<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Guntingbatukertas.com &#187; Flashdisk USB</title>
	<atom:link href="http://guntingbatukertas.com/category/tools/flashdisk-usb/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://guntingbatukertas.com</link>
	<description>Kumpulan Tip, Trik dan Tutorial Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Sat, 02 Apr 2011 21:03:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1</generator>
		<item>
		<title>Norton Ghost, Backup dan Install Windows Secepat Kilat</title>
		<link>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/norton-ghost-backup-dan-install-windows-secepat-kilat/</link>
		<comments>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/norton-ghost-backup-dan-install-windows-secepat-kilat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Apr 2009 18:46:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>salsabel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Flashdisk USB]]></category>
		<category><![CDATA[Hiren's Boot CD]]></category>
		<category><![CDATA[Windows]]></category>
		<category><![CDATA[.GHO]]></category>
		<category><![CDATA[Backup]]></category>
		<category><![CDATA[Boot CD]]></category>
		<category><![CDATA[Boot Flashdisk]]></category>
		<category><![CDATA[Hiren's]]></category>
		<category><![CDATA[Microsoft Windows]]></category>
		<category><![CDATA[Norton Ghost]]></category>
		<category><![CDATA[Partition]]></category>
		<category><![CDATA[Restore]]></category>
		<category><![CDATA[Symantec]]></category>
		<category><![CDATA[Tip&Trik]]></category>
		<category><![CDATA[USB Windows]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/norton-ghost-backup-dan-install-windows-secepat-kilat/</guid>
		<description><![CDATA[Instalasi Windows yang memakan waktu lama bisa membuat frustasi, belum program pendukung lain yang seabreg. Namun di balik itu semua, ada cara yang lebih cepat untuk melakukan restorasi jika suatu saat Windows Anda error. Untuk mengetahui lebih lanjut, silakan simak ulasan berikut ini..]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Proses instalasi sistem operasi seringkali menjadi hal yang sangat menjemukan.<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-1133" title="hiren-norton-ghost" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost.jpg" alt="hiren-norton-ghost" width="225" height="99" /></a> Terutama apabila Anda termasuk orang yang risih jika instalasi OS Anda tidak stabil atau lemot. Saya dulu pernah termasuk dalam &#8216;golongan&#8217; ini, dalam seminggu saya bisa install windows 2 hingga 3 kali karena beberapa instalasi game 3D yang saya mainkan sudah tamat dan harus diganti dengan yang baru <img src='http://guntingbatukertas.com/wp-includes/images/blank.gif' alt=':P' title=':P' class='wp-smiley smiley-13' /> </p>
<p>Selain karena memang &#8216;hobi&#8217;, terkadang Windows mengalami masalah yang tak terduga seperti serangan virus, missing file atau instalasi error. Ini bisa membuat makin sering kita &#8216;bermain&#8217; dengan CD instalasi Windows. Repotnya, jika kita ga bisa berlama-lama buang-buang waktu hanya untuk install Windows plus aplikasi seabreg. Belum lagi aktivasinya.. ribet kan! Nah, daripada kita alami hal ini saya akan paparkan langkah antisipasi yang bisa Anda praktekkan. Bagi yang sudah tahu, maap kalo ada siaran ulang ya..<br />
<span id="more-1130"></span><br />
Untuk melakukan praktek, kita perlu program <em><strong>Cloning Tool</strong></em>. Sebenarnya banyak sekali program semacam ini yang beredar di pasaran, diantaranya <em>Symantec/Powerquest Disk Image</em>, <em>Roxio GoBack</em>, <em>Windows System Restore</em>, dll. Nah, kali ini kita akan &#8216;bermain&#8217; dengan Program <strong>Norton Ghost 11.5</strong> yang dapat Anda temukan dalam <strong><a title="Hiren's Boot CD" href="http://www.guntingbatukertas.com/category/tools/hirens-boot-cd-tools/">CD Hiren&#8217;s Boot CD 9.8</a></strong>. Bagi yang belum punya Hiren&#8217;s Boot CD Versi terbaru, <a title="Download Hiren's Boot CD 9.8" href="http://www.guntingbatukertas.com/tools/hirens-boot-cd-98-tool-reparasi-pc-terbaru-sudah-dirilis/">silakan dapatkan di sini</a>.</p>
<p><em><strong>Norton Ghost</strong></em> menyediakan fungsi backup dan restore dengan mudah. Dengan bantuan Hiren&#8217;s Boot CD, Anda bisa melakukan prose backup dan restore instalasi Sistem Operasi Anda dengan mudah, praktis dan cepat. Ya, nggak secepat kilat dalam arti sebenarnya sih.. Tapi jauh lebih cepat daripada jika Anda harus menginstall Windows dari awal berikut program yang akan Anda gunakan.</p>
<p>Sebelumnya, persiapkan perlengkapan yang dibutuhkan sebagai berikut:</p>
<ul>
<li> <strong>Komputer atau Notebook </strong>target yang dilengkapi drive CD/DVD untuk menjalankan Hiren&#8217;s Boot CD. Saya sarankan minimal terdapat 2 partisi, sistem C:/ atau drive yang berisi instalasi Windows dan partisi lain untuk menyimpan image</li>
<li> <a title="Hiren's Boot CD 9.8" href="http://www.guntingbatukertas.com/tools/hirens-boot-cd-98-tool-reparasi-pc-terbaru-sudah-dirilis/"><strong>CD Hiren&#8217;s Boot CD 9.8</strong></a> berisi Norton Ghost 11.5 atau <a title="Hirens Boot USB Flashdisk 9.8" href="http://www.guntingbatukertas.com/tools/membuat-hirens-boot-usb-flashdisk-untuk-versi-97-dan-98/"><strong>Hiren&#8217;s Boot USB Flashdisk</strong></a></li>
<li>Flashdisk/keping DVD untuk menyimpan backup file image (Optional)</li>
</ul>
<p><strong>Prinsip kerja</strong><br />
Pada dasarnya, ada dua langkah yang Anda lakukan</p>
<ol>
<li> <strong>Membuat backup Data Partisi PC</strong> yang berisi Sistem Operasi Windows ke dalam File Image . File ini berisi rekaman komplit file sistem operasi Anda berikut program yang telah ter-install didalamnya. File ini harus disimpan di partisi selain partisi Windows itu sendiri. Misalnya Anda punya C:/ yang bersi instalasi Windows, Anda harus menyimpan file image di partisi selain C:/. Itulah mengapa di atas saya menyarankan minimal ada 2 partisi.<br />
Perlu saya tekankan bahwa, langkah ini mutlak diperlukan jika Anda ingin bisa melakukan langkah restorasi/pemulihan sistem dengan cepat. Dengan kata lain, tanpa adanya file Image Anda tidak bisa melakukan restorasi Windows.</li>
<li><strong>Restorasi Windows</strong>. Jika terjadi sesuatu, anda bisa memanggil file backup yang telah Anda buat sebelumnya untuk memulihkan instalasi Windows persis seperti saat file image dibuat.</li>
</ol>
<p><strong>Langkah Pertama, Membuat File Image.</strong></p>
<ol>
<li> Masukkan Hiren&#8217;s Boot Flashdisk USB atau Hiren&#8217;s Boot CD sesuai dengan preferensi Anda.</li>
<li> Nyalakan komputer, masuk ke BIOS dengan <strong>menekan DEL/F2/F8/F12 </strong>sesuai dengan BIOS PC Anda.</li>
<li> Masuk ke Bagian <strong>Boot Sequence</strong>/<strong>Urutan Booting</strong>. Pastikan media yang Anda gunakan menempati urutan pertama booting. Misalnya: Anda memilih menggunakan <strong>CD Hiren&#8217;s,</strong> pastikan CDROM berada pada posisi booting <strong>pertama</strong>.</li>
<li> Pada menu Booting Hiren&#8217;s, pilih <strong>&#8216;Start Boot CD&#8217;</strong></li>
<li> Pada Menu Utama Hiren&#8217;s, Pilih <strong>[2.] Backup Tool</strong> &gt; <strong>[2.] Norton Ghost 11.5</strong> &gt; <strong>[8.]Ghost (Normal)</strong>. Tunggu beberapa saat hingga program Norton Ghost berjalan. Klik <strong>[OK]<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost1.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-1134" title="hiren-norton-ghost1" src="http://www.guntingbatukertas.com/http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost1.gif" alt="hiren-norton-ghost1" width="512" height="360" /></a></strong></li>
<li> Pilih Menu &gt; <strong>Local </strong>&gt; <strong>Partition </strong>&gt; <strong>To Image</strong> untuk menyimpan partisi ke dalam sebuah file image.<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost2.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-1142" title="hiren-norton-ghost2" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost2.gif" alt="hiren-norton-ghost2" width="512" height="360" /></a></li>
<li> <strong>Pilih Harddisk Fisik </strong>yang akan di backup. Biasanya Windows ada pada Local (1) seperti pada contoh,<strong> [OK].<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost3.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-1144" title="hiren-norton-ghost3" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost3.gif" alt="hiren-norton-ghost3" width="512" height="360" /></a></strong></p>
<p><strong> </strong></li>
<li> <strong>Pilih Partisi Harddisk</strong> yang akan di backup. Biasanya Windows ada pada Primary Drive seperti pada contoh, <strong>[OK]</strong>. Perhatikan atribut lainnya seperti <em>File System (NTFS/FAT32), Label, Ukuran</em> dsb. Pastikan Anda memilih drive yang tepat.<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost3.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-1144" title="hiren-norton-ghost3" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost3.gif" alt="hiren-norton-ghost3" width="512" height="360" /></a></li>
<li> <strong>Tentukan Partisi Harddisk</strong> mana yang akan digunakan untuk menyimpan file backup image.<strong> Beri nama</strong> pada file, misalnya Backup_1 kemudian klik <strong>[SAVE]</strong>. Perhatikan bahwa harddisk ditulis dalam urutan seperti berikut; <strong>D:1.2:[DATA] FAT</strong>, artinya adalah:<br />
<strong>D:</strong> = Drive D:<br />
<strong>1.2:</strong> = merupakan Harddisk Fisik Pertama Partisi Kedua<br />
<strong>[DATA] </strong>= label DATA<br />
<strong>FAT</strong> =  File System FAT32<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost5.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-1140" title="hiren-norton-ghost5" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost5.gif" alt="hiren-norton-ghost5" width="512" height="360" /></a></li>
<li>Selanjutnya akan muncul dialog <strong>kompresi Image Fil</strong>e, pilih salah satu berdasarkan keterangan berikut:<br />
<strong>No </strong>= Pilih ini jika Anda tidak ingin mengubah file image dari ukuran file windows sebenarnya<br />
<strong>FAST </strong>= Pilihan kompresi cepat, hasilnya kurang lebih 30% dari ukuran file sebenarnya<br />
<strong>HIGH </strong>= Pilihan kompresi tingi, hasilnya bisa sampai 60% dari ukuran file asli meski prosesnya akan sedikit lebih lambat.<br />
<strong>Saya anjurkan </strong>Anda memilih pilihan ini untuk menghemat space harddisk. Toh Norton Ghost tidak mengubah isi file image, hanya ukuran filenya saja yang dipadatkan. Persis seperti yang dilakukan oleh WinZIP ato WinRAR.<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost6.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-1143" title="hiren-norton-ghost6" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost6.gif" alt="hiren-norton-ghost6" width="512" height="360" /></a></li>
<li>Ketika muncul dialog box<em><strong> &#8216;Procesed with partition image creation?&#8217;</strong></em> Pilih <strong>[YES]<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost7.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-1141" title="hiren-norton-ghost7" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost7.gif" alt="hiren-norton-ghost7" width="512" height="360" /></a></strong></p>
<p><strong> </strong></li>
<li>Tunggu beberapa saat hingga proses selesai dan muncul Image Box <em><strong>&#8216;Image Creation Completed Successfully&#8217;,</strong></em> klik<strong> [Continue]</strong>. Klik <strong>[Quit]</strong> untuk keluar Program.</li>
</ol>
<p>Sampai di sini Anda sudah punya satu file image dari sistem operasi Anda yang sewaktu-waktu bisa dipanggil kembali untuk melakukan restorasi. Anda bisa menggunakan Flashdisk atau Media DVD untuk menyimpan file Image ini, hanya untuk berjaga-jaga.</p>
<p>Nah, suatu saat jika ada masalah dengan Windows, Anda tinggal melakukan langkah restorasi berikut ini.</p>
<p><strong>Langkah Kedua, Restore Windows dari Backup File Image</strong></p>
<ol>
<li> Boot dari <strong>Hiren&#8217;s Boot CD</strong> atau <strong>Hiren&#8217;s Boot USB Flashdisk</strong></li>
<li> Pada menu Booting Hiren&#8217;s, pilih<em><strong> &#8216;Start Boot CD&#8217;</strong></em></li>
<li> Pada Menu Utama Hiren&#8217;s, Pilih<strong> [2.] Backup Tool</strong> &gt;<strong> [2.] Norton Ghost 11.5 </strong>&gt; <strong>[8.]Ghost (Normal)</strong>. Tunggu beberapa saat hingga program Norton Ghost berjalan. Klik <strong>[OK].</strong></li>
<li><strong> </strong>Pilih Menu &gt; <strong>Local </strong>&gt; <strong>Partition </strong>&gt; <strong>From Image</strong> untuk me-restore partisi dari file image yang tadi telah kita buat.<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost8.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-1139" title="hiren-norton-ghost8" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost8.gif" alt="hiren-norton-ghost8" width="512" height="360" /></a></li>
<li> T<strong>emukan file Image</strong> dengan ekstensi<strong> .GHO </strong>pada drive penyimpanan Anda. Pilih, dan akhiri dengan <strong>Open</strong>.<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost9.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-1137" title="hiren-norton-ghost9" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost9.gif" alt="hiren-norton-ghost9" width="512" height="360" /></a></li>
<li> Pilih <strong>Partisi sumber/Source </strong>file image kemudian klik <strong>[OK]<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost10.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-1138" title="hiren-norton-ghost10" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost10.gif" alt="hiren-norton-ghost10" width="512" height="360" /></a></strong></p>
<p><strong> </strong></li>
<li> Pilih <strong>Harddisk fisik tujuan/Destination </strong>Restorasi<strong> </strong>Windows, <strong>[OK]<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost11.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-1136" title="hiren-norton-ghost11" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost11.gif" alt="hiren-norton-ghost11" width="512" height="360" /></a></strong></p>
<p><strong> </strong></li>
<li> Pilih <strong>Partisi Harddisk tujuan/Destination </strong>Restorasi. Pilih <strong>Primary</strong> <strong>[OK]<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost12.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-1135" title="hiren-norton-ghost12" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost12.gif" alt="hiren-norton-ghost12" width="512" height="360" /></a></strong></p>
<p><strong> </strong></li>
<li> Ketika Muncul Dialog Box <strong><em>&#8216;Prosses With Partition Restore?&#8217; </em></strong>klik <strong>[Yes]<br />
</strong></li>
<li> Tunggu hingga <strong>selesai </strong>100%</li>
<li> Klik<strong> [Reset Computer]</strong> untuk me-restart Komputer.</li>
</ol>
<p>Semoga bermanfaat..</p>
<div class="shr-publisher-1130"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/norton-ghost-backup-dan-install-windows-secepat-kilat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>171</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Serba Serbi Garansi Flash Disk</title>
		<link>http://guntingbatukertas.com/hardware/serba-serbi-garansi-flash-disk/</link>
		<comments>http://guntingbatukertas.com/hardware/serba-serbi-garansi-flash-disk/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 Apr 2009 18:13:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>salsabel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Flashdisk USB]]></category>
		<category><![CDATA[Hardware]]></category>
		<category><![CDATA[Garansi]]></category>
		<category><![CDATA[Lifetime Warranty]]></category>
		<category><![CDATA[Limited warranty]]></category>
		<category><![CDATA[Seumur Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[USB Flashdisk]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.guntingbatukertas.com/?p=1021</guid>
		<description><![CDATA[Produsen dan Penjual produk flashdisk menawarkan barang dengan disertai garansi yang bervariasi. Tidak banyak keterangan detail yang bisa didapat tentang hal tersebut. Meski terkadang beberapa oknum penjual berusaha menutup-nutupi fakta tentang garansi, kita sebagai konsumen tetap dituntut untuk bisa cerdas. Lebih jelasnya silakan simak ulasan tentang garansi flashdisk berikut ini.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hardware-garansi.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1024" title="hardware-garansi" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hardware-garansi.jpg" alt="hardware-garansi" width="200" height="141" /></a>Flashdisk yang belakangan dijual dengan harga obral laris manis dibeli konsumen seperti jagung manis rebus beberapa saat setelah hujan deras.. Bahkan ga seseorang punya flashdisk lebih dari satu bukan hal yang istimewa lagi. Masing-masing produsen menawarkan iming-iming yang bervariasi, mulai dari kecepatan transfer, daya tahan terhadap cuaca, suhu maupun tekanan serta tidak ketinggalan garansi yang bervariatif pula. Untuk memperkaya pengetahuan, mari kita simak beberapa pengertian garansi pada flashdisk berikut ini. Mungkin ulasan ini sudah cukup usang, namun tak ada salahnya mengingat-ingat kembali. Siapa tahu ada info update info terbaru..<br />
<span id="more-1021"></span>Sebelum berbicara lebih jauh, seperti tulisan yang dikutip dari <a title="Tulisan Tentang Pengertian Garansi Seumur Hidup" href="http://isnuansa.com/garansi-flash-disk" target="_blank">blog sebelah </a>berikut kita tahu ingat bahwa setiap hal punya batas harapan hidup yang berbeda-beda. Harapan hidup gajah Afrika bisa mencapai 70 tahun. Harapan hidup belalang sembah bisa mencapai 1 tahun. Harapan hidup rata-rata manusia Indonesia adalah 65 tahun. Nah, harapan hidup Flash Disk bervariasi antara 10 ribu sampai 100 ribu kali proses hapus-tulis.</p>
<p>Produsen memberikan garansi yang bervariasi pula. Disini saya akan membedakan garansi tersebut menjadi tiga kelompok:</p>
<ol>
<li> <strong>Garansi 0 tahun</strong> alias tanpa garansi. Flashdisk yang membawa sifat garansi ini biasanya flashdisk BM (Black Market), Flashdisk bonus produk tertentu (bukan pembelian resmi) dan produk flashdisk tiruan/KW2. Produk terakhir ini biasanya masih punya embel-embel Garansi Toko biar dikira barang resmi.</li>
<li><strong>Garansi n Tahun</strong> (<em><strong> x Years </strong></em><em><strong>Limited/Limited </strong></em><em><strong>Warranty</strong></em>)<br />
Garansi ini tergantung pada nilai <strong>n dan x </strong>nominal yang tertulis pada bukti garansi. Biasanya berupa label perak metalik dengan hologram. Nilai nominal yang tercantum juga bervariasi tergantung perhitungan kualitas dan kemurahan produsen mulai dari 1 hingga 5 tahun.</p>
<p><div id="attachment_1026" class="wp-caption alignright" style="width: 270px"><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hardware-extended-warranty.jpg"><img class="size-full wp-image-1026" title="hardware-extended-warranty" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hardware-extended-warranty.jpg" alt="hardware-extended-warranty" width="260" height="261" /></a><p class="wp-caption-text">5 Years Extended Warranty</p></div></li>
<li><strong>Garansi Seumur Hidup</strong> (<strong><em>Lifetime Warranty</em></strong>)<br />
Definisi tentang kelompok garansi terakhir ini sebenarnya dalam perdebatan. Masih ada berbagai pengertian yang luas dan belum disepakati bersama. Definisi yang diakui oleh salah satu Vendor/Produsen belum tentu sama dengan Vendor/produsen lain.<br />
<a title="Blog Isnuansa" href="http://isnuansa.com/garansi-flash-disk" target="_blank">Tulisan blog sebelah </a>yang menurut saya rasional menyebutkan bahwa Garansi seumur hidup pada barang, menurut tergantung pada berapa lama barang tersebut ”<strong>rata-rata</strong>” mampu bertahan. Flash disk umur hidupnya 2 s.d 5 tahun. Meski bergaransi seumur hidup, bisa jadi artinya adalah 2 tahun untuk merk A dan mungkin juga 5 tahun untuk merk B. Sama halnya dengan kebanyakan polis asuransi jiwa. Pertanggungan kematian akibat kecelakaan hanya ditanggung sampai dengan 65 tahun. Inilah yang disebut Garansi Seumur Hidup. Umur hidup kita manusia rata-rata.<br />
Kita tentu ingat bahwa semua barang itu memiliki ”harga” penyusutan. Kendaraan operasional misalnya, jika dalam satu tahun penyusutannya mencapai 20% dari harga barunya, berarti dalam 5 tahun mobil itu menyusut hingga dianggap berharga ”nol” dan dianggap mati/tidak bernilai. Nah, kata “seumur hidup” dalam garansi tetep saja ada batasannya. Bukan berarti kalo beli Flash disk garansi seumur hidup, diartikan seumur hidup pembelinya… Tapi, seumur hidup flash disknya.</li>
</ol>
<p><strong>Klaim Garansi</strong><br />
Jika Anda ingin mendapat jaminan keberhasilan klaim garansi, silakan persiapkan hal berikut:</p>
<ol>
<li> Garansi biasanya masih berlaku jika label garansi pabrik masih dalam kondisi baik. Bahkan beberapa toko tidak mau menerima klaim garansi jika label garansi toko tempat pembelian sudah rusak (gawat kan?). Jadi rawatlah label yang ada pada flashdisk dengan baik jika Anda masih berharap pada garansi.</li>
<li> Beberapa merk flashdisk juga mensyaratkan klaim garansi bisa diproses dengan menyertakan boks/bungkus pembelian flashdisk. Ini yang terkadang jadi masalah. Seringkali pembeli tidak lagi mempedulikan lagi bungkus flashdisk. Beperapa orang beranggapan bahwa &#8216;buat apa menyimpan sampah?&#8217; kalo yang dipake cuman flashdisknya.. Namun sekali lagi jika Anda ingin jaminan garansi berlaku Anda harus menyediakan kotak yang dimaksud.</li>
<li> Pastikan Ada meminta penjelasan detil tentang garansi flashdisk Anda. Misalnya jika garansi yang tertulis pada label adalah 5 tahun, pastikan toko tersebut bersedia memproses jika ada masalah selama rentang waktu tersebut.</li>
<li> Jangan mudah menyerah. Untuk yang terakhir ini saya punya cerita riil yang saya alami yang saya ulas di bawah ini.</li>
</ol>
<p><strong>Cerita Tentang Klaim Garansi</strong><br />
Beberapa tahun lalu saat Flashdisk 256MB masih jarang, saya bisa menyisihkan uang saku untuk beli salah satu flashdisk dengan merk ternama. Waktu itu saya membelinya seharga Rp 250ribu. Cukup mahal untuk seorang pelajar saat itu. Toko tempat saya membeli mengatakan bahwa garansi flashdisk hanya 11 bulan. Waktu itu saya tenang-tenang saja karena dari beberapa review yang saya baca menyatakan bahwa merk tersebut tahan banting dan jarang mengalami masalah. Lagian saya lihat label garansi dari produsen tertulis &#8217;5 Years Limited Warranty&#8217;. Saya nggak ambil pusing..</p>
<p>Semua berjalan baik-baik saja selama 11 bulan lebih satu minggu. Hingga suatu saat, pada hari naas tersebut flashdisk saya nggak bereaksi seperti biasanya. Kali ini data hanya bisa diakses, tanpa bisa diedit ataupun dihapus. Bahkan dengan berbagai cara format yang saya ketahui tidak berhasil mengembalikan fungsi flashdisk tersebut.<br />
Singkat cerita saya bawa flashdisk rusak ini ke toko tempat saya membeli flashdisk ini dulu beserta semua perangkat yang diperlukan termasuk boks yang masih saya simpan dengan baik. Hanya dengan melihat label garansi toko, penjual kemudian menolak klaim garansi saya. Dia hanya bisa menyarankan untuk servis, itupun jika dapat diservis. Saya pulang dengan tangan hampa.</p>
<p>Sesampainya di kos saya ingat tentang label garansi pabrik bertuliskan &#8217;5 Years Limited Warranty&#8217; kala itu. Saya cermati memang warnanya sudah agak pudar namun secara fisik tidak ada kerusakan. Lantas muncul ide di benak saya untuk menghubungi Produsen Flashdisk tersebut secara langsung. Meski bahasa Inggeris pas-pasan saya nekat..</p>
<p>Singkatnya saya berhasil menemukan web dan kontak email customer service perusahaan ######## yang berkantor di Inggeris. Saya beberkan semua permasalahan saya dari A &#8211; Z. Dia berkata bahwa dia sudah forward permasalahan ini ke tim teknis wilayan Asia Tenggara dan meminta saya menunggu untuk dihubungi maksimal 1 minggu.<br />
Satu minggu berjalan, saya tidak menerima respon. Saya email balik lagi ke CS di Inggeris. Saya sampaikan komplain tentang banyak hal, dan  menekankan bahwa ini bukan hanya soal Flashdisk seharga 250ribu tapi soal dedikasi dan nama baik Perusahaan.</p>
<p>Singkat cerita saya diminta mengirimkan foto fisik flashdisk berikut foto boks pembeliannya via email. Setelah itu saya dapat konfirmasi bahwa barang tersebut tidak cacat fisik dan benar masih dalam masa garansi 5 tahun. Ah.. Plong rasanya. Hal ini membantah pernyataan penjual yang hanya mengatakan garansi flashdisk hanya 11 bulan. Sebagai tambahan, CS Inggeris yang baik tadi memberikan saya nomor telpon Distributor produk ######## yang saya perkirakan berada di Kota Kembang.</p>
<p>Akhirnya, saya print semua email dari A &#8211; Z tersebut dan saya tunjukkan kepada penjual sebagai bukti bahwa Flashdisk yang saya beli masih dalam masa garansi 5 Tahun. Saya sampaikan prin-out tersebut merupakan hasil diskusi saya langsung dengan CS dan tim teknis Perusahaan ########. Eeh, tanpa ba-bi-bu si Penjual menerima klaim saya. Dia hanya meminta saya menunggu selama kurang lebih 1 bulan untuk menunggu proses retur. Setelah menunggu, meski agak telat tepatnya 1 bulan 2 minggu akhirnya saya dapat ganti Flashdisk serupa dengan tanpa biaya..</p>
<p><strong>Kesimpulannya:</strong><br />
Pastikan garansi sebagai bagian transaksi pembelian sebelum Anda memutuskan untuk membeli Flashdisk.<br />
Rawatlah Label garansi dan boks pembelian untuk sekedar berjaga-jaga jika Ada hal yang berada di luar perkiraan. Jangan mudah putus asa, perjuangkan dengan segala cara jika Anda yakin garansi Anda masih berlaku.</p>
<p>Cerita dalam tulisan ini benar-benar terjadi dan saya sampaikan tanpa maksud untuk mendiskreditkan satu atau beberapa pihak. Hanya sekedar berbagi cerita dan pengalaman. Semoga ulasan singkat ini bisa memberi pemahaman yang lebih baik tentang garansi..</p>
<div class="shr-publisher-1021"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guntingbatukertas.com/hardware/serba-serbi-garansi-flash-disk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Panduan Cara Membuat Partisi dalam Flashdisk USB Lengkap Bergambar</title>
		<link>http://guntingbatukertas.com/tools/panduan-cara-membuat-partisi-dalam-flashdisk-usb-lengkap-bergambar/</link>
		<comments>http://guntingbatukertas.com/tools/panduan-cara-membuat-partisi-dalam-flashdisk-usb-lengkap-bergambar/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Apr 2009 18:30:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>salsabel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Flashdisk USB]]></category>
		<category><![CDATA[Tools]]></category>
		<category><![CDATA[multiple partition]]></category>
		<category><![CDATA[partisi]]></category>
		<category><![CDATA[removable media bit]]></category>
		<category><![CDATA[USB Windows]]></category>
		<category><![CDATA[windows xp]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.guntingbatukertas.com/?p=942</guid>
		<description><![CDATA[Anda pernah membayangkan Flashdisk Anda bisa dipartisi layaknya Harddisk biasa? Anda bisa mencoba panduan berikut untuk mempraktekkan bagaimana cara membuat partisi dalam Flashdisk USB.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/partisi-flashdisk.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-945" title="partisi-flashdisk" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/partisi-flashdisk.jpg" alt="partisi-flashdisk" width="175" height="122" /></a>Anda pernah berandai-andai bisa membuat partisi dalam flashdisk USB Anda? Kali ini, dengan mengikuti panduan di bawah Anda akan bisa melakukannya sendiri. File yang akan kita gunakan ini baru bisa didukung oleh Windows XP, dari sononya nggak ada keterangan lebih lanjut tentang Windows Vista ataupun Linux, maaf..</p>
<p>Panduan ini sekaligus menjadi jawaban dari permintaan rekan Otakanan001 yang rajin belajar TI <img src='http://guntingbatukertas.com/wp-includes/images/blank.gif' alt=':)' title=':)' class='wp-smiley smiley-1' /> Setelah googling dapetlah ringkasan berikut ini.<br />
<span id="more-942"></span><br />
<strong>Cara Kerja</strong><br />
Sebelumnya, saya akan sedikit berikan penjelasan bagaimana logika kerja praktek kita kali ini. Biasanya, Flashdisk USB dideteksi oleh WindowsXP/Vista sebagai<em><strong> Removable Medi</strong></em>a, mirip seperti CD dan DVD yang bisa dicopot dan dicomot. Oleh karenanya Windows tidak akan menampilkan lebih dari satu partisi Flashdisk. Begitu juga, pengguna tidak diberi pilihan untuk membuat partisi baru dalam <strong>Removable Media</strong>. Namun, logikanya jika kita bisa membuat Windows mampu mendeteksi Flashdisk USB sebagai <strong>Fixed Drive</strong> seperti layaknya Harddisk, pengguna dapat membuat multi partisi dalam Flashdisk tersebut. Windows secara otomatis juga akan bisa mendeteksi dan menampilkan partisi tersebut.</p>
<p>Untuk melakukan proses ini, kita perlu membalik Removable Media Bit (RMB) dalam device USB. Inilah yang akan memberitahu kepada Windows bahwa Flashdisk yang kita pakai adalah Fixed Disk, bukan Removable Media. Setelah proses pembalikan bit ini berhasil, Anda akan bisa membuat partisi dalam Flashdisk USB.</p>
<p><em><strong>Disclaimer</strong></em><br />
Sebelumnya perlu saya sampaikan bahwa tidak ada jaminan bahwa tool yang dipergunakan dalam panduan ini dapat bekerja baik pada semua flashdisk dan justru mungkin menyebabkan flashdisk rusak. Tidak ada garansi samasekali, pergunakan dengan hati-hati dengan resiko Anda tanggung sendiri. Saya sarankan Anda untuk mem-backup semua data sebelum memulai proses berikut ini.</p>
<p><strong>Proses pembuatan partisi dalam Flashdisk USB.</strong><br />
<strong>A. Membalik RMB Flashdisk</strong></p>
<ol>
<li>Download file<a title="Download bootit-tool untuk mempartisi flashdisk dari guntingbatukertas.com" href="http://www.ziddu.com/download/4240142/lexar_usb_format_guntingbatukertas.zip.html" target="_blank"> BootIt tool</a> dan extract ke dalam PC AndaTancapkan Flashdisk Anda dan jalankan <strong>BootIt.exe</strong></li>
<li>Pilih<strong> Flip Removable Bit</strong>:<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/partisi-flashdisk1-boot-it.png"><img class="alignnone size-full wp-image-950" title="partisi-flashdisk1-boot-it" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/partisi-flashdisk1-boot-it.png" alt="partisi-flashdisk1-boot-it" width="360" height="236" /></a></li>
<li>Cabut flashdisk, dan tancapkan kembali. Sekarang seharusnya Flashdisk Anda akan terdeteksi sebagai <strong>Fixed Disk</strong> (bukan sebagai<strong> removable disk</strong>). Anda dapat memeriksanya dengan mengklik kanan Flashdisk dan lihat di Device Properties.</li>
</ol>
<p><strong>B. Membuat partisi dalam Windows</strong><br />
Langkah berikut ini mensyaratkan Anda sudah membalik RMB Flashdik seperti disebutkan dalam langkah A. di atas.</p>
<ol>
<li>Pilih <strong>Start &gt; Run,</strong> ketik <strong>diskmgmt.msc [OK]</strong></li>
<li>Dalam jendela <strong>Disk Management</strong>, <strong>klik kanan Flashdisk </strong>Anda dan pilih<strong> Delete Partition<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/partisi-flashdisk1-delete-partition.png"><img class="alignnone size-full wp-image-949" title="partisi-flashdisk1-delete-partition" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/partisi-flashdisk1-delete-partition.png" alt="partisi-flashdisk1-delete-partition" width="360" height="297" /></a></strong></li>
<li><strong>Klik kanan Flashdisk</strong> Anda kembali dan pilih <strong>New Partition<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/partisi-flashdisk1-new-partition.png"><img class="alignnone size-full wp-image-948" title="partisi-flashdisk1-new-partition" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/partisi-flashdisk1-new-partition.png" alt="partisi-flashdisk1-new-partition" width="360" height="255" /></a></strong></li>
<li>Ikuti langkah dalam <em><strong>New Partition Wizard</strong></em> dan buat <strong>&#8216;Primary Partition&#8217;.</strong> Saat berada pada pilihan <strong>Partition Size</strong>, Pastikan Anda memasukkan nilai yang lebih kecil dari kapasitas maksimal flashdisk Anda untuk menyisakan ruang bagi partisi berikutnya.<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/partisi-flashdisk1-partition-size.png"><img class="alignnone size-full wp-image-947" title="partisi-flashdisk1-partition-size" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/partisi-flashdisk1-partition-size.png" alt="partisi-flashdisk1-partition-size" width="360" height="282" /></a></li>
<li>Lanjutkan <strong>Wizard</strong>, memberi Pilihan Abjad dan memformat partisi. Saya merekomendasikan <strong>FAT32</strong>.</li>
<li>Setelah selesai membuat partisi pertama, Anda dapat menambahkan partisi tambahan dengan mengulangi langkah 3 hingga 5 pada space kosong yang tersisa dalam flashdisk.<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/partisi-flashdisk1-remaining-partitions.png"><img class="alignnone size-full wp-image-946" title="partisi-flashdisk1-remaining-partitions" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/partisi-flashdisk1-remaining-partitions.png" alt="partisi-flashdisk1-remaining-partitions" width="360" height="252" /></a></li>
<li>Setelah semua selesai, Anda akan mendapatkan beberapa partisi dalam flashdisk dan terdeteksi sebagai drive yang dapat dipakai secara terpisah dalam Windows.</li>
</ol>
<p>Mudah bukan? Sekarang Anda bisa mengembangkan penggunaan Fixed Disk ala Flashdisk yang barusan kita buat untuk sesuai keperluan kita masing-masing. Termasuk salah satu kelebihannya, Autorun bawaan Windows ga bakal sering muncul tiap kali kita masukkan Flashdisk. Nah, sekarang tinggal mau Anda gunakan untuk apa?</p>
<p><strong>KETERANGAN </strong>(thanks to <strong>jaringandingin</strong>):<br />
Jika karena sesuatu dan lain hal Anda pengen mengembalikan flashdisk dari Fixed Disk ke kondisi semula, caranya cukup gampang:</p>
<ol>
<li><strong>Klik kanan</strong> pada Bootlt.exe, pilih <strong>Run As &gt; Administrator. </strong>Di sini Anda (mungkin) akan diminta konfirmasi dan perlu menyediakan password Administrator.<strong><br />
</strong></li>
<li>Pilih drive flashdisk anda &gt; klik tombol <strong>Flip Removable Bit</strong>.</li>
<li>Cabut flashdisk dan colokkan kembali. Sekarang Flashdisk Anda akan kembali menjadi Removable Disk.</li>
</ol>
<p>Gambar dan tulisan versi original dapat Anda temukan <a title="Link tutorial Partisi Flashdisk USB" href="http://www.lancelhoff.com/multi-partition-a-usb-flash-drive-in-windows/" target="_blank">dari sini</a>.</p>
<div class="shr-publisher-942"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guntingbatukertas.com/tools/panduan-cara-membuat-partisi-dalam-flashdisk-usb-lengkap-bergambar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>48</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat Hiren&#8217;s Boot USB Flashdisk Untuk Versi 9.7 dan 9.8</title>
		<link>http://guntingbatukertas.com/tools/membuat-hirens-boot-usb-flashdisk-untuk-versi-97-dan-98/</link>
		<comments>http://guntingbatukertas.com/tools/membuat-hirens-boot-usb-flashdisk-untuk-versi-97-dan-98/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Mar 2009 18:19:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>salsabel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Flashdisk USB]]></category>
		<category><![CDATA[Hiren's Boot CD]]></category>
		<category><![CDATA[Tools]]></category>
		<category><![CDATA[Boot CD]]></category>
		<category><![CDATA[Bootable CD]]></category>
		<category><![CDATA[Flashdisk]]></category>
		<category><![CDATA[grubinst_gui]]></category>
		<category><![CDATA[Hiren's]]></category>
		<category><![CDATA[Windows XP Live]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.guntingbatukertas.com/?p=842</guid>
		<description><![CDATA[Inilah cara membuat Hiren's Boot USB versi 9.7 dan kompatibel dengan versi terbaru, 9.8. Langkah yang ditempuh dan program yang digunakan sedikit berbeda dengan versi sebelumnya. Simak langkah-demi-langkahnya dalam ulasan berikut.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/03/hiren-boot-cd-boot-usb.gif"><img class="alignright size-full wp-image-849" title="hiren-boot-cd-boot-usb" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/03/hiren-boot-cd-boot-usb.gif" alt="hiren-boot-cd-boot-usb" width="119" height="191" /></a>Hiren&#8217;s versi 9.7 dan versi 9.8 secara struktur telah mengalami penyempurnaan dari versi 9.6 dan sebelumnya. Sepertinya programmer Hiren telah bekerja keras untuk menata kembali program-program dalam Boot CD ke dalam kategorisasi yang lebih teratur. Ini terbukti dari akses menu yang lebih mudah dan terstruktur.</p>
<p>Dalam versi terbaru ini juga ada update beberapa program yang dalam versi terdahulu sempat terdeteksi sebagai virus oleh beberapa program antivirus. Bagi yang punya antivirus galak seperti Avira, tentu hal ini sangat menjengkelkan. Beberapa pembenahan bug dan update program juga membuat rilis program terakhir ini menjadi lebih menarik. Bahkan sekarang Hiren&#8217;s dilengkapi Sistem Operasi Windows XP sehingga bisa langsung booting ke GUI Windows tanpa harus repot-repot dengan instalasi.</p>
<p>Nah, kali ini kita akan membuat USB Flashdisk Hiren&#8217;s dengan segenap fasilitas di atas agar lebih kompak dan fleksibel..</p>
<p><span id="more-842"></span><strong>PENGANTAR</strong><br />
Untuk membuat sendiri Hiren Boot USB Flashdisk versi 9.7 dan 9.8 perlu ada program yang berbeda dari program yang digunakan dari versi sebelumnya. Meski berbeda, namun secara keseluruhan, caranya tidak serumit versi sebelumnya. Anda dapat melihat perbedaannya dengan menyimak cara <a title="Membuat Hiren's Boot USB versi 9.7" href="http://www.guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/membuat-hirens-boot-cd-dari-flashdisk/" target="_self">Membuat Hiren&#8217;s Boot CD dari Flashdisk 9.6 ke bawah</a> yang saya ulas sebelumnya.</p>
<p>Anda tidak perlu lagi membuat salinan Sistem Operasi MSDOS dan menambahkannya ke Flashdisk. Cukup Anda download tool yang diperlukan, ikuti langkah demi langkah instalasi. Tidak percaya? Silakan simak caranya berikut ini dan buktikan sendiri <img src='http://guntingbatukertas.com/wp-includes/images/blank.gif' alt=':)' title=':)' class='wp-smiley smiley-1' /> </p>
<p><strong>PERSIAPAN</strong><br />
Untuk memulai praktek kali ini, Anda perlu mempersiapkan hardware dan program berikut:ini:</p>
<ol>
<li> Komputer dengan sistem operasi windows yang sehat dan Flashdisk USB dengan ukuran <strong>minimal 256MB</strong>. Saya sarankan Anda memilih flashdisk dengan ukuran <strong>maksimal 4GB</strong> untuk mengurangi kemungkinan trouble saat melakukan booting.</li>
<li> <strong><a title="USB Disk Storage Format" href="http://www.ziddu.com/download/3984626/usb_format_guntingbatukertas.zip" target="_blank">USB Disk Storage Format</a> (34KB)</strong>. Formatter ini memiliki fungsi yang sama dengan<strong> HPUSBFW.EXE </strong>yang saya sampaikan dalam posting sebelumya.</li>
<li> <a title="Grubinst_GUI tool untuk membuat Bootloader pada Flashdisk USB" href="http://www.ziddu.com/download/3984628/grub4dos_guntingbatukertas.zip" target="_blank"><strong>Grub4DOS (147KB)</strong></a>. Program ini digunakan untuk menginstall Bootloader untuk flashdisk Anda. Program inilah yang menggantikan fungsi file sistem MSDOS pada versi sebelumnya. Di dalamnya juga ada dua file yang nantinya harus Anda salin ke dalam USB Flashdisk Anda.</li>
<li> <strong><a title="Download Hiren's Boot CD Versi 9.7" href="http://www.guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/hirens-boot-cd-97-sudah-tersedia/" target="_blank">Hirens Boot CD versi 9.7</a> atau <a title="Download Hiren's Boot CD versi 9.8 di sini" href="http://www.guntingbatukertas.com/tools/hirens-boot-cd-98-tool-reparasi-pc-terbaru-sudah-dirilis/" target="_blank">versi 9.8</a>.</strong> Buka tulisan tersebut. Temukan link download Hiren&#8217;s Boot CD di bagian bawah artikel untuk mendapatkan File ISO Hiren&#8217;s. Setelah selesai Anda bisa langsung mem-burning ke dalam CD atau langsung Anda <strong>Insert </strong>ke dalam <strong>Drive Virtual </strong>dengan menggunakan program semacam Virtual CD, Virtual Drive, atau DaemonTools hanya untuk memenuhi kebutuhan pembuatan Hiren&#8217;s Boot USB ini.</li>
</ol>
<p><strong>LANGKAH INSTALASI<br />
</strong></p>
<ol>
<li> Tancapkan flashdisk USB Anda, ekstrak dan <strong>jalankan USB Disk Storage Format</strong>. Pilih flashdisk USB Anda di bagian &#8216;<strong>Devices&#8217;</strong>. Pilih<strong> File System</strong> &#8216;<strong>FAT32</strong>&#8216;, akhiri dengan meng klik <strong>&#8216;Start</strong>&#8216;.<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/03/hirens-boot-usb-flashdisk1.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-845" title="hirens-boot-usb-flashdisk1" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/03/hirens-boot-usb-flashdisk1.gif" alt="hirens-boot-usb-flashdisk1" width="270" height="347" /></a></li>
<li>Akan muncul menu konfirmasi berikut ini, pilih <strong>Yes</strong>. Tunggu beberapa saat hingga proses format selesai, Klik <strong>&#8216;OK</strong>&#8216;.<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/03/hirens-boot-usb-flashdisk2.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-843" title="hirens-boot-usb-flashdisk2" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/03/hirens-boot-usb-flashdisk2.gif" alt="hirens-boot-usb-flashdisk2" width="240" height="137" /></a></li>
<li><strong>Ekstrak </strong>file <strong>grub4dos_guntingbatukertas.zip</strong> hasil download Anda. Dobel klik <strong>grubinst_gui.exe </strong>untuk menjalankan program <strong>Grub4Dos Installer 1.1</strong> seperti tampilan di bawah ini. Pilih Disk Anda, pastikan Anda memilih flashdisk dengan benar. Perhatikan pada ukuran space nya. Klik pada tombol<strong> Refresh</strong> Part List, kemudian pilih <strong>Whole Disk(MBR)</strong>. Mulai proses pemasangan Bootloader pada flashdisk dengan mengklik Install. Tunggu beberapa saat Hingga selesai.<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/03/hirens-boot-usb-flashdisk4.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-847" title="hirens-boot-usb-flashdisk4" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/03/hirens-boot-usb-flashdisk4.gif" alt="hirens-boot-usb-flashdisk4" width="272" height="439" /></a></li>
<li><strong>Copy</strong> file <strong>grldr </strong>dan <strong>menu.lst</strong> dari folder <strong>grub4dos </strong>ke <strong>Flashdisk USB</strong> Anda. File ini merupakan kombinasi Bootloader untuk mengarahkan proses booting ke flashdisk.<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/03/hirens-boot-usb-flashdisk6.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-848" title="hirens-boot-usb-flashdisk6" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/03/hirens-boot-usb-flashdisk6.gif" alt="hirens-boot-usb-flashdisk6" width="212" height="124" /></a></li>
<li>Masukkan BootCD (9.7 atau 9.8) ke Drive CD dan <strong>copy semua file</strong> yang ada di dalamnya ke dalam Flashdisk.</li>
</ol>
<p>Sekarang, coba jalankan flashdisk Anda untuk melakukan booting dari awal.</p>
<p><strong>PERIKSA SETTING PC ANDA</strong><strong></strong></p>
<ul>
<li> Agar dapat booting dengan baik dengan Flashdisk USB astikan PC Anda mendukung booting melalui Flashdisk. Masuk pada BIOS dengan menekan tombol &#8216;<strong>Del</strong>&#8216; pada keyboard atau tombol lain sesuai BIOS Anda. Kemungkinan alternatifnya adalah &#8216;<strong>F1</strong>&#8216;, &#8216;<strong>F2</strong>&#8216;, &#8216;<strong>Insert</strong>&#8216; dan &#8216;<strong>F10</strong>&#8216;. Mungkin beberapa motherboard lain mengharuskan untuk menekan tombol lain untuk dapat masuk ke BIOS. Perhatikan pesan saat booting seperti ini &#8216;<em><strong>Press [Del] to enter Setup</strong></em>&#8216; yang mengindikasikan bahwa Anda harus menekan &#8216;<strong>Del&#8217;</strong> untuk dapat masuk ke BIOS.</li>
<li>Cek BIOS Anda. Jika Anda memakai BIOS keluaran <strong>AMI</strong>, mungkin Anda perlu mengubah setting pada pilihan &#8216;<em><strong>USB Keyboard Legacy support</strong></em>&#8216;.</li>
<li>Setting BIOS:<br />
<strong>Untuk AMI BIOS:</strong><br />
- Masuk ke <em><strong>Feature Setup</strong></em>, Set ke posisi &#8216;<strong>Enable</strong>&#8216; beberapa fungsi berikut: &#8216;<strong>USB Function Support</strong>&#8216;, &#8216;<strong>USB Function For DOS</strong>&#8216; dan &#8216;<strong>ThumbDrive for DOS</strong>&#8216;.<br />
Masuk ke bagian Advanced Setup, set &#8216;<strong>1st Boot Device</strong>&#8216; ke &#8216;<strong>USB RMD-FDD</strong>&#8216;. Reboot PC Anda, dan seharusnya Anda sudah bisa booting melalui Flashdisk USB.- Masuk ke bagian <strong>USB Mass Storage Device Configuration</strong>. Pilih &#8216;<strong>Emulation Type</strong>&#8216; dan set ke &#8216;<strong>Harddisk</strong>&#8216;. Kemudian masuk ke &#8216;<strong>Boot Menu</strong>&#8216; dan set &#8216;<strong>1st boot device</strong>&#8216; ke &#8216;<strong>USB Stick</strong>&#8216;. Exit dari BIOS untuk menyimpan perubahan.<br />
Jika tetap tidak bisa, Anda bisa coba pilihan &#8216;<strong>Emulation Type</strong>&#8216; ke &#8216;<strong>Floppy</strong>&#8216; atau &#8216;<strong>Forced FDD</strong>&#8216;</p>
<p><strong>Untuk Phoenix/Award BIOS:</strong><br />
Masuk ke &#8216;<strong>Advanced BIOS Features</strong>&#8216;. Pilih &#8216;<strong>1st Boot device</strong>&#8216; dan set pada &#8216;<strong>USB ZIP</strong>&#8216;.</li>
<li>Jika semua setting di atas masih belum membuat USB Hiren Anda berjalan normal atau keluar GRLDR, silakan coba download dan gunakan <a title="Syslinux download dari guntingbatukertas.com" href="http://www.ziddu.com/download/3984627/syslinux_guntingbatukertas.zip.html" target="_blank"><strong>Syslinux </strong></a>untuk menggantikan fungsi  <strong>grub4dos</strong>.</li>
</ul>
<p><strong>DOWNLOAD LINK</strong></p>
<p>Berikut ini daftar download link Hiren&#8217;s Boot CD:</p>
<ul>
<li><a title="Download Link Hiren's Boot CD 9.7" href="http://www.guntingbatukertas.com/tools/hirens-boot-cd-97-sudah-tersedia/" target="_blank">Hiren&#8217;s Boot CD v.9.7</a></li>
<li><a title="Download Link Hiren's Boot CD 9.8" href="http://www.guntingbatukertas.com/tools/hirens-boot-cd-98-tool-reparasi-pc-terbaru-sudah-dirilis/" target="_blank">Hiren&#8217;s Boot CD v.9.8</a></li>
<li><a title="Download Link Hiren's Boot CD 9.9" href="http://www.guntingbatukertas.com/tools/hirens-99-rilis-terbaru-2009/" target="_blank">Hiren&#8217;s Boot CD v.9.9</a></li>
<li><a title="Download Link Hiren's Boot CD 10" href="http://www.guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/dapatkan-hirens-boot-cd-v10-di-sini/" target="_blank">Hiren&#8217;s Boot CD v.10</a></li>
</ul>
<p>Semoga berhasil!</p>
<div class="shr-publisher-842"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guntingbatukertas.com/tools/membuat-hirens-boot-usb-flashdisk-untuk-versi-97-dan-98/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>94</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Panduan Praktis Install Windows XP kedalam Flashdisk USB</title>
		<link>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/panduan-praktis-install-windows-xp-kedalam-flashdisk-usb/</link>
		<comments>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/panduan-praktis-install-windows-xp-kedalam-flashdisk-usb/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2009 18:03:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>salsabel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Flashdisk USB]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem Operasi]]></category>
		<category><![CDATA[Windows]]></category>
		<category><![CDATA[install Windows USB Flashdisk]]></category>
		<category><![CDATA[Operating System]]></category>
		<category><![CDATA[StartUp Disk]]></category>
		<category><![CDATA[UFD]]></category>
		<category><![CDATA[USB Windows]]></category>
		<category><![CDATA[Windows XP Live]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.guntingbatukertas.com/?p=822</guid>
		<description><![CDATA[Anda sudah pernah mengenal Live CD bukan? Kali ini saya akan mengulas sesuatu yang berbeda, yakni membuat Windows XP Live melalui Flashdisk USB. Simak detailnya dalam artikel berikut.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/03/windows-live-usb.jpg"><img class="size-full wp-image-825 alignleft" title="windows-live-usb" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/03/windows-live-usb.jpg" alt="windows-live-usb" width="193" height="121" /></a>Windows Live CD? udah lupa tuh..<br />
Kalo Windows live CD dari USB Flashdisk? Baru ini menarik..<br />
Begitulah, kali ini saya sampaikan cara praktis membuat USB Flashdisk Anda menjadi pangkalan Sistem Operasi Windows. Kalo dulu Windows harus diinstall di harddisk, kemudian ada yang buat CD Live Windows, sekarang masanya yang praktis-praktis. Flashdisk USB Anda dapat difungsikan sebagai Mobile Operating System dengan memasang WindowsXP di dalamnya. Dengan demikian, Anda tinggal tancap sana-sini, tanpa tergantung pada sistem operasi yang tersedia di PC.</p>
<p><span id="more-822"></span><em>Sounds fun!</em> So, bagaimana caranya? Silakan ikuti langkah berikut ini:</p>
<p><strong>Pertama</strong> siapkan peralatan yang dibutuhkan sebagai berikut:</p>
<ol>
<li> <strong>Flashdisk </strong>USB <strong>minimal 256MB</strong> dan <strong>maksimal 2GB</strong>. Kenapa harus ada batas minimal dan maksimal? Ini disebabkan dua hal. Flashdisk yang terlalu kecil tidak akan mampu menyimpan file sistem Windows. Sementara di sisi lain, jika flashdisk melebihi 2GB kemungkinan besar akan mengalami masalah dengan pembatasan Partisi FAT16 yang akan kita gunakan nantinya.</li>
<li>CD Instalasi <strong>Windows dengan SP2</strong> (atau yang lebih tinggi).</li>
<li>Program pemformat Flashdisk USB dari HP: <strong><a title="Download HPUSBFW.EXE di Guntingbatukertas" href="http://www.ziddu.com/download/3856107/hpusbfw_guntingbatukertas.zip.html" target="_blank">HPUSBFW.EXE</a>. </strong>Program ini dapat <strong><a title="Download HPUSBFW.EXE di Guntingbatukertas" href="http://www.ziddu.com/download/3856107/hpusbfw_guntingbatukertas.zip.html" target="_blank">Anda download di sini</a>.<br />
</strong></li>
<li>Program <em>Bart&#8217;s Preinstalled Environment</em> Bootable Live Windows CD / DVD, atau sering disebut <strong><a title="Download BartPE Stable Edition" href="http://www.nu2.nu/pebuilder/download/" target="_blank">BartPE</a>. </strong>Versi terbaru dari program ini bisa Anda <a title="Download BartPE Stable Edition" href="http://www.nu2.nu/pebuilder/download/" target="_blank"><strong>dapatkan di sini.</strong></a></li>
</ol>
<p><strong>Kedua</strong>, Langkah Instalasi:</p>
<ol>
<li> <strong>Format </strong>flashdisk: jalankan <strong>HPUSBFW.EXE,</strong> format flashdisk dengan file sistem <strong>FAT</strong>. Agar lebih mudah, beri nama BartPE.</li>
<li><strong>Copy </strong>file <strong>Boot.ini, NTLDR dan NTDETECT.COM </strong>dari drive C:\[ Instalasi windows] ke flashdisk Anda. Agar lebih mudah, nonaktifkan dulu properti <strong>hidden file</strong> di Explorer. Buka <strong>Windows Explorer &gt; Tools &gt; Folder Options </strong>&gt; klik <strong>Tab View</strong>. Hilangkan cek box <strong><em>Hide Extensions for known file types</em></strong> dan <strong><em>Hide protected operating system files</em></strong>, akhiri dengan <strong> [OK]</strong>.</li>
<li><strong>Restart, </strong>atur setting <strong>Boot  Sequence</strong> (urutan booting) agar jalan dari Flashdisk. Jika tidak ada pesan error, Anda bisa lanjut ke langkah berikutnya.</li>
<li>Setelah flashdisk beres, sekarang waktunya mempersiapkan instalasi windows. <strong>Copy </strong>semua file yang ada dalam CD Instalasi Windows XP minimal dengan SP2 ke dalam sebuah folder. <strong>Ingat</strong>, program BartPE mensyaratkan <strong>minimal WinXP SP2.</strong> Di sini saya simulasikan file tersebut dikopi ke dalam <strong>C:\Winxpsp2.</strong></li>
<li><strong>Install </strong><strong> </strong>bartPE/PE Builder. Agar lebih mudah, ikuti saran lokasi penyimpanan file hasil instalasi BartPE. Dalam ilustrasi berikut tampak bahwa PE Builder diinstall di drive <strong>C:\pebuilder313</strong>. Bagi Anda yang menginstall di folder lain, silakan sesuaikan dengan lokasi instalasi Anda masing-masing.<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/03/install-windows-usb-flashdisk-bartpe1.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-1261" title="install-windows-usb-flashdisk-bartpe1" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/03/install-windows-usb-flashdisk-bartpe1.gif" alt="install-windows-usb-flashdisk-bartpe1" width="400" height="311" /></a></li>
<li>Sekarang jalankan PE Builder, pilih source instalasi yang tadi sudah di kopi ke <strong>C:\Winxpsp2</strong>.<br />
Pastikan Cekbox <strong><em>Create ISO Image</em></strong> dan <strong><em>Burn to ISO</em></strong> tidak dipilih. Selanjutnya klik <strong>Build</strong>, tunggu proses pembuatan sistem operasi hingga selesai, akhiri dengan <strong>Close</strong>.<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/03/install-windows-usb-flashdisk001.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-826" title="install-windows-usb-flashdisk001" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/03/install-windows-usb-flashdisk001.gif" alt="install-windows-usb-flashdisk001" width="365" height="297" /></a></li>
<li>Sekarang saatnya menyalin windows build tadi ke dalam flashdisk dengan langkah berikut. Buka windows Command Prompt dari <strong>Start &gt; Run &gt; </strong>ketik <strong>CMD [Enter].</strong></li>
<li>Masuk ke <strong>C:\pebuilder313\plugin\peinst</strong> dengan mengetikkan perintah pada command prompt &#8216;<strong>cd c:\pebuilder313\pluginpeinst</strong> <strong>[Enter]</strong>&#8216;<strong>.</strong></li>
<li>Masukkan flashdisk kosong dan ketik<strong> &#8216;PEINST.CMD [ENTER]&#8216;</strong> maka akan muncul <strong>4 pilihan berawalan angka</strong> dan satu huruf <strong>[Q]uit </strong>seperti ilustrasi di bawah.<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/03/install-windows-usb-flashdisk002.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-827" title="install-windows-usb-flashdisk002" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/03/install-windows-usb-flashdisk002.gif" alt="install-windows-usb-flashdisk002" width="468" height="237" /></a></li>
<li>Tekan <strong>1 [Enter]</strong>, <strong>masukkan path</strong> dimana letak build yang barusan dibuat, misalnya: <strong>C:\pebuilder313\BartPE</strong>.</li>
<li>Tekan <strong>2 [Enter]</strong> dan <strong>masukkan target path</strong> berupa huruf yang diberikan windows pada drive USB Flashdisk, misalnya <strong>F: </strong>sehingga tampak seperti berikut:<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/03/install-windows-usb-flashdisk003.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-828" title="install-windows-usb-flashdisk003" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/03/install-windows-usb-flashdisk003.gif" alt="install-windows-usb-flashdisk003" width="468" height="237" /></a></li>
<li>Sekarang pada menu sudah tampil path <em>source </em>dan <em>destination</em>. selanjutnya tekan <strong>5 [Enter]</strong> untuk menginstall Windows pada flashdisk. Ketika muncul konfirmasi <strong>tekan tombol 1 </strong>sekali lagi.</li>
<li>Tunggu beberapa saat hingga selesai, selanjutnya flashdisk Anda sudah bisa digunakan untuk booting WindowsXP.</li>
</ol>
<p><strong>Bonus</strong>, Cara Menambah aplikasi:</p>
<p>Jika Anda ingin menambah program dalam instalasi Windows XP di Flashdisk, Anda perlu melakukan beberapa langkah yang cukup unik. Secara umum, langkahnya sedikit berbeda dengan proses instalasi yang biasa dilakukan. Jika biasanya program ditambahkan setelah Windows sudah terinstal kali ini justru kebalikannya. Program harus diinstall terlebih dahulu ke dalam paket build Windows XP sebelum diinstall ke dalam Flashdisk.</p>
<p>Sebelumnya memulai, silakan lihat daftar plugin program yang didukung oleh BartPE di folder instalasi PEBuilder. Di komputer yang saya gunakan folder ini ada di C:pebuilder313plugin. Disana akan tampak sebuah file <strong>INF </strong>dan folder bernama <strong>FILES</strong>. <strong>INF </strong>berisi informasi registry protram yang diintal, sementera folder <strong>FILES </strong>berisi program file yang bersangkutan. Misalnya jika kita ingin mengintall Nero, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengkopi semua file dalam <strong>C:\Program files\aheadNero</strong> (yang sudah Anda install di PC ) ke <strong>C:\pebuilder313\plugin\nero burning romfiles</strong>. Dalam kasus ini, folder Nero Burning Rom adalah folder yang sudah dipersiapkan untuk aplikasi Nero.</p>
<p>Selanjutnya, untuk urusan registry, masuk ke dalam <strong>C:\pebuilder313\plugin\nero burning rom </strong>dan buka <strong>PENERO.INF </strong>dengan <strong>Notepad. </strong>Dalam kasus ini <strong>PENERO.INF </strong>didesain untuk mendukung nero versi 5.x dan 6.x. Oleh karenanya kita perlu memilih baris perintah mana yang akan dijalankan. Isi Nama, Company dan Serial Number yang Anda miliki dan <strong>Save. </strong>Nanti pada proses pembuatan sistem operasi Windows, Nero otomatis akan dimasukkan dalam paket program.</p>
<p>Cara instalasi seperti ini tidak disarankan karena tidak semua program didukung oleh BartPE, sehingga ada kemungkinan kesalahan registry saat Windows ditulis ke dalam Flashdisk.</p>
<p>Dan satu lagi, jika Anda cermati ada seni tersendiri dalam proses pembuatan Windows Live USB ini. Terkadang, tanpa sebab yang jelas proses instalasi berujung pada pesan Error. Namun, jangan keburu menyerah. Itulah asyiknya berkreasi. Tidak ada ruginya kita mencoba sesuatu yang baru selama kita yakin akan gunanya.. Jika Anda sudah berada di ujung keputus-asaan, sekarang saatnya saya perlu kasih bonus.</p>
<p>Windows XP Live CD dalam bentuk ZIP yang sudah siap dibuat. Silakan baca petunjuk di dalamnya untuk mengetahui cara instalasi.</p>
<ul>
<li><strong><a title="Windows Live USB Stick Edition" href="http://anonymz.com/?http://rapidshare.com/files/221024662/www.softarchive.net.rar" target="_blank">[download server 1]</a></strong></li>
<li><strong><a title="Windows Live USB Stick Edition" href="http://anonymz.com/?http://rapidshare.com/files/207832253/XP.USB.Live_softarchive.softarchive.net.rar" target="_blank">[download server 2]</a></strong></li>
</ul>
<p>Bagaimana, Anda tertarik mencoba? Selamat berkarya..</p>
<div class="shr-publisher-822"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/panduan-praktis-install-windows-xp-kedalam-flashdisk-usb/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>97</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat Hiren&#8217;s Boot CD dari Flashdisk</title>
		<link>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/membuat-hirens-boot-cd-dari-flashdisk/</link>
		<comments>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/membuat-hirens-boot-cd-dari-flashdisk/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Jan 2009 21:02:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>salsabel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Flashdisk USB]]></category>
		<category><![CDATA[Hiren's Boot CD]]></category>
		<category><![CDATA[Tools]]></category>
		<category><![CDATA[Windows]]></category>
		<category><![CDATA[Boot CD]]></category>
		<category><![CDATA[Flashdisk]]></category>
		<category><![CDATA[Hiren's]]></category>
		<category><![CDATA[Panduan]]></category>
		<category><![CDATA[StartUp Disk]]></category>
		<category><![CDATA[UFD]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.guntingbatukertas.com/?p=84</guid>
		<description><![CDATA[Panduan step by step memfungsikan Flashdisk layaknya Hiren's boot CD. Dengan cara ini Anda bisa menyulap flashdish lawas Anda yang kurang bermanfaat menjadi flashdisk berisi tool yang sangat berguna.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/01/hiren3.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-87" title="hiren" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/01/hiren-300x300.jpg" alt="hiren boot cd 1" width="168" height="168" /></a>Bagi Anda yang gemar mengutak-atik komputer, tentu sudah tidak asing lagi dengan Hiren&#8217;s Boot CD kan? Sebuah CD dengan segudang tools canggih. Mulai dari partisi, cloning harddisk, antivirus, perangkat recovery data, perangkat test, perangkat harddisk, perangkat sistem informasi, MBR dan masih banyak lagi. Karena software yang ada di dalamnya komplit, simpel dan mudah dioperasikan, Hiren&#8217;s banyak diminati untuk melakukan reparasi dan recovery.</p>
<p>Seorang teman berhasil menggunakan salah satu software yang ada di dalam Hiren&#8217;s untuk mengembalikan backup data dan Instalasi sistem operasi komputernya. Bahkan seorang teman yang lain punya pengalaman mengembalikan data yang hilang di harddisk yang sudah diformat ulang!</p>
<p>Yang jelas CD ini menggunakan emulasi floppy drive &#8211;yang sekarang sudah sangat langka&#8211; sehingga bisa digunakan untuk booting sebagai pengganti StartUp disk di Windows 98. Belakangan bahkan kita bisa kita bisa masukkan Hiren&#8217;s Boot CD berikut tools pentingnya ke dalam sebuah Flashdisk booting bisa dilakukan lewat UFD kesayangan kita. Ingin tahu caranya? ikuti langkah berikut ini..</p>
<p><span id="more-83"></span></p>
<p><strong>Langkah 1</strong><br />
<em>Download </em><a title="bootfiles.zip" href="http://www.ziddu.com/download/3856103/boot-files_guntingbatukertas.zip">boot-files.zip</a> (55kb)yang merupakan file ISO berisi file sistem DOS yang akan kita pakai untuk melakukan booting. Ekstrak dan baca panduannya dalam Baca Dulu.txt.</p>
<p><strong>Langkah 2</strong><br />
<em>Download </em><a title="hpusb ufd format utilities" href="http://www.ziddu.com/download/3856107/hpusbfw_guntingbatukertas.zip" target="_blank">HPUSBFW.zip</a> (368kb), tool untuk memformat USB Flashdisk.<br />
Siapkan USB Flashdisk Anda kemudian jalankan file yang barusan Anda download sehingga tampak seperti gambar di bawah. Perhatikan bagian yang ditandai warna hijau.</p>
<p><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/01/hiren1.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-89" title="hiren1" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/01/hiren1-222x300.jpg" alt="format usb disk dengan tool HP USB" width="222" height="300" /></a></p>
<p><strong>Langkah 3<br />
</strong><em>Copy </em>semua file dari C:USB ke USB Flashdisk Anda.<br />
CATATAN:</p>
<ul>
<li>Jangan timpa file IO.SYS ketika ada konfirmasi.</li>
<li>Hapus file JO.SYS dari USB Flashdisk (hati-hati, jangan keliru dengan IO.SYS)</li>
<li>Beberapa Antivirus bereaksi ketika sistem mengkopi file Vdefs di-copy ke flashdisk. Abaikan saja, file ini merupakan file salah satu antivirus-dos dari beberapa Antivirus dalam Hiren&#8217;s.</li>
</ul>
<p><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/01/hiren2.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-90" title="hiren2" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/01/hiren2-300x274.jpg" alt="tampilan isi flashdisk yang sudah jadi" width="300" height="274" /></a></p>
<p><strong>Langkah 4</strong><br />
Buka Explorer. Masukkan CD Hiren&#8217;s ke Drive, kemudian copy semua yang ada dalam folder BOOTCD ke dalam USB Flashdisk Anda.</p>
<p><strong>Langkah 5</strong></p>
<p>Tes Flashdisk Hiren&#8217;s Anda. Pastikan Anda sudah set booting Komputer Anda dari USB Flashdisk.<br />
Untuk masuk ke dalam BIOS, tekan tombol &#8220;DEL&#8221;. Atau mungkin dengan menekan tombol lain seperti &#8220;F1&#8243;, &#8220;F2&#8243;, tombol &#8220;Insert&#8221; atau &#8220;F10&#8243;. Tombol untuk masuk BIOS di masing-masing komputer mungkin berbeda. Biasanya komputer akan menampilkan pesan seperti</p>
<blockquote><p>&#8220;Press [Del] to enter Setup&#8221;</p></blockquote>
<p>untuk memberitahukan bahwa Anda perlu menekan tombol &#8220;Del&#8221;.</p>
<p>Beberapa BIOS dari AMI perlu melakukan perubahan pilihan <strong>&#8220;USB Keyboard Legacy support&#8221; &gt; Enable</strong>. Lakukan dengan cara sebagai berikut:</p>
<p><strong>Untuk AMI BIOS</strong></p>
<ul>
<li>Masuk ke &#8220;<em>Feature Setup</em>&#8220;. Ubah menjadi &#8220;<em>Enable</em>&#8221; beberapa pilihan berikut:<br />
&#8220;USB Function Support&#8221;, &#8220;<em>USB Function For DOS</em>&#8220;, &#8220;ThumbDrive for DOS&#8221;.<br />
Masuk ke &#8220;<em>Advanced Setup</em>&#8220;. Pilih &#8220;<em>1st Boot Device</em>&#8221; menjadi &#8220;<em>USB RMD-FDD</em>&#8220;.<br />
Restart komputer dan seharusnya Anda sudah bisa booting dari USB Flashdisk</li>
<li>Masuk ke  &#8220;<em>USB Mass Storage Device Configuration</em>&#8220;. Pada &#8220;<em>Emulation Type</em>&#8221;<br />
pilih &#8220;<em>Harddisk</em>&#8220;. Masuk &#8220;<em>Boot Menu</em>&#8221; dan tentukan &#8220;<em>1st boot device</em>&#8221; menjadi &#8220;<em>USB-Stick</em>&#8220;. Keluar dari BIOS, Simpan Perubahan.<br />
Anda dapat juga mencoba  &#8220;<em>Emulation Type</em>&#8221; menjadi &#8220;<em>Floppy</em>&#8221; atau &#8220;<em>Forced FDD</em>&#8220;.</li>
</ul>
<p><strong>Untuk PHOENIX/AWARD BIOS:</strong><br />
Masuk ke &#8220;<em>Advanced BIOS Features&#8221;</em>. Pada &#8220;1st Boot device&#8221; Pilih &#8220;<em>USB-ZIP&#8221;</em>.</p>
<p><strong>TROUBLESHOOT</strong></p>
<ul>
<li>Panduan ini terbukti berhasil lancar pada penggunaan Hiren&#8217;s Boot CD versi 9.6 dan sebelumnya. Untuk Hiren&#8217;s 9.7 dan sesudahnya tidak otomatis bisa berhasil karena perlu penanganan khusus. Silakan tunggu update untuk soal ini..</li>
<li>Jika Anda mengalami masalah ketika Hiren&#8217;s membuat Ram Drive maka mungkin Anda perlu mengubah dan baris &#8220;<em>/numhandles=128</em>&#8221; dalam &#8220;<em>config.sys</em>&#8220;</li>
<li>Beberapa rekan mengabarkan bahwa Hiren&#8217;s bisa berjalan lancar pada USB Flashdisk kecil (128MB) namun seringkali bermasalah pada Flashdisk berukuran 512 ke atas. Biasanya ditandai dengan adanya kursor berkedip-kedip pada pojok kiri atas monitor.</li>
<li>Jika Anda mengalami kursor blinking, cobalah memformat Flashdisk Anda dengan FAT32.</li>
<li>Jika Anda mendapat pesan error bahwa command.com tidak ditemukan saat USB Flashdisk dijalankan, ketik baris perintah dibawah dari Command Prompt Windows</li>
</ul>
<blockquote><p>&#8220;attrib -s -h E:command.com&#8221; dimana E adalah kode huruf drive USB Flashdisk Anda.</p></blockquote>
<p>Sukses? SIlakan tinggalkan komentar Anda. Semoga bermanfaat.</p>
<div class="shr-publisher-83"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/membuat-hirens-boot-cd-dari-flashdisk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>33</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

