukertas.com/?p=1965</guid>
		<description><![CDATA[Sudah lama sebenarnya saya pengen posting tentang hal ini. Cuman baru sekarang dapet kesempatan. Paling tidak saya mendokumentasikan pengalaman sekaligus membantu rekan yang perlu mengetahui setting pada modem mereka tanpa harus tergantung pada teknisi Telkom. Dengan demikian sebenarnya kita bersama-sama membantu meringankan beban petugas telkom.. :D]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-1967" href="http://guntingbatukertas.com/hardware/jaringan/setting-speedy-pada-modem-adsl-tp-link-td-8817/attachment/modem-tplink-adsl-td8817/"><img class="size-full wp-image-1967 alignleft" title="modem-tplink-adsl-td8817" src="http://guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2010/01/modem-tplink-adsl-td8817.jpg" alt="" width="200" height="114" /></a>Anda menggunakan Modem TP-Link untuk koneksi speedy Anda? Pengen tahu cara setting nya? Ya, siapa tahu bagi rekan-rekan yang seneng ngoprek tapi kelupaan bikin backup settingnya.. ga usah panik. Tinggal Anda reset modem Anda dan ikuti artikel berikut ini, insyaallah berhasil. Kali ini saya akan paparkan cara setting koneks speedy menggunakan modem TP-Link TD 8817 yang sering digunakan Telkom.<br />
<span id="more-1965"></span><br />
Sebelum berlanjut, saya ingin ingatkan pengetahuan dasar tentang modem terutama yang diterapkan pada mainan kita kali ini, TPLINK TD-8817. Pada dasarnya modem menjalankan tugasnya dalam (minimal) 3 mode konektivitas:</p>
<ul>
<li>Koneksi berbasis <strong>IP Address:</strong> maksudnya, pengguna terkoneksi dengan jaringan internet dengan diberi IP khusus oleh pihak ISP. Ada dua turunan dari mode ini:<br />
- <strong>Dynamic IP Address (DHCP)</strong>: di sini IP diatur oleh pihak ISP dan diperoleh secara otomatis oleh modem. Modem otomatis akan meminta dan pihak ISP akan merespon dengan memberi IP Address.<br />
- <strong>Static IP Address</strong>: Pihak ISP mengalokasikan IP Address khusus untuk tiap pengguna. IP ini yang dimasukkan secara tetap(statis) di dalam modem dan melakukan koneksi dari IP tersebut.</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>PPPoE/PPPoA</strong>: Singkatan dari<em> <a title="PPPoE di Wikipedia" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Point-to-Point_Protocol_over_Ethernet" target="_blank">Point-to-Point Protocol over Ethernet</a>/<a title="PPPoA di Wikipedia" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Point-to-Point_Protocol_over_ATM" target="_blank">Point-to-Point Protocol over ATM</a></em>. Pada mode ini, modem melakukan proses Dial-Up dari suatu titik ke titik pusat (server ISP) melalui jaringan. Mode ini yang secara default digunakan standar operasi pemasangan modem ADSL Telkom Speedy. Nah, dalam tulisan ini saya akan fokus pada mode ini.</li>
<li><strong>Bridge:</strong> Modem berfungsi sebagai bridge, menjembatani koneksi yang dilakukan oleh PC ke server ISP. Mode ini diperlukan jika Anda memiliki router atau server yang Anda set untuk melakukan Dial-Up koneksi. Mode inilah yang dipakai jika Anda kita melakukan<a title="Cara Setting Dial Up Speedy dengan Router Mikrotik" href="http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/mikrotik/panduan-setting-dial-up-speedy-dengan-router-mikrotik/" target="_blank"> Setting Dial Up Speedy dengan Router Mikrotik </a>yang pernah saya tulis sebelumnya.</li>
</ul>
<p><strong>WIZARD, CARA CEPAT SETTING KONEKSI</strong><br />
Sebenarnya ada berbagai cara melakukan setting koneksi pada modem ADSL TP-Link yang kita bicarakan sekarang. Bagi Anda yang sudah mahir dan nyaman, Anda bisa langsung masukkan kode dan IP jaringan Anda. Cukup rumit memang, tapi tentu itu semua terbayar dengan kestabilan yang dapat Anda kontrol sendiri. Namun jangan khawatir, bagi Anda yang tidak mau ribet atau belum memiliki keterampilan tersebut, saya akan sampaikan cara mudah melakukan berbagai setting tersebut. Yakni dengan <strong>Wizard</strong>.</p>
<p>Untuk memulai, pastikan Anda memiliki akses jaringan langsung ke modem TP-Link Anda. Kemudian ikuti langkah berikut:</p>
<ol>
<li> Buka browser Anda, masukkan alamat IP modem Anda dalam Address bar browser. Default nya adalah <strong>192.168.1.1</strong>, kemudian tekan <strong>Enter </strong>atau tombol Go.</li>
<li> Ketika muncul jendela <em><strong>Authentification Required</strong></em>, masukkan username dan password;<br />
<a rel="attachment wp-att-1968" href="http://guntingbatukertas.com/hardware/jaringan/setting-speedy-pada-modem-adsl-tp-link-td-8817/attachment/modem-tplink-adsl/"><img class="alignnone size-full wp-image-1968" title="modem-tplink-adsl" src="http://guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2010/01/modem-tplink-adsl.jpg" alt="" width="452" height="135" /></a><br />
Default dari vendor adalah:<br />
User Name : admin<br />
Password : adminatau</p>
<p>User Name : admin<br />
Password : 1234</li>
<li>Pada halaman utama pilih <strong>Quick Start &gt; Run Wizard.<br />
</strong><strong><a rel="attachment wp-att-1969" href="http://guntingbatukertas.com/hardware/jaringan/setting-speedy-pada-modem-adsl-tp-link-td-8817/attachment/modem-tplink-adsl1/"><img class="alignnone size-full wp-image-1969" title="modem-tplink-adsl1" src="http://guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2010/01/modem-tplink-adsl1.jpg" alt="" width="468" height="261" /><br />
</a></strong></li>
<li>Pada tampilan berikut, klik <strong>Next.<br />
<a rel="attachment wp-att-1970" href="http://guntingbatukertas.com/hardware/jaringan/setting-speedy-pada-modem-adsl-tp-link-td-8817/attachment/modem-tplink-adsl2/"><img class="alignnone size-full wp-image-1970" title="modem-tplink-adsl2" src="http://guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2010/01/modem-tplink-adsl2.jpg" alt="" width="374" height="193" /></a><br />
</strong></li>
<li>Pilih Zona waktu menjadi <strong>(GMT+07:00) Bangkok, Jakarta, Hanoi.</strong> Kemudian klik <strong>Next</strong>.<br />
<a rel="attachment wp-att-1971" href="http://guntingbatukertas.com/hardware/jaringan/setting-speedy-pada-modem-adsl-tp-link-td-8817/attachment/modem-tplink-adsl3/"><img class="alignnone size-full wp-image-1971" title="modem-tplink-adsl3" src="http://guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2010/01/modem-tplink-adsl3.jpg" alt="" width="374" height="162" /></a></li>
<li>Pilih tipe koneksi <strong>PPPoE/PPPoA</strong>. Kemudian klik <strong>Next</strong>.<br />
<a rel="attachment wp-att-1972" href="http://guntingbatukertas.com/hardware/jaringan/setting-speedy-pada-modem-adsl-tp-link-td-8817/attachment/modem-tplink-adsl4/"><img class="alignnone size-full wp-image-1972" title="modem-tplink-adsl4" src="http://guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2010/01/modem-tplink-adsl4.jpg" alt="" width="374" height="275" /></a><br />
<em><strong>Keterangan:</strong> <strong>Jika Anda menggunakan Router atau Server </strong>seperti mikrotik untuk melakukan Diall-Up, di sini Anda perlu memilih <strong>Bridge Mode</strong>, kemudian klik <strong>Next </strong>hingga <strong>Finish</strong>.<br />
</em></li>
<li>Pada konfigurasi berikut, masukkan:<br />
# Username : nomerspeedyanda@telkom.net<br />
# Password : password<br />
# VPI: 0<br />
# VCI : 35<br />
# Connection Type : PPPoE  LLc.<br />
# selanjutnya klik <strong>Next<br />
<a rel="attachment wp-att-1973" href="http://guntingbatukertas.com/hardware/jaringan/setting-speedy-pada-modem-adsl-tp-link-td-8817/attachment/modem-tplink-adsl5/"><img class="alignnone size-full wp-image-1973" title="modem-tplink-adsl5" src="http://guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2010/01/modem-tplink-adsl5.jpg" alt="" width="374" height="234" /></a></strong></p>
<p><strong> <em>Keterangan:</em></strong><em><br />
- Speedy menggunakan mode DHCP, sehingga jika Anda menggunakan setting PPPoE, Anda tidak perlu memasukkan IP statik. Modem akan meminta langsung IP yang kosong ke server Speedy.<br />
- Untuk kolom VPI dan VCI, silakan lihat referensi <a title="Daftar setting VPI VCI Speedy" href="http://guntingbatukertas.com/hardware/jaringan/setting-modem-speedy-di-berbagai-daerah/" target="_blank"> Daftar VPI dan VCI untuk Modem Speedy dari Berbagai Daerah berikut</a>, karena setting untuk tiap daerah berbeda.</em></li>
<li>Jika Anda sudah yakin, Klik <strong>Next</strong>. Jika belum, Anda bisa klik Back dan melakukan beberapa penyesuaian.<br />
<a rel="attachment wp-att-1975" href="http://guntingbatukertas.com/hardware/jaringan/setting-speedy-pada-modem-adsl-tp-link-td-8817/attachment/modem-tplink-adsl5a/"><img class="alignnone size-full wp-image-1975" title="modem-tplink-adsl5a" src="http://guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2010/01/modem-tplink-adsl5a.jpg" alt="" width="374" height="182" /></a></li>
<li>Klik <strong>Close</strong>, dan <strong>Restart Modem</strong> Anda.<br />
<a rel="attachment wp-att-1974" href="http://guntingbatukertas.com/hardware/jaringan/setting-speedy-pada-modem-adsl-tp-link-td-8817/attachment/modem-tplink-adsl6/"><img class="alignnone size-full wp-image-1974" title="modem-tplink-adsl6" src="http://guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2010/01/modem-tplink-adsl6.jpg" alt="" width="374" height="174" /></a></li>
</ol>
<p>NB:<br />
Selanjutnya, jika Anda bermaksud mensetting IP Addres Anda lewat:</p>
<p><strong>Local Connection Area Status &gt; Properties &gt; General &gt; Internet Protocol TCP/IP &gt; Properties &gt; Obtain an IP Address automatically.</strong></p>
<p>Jangan lupa masukkan IP DNS di dua kolom di bawah IP Address dengan IP DNS dari speedy.</p>
<p>Mudah bukan? Jika tidak keberatan, silakan masukkan pengalaman dan komentar Anda.<br />
semoga bermanfaat.</p>
<div class="shr-publisher-1965"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guntingbatukertas.com/hardware/jaringan/setting-speedy-pada-modem-adsl-tp-link-td-8817/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>89</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Maintenance Kabel Jaringan: Yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan</title>
		<link>http://guntingbatukertas.com/hardware/jaringan/tips-maintenance-kabel-jaringan-yang-boleh-dan-tidak-boleh-dilakukan/</link>
		<comments>http://guntingbatukertas.com/hardware/jaringan/tips-maintenance-kabel-jaringan-yang-boleh-dan-tidak-boleh-dilakukan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 01 Aug 2009 17:54:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>salsabel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jaringan]]></category>
		<category><![CDATA[instalasi kabel utp]]></category>
		<category><![CDATA[maintenance jaringan]]></category>
		<category><![CDATA[networking maintenance]]></category>
		<category><![CDATA[perawatan kabel jaringan]]></category>
		<category><![CDATA[Unshielded Twisted Pair]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.guntingbatukertas.com/?p=591</guid>
		<description><![CDATA[Perawatan jaringan tidak hanya mencakup hardware saja, namun juga soal kabel. Bagaimana merawat kabel jaringan Anda? Silakan ikuti ulasan singkat apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan berikut ini.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/02/network-cable.gif"><img class="alignright size-full wp-image-592" title="network-cable" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/02/network-cable.gif" alt="network-cable" width="108" height="123" /></a>Berikut ini adalah ulasan singkat tentang standar umum penggunaan kabel jaringan agar berfungsi optimal dan sistem yang Anda bangun bisa berjalan seperti yang diharapkan. Ada beberapa hal mendasar yang perlu dicermati saat melakukan instalasi kabel UTP. Daftar ini tidak disusun dalam urutan tertentu dan tidak disusun berdasarkan urutan pentingnya.</p>
<p>Sebelum memulai instalasi kabel UTP, identifikasikan dulu standar kabel yang diperlukan. Pilih salah satu tipe ,T-568A atau T-568B. Kedua tipe kabel ini memiliki karakteristik yang hampir sama namun berbeda susunan pin dan penggunaannya. Jika Anda merasa perlu silakan simak juga <a title="panduan kabel utp" href="http://www.guntingbatukertas.com/hardware/jaringan/mengenal-kabel-utp-unshielded-twisted-pair">ulasan lengkap tentang kabel UTP di sini</a>.</p>
<p><span id="more-591"></span></p>
<ul>
<li>Jika Anda bermaksud menambahkan koneksi pada jaringan yang sudah ada, pertama kali identifikasi standar apa yang telah digunakan dan ikuti standar tersebut.</li>
<li>Selalu bekerja dengan cermat dengan mengikuti standar kerja dan keselamatan.</li>
<li>Jangan campur tipe kabel T-568A dan T-568B dalam proyek atau jaringan yang sama.</li>
<li>Jangan menekuk, menghimpit atau menggulung kabel UTP dengan paksa.</li>
<li>Ikuti aturan spesifikasi radius minimal penggulungan kabel dari produsen.</li>
<li>Selalu rawat kabel dan konektor dengan baik.</li>
<li>Selalu gunakan perangkat yang tepat dan berkualitas saat melakukan krimping kabel kabel UTP.</li>
<li>Selalu jaga pasangan kawat tetap terpelintir dengan baik sedekat mungkin dengan ujung blok, jack atau konektor.</li>
<li>Jangan gunakan kabel, blok, atau konektor dengan kualitas yang lebih rendah dari kualitas yang disyaratkan untuk sistem.</li>
<li>Jangan menempatkan kabel UTP dekat kabel power, lampu neon atau sumber gangguan listrik.</li>
<li>Selalu gunakan topologi &#8220;star&#8221; atau &#8220;end-run&#8221; dengan mendesain masing-masing titik akhir terhubung kembali ke titik pusat, blok, switch, router, atau lainnya.</li>
<li>Jangan pernah membuat &#8220;daisy-chain&#8221; dengan menghubungkan kabel UTP lebih dari satu titik akhir dalam satu kabel.</li>
<li>Jangan menarik kabel UTP dengan menggunakan kekerasan. Lepas dengan tepat konektor/jack sebelum melepas kabel dari switch, blok atau slot konektor.</li>
<li>Jangan tarik kabel UTP dengan paksa sehingga mengendurkan atau bahkan lepas dari konektor.</li>
</ul>
<p>Semoga dengan tips singkat ini jaringan Anda tetap aman dan terjaga..</p>
<div class="shr-publisher-591"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guntingbatukertas.com/hardware/jaringan/tips-maintenance-kabel-jaringan-yang-boleh-dan-tidak-boleh-dilakukan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>28</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Panduan Sharing Printer di Jaringan</title>
		<link>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/panduan-sharing-printer-di-jaringan/</link>
		<comments>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/panduan-sharing-printer-di-jaringan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Mar 2009 18:25:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>salsabel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jaringan]]></category>
		<category><![CDATA[Windows]]></category>
		<category><![CDATA[Microsoft Windows]]></category>
		<category><![CDATA[print lewat jaringan]]></category>
		<category><![CDATA[setting jaringan]]></category>
		<category><![CDATA[setting printer jaringan]]></category>
		<category><![CDATA[windows file and printer sharing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.guntingbatukertas.com/?p=640</guid>
		<description><![CDATA[Anda pengen mengoptimalkan jaringan Anda untuk membuat sharing printer? Dengan cara ini Anda bisa mencetak dokumen dari komputer yang terhubung via network. Dengan demikian Anda bukan saja mengoptimalkan penggunaan jaringan tapi juga bisa menghemat biaya operasional. Cara ini cocok untuk diterapkan di Lab komputer, Kantor, Rental maupun Warnet. Selamat mencoba!]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/03/printer-sharing.gif"><img class="size-full wp-image-641 alignleft" title="printer-sharing" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/03/printer-sharing.gif" alt="printer-sharing" width="116" height="116" /></a>Printer belakangan ini sudah semakin murah. Namun jika tiap komputer harus punya satu printer itu namanya pemborosan. Pemakaian printer yang di beberapa warnet yang punya puluhan klien saja sudah cukup ditangani oleh 2 sampe 3 printer. Sebuah divisi dalam sebuah perusahaan yang punya 10 komputer dalam satu ruangan, menurut saya cukup memiliki maksimal 4 printer saja. kecuali perusahaan percetakan yang kerjanya cetak-mencetak dengan frekuensi yang tinggi. Intinya kalo ngomong soal usaha, biaya produksi bisa dikurangi hanya dengan mengurangi printer. Belum lagi faktor cartridge yang harganya hampir sama dengan harga printer itu sendiri&#8230; alamak!</p>
<p><span id="more-640"></span></p>
<p>Model pemakaian satu printer untuk beberapa user ini sering dikenal dengan Printer Sharing. Ada beberapa metode yang dapat digunakan untuk membuat beberapa komputer berbagi satu printer. Mulai dari model jaringan LAN, switch printer, bahkan manual switch alias colokin ke komputer jika perlu saja. <img src='http://guntingbatukertas.com/wp-includes/images/blank.gif' alt=':)' title=':)' class='wp-smiley smiley-1' /> </p>
<p>Dalam ulasan kali ini saya akan memaparkan langkah-demi-langkah setting printer agar dapat dipakai oleh beberapa komputer dengan memanfaatkan fasilitas <em>File and Printer Sharing</em> punya Windows. Mungkin bagi sebagian dari Anda tulisan ini sudah tidak relevan lagi, tapi tidak mengapa. Saya sengaja memuat kembali tulisan ini untuk menyediakan referensi bagi rekan yang masih membutuhkan. Terlebih lagi cara ini bisa sangat menghemat penggunaan printer terutama untuk Lab, kantor, rental dan Warnet.</p>
<p>Sebelum memulai langkah berikut saya asumsikan Anda telah menyiapkan jaringan LAN Anda. Masing-masing komputer sudah memiliki IP addres yang tepat dan tergabung daam sebuah workgroup. Di sini saya pakai nama default &#8220;WORKGROUP&#8221; untuk nama network yang saya gunakan.</p>
<p>Jika Anda masih tertarik untuk menyimak langkah pemilihan kabel dan cara membuat krimping kabel UTP untuk jaringan, silakan klik di sini. Soal topologi jaringan, silakan Anda pilih sendiri sesuai keperluan Anda.</p>
<p>Pada proses printer sharing ini ada dua tahap yang perlu dilakukan sebagai berikut:<br />
<strong>Pertama, Membuka Fasilitas Sharing Printer pada komputer Host.</strong><br />
Yang dimaksud dengan komputer host adalah komputer yang memiliki printer. Kalo di rental atau warnet, seringkali komputer host ini disebut sebagai server layanan. Printer yang ada di komputer inilah yang nantinya dibagi dan dipake rame-rame dengan memanfaatkan fasilitas File and Printer Sharing Windows. Namun ada baiknya Anda pastikan terlebih dahulu bahwa driver printer sudah terinstall dan dapat berjalan dengan baik.<br />
Selanjutnya lakukan langkah berikut:</p>
<ol>
<li>Buka<strong> Control Panel &gt; Printer and Faxes</strong>, klik kanan pada Printer Anda &gt; Pilih<strong> Sharing</strong>. Dalam contoh ini saya pakai printer HP Deskjet 4300 Series.<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/03/sharing-printer1.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-648" title="sharing-printer1" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/03/sharing-printer1.gif" alt="sharing-printer1" width="178" height="209" /></a></li>
<li>Selanjutnya akan muncul Tab Sharing Properties seperti di bawah ini. Pastikan Anda memilih Checkbox <em><strong>Share this printer</strong></em>, Beri nama sesuka Anda dan akhiri dengan klik OK. Jika ada permintaan CD Windows, atau konfirmasi dari printer sharing, pilih <em><strong>&#8220;Just Enable File and Printer Sharing&#8221; </strong></em>dan Klik <strong>OK</strong>.<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/03/sharing-printer2.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-647" title="sharing-printer2" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/03/sharing-printer2.gif" alt="sharing-printer2" width="371" height="364" /></a></li>
</ol>
<p>Sampai di sini setting komputer host sudah selesai.</p>
<p>Selanjutnya<strong> Tahap kedua, </strong>yakni <strong>Setting Printer di komputer klien</strong>. Berikut langkah-langkahnya:</p>
<ol>
<li> Buka<strong> Control Panel</strong> &gt; <strong>Printer and Faxes</strong> &gt; Pada tab di sebelah kiri pilih <strong>Add a Printer</strong>. Lebih jelasnya perhatikan gambar berikut:<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/03/sharing-printer3.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-646" title="sharing-printer3" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/03/sharing-printer3.gif" alt="sharing-printer3" width="146" height="182" /></a></li>
<li>Selanjutnya akan terbuka <strong>Add Printer Wizard</strong>, Klik<strong> Next<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/03/sharing-printer4.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-645" title="sharing-printer4" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/03/sharing-printer4.gif" alt="sharing-printer4" width="402" height="314" /></a><br />
</strong></li>
<li> Pilih tipe printer yang akan digunakan, pastikan Anda memilih <strong>Network Printer</strong> &gt; <strong>Next<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/03/sharing-printer5.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-644" title="sharing-printer5" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/03/sharing-printer5.gif" alt="sharing-printer5" width="402" height="314" /></a><br />
</strong></li>
<li> Browse printer pada jaringan Anda, pastikan Anda tidak salah alamat <img src='http://guntingbatukertas.com/wp-includes/images/blank.gif' alt=':)' title=':)' class='wp-smiley smiley-1' /> akhiri dengan <strong>Next<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/03/sharing-printer6.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-643" title="sharing-printer6" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/03/sharing-printer6.gif" alt="sharing-printer6" width="402" height="314" /></a><br />
</strong></li>
<li> Komputer akan mengkonfirmasi apakah Printer Jaringan ini akan dijadikan <strong>Printer Utama</strong>? Pilih sesuai kebutuhan. Saya menyarankan Anda pilih <strong>Yes</strong> &gt;<strong> Next<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/03/sharing-printer7.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-642" title="sharing-printer7" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/03/sharing-printer7.gif" alt="sharing-printer7" width="402" height="314" /></a><br />
</strong></li>
<li><strong>Akhiri Wizard </strong>dengan klik <strong>Finish</strong>.<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/03/sharing-printer8.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-649" title="sharing-printer8" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/03/sharing-printer8.gif" alt="sharing-printer8" width="402" height="314" /></a></li>
</ol>
<p><em>That&#8217;s it</em>. Anda sudah berhasil mengkoneksikan komputer klien ke printer jaringan. Berikutnya, silakan Anda print sebuah dokumen dari komputer klien menggunakan printer yang baru saja Anda setting. Semoga berhasil!</p>
<div class="shr-publisher-640"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/panduan-sharing-printer-di-jaringan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>75</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Panduan Membuat Kabel Cross-over UTP CAT5</title>
		<link>http://guntingbatukertas.com/hardware/jaringan/panduan-membuat-kabel-crossover-utp-cat5/</link>
		<comments>http://guntingbatukertas.com/hardware/jaringan/panduan-membuat-kabel-crossover-utp-cat5/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Mar 2009 18:43:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>salsabel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jaringan]]></category>
		<category><![CDATA[cara buat kabel cross]]></category>
		<category><![CDATA[maintenance jaringan]]></category>
		<category><![CDATA[panduan kabel UTP LAN]]></category>
		<category><![CDATA[setting jaringan]]></category>
		<category><![CDATA[Unshielded Twisted Pair]]></category>
		<category><![CDATA[urutan pin kabel LAN Cross]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.guntingbatukertas.com/?p=607</guid>
		<description><![CDATA[Saat kita mengirim atau menerima data antara dua perangkat komputer, satu pihak akan berperan sebagai pengirin sementara yang lain sebagai penerima. Semua ini dilakukan melalui kabel jaringan yang terdiri dari beberapa pasang kabel. Beberapa kabel ini digunakan untuk mengirim data, sedangkan yang lain digunakan untuk menerima data. Kabel Cross akan meng-handle urusan ini tanpa perlu switch/hub lagi.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/02/cable-cross-p2p.gif"><img class="size-full wp-image-614 alignright" title="cable-cross-p2p" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/02/cable-cross-p2p.gif" alt="cable-cross-p2p" width="200" height="144" /></a>Berbincang tentang jaringan tentu tidak lepas dari pengetahuan dasar tentang kabel UTP. Meski ini adalah pembahasan lama yang sudah banyak ditulis, saya masih merasa perlu untuk mengulas ulang dengan gaya bahasa yang semoga lebih mudah dipahami. Untuk menyegarkan ingatan tentang <a title="panduan kabel utp" href="http://www.guntingbatukertas.com/hardware/jaringan/mengenal-kabel-utp-unshielded-twisted-pair">tipe kabel UTP, silakan klik di sini.</a></p>
<p>Berikutnya, jika diskusi kita lanjutkan lebih jauh tentang tipe koneksi kabel UTP, kita akan dihadapkan pada dua jenis koneksi yang paling sering digunakan yakni Kabel <em>Straight </em>dan Kabel <em>Cross</em>. <a title="panduan membuat kabel utp straight" href="http://www.guntingbatukertas.com/hardware/jaringan/panduan-setting-kabel-utp-dengan-mode-straight">Ulasan tentang kabel Straight dapat Anda temukan di sini</a>. Sementara itu dalam posting ini, saya akan fokus pada penggunaan tipe kabel <em>Cross</em>. Kita akan bersimulasi menghubungkan dua komputer tanpa perlu menggunakan hub atau switch.</p>
<p><span id="more-607"></span></p>
<p><strong>Kenapa kita memerlukan kabel <em>Cross-over</em>?</strong><br />
Saat kita mengirim atau menerima data antara dua perangkat komputer, satu pihak akan berperan sebagai pengirin sementara yang lain sebagai penerima. Semua ini dilakukan melalui kabel jaringan yang terdiri dari beberapa pasang kabel. Beberapa kabel ini digunakan untuk mengirim data, sedangkan yang lain digunakan untuk menerima data. Pada dasarnya kita perlu menghubungkan jalur TX (trasmit) dari satu ujung ke RX (receive). Jika ada hub, proses penghubungan jalur TX dengan RX ini telah diselesaikan oleh hardware hub. Berhubung kita saat ini tidak membahas jaringan dengan hub, koneksi harus bisa diselesaikan dengan mengatur kabel pada setting seperti dalam ilustrasi di bawah ini:</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/02/cable-utp1.gif"><img class="size-full wp-image-609 aligncenter" title="cable-utp1" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/02/cable-utp1.gif" alt="cable-utp1" width="274" height="147" /></a></p>
<p>Hanya ada satu cara untuk membuat kabel <em>cross-over</em> dan sebenarnya caranya sangat mudah. Bagi Anda yang telah mengetahui dasar-dasar kabel UTP, tentu Anda tahu bahwa kabel cross-over dibuat dengan aturan pin tipe <strong>568A</strong> di salah satu sisi dan tipe <strong>568B </strong>di sisi yang lain. Jika Anda belum mengetahui hal ini, jangan khawatir karena saya akan menjelaskan hal tersebut dengan singkat dan jelas kepada Anda.</p>
<p>Seperti disebutkan sebelumnya, sebuah kabel Cross menghubungkan titik TX komputer satu ke RX komputer yang lain dan sebaliknya.</p>
<p>Silakan cermati urutan pin Cross kabel CAT5 sebagai berikut:</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/02/cable-utp2.gif"><img class="size-full wp-image-610 aligncenter" title="cable-utp2" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/02/cable-utp2.gif" alt="cable-utp2" width="326" height="130" /></a></p>
<p>Seperti yang Anda lihat, hanya 4 pin diperlukan untuk koneksi kabel cross-over. Bila Anda membeli kabel Cross yang sudah jadi, Anda mungkin menemukan bahwa kedelapan pin digunakan. Kabel ini sama saja dengan yang ditampilkan di atas, beberapa pin sengaja dipasang meskipun tidak digunakan.<br />
Hal ini tidak akan berakibat apa-apa, hanya agar kabel tampak lebih rapi. <img src='http://guntingbatukertas.com/wp-includes/images/blank.gif' alt=':)' title=':)' class='wp-smiley smiley-1' /> </p>
<p>Berikut adalah urutan pin kabel cross-over dengan posisi semua pasang kabel tetap dihubungkan (meski tidak digunakan):</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/02/cable-utp3.gif"><img class="size-full wp-image-611 aligncenter" title="cable-utp3" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/02/cable-utp3.gif" alt="cable-utp3" width="316" height="193" /></a></p>
<p><strong>Di mana lagi kabel Cross-over diperlukan?</strong><br />
Kabel <em>Cross </em>tidak hanya digunakan untuk menghubungkan komputer, tetapi juga berbagai perangkat lain. Koneksi lain yang dikenal paling sering dengan menggunakan kabel <em>Cross </em>adalah switch dan hub. Jika Anda memiliki dua hub dan Anda harus menghubungkan keduanya, Anda bisa menggunakan port uplink yang secara khusus ketika diaktifkan akan mem-by pass proses cross Tx dan RX sehingga seakan-akan kita tetap menggunakan kabel <em>Straight</em>. Trus bagaimana jika tidak ada uplink port atau ada tapi sudah dipakai?</p>
<p>Kabel cross akan memecahkan masalah Anda dan menghubungkan kedua hub dengan baik. Perhatikan ilustrasi berikut untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang apa yang saya bicarakan:</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/02/cable-utp4.gif"><img class="size-full wp-image-612 aligncenter" title="cable-utp4" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/02/cable-utp4.gif" alt="cable-utp4" width="363" height="158" /></a></p>
<p>Seperti yang dapat Anda lihat dalam ilustrasi di atas, berkat adanya uplink port, Anda tidak memerlukan kabel <em>Cross</em>.</p>
<p>Mari sekarang kita lihat bagaimana jika kita tidak memiliki sisa port uplink. Dalam hal ini kita harus membuat sebuah kabel <em>cross-over</em> untuk menghubungkan kedua hub:</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/02/cable-utp5.gif"><img class="size-full wp-image-613 aligncenter" title="cable-utp5" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/02/cable-utp5.gif" alt="cable-utp5" width="363" height="158" /></a></p>
<p>Saya juga sudah siapkan ilustrasi yang membandingkan kabel <em>Cross </em>dengan kabel <em>Straight </em>di bawah ini:</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/02/cable-utp6.gif"><img class="size-full wp-image-608 aligncenter" title="cable-utp6" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/02/cable-utp6.gif" alt="cable-utp6" width="408" height="199" /></a></p>
<p>Semoga bermanfaat.</p>
<div class="shr-publisher-607"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guntingbatukertas.com/hardware/jaringan/panduan-membuat-kabel-crossover-utp-cat5/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>44</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Panduan Setting Kabel UTP dengan Mode Straight</title>
		<link>http://guntingbatukertas.com/hardware/jaringan/panduan-setting-kabel-utp-dengan-mode-straight/</link>
		<comments>http://guntingbatukertas.com/hardware/jaringan/panduan-setting-kabel-utp-dengan-mode-straight/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Mar 2009 18:15:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>salsabel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jaringan]]></category>
		<category><![CDATA[cara buat kabel straight]]></category>
		<category><![CDATA[networking maintenance]]></category>
		<category><![CDATA[panduan kabel UTP LAN]]></category>
		<category><![CDATA[pengantar jaringan lan]]></category>
		<category><![CDATA[setting jaringan]]></category>
		<category><![CDATA[urutan pin kabel LAN Straight]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.guntingbatukertas.com/?p=597</guid>
		<description><![CDATA[Kabel UTP memegang peran penting dalam setting jaringan LAN. Bagaimana sih cara membuat konektor kabel straight itu? Simak ulasan lengkapnya di sini.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/02/kabel-utp-1.gif"><img class="size-full wp-image-604 alignleft" title="kabel-utp-1" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/02/kabel-utp-1.gif" alt="kabel-utp-1" width="150" height="119" /></a>Kali ini kita akan langsung fokus terutama pada kabel CAT5 karena tipe kabel ini paling populer saat ini. Di bagian bawah Anda juga akan mendapatkan informasi mengenai kabel klasik yang digunakan untuk kabel telepon (CAT1) juga.</p>
<p>Bagi yang pengen belajarjaringan, sangat penting bagi Anda untuk tahu bagaimana sebenarnya cara tepat untuk membuat koneksi kabel UTP karena inilah bagian dasar jaringan yang akan membantu anda menghindari frustrasi berjam-jam dan pemecahan masalah jika memulai dengan benar. Di sisi lain, jika Anda dihadapkan pada jaringan dengan kabel yang buruk, maka Anda akan dapat menemukan masalah dan memperbaikinya sehingga lebih efisien.</p>
<p><span id="more-597"></span></p>
<p><strong>Mengetahui setting kabel UTP</strong><br />
Mari kita lihat bagaimana UTP kabel dibuat.<br />
Ada 2 skema kabel populer yang kebanyakan digunakan saat ini, yakni: T-568A dan T-568B. Satu hal yang membedakan kedua skema ini adalah kode warna pasangan 2 dan 3 akan diposisikan silang. Keduanya bekerja dengan baik, selama Anda tidak mencampuradukkan aturan masing-masing.</p>
<p>Ujung kabel UTP dibuat dengan memasangkan konektor dengan bantuan tang UTP dan atau Crimping Tool.<br />
Konektor/steker UTP seringkali disebut sebagai &#8220;RJ-45&#8243;, tetapi sebenarnya istilah tersebut ditujukan untuk konektor 8 pin yang dipasangi pinout USOC untuk telepon. Konektor pada ujung kabel disebut sebagai &#8220;plug&#8221; dan tempat stopkontak/tempat menancapkan plut disebut sebagai &#8220;jack.&#8221;</p>
<p><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/02/cable-utp-straight2.gif"><img class="size-medium wp-image-600 alignleft" title="cable-utp-straight2" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/02/cable-utp-straight2-300x215.gif" alt="cable-utp-straight2" width="210" height="151" /></a>Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, UTP memiliki 4 pasang kabel yang dibuat saling melilit. sekarang mari kita lihat pasangan kabel terbut untuk melihat kode warna yang mereka miliki:</p>
<p>Seperti yang dapat Anda lihat pada gambar di sebelah kiri, 4 pasangan yang berlabel.<br />
Pasangan 2 dan 3 biasa digunakan untuk jaringan 10/100Mbit, sedangkan pasangan 1 dan 4 are tidak dipakai. Dalam Gigabit Ethernet, keempat pasangan ini digunakan.</p>
<p>Ethernet umumnya menggunakan jalur 8-kabel konduktor dengan plug dan jack 8-pin. Konektor standar disebut &#8220;RJ-45&#8243; mirip seperti konektor RJ-11 standar telepon, cuma agak sedikit lebih lebar karena memuat pin yang lebih banyak.</p>
<p><em>Catatan: Perlu diketahui bahwa skema pengkabelan yang akan kita bicarakan di sini adalah tentang kabel straight. <strong>Setting Kabel Cross </strong>dibahas di halaman yang berbeda. <a title="panduan membuat kabel utp cross over" href="http://www.guntingbatukertas.com/hardware/jaringan/panduan-membuat-kabel-crossover-utp-cat5">Temukan ulasan tersebut di sini. </a>Temukan juga panduan <strong>perkembangan kabel UTP </strong><a title="panduan membuat kabel utp cross over" href="http://www.guntingbatukertas.com/hardware/jaringan/panduan-membuat-kabel-crossover-utp-cat5"></a><a title="panduan kabel utp" href="http://www.guntingbatukertas.com/hardware/jaringan/mengenal-kabel-utp-unshielded-twisted-pair">di sini</a><br />
</em></p>
<p>Kedelapan-kabel konduktor data berisi 4 pasang kawat. Setiap pasang terdiri dari satu kabel dengan warna penuh dan satu kabel strip putih dari corak warna yang sama. kedua kabel dililitkan bersama. Untuk menjaga ketahanan Ethernet, Anda tidak perlu mengupas lebih dari yang dibutuhkan (cukup sekitar 1 cm).</p>
<p>Pasangan yang ditujukan untuk Ethernet 10 dan 100 Mbit adalah Orange dan Hijau. Dua pasangan yang lain, Coklat dan Biru, dapat digunakan untuk jaringan Ethernet kedua atau untuk sambungan telepon. Ada dua standar kabel UTP, yang pertama disebut &#8220;T568A&#8221; (juga disebut &#8220;EIA&#8221;) dan &#8220;T568B&#8221; (juga disebut &#8220;AT &amp; T&#8221; dan &#8220;258A&#8221;). Keduanya hanya berbeda dalam urutan kode warna- yakni, penempatan warna apa di pin yang mana, bukan pada sinyal listrik apa pada warna apa.</p>
<p>T-568A dianggap menjadi standar instalasi yang baru, sedangkan T-568B merupakan alternatif yang juga banyak digunakan. Sekedar informasi, perlu diketahui bahwa perlatan yang siap digunakan pada umunya disetting untuk tipe T568B. T568B juga merupakan standar AT&amp;T. Bahkan, menurut saya sangat sedikit orang yang menggunakan kawat T568A pada jaringan mereka. Informasi ini penting agar sistem pengkabelan tidak tercampur, karena Anda dan peralatan Anda bisa dibuat bingung karenanya <img src='http://guntingbatukertas.com/wp-includes/images/blank.gif' alt=':)' title=':)' class='wp-smiley smiley-1' /> </p>
<p><strong>Penempatan pin untuk skema T568B</strong></p>
<p>Perlu diketahui bahwa nomor pin ganjil selalu berwarna strip putih diikuti warna utama (1,3,5,7). Kabel yang dihubungkan ke Konektor RJ-45 dapat Anda lihat pada gambar di bawah ini:</p>
<p><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/02/cable-utp-straight1.gif"><img class="size-medium wp-image-598 alignnone" title="cable-utp-straight1" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/02/cable-utp-straight1-300x117.gif" alt="cable-utp-straight1" width="300" height="117" /></a></p>
<p><strong>Kode Warna untuk T568B</strong><br />
Warna Pin &#8211; nama pasangan<br />
1 putih-orange (pasangan 2) TxData +<br />
2 orange (pasangan 2) &#8230;&#8230;.. TxData &#8211;<br />
3 putih-hijau (Pasangan 3) .. RecvData +<br />
4 biru (pasangan 1)<br />
5 putih-biru (pasangan 1)<br />
6 hijau (Pasangan 3) &#8230;&#8230;&#8230;.. RecvData -<br />
7 putih-coklat (pasangan 4)<br />
8 coklat (pasangan 4)</p>
<p>Jack yang ditempelkan pada tembok mungkin disambungkan dalam urutan yang berbeda karena kabel seringkali dibuat cross-over dalam jack itu sendiri. Jack yang baik biasanya dilengkapi dengan diagram pengkabelan atau setidaknya urutan nomor pin. Perhatikan bahwa pasangan biru berada di tengah-tengah pin; pasangan ini menjelaskan posisi pasangan merah/hijau pasangan yang dapat digunakan untuk saluran telepon biasa dengan konektor RJ-11.<br />
(hijau=putih-biru;merah=biru)</p>
<p><strong>Penempatan pin untuk skema T568A</strong></p>
<p>Spesifikasi T568A membalik posisi kabel berwarna orange dan hijau sehingga pasangan 1 dan 2 berada di 4 pin tengah. (Perlu diketahui bahwa dalam konektor RJ-11 di atas, pasangan 1 dan 2 berada di 4 pin tengah) T568A berjalan:</p>
<p><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/02/cable-utp-straight0.gif"><img class="size-medium wp-image-599 alignnone" title="cable-utp-straight0" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/02/cable-utp-straight0-300x117.gif" alt="cable-utp-straight0" width="300" height="117" /></a></p>
<p><strong>Kode Warna untukT568A</strong><br />
Warna Pin &#8211; nama pasangan<br />
1 putih-hijau (Pasangan 3) .. RecvData +<br />
2 hijau (Pasangan 3) &#8230;&#8230;&#8230;. RecvData -<br />
3 putih-orange (pasangan 2) TxData +<br />
4 biru (pasangan 1)<br />
5 putih-biru (pasangan 1)<br />
6 jeruk (pasangan 2) &#8230;&#8230;&#8230; TxData &#8211;<br />
7 putih-coklat (pasangan 4)<br />
8 coklat (pasangan 4)</p>
<p>Diagram di bawah ini menunjukkan perbandingan antara 568A dan 568B:</p>
<p><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/02/cable-utp-straight3.gif"><img class="size-medium wp-image-601 alignnone" title="cable-utp-straight3" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/02/cable-utp-straight3-300x220.gif" alt="cable-utp-straight3" width="300" height="220" /></a></p>
<p><strong>Kapan dan dimana tipe kabel ini digunakan?</strong></p>
<p>Penggunaan kabel straight yang paling umum adalah sambungan antara PC dan hub/switch. Dalam hal ini PC terhubung langsung ke hub/switch yang otomatis membuat cross-over secara internal dengan menggunakan sirkuit khusus. Dalam kasus penggunaan kabel CAT1, yang biasa digunakan pada saluran telepon, hanya 2 kawat yang digunakan. Koneksi tipe ini tidak memerlukan cross-over khusus karena telepon terhubung langsung ke soket telepon.</p>
<p><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/02/cable-utp-straight4.gif"><img class="size-full wp-image-605 alignnone" title="cable-utp-straight4" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/02/cable-utp-straight4.gif" alt="cable-utp-straight4" width="298" height="198" /></a></p>
<p>Gambar di atas menunjukkan kepada kita standar CAT5 straight yang biasa digunakan untuk menghubungkan PC ke HUB. Anda mungkin sedikit bingung karena Anda mungkin beranggapan data TX + dari satu sisi untuk tersambung ke TX + di sisi lainnya, namun bukan begitu cara kerjanya.</p>
<p>Bila Anda menghubungkan PC ke HUB, HUB yang akan secara otomatis menyilang kabel Anda dengan sirkuit internal, alhasil Pin 1 dari PC (TX +) dihubungkan ke Pin 1 HUB (yang terhubung ke RX +). Hal ini juga berlaku pada pin yang lain.</p>
<p>Jika tidak HUB tidak menyilang posisi pin melalui sirkuit internal (hal ini terjadi jika Anda menggunakan Uplink port pada hub) maka Pin 1 dari PC (TX +) akan terhubung ke Pin 1 HUB (dalam hal ini TX +). Jadi Anda cermati bahwa tidak peduli apapun yang kita lakukan pada port HUB (uplink atau normal), sinyal ditetapkan pada 8 pin pada PC, akan selalu tetap sama, maka setting pin di HUB yang akan berubah sesuai dengan posisi normal atau <em>uplink</em>.</p>
<p>Bagaimana, cukup jelas bukan?</p>
<div class="shr-publisher-597"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guntingbatukertas.com/hardware/jaringan/panduan-setting-kabel-utp-dengan-mode-straight/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>28</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengenal Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair)</title>
		<link>http://guntingbatukertas.com/hardware/jaringan/mengenal-kabel-utp-unshielded-twisted-pair/</link>
		<comments>http://guntingbatukertas.com/hardware/jaringan/mengenal-kabel-utp-unshielded-twisted-pair/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Feb 2009 17:39:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>salsabel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jaringan]]></category>
		<category><![CDATA[instalasi kabel utp]]></category>
		<category><![CDATA[maintenance jaringan]]></category>
		<category><![CDATA[Unshielded Twisted Pair]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.guntingbatukertas.com/?p=586</guid>
		<description><![CDATA[Anda ingin belajar lebih jauh tentang kabel jaringan? silakan ikuti ulasan tentang berbagai kategorisasi kabel LAN atau yang sering disebut sebagai kabel UTP berikut ini.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/02/kabel-utp.gif"><img class="size-medium wp-image-587 alignright" title="kabel-utp" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/02/kabel-utp-300x244.gif" alt="kabel-utp" width="126" height="102" /></a>Bagi yang pengen belajar tentang jaringan terutama ingin mendapatkan panduan tentang Kabel UTP, silakan baca tulisan berikut ini. Saya berusaha menyajikan tulisan ini dengan bahasa saya sendiri agar lebih bisa dipahami daripada teks berbahasa Inggeris yang bagi sebagian orang justru membingungkan. Paling tidak tulisan ini bisa dijadikan panduan jarak jauh seorang teman saya yang membutuhkan informasi tentang kabel jaringan. Betul?</p>
<p><span id="more-586"></span></p>
<p>Sebelumnya saya perlu sampaikan sekali lagi bahwa catatan ini bersifat umum dan ditujukan untuk memberikan petunjuk sederhana yang lebih mudah dipahami tentang teknologi kabel jaringan atau yang sering disebut kabel UTP(<em>Unshielded Twisted Pair</em>). Ulasan ini tidak bersifat mutlak dan tidak dimaksudkan untuk menggantikan panduan teknis, modul pelatihan atau bahan kuliah. Jika Anda merasa tidak familiar dan nyaman dengan istilah, konversi bahasa dan apapun yang saya pakai di sini silakan konsultasikan dengan praktisi atau profesional yang Anda kenal dan Anda anggap lebih mumpuni.</p>
<p>Baik, mari kita mulai</p>
<p><strong>Jenis Kabel UTP</strong><br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/02/evolusi-kabel-network.gif"><img class="alignright size-medium wp-image-595" title="evolusi-kabel-network" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/02/evolusi-kabel-network-300x267.gif" alt="evolusi-kabel-network" width="300" height="267" /></a>Ada berbagai jenis standar kabel UTP yang digunakan secara luas untuk audio dan komunikasi data. UTP dikelompokkan dengan istilah &#8220;<em>Category</em>&#8221; dan oleh karena itu nama tipe UTP diawali dengan CAT (diambil dari kata &#8220;<em>Category</em>&#8220;). Semakin tinggi kategori, semakin rapat lilitan ke-delapan pasang kabel yang ada dalam isolator kabel UTP. Semakin rapat lilitan kabel ini, berarti semakin tinggi bandwidth efektif dan kapasitas output yang dapat dicapai. Semakin tinggi Kategori juga berarti semakin jauh pula jangkauan sinyal yang bisa disalurkan oleh kabel serta semakin kecil resiko hilangnya sinyal.</p>
<p>Jaringan kabel data, baik analog maupun digital, dapat dianalogikan persis seperti jalur pipa PDAM sebagai jaringan penyalur air. Logikanya semakin besar volume air yang akan disalurkan, semakin besar pipa yang harus disediakan. Karena kita semua paham bahwa secara teori, pipa besar dapat menyalurkan volume air yang besar pula.</p>
<p>Namun ada satu lagi pemahaman penting yang menarik untuk dicermati. Dalam jaringan data, jika ada satu titik saja dalam sirkuit atau network karena suatu hal menjadi lambat, maka biasanya keseluruhan sirkuit atau network tersebut akan terpengaruh. Dalam contoh analogi saluran air, jika Anda memiliki pipa berukuran 4&#8243; yang menyalurkan air dari satu titik ke titik lain, air akan mengalir dengan stabil dalam jarak yang jauh.</p>
<p>Namun jika air mengalir beberapa meter melalui pipa berukuran 4&#8243;, kemudian ada bagian kecil yang dipersempit menjadi berukuran 1&#8243; maka otomatis output air yang diterima oleh ujung yang lain dari pipa hanyalah sebesar volume air yang dapat melewati pipa 1&#8243;, bahkan setelah selanjutnya diperbesar kembali menjadi 4&#8243;. Dengan juga halnya dalam jaringan. Jika Anda memiliki jaringan yang dirancang untuk mentransfer data dengan kecepatan 100Mbps namun Anda melakukan kesalahan kecil dengan memilih kabel yang tidak tepat, memotong kabel dengan keliru, atau membuat konektor dengan kualitas rendah maka keseluruhan jaringan akan menjadi lambat. Penurunan kecepatan ini terkunci pada kecepatan titik terendah dari keseluruhan koneksi jaringan. Dalam dunia hardware kondisi ini sering disebut sebagai <em>bottle-neck</em>.</p>
<p>Trus bagaimana cara memilih kabel yang tepat? Silakan cermati kategori Kabel UTP yang banyak beredar berikut ini:</p>
<p><strong>CAT3 </strong><br />
Kabel kategori 3 adalah kabel standar yang digunakan dalam industri telekomunikasi. Selama beberapa tahun belakangan tipe kabel ini masih digunakan secara luas di seluruh industri telekomunikasi. Kabel tipe ini bisa membawa data dengan kecepatan lebih dari 10Mbps. Untuk kepentingan transfer data dalam sirkuit audio atau transfer data kecepatan rendah biasanya cukup digunakan tipe kabel CAT3.</p>
<p>Kategori kabel ini banyak diminati karena relatif murah dan tersedia dalam berbagai pilihan dari segi jumlah isi inti kabel dalam 1 unit kabel UTP. Ada beberapa pilihan kabel yang dapat dipilih sesuai kebutuhan. Ada yang berisi 2-pasang, 4-pasang, 6-pasang, 16-pasang, 25-pasang bahkan lebih. Konduktor dalam kabel ini terdiri dari beberapa kawat yang dililit berpasangan dengan isolator kabel yang dilengkapi dengan kode warna. Kode warna dari pasangan kabel yang ada pada CAT3 dimulai dengan &#8220;putih/biru&#8221; sebagai pasangan pertama<br />
dan dilanjutkan dengan urutan kode warna grafik sesuai jumlah pasangan kabel.</p>
<p><strong>CAT5 </strong><br />
Kabel kategori 5 dipilih menjadi standar kabel UTP semenjak pertama kali kabel UTP populer dan digunakan untuk aplikasi komunikasi jaringan/data. Kabel CAT5 biasanya terdiri dari empat pasang kabel. Kabel ini diperuntukkan bagi aplikasi data hingga 100MHz. Tapi, meski kabel data UTP umumnya dinamakan &#8220;kabel CAT5&#8243;, Jangan keliru antara CAT5 dengan CAT5E. Kabel CAT5 sangat identik dengan kabel CAT5E kecuali bahwa kabel CAT5E memiliki standar keseragaman dan kerapatan lilitan pasangan kabel yang lebih tinggi.</p>
<p><strong>CAT5E</strong><br />
Kabel Kategori 5E adalah standar industri baru untuk instalasi kabel data UTP. Kabel ini biasanya juga terdiri dari empat pasang kabel. Rating bandwidth kabel CAT5E adalah 100Mbps, namun bandwith maksimalnya bisa mencapai 1000Mbps jika diinstall dengan standar kualitas yang ketat. Saat ini CAT5E adalah standar baru untuk semua konstruksi kabel UTP. Oleh karenanya saat ini kabel CAT5E sudah tersedia secara luas dengan kualitas yang lebih tinggi daripada CAT5 dengan harga dasar yang hampir sama seperti CAT5. Bahkan beberapa perusahaan sudah menghentikan penggunaan kabel CAT5 dalam instalasi jaringan mereka.</p>
<p><strong>CAT6</strong><br />
Kabel kategori 6 adalah standar kabel UTP dengan sertifikasi resmi paling tinggi. Kabel ini identik dengan CAT5E namun telah memenuhi standar yang lebih ketat bukan hanya soal kerapatan lilitan tiap pasang kabel namun juga termasuk tingkat penyaluran data, isolator kabel dan pelindung tiap pasang kabel. Dengan lilitan semakin rapat, ditambah semakin baik isolator dan pemisahan tiap pasang kabel maka semakin rendah <em>noise </em>atau berkurangnya sinyal sehingga CAT6 mampu menyalurkan data dengan bandwidth tertinggi di kelasnya. Kabel CAT6 biasanya juga terdiri dari empat pasang kabel tembaga. Jika Anda melakukan instalasi jaringan 1000Mbps atau Gigabit LAN, tak ada pilihan lain, kabel UTP tipe inilah yang harus digunakan.</p>
<p><em><strong>Plenum Rated Cable</strong></em><br />
<em><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/02/plenum-rated-cable.gif"><img class="alignleft size-full wp-image-588" title="plenum-rated-cable" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/02/plenum-rated-cable.gif" alt="plenum-rated-cable" width="175" height="107" /></a>Plenum rating</em> adalah nilai yang diberikan pada kabel dengan lapisan khusus yang jika terbakar akan menghasilkan bahan berbahaya di udara lebih sedikit. Hal ini dimaksudkan pada kondisi buruk saat terjadi kebakaran. Tipe kabel ini biasanya lebih mahal daripada kabel standar “<em>riser</em>”. Oleh karena itu, sebelum memulai instalasi kabel, ada baiknya Anda memeriksa kondisi bangunan untuk menentukan apakah kabel <em>Plenum Rated Cable </em>harus digunakan. Gambar di samping ini merupakan salah satu contoh kabel dengan <em>Plenum Rating</em>.</p>
<p><strong>Koneksi Kabel Cross</strong><br />
Kabel Kategori 3 dengan pasangan tunggal dan 2 pasang kabel tanpa pelindung sudah sangat murah dan dijual dalam berbagai pilihan warna yang variatif.</p>
<p>Kabel ini merupakan standar industri yang dapat digunakan untuk &#8220;lintas koneksi&#8221; dari satu blok ke blok lain. Kabel tipe ini aman digunakan untuk menghubungkan jalur telekomunikasi antar sirkuit tetapi tidak baik digunakan untuk aplikasi data kecepatan tinggi.</p>
<p>Nah, sudah tahu kan beda Antar Tipe Kabel UTP? Sekarang Anda tinggal pilih tipe kabel mana yang sesuai dengan koneksi jaringan Anda. Pilih tipe kabel dengan bijak dan jangan hanya terpesona dengan iming-iming harga murah. Hasil kerja keras Anda ditentukan sejak saat Anda memilih kabel yang tepat bagi jaringan Anda. Jika sudah Anda putuskan, Anda bisa memulai <a title="membuat koneksi kabel utp straight" href="http://www.guntingbatukertas.com/hardware/jaringan/panduan-setting-kabel-utp-dengan-mode-straight">membuat koneksi Kabel Straight</a> maupun <a title="membuat koneksi kabel utp cross over" href="http://www.guntingbatukertas.com/hardware/jaringan/panduan-membuat-kabel-crossover-utp-cat5">Kabel Cross </a>sesuai kebutuhan Anda.</p>
<div class="shr-publisher-586"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guntingbatukertas.com/hardware/jaringan/mengenal-kabel-utp-unshielded-twisted-pair/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>26</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Setting Modem Speedy dari Berbagai Daerah</title>
		<link>http://guntingbatukertas.com/hardware/jaringan/setting-modem-speedy-di-berbagai-daerah/</link>
		<comments>http://guntingbatukertas.com/hardware/jaringan/setting-modem-speedy-di-berbagai-daerah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Jan 2009 15:21:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>salsabel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jaringan]]></category>
		<category><![CDATA[Speedy]]></category>
		<category><![CDATA[Alcatel]]></category>
		<category><![CDATA[Articonet]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah Kabupaten Propinsi]]></category>
		<category><![CDATA[Dial-up Speedy]]></category>
		<category><![CDATA[Huawei]]></category>
		<category><![CDATA[Konfigurasi Modem Speedy]]></category>
		<category><![CDATA[MT882a]]></category>
		<category><![CDATA[SmartAX]]></category>
		<category><![CDATA[td 8817]]></category>
		<category><![CDATA[TPLink]]></category>
		<category><![CDATA[VCI]]></category>
		<category><![CDATA[VPI]]></category>
		<category><![CDATA[ZTE]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.guntingbatukertas.com/?p=151</guid>
		<description><![CDATA[Rangkuman konfigurasi modem untuk melakukan konensi PPPoE ke jaringan Speedy. Sebuah pengulangan yang semoga tetap manfaat, mengingat Telkom sendiri yang tidak menerbitkan konfigurasi ini.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #ff6600;"><strong>Konfigurasi Encapsulation, VPI, dan VCI, untuk berbagai macam Modem ADSL<br />
</strong></span></p>
<p><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/01/modems.gif"><img class="alignleft size-medium wp-image-308" title="modems" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/01/modems-300x122.gif" alt="setting modem speedy" width="300" height="122" /></a>Berikut ini data konfigurasi <strong>Modem untuk koneksi Speedy: Encapsulation, VPI</strong>, dan <strong>VCI</strong>, untuk berbagai macam <strong>Modem ADSL</strong></p>
<p>Jika Anda memiliki informasi tambahan yang lebih valid silakan tambahkan di komentar. Jika memungkinkan, tolong check terlebih dan/atau di-test terlebih dahulu. Setelah yakin dapat segera Anda kirim ke posting. Jika nanti sudah terkumpul jadi satu maka jika diperlukan akan mudah disebarluaskan, di-copy atau dicetak.</p>
<p>Informasi penting macam ini harusnya dapat kita temukan di <em>homepage</em> resmi ISP SPEEDY (TelkomNet) yang seharusnya lebih tahu soal data/konfigurasi teknis. Sehingga kita tidak terpaksa kita harus swadaya mencari sendiri. Posting ini dibahas di <a title="WPKO Warung Pojok Kang Onno" href="http://opensource.telkomspeedy.com/forum/viewtopic.php?pid=2101" target="_blank">WPKO (Waroeng Pojok Kang Onno)</a>,  kemudian diteruskan ke beberapa blog yang membahas speedy. Semoga bermanfaat…</p>
<p><span id="more-151"></span></p>
<p><span style="color: #ff6600;"><strong>A. Jakarta</strong></span><br />
1. Untuk Modem ADSL buatan <strong><span style="text-decoration: underline;">Alcatel-Lucent</span></strong> (France)<br />
Encapsulation = PPPoA • VPI = 8 • VCI = 35</p>
<p>2. Untuk Modem ADSL buatan <strong><span style="text-decoration: underline;">Huawei Technologies Co Ltd</span></strong> (China)<br />
Encapsulation = PPPoE • VPI = 0 • VCI = 35 (lama)</p>
<p>Encapsulation = PPPoE • VPI = 8 • VCI = 81 (<strong>updated</strong>, <em>thanks to s4nji</em>)</p>
<p>3. Untuk Modem ADSL buatan <strong><span style="text-decoration: underline;">Siemens AktienGesellschaft</span></strong> (Germany)<br />
Encapsulation = PPPoA • VPI = 1 • VCI = 33</p>
<p><span style="color: #ff6600;"><strong>B. Sumatra, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kalimantan, Sulawesi</strong></span><br />
1. Untuk DSLAM buatan <strong><span style="text-decoration: underline;">ZTE</span></strong> (ZhongXing Telecommunication Equipment Co Ltd)(China)<br />
Encapsulation = PPPoE • VPI = 8 • VCI = 81</p>
<p>2. Untuk DSLAM buatan <strong><span style="text-decoration: underline;">Huawei Technologies Co Ltd</span></strong> (China)<br />
Encapsulation = PPPoE • VPI = 0 • VCI = 35</p>
<p>3. Untuk DSLAM buatan <strong><span style="text-decoration: underline;">ArticoNet</span></strong><br />
Encapsulation = PPPoE • VPI = 0 • VCI = 35</p>
<p>4. Untuk Modem ADSL buatan <strong><span style="text-decoration: underline;">TP-Link</span></strong> (yang paling sering digunakan adalah tipe TD-8817)<br />
Encapsulation = PPPoE LLc • VPI = 0 • VCI = 35</p>
<p><strong><span style="text-decoration: underline;">CATATAN</span></strong></p>
<ul>
<li><strong>VPI : Virtual Path Identifier </strong>merujuk pada sebuah bidang 8-bit (paket data user ke jaringan) atau 12-bit (paket antar jaringan) dalam header dari sebuah paket Mode Transfer Asynchronous (MTA). VPI, bersama-sama dengan VCI (<em>Virtual Channel Identifier</em>) digunakan untuk mengidentifikasi tujuan sel berikutnya saat melewati serangkaian switch MTA dalam perjalanannya. VPI berguna untuk mengurangi tabel switch dari beberapa Sirkuit Virtual yang memiliki jalur tertentu<strong>.</strong></li>
<li><strong>VCI: Virtual channel identifier </strong>adalah sebuah identifikasi unik yang menunjukkan sirkuit virtual tertentu di dalam sebuah jaringan. VCI adalah bidang 16-bit dalam header sel Mode Transfer Asynchronous. VCI, bersama-sama dengan VPI (<em>Virtual Path Identifier</em>) digunakan untuk mengidentifikasi tujuan sel berikutnya saat melewati serangkaian switch MTA.</li>
</ul>
<p>Semoga bermanfaat</p>
<div class="shr-publisher-151"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guntingbatukertas.com/hardware/jaringan/setting-modem-speedy-di-berbagai-daerah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>38</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Step by Step Dial Up (PPPoE) Speedy dengan Winbox Mikrotik</title>
		<link>http://guntingbatukertas.com/hardware/jaringan/step-by-step-dial-up-pppoe-speedy-dengan-winbox-mikrotik/</link>
		<comments>http://guntingbatukertas.com/hardware/jaringan/step-by-step-dial-up-pppoe-speedy-dengan-winbox-mikrotik/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Jan 2009 11:09:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>salsabel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jaringan]]></category>
		<category><![CDATA[Mikrotik]]></category>
		<category><![CDATA[Dial-up Speedy]]></category>
		<category><![CDATA[PPPoE Speedy]]></category>
		<category><![CDATA[RouterOS]]></category>
		<category><![CDATA[Winbox Mikrotik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.guntingbatukertas.com/?p=138</guid>
		<description><![CDATA[Dial up speedy tidak hanya bisa dilakukan melalui terminal/konsol mikrotik, namun juga dengan menggunakan program GUI. Dengan winbox, setting dialup speedy dengan klik mouse akan lebih menyenangkan.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/01/winbox.gif"><img class="alignright size-medium wp-image-305" title="winbox" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/01/winbox-300x201.gif" alt="halaman download winbox" width="231" height="155" /></a>Mikrotik punya kelebihan sendiri dalam hal dialup internet. Fasilitas PPPoEnya telah dikemas dengan sangat kompak sehingga proses setting bisa dilakukan dengan cepat. Disamping itu proses dialup nya sendiri juga sangat cepat. Paling tidak jika dibandingkan dengan Dialup dari  Windows (paling lambat) bahkan dari modem sendiri.</p>
<p>Pada posting sebelumnya saya menulis tentang cara <a title="setting dialup speedy dengan command line mikrotik" href="http://www.guntingbatukertas.com/sistem-operasi/mikrotik/panduan-setting-dial-up-speedy-dengan-router-mikrotik/">setting dialup speedy dari router mikrotik melalui command line</a>. Namun bagi yang lebih nyaman dan menyukai mode GUI, kali ini saya sajikan setting dialup melalui Winbox. Mari kita mulai&#8230;</p>
<p><span id="more-138"></span></p>
<p><strong>PERSIAPAN</strong></p>
<p>Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, saya sarankan Anda melakukan backup setting modem Speedy Anda terlebih dahulu. Hampir tiap modem dilengkapi dengan fasilitas ini. Konfigurasi yang diberikan oleh petugas dapat Anda backup dalam bentuk satu file yang kelak dapat Anda panggil lagi untuk mengembalikan setting modem ADSL ke kondisi semula dengan mudah.</p>
<p>Silakan masuk ke jendela setting Modem dengan memuka browser dan masukkan alamat modem (defaultnya: http://192.168.1.1).</p>
<p>Masuk pada bagian informasi service seperti berikut dan catat semua keterangan tentang LAN dan WAN yang ada.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-1953" href="http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/mikrotik/panduan-setting-dial-up-speedy-dengan-router-mikrotik/attachment/mikrotik-adsl-information/"></a><a rel="attachment wp-att-1953" href="http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/mikrotik/panduan-setting-dial-up-speedy-dengan-router-mikrotik/attachment/mikrotik-adsl-information/"><img class="alignnone size-large wp-image-1953" title="mikrotik-adsl-information" src="http://guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/01/mikrotik-adsl-information-499x195.gif" alt="" width="499" height="195" /></a></p>
<p>Jika semua sudah siap,</p>
<p><strong>1. Pertama kali, </strong>Anda perlu mempersiapkan modem terlebih dahulu. Set fungsi modem sebagai bridge, bukan sebagai PPPoE Dialer. Saya pernah pake modem Articonet ACN-100R dan TP-Link TD8117 Cara settingnya kurang lebih sama.</p>
<p>Buka browser Anda, masukkan alamat modem (defaultnya adalah http://192.168.1.1)</p>
<p>Untuk Articonet:</p>
<ul>
<li>Masukkan <em>username </em>dan <em>password </em>: admin/admin</li>
<li>Pilih menu “<em>Advanced Setup</em>” <em>&gt; “WAN” , </em>klik tombol “<em>Edit</em>” Masukkan nilai PVC <em>Configuration</em> : (masukkan nilainya sesuai wilayah TELKOM masing-masing daerah). Nilai ini dapat Anda lihat di sini.<br />
VPI = X (setting saya=8)<br />
VCI = XX (setting saya=8)<br />
informasi ini bisa didapatkan dari petugas Telkom atau teknisi yang melakukan instalasi. Jika Anda masih belum yakin dengan setting yang tepat di lokasi Anda, silakan cek konfigurasi dalam tulisan berikut:<br />
<a href="../hardware/jaringan/setting-modem-speedy-di-berbagai-daerah/">Setting Modem Speedy dari Berbagai Daerah</a></li>
</ul>
<ul>
<li><em>Service Category</em> = UBR Without PCR, kemudian klik Next</li>
<li><em>Connection type</em> = Bridging</li>
<li><em>Encapsulation </em>= LLC, kemudian klik tombol Next</li>
<li>Tandai <em>check box </em>pilihan “<em>Enable Bridge Service</em>”, Next dan akhiri dengan Save</li>
<li>Selanjutnya pilih Save/Reboot, tunggu beberapa saat +- 2 menit hingga proses reboot modem selesai.</li>
</ul>
<p>Untuk Modem TP-Link TD8117 lebih mudah. Setelah login, ikuti saja langkah step-by-step nya dari Menu<strong> Start Up &gt; Wizard </strong>&gt; Pilih koneksi <strong>Bridge </strong>&gt; Akhiri dengan klik <strong>Finish</strong></p>
<p><strong>2. Selanjutnya</strong> setting IP untuk masing-masing LAN Card Anda. Jika Anda menemukan kesulitan setting IP ini, saya punya panduannya di sini, jadi satu dengan setting <a title="dialup speedy dengan command line mikrotik" href="http://www.guntingbatukertas.com/sistem-operasi/mikrotik/panduan-setting-dial-up-speedy-dengan-router-mikrotik/">dialup speedy via command line</a>. Topologi yang saya buat sebagai berikut:</p>
<p><strong>[INTERNET]——[MODEM ADSL]——[ROUTER MIKROTIK]——[SWITCH]———[CLIENT]</strong><br />
xxx.xxx—192.168.1.1/192.168.1.100—192.168.1.103/192.168.30.1—192.168.30.2-192.168.30.254</p>
<p><em>*UPDATE*</em><br />
<strong>Keterangan:</strong><br />
Masing-masing hardware berikut memiliki 2 IP, satu IP untuk koneksi UP (ke atas) dan satu IP untuk koneksi DOWN (kebawah). Hardware yang saya maksud adalah Modem ADSL dan Router dengan keterangan sebagai berikut:<br />
<strong>MODEM:</strong><br />
- Up: 125.164.xxx.xxx &#8211;&gt; IP Public dari Speedy, IP ini otomatis akan Anda dapatkan dari server speedy saat Anda melakukan dialup.<br />
- Down: 192.168.1.100 &#8211;&gt; Atur IP statis ini di bagian setting LAN modem. IP ini yang digunakan untuk melakukan koneksi dengan Router/jaringan di bawah modem.<br />
<strong>ROUTER Mikrotik:</strong><br />
- Up: 192.168.1.103 &#8211;&gt; Setting IP ini di <em>Ethernet card </em>pertama yang Anda gunakan untuk menghubungkan Router dengan Modem. Perhatikan, IP dan netmasknya harus dalam satu range dengan IP Modem.<br />
- Down: 192.168.30.1 &#8211;&gt; IP untuk Gateway LAN dan pedoman IP client. Atur setting IP ini di <em>Ethernet card</em> kedu. Cara setting IP ini bisa Anda temukan di sini: <a title="dialup speedy dengan command line mikrotik" href="http://www.guntingbatukertas.com/sistem-operasi/mikrotik/panduan-setting-dial-up-speedy-dengan-router-mikrotik/">Cara setting dialup speedy via command line</a>.</p>
<p><strong>3. Buka Winbox,</strong> kita akan mulai setting PPPoE-Client mikrotik.</p>
<ul>
<li>Login ke Winbox, masukkan ip address Anda, dalam hal ini IP mikrotik dari LAN. Dalam contoh saya memakai 192.168.30.1. Masukkan juga username dan password.</li>
<li>Dari tampilan utama, pilih menu PPP untuk mengakses halaman berikut<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/01/pppoe0.png"><img class="alignnone size-full wp-image-139" title="pppoe0" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/01/pppoe0.png" alt="menu ppp mikrotik" width="500" height="322" /></a></li>
<li>Klik tanda + untuk menambahkan PPPoE Client dari box PPP, kemudian pilih menu PPPoE Client<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/01/pppoe1.png"><img class="alignnone size-medium wp-image-140" title="pppoe1" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/01/pppoe1-205x300.png" alt="add new ppp client" width="205" height="300" /></a></li>
<li>Maka akan muncul box <strong>New Interface</strong>, kemudian pada tab General di field Name kita beri nama</li>
<li> koneksi PPPoE tersebut dalam artikel ini menggunakan nama &#8220;pppoe-speedy&#8221;. Pilih &#8220;interface&#8221; yang Anda gunakan. Interface ini adalah Ethernet yang tersambung ke modem ADSL. Dalam contoh kasus di sini, saya pilih ethernet dengen IP 192.168.1.103.<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/01/pppoe2.png"><img class="alignnone size-full wp-image-145" title="pppoe2" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/01/pppoe2.png" alt="general setting pppoe-client mikrotik" width="500" height="406" /></a></li>
<li>Tetap dalam New Interface, pilih tab Dial Out. Masukkan username dan password account speedy. Biarkan setting lainnya dalam keadaan default. Pastikan Anda mencontreng pilihan <strong>Add Default Route</strong> di bawah ini.<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/01/pppoe3.png"><img class="alignnone size-medium wp-image-142" title="pppoe3" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/01/pppoe3-300x300.png" alt="interface setting pppoe-client speedy di mikrotik" width="300" height="300" /></a></li>
<li>Klik OK untuk mengaktifkan setting yang baru kita buat.</li>
</ul>
<p>Selanjutnya diamkan sejenak dan tunggu Mikrotik tugasnya melakukan untuk dial ke speedy. Jika setting kita sudah benar makan muncul hasil setup kita sebelumnya. Jika kita perhatikan, kolom uptime akan berjalan dan menghitung durasi koneksi speedy.</p>
<p>Untuk melakukan cek, silakan pilih <strong>Tools &gt; Ping</strong>, masukkan alamat yang akan diping. Di sini saya masukkan alamat web ini, www.guntingbatukertas.com. Hasilnya tampak seperti berikut.</p>
<p><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/01/pppoe4.png"><img class="alignnone size-full wp-image-143" title="pppoe4" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/01/pppoe4.png" alt="ping hasil koneksi speedy mikrotik" width="500" height="362" /></a></p>
<div id="attachment_144" class="wp-caption alignnone" style="width: 333px"><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/01/pppoe5.png"><img class="size-full wp-image-144" title="pppoe5" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/01/pppoe5.png" alt="" width="323" height="364" /></a><p class="wp-caption-text">setting ip address network setting di windows</p></div>
<p><strong>4. Anda </strong>tinggal mengarahkan IP Gateway komputer klien ke router mikrotik ini.</p>
<p>Akhirnya ping dari sisi klien untuk memastikan koneksi berjalan lancar.</p>
<p>Bagaimana, mudah bukan?<!--more--></p>
<div class="shr-publisher-138"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guntingbatukertas.com/hardware/jaringan/step-by-step-dial-up-pppoe-speedy-dengan-winbox-mikrotik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>83</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

