Panduan Membuat Kabel Cross-over UTP CAT5
oleh salsabel pada Mar.04, 2009, dalam kategori Jaringan
Berbincang tentang jaringan tentu tidak lepas dari pengetahuan dasar tentang kabel UTP. Meski ini adalah pembahasan lama yang sudah banyak ditulis, saya masih merasa perlu untuk mengulas ulang dengan gaya bahasa yang semoga lebih mudah dipahami. Untuk menyegarkan ingatan tentang tipe kabel UTP, silakan klik di sini.
Berikutnya, jika diskusi kita lanjutkan lebih jauh tentang tipe koneksi kabel UTP, kita akan dihadapkan pada dua jenis koneksi yang paling sering digunakan yakni Kabel Straight dan Kabel Cross. Ulasan tentang kabel Straight dapat Anda temukan di sini. Sementara itu dalam posting ini, saya akan fokus pada penggunaan tipe kabel Cross. Kita akan bersimulasi menghubungkan dua komputer tanpa perlu menggunakan hub atau switch.
Kenapa kita memerlukan kabel Cross-over?
Saat kita mengirim atau menerima data antara dua perangkat komputer, satu pihak akan berperan sebagai pengirin sementara yang lain sebagai penerima. Semua ini dilakukan melalui kabel jaringan yang terdiri dari beberapa pasang kabel. Beberapa kabel ini digunakan untuk mengirim data, sedangkan yang lain digunakan untuk menerima data. Pada dasarnya kita perlu menghubungkan jalur TX (trasmit) dari satu ujung ke RX (receive). Jika ada hub, proses penghubungan jalur TX dengan RX ini telah diselesaikan oleh hardware hub. Berhubung kita saat ini tidak membahas jaringan dengan hub, koneksi harus bisa diselesaikan dengan mengatur kabel pada setting seperti dalam ilustrasi di bawah ini:
Hanya ada satu cara untuk membuat kabel cross-over dan sebenarnya caranya sangat mudah. Bagi Anda yang telah mengetahui dasar-dasar kabel UTP, tentu Anda tahu bahwa kabel cross-over dibuat dengan aturan pin tipe 568A di salah satu sisi dan tipe 568B di sisi yang lain. Jika Anda belum mengetahui hal ini, jangan khawatir karena saya akan menjelaskan hal tersebut dengan singkat dan jelas kepada Anda.
Seperti disebutkan sebelumnya, sebuah kabel Cross menghubungkan titik TX komputer satu ke RX komputer yang lain dan sebaliknya.
Silakan cermati urutan pin Cross kabel CAT5 sebagai berikut:
Seperti yang Anda lihat, hanya 4 pin diperlukan untuk koneksi kabel cross-over. Bila Anda membeli kabel Cross yang sudah jadi, Anda mungkin menemukan bahwa kedelapan pin digunakan. Kabel ini sama saja dengan yang ditampilkan di atas, beberapa pin sengaja dipasang meskipun tidak digunakan.
Hal ini tidak akan berakibat apa-apa, hanya agar kabel tampak lebih rapi.
Berikut adalah urutan pin kabel cross-over dengan posisi semua pasang kabel tetap dihubungkan (meski tidak digunakan):
Di mana lagi kabel Cross-over diperlukan?
Kabel Cross tidak hanya digunakan untuk menghubungkan komputer, tetapi juga berbagai perangkat lain. Koneksi lain yang dikenal paling sering dengan menggunakan kabel Cross adalah switch dan hub. Jika Anda memiliki dua hub dan Anda harus menghubungkan keduanya, Anda bisa menggunakan port uplink yang secara khusus ketika diaktifkan akan mem-by pass proses cross Tx dan RX sehingga seakan-akan kita tetap menggunakan kabel Straight. Trus bagaimana jika tidak ada uplink port atau ada tapi sudah dipakai?
Kabel cross akan memecahkan masalah Anda dan menghubungkan kedua hub dengan baik. Perhatikan ilustrasi berikut untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang apa yang saya bicarakan:
Seperti yang dapat Anda lihat dalam ilustrasi di atas, berkat adanya uplink port, Anda tidak memerlukan kabel Cross.
Mari sekarang kita lihat bagaimana jika kita tidak memiliki sisa port uplink. Dalam hal ini kita harus membuat sebuah kabel cross-over untuk menghubungkan kedua hub:
Saya juga sudah siapkan ilustrasi yang membandingkan kabel Cross dengan kabel Straight di bawah ini:
Semoga bermanfaat.
36 Komentar atas tulisan ini
4 Trackbacks / Pingbacks atas tulisan ini
-
tugas komputer . « Balakutakcrew’s comment
October 7th, 2009 on 1:58 PM[...] di sini adalah tentang kabel straight. Setting Kabel Cross dibahas di halaman yang berbeda. Temukan ulasan tersebut di sini. Temukan juga panduan perkembangan kabel UTP di [...]
-
Panduan Setting Kabel UTP dengan Mode Straight « Fadli Web's Blog
December 31st, 2009 on 1:47 AM[...] di sini adalah tentang kabel straight. Setting Kabel Cross dibahas di halaman yang berbeda. Temukan ulasan tersebut di sini. Temukan juga panduan perkembangan kabel UTP di [...]
-
Mengenal Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) « Fadli Web's Blog
December 31st, 2009 on 2:53 AM[...] jaringan Anda. Jika sudah Anda putuskan, Anda bisa memulai membuat koneksi Kabel Straight maupun Kabel Cross sesuai kebutuhan [...]
-
Panduan Setting Kabel UTP dengan Mode Straight « Cah Elhek's Blog
February 15th, 2010 on 2:34 PM[...] di sini adalah tentang kabel straight. Setting Kabel Cross dibahas di halaman yang berbeda. Temukan ulasan tersebut di sini. Temukan juga panduan perkembangan kabel UTP di [...]








April 15th, 2009 on 8:41 AM
Kabel Cross juga bisa menghubungkan PC dan laptop untuk transfer data dari keduanya dengan set IP dan groupnya ya??
April 15th, 2009 on 12:09 PM
@antok
Ya, kabel Cross memang awalnya diperuntukkan bagi koneksi peer to peer alias point ke point. Contoh sederhananya adalah untuk menghubungkan PC dan Laptop langsung dari dan ke NIC Card.
June 29th, 2009 on 10:13 PM
stelah kabel lan disambung antar 2 komp. langkah ap yang harus di buat agar ada koneksi antar 2 komp tersebut,,,,,? tahanks,,,,
June 29th, 2009 on 10:47 PM
@ atan
Kalo sudah, tinggal setting IP Address bang.
#1 Masuk ke Control Panel > Network Connection > Local Area Network (sesuai hardware Lan Card yang dipake).
#2 Properties > Internet Protocol (TCP/IP).
#3 General > Use The following IP Address dan masukkan alamat IP Address sbb:
Cara termudah adalah mensetting IP utk kelas C secara berutan. Misal begini:
utk komputer ke-1:
IP Address: 192.168.0.1
Netmask: 255.255.255.0
Gateway: 192.168.0.1 (ato sesuai dengan IP komputer yang dipakai untuk menjalin hubungan ke Internet)
DNS: Kosong / diisi DNS dari ISP jika terkoneksi internet
utk komputer ke-2:
IP Address: 192.168.0.2
Netmask: 255.255.255.0
Gateway: 192.168.0.1 (ato sesuai dengan IP komputer yang dipakai untuk menjalin hubungan ke Internet)
DNS: Kosong / diisi DNS dari ISP jika terkoneksi internet
dst..
selamat mencoba..
July 2nd, 2009 on 6:41 AM
Bos apa cabel nya sama sperti kabel buat yang untuk internet itu apa betul????
Bos apa IP address itu dah ditentukan. ada bisa dibuat ndere??
truzz netmask nya apa juga demikian
gateway ga` disi apa bisa?
truzz agar bisa ambil data dari komputer lain gimana caranya
July 7th, 2009 on 8:51 AM
@wahyu
#1 Kabel LAN digunakan untuk membuat jaringan LAN, dan Internet merupakan salah satu diantaranya. Jadi kalo yang Anda maksud kabel untuk internet seperti di warnet-warnet itu, Ya, Anda benar.
#2 Yup, IP Address itu sudah dibikin patent nya, jadi sudah ada standar internasional. Ada kelas A, B, dan C untuk berbagai keperluan yang berbeda-beda. Untuk mengetahui lebih lanjut, silakan cari dengan kata kunci “IP ADDRESS” di Wikipedia atau di Google
#3 Gateway, digunakan jika kita pengen koneksi ke jaringan luar/internet melalui titik/server tertentu. Jadi pada dasarnya jika Anda ngga pengen melakukan hal tersebut, Anda ngga harus mengisi Gateway.
#4 Untuk mengambil data dari komputer lain, Anda harus mengaktifkan Windows File Sharing atau Samba di Linux.
CMIIW
July 28th, 2009 on 1:24 PM
hm….
kabel yang ga dipake ga mempengaruhii kan??
July 30th, 2009 on 7:17 AM
@ffa
asal tidak ditancapkan/masuk dalam jaringan LAN tidak berpengaruh..
July 31st, 2009 on 11:29 PM
Saya menggunakan internet pada PC yang terkonek dalam jaringan Lan (HUB), saat ini saya akan mencabangkan koneksi internet ke PC yg lain dengan menggunakan AP+Hub 4 port, masalahnya saya mempunya AP+Hub 4port dengan input Modem/telpon ( bukan input LAN/RJ45 ), merek AP+Hub 4port yg saya gunakan adalah TP-Link 54M wireless ADSL2+router.
Pertanyaannya :
1. Bagaimana koneksi kabel UTP dari Hub ke AP ?
2. Apakah koneksi Wifi dari AP jg dapat berfungsi ?
Terima kasih
August 7th, 2009 on 9:41 AM
@Idul
wah suka yang 3 in 1 ya bang? hehehe
#1 koneksi kabel UTP? maksudnya utk untuk memfungsikan AP dalam TPLink 54M? meski saya belum pernah setting sendiri barang tersebut, diduga koneksinya sudah integrated. jadi, ga perlu koneksi kabel dari input ke fungsi AP.
Tinggal setting uplink dan downlink nya. biasanya mode settingnya menggunakan semacam webmin nya windows. jadi cara aksesnya dengan browser. default alamatnya adalah 192.168.0.1. tenang aja kalo salah tinggal di reset.
kukira soal ini Anda udah tahu. utk menemukan cara setting yang tepat, tinggal baca manualnya.
#2 bisa. tinggal Anda atur aja settingnya. tapi fungsi jika pengen fungsi hubnya jalan, biasanya koneksi port UTP nya ga bisa dipake full. harus disisakan satu.
semoga mencerahkan.
CMIIW
August 19th, 2009 on 2:41 PM
kenapa haruss disusun warnanya?
apa ada ilmu yangg mngatur susunan warna kabelnya?
atau ada fungsi masing-masing dari tiap kabel??
bagaimana dengan kabel tunggal yang hanya memiliki 1 warna putih saja?
susunannya seperti apa?
August 23rd, 2009 on 8:06 AM
ka, fungsi kabel UTP sesuai warna tu apa si?
September 16th, 2009 on 11:25 AM
terima kasih, infonya sangat membantu
November 5th, 2009 on 8:29 AM
haloo,,
need help..
sebelumnya saya sdh pasang 9 komputer yang terkoneksi ninternet,,trus saya tambah satu komputer lagi : untuk setigan IP address nya dll sudah benar,tp dari kabel UTP ke switch kyknya bermasalah, sentnya ad tp receive nya = 0,,sudah saya test pake LAN tester lampunya nyala dari 1-8 tapi ketika dipasang ke Switch koq ga bisa konek ya??? trims b4
November 8th, 2009 on 9:16 PM
@ffa
#1 karena masing-masing pasang kabel punya fungsi tersendiri.
#2 ya, ada. kabel UTP Cat 5 sudah punya distandarisasi oleh Electronic Industries Alliance (EIA) dan Telecommunication Industry Association (TIA). dan sudah ada standar pengurutan kabel seperti yang dipakai sekarang ini.
#3 kabel tunggal warna putih?maksudnya kabel apa?
@annisa
Kabel UTP dibuat dengan 4 pasang warna seperti itu salah satunya adalah untuk menghantarkan transmisi data dengan kualitas tinggi dengan perlindungan dari gangguan elektrostatik yang bagus. Kalo urutannya (cross/straight) dipake untuk pemakaian yang berbeda.
Lebih lengkap, ada di sini:
http://en.wikipedia.org/wiki/Twisted_pair
@chessa
terimakasih kembali.
@jef
#1 silakan coba slot RJ45 kosong yang lain di switch Anda, siapa tahu jalur yang dipakai tersebut bermasalah.
#2 silakan perhatikan apakah ada pembatasan pemakaian slot RJ45. beberapa tipe switch mensyaratkan adanya 1 slot yang kosong (tidak dipakai)
#3 cek juga LAN Card di PC. Pastikan driver sudah terinstall, IP disetting dengan baik.
#4 Jika Anda memakai Server/Router, pastikan juga tidak ada rule/setting/aturan yang menolak koneksi dari PC tersebut. Sebagai gambaran, beberapa distro Linux yang diperuntukkan bagi Server memiliki pembatasan yang bagus dan ketat, sehingga untuk mengijinkan koneksi, masing-masing IP PC klien harus dimasukkan satu persatu.
December 21st, 2009 on 5:42 PM
mo tanya .. kalo untuk menghubungkan 2 swicth dengan merk d link … kabel nya jenis apa yach ??? straight ato cross ? mohon pencerahan nya brurrr… thx .. Lol
December 22nd, 2009 on 7:14 AM
@abang
DLink nya tipe apa? ada port uplink nya nggak??
Dengan asumsi Anda tidak tahu, dan tidak ada port uplink. Anda akan lebih aman pake kabel Straight.
selamat mencoba!
December 24th, 2009 on 11:42 PM
begini mas, saya kan udah berlangganan internet pakai speedy dan rencana saya akan saya pasang untuk 6 komputer dan pada awalnya khan saya tidak tahu tentang hub yang bagus itu merk apa. Hub yang saya beli ini merk SMC 8 port. Kira2 bagaimana dengan kualitasnya mas. Terus kalau mau set untuk 6 komputer, sistem sambungan kabelnya apa betul Tipe Cross, kalau benar kabel T568B dan T568A harus dikoneksikan masing-masing kemana. Boleh nggak terbalik?
Sebelumnya saya ucapkan banyak terima kasih, semoga tambah sukses
January 8th, 2010 on 2:04 PM
thanksssss…banget infonya sangat berguna
January 9th, 2010 on 5:20 AM
@UCAN,
Terimakasih kembali bos.
January 13th, 2010 on 1:19 PM
Mas.. gw mau tanya, yaitu : Saya punya akses Internet dengan menggunakan modem USB HSDPA Huawei E176. Saya ingin membagi/share jaringannya ke 2 perangkat PC/Laptop saya. Saya juga menggunakan sistem VPN, jadi saya bingun bagaimana mambagi jaringan internetnya, karena pd VPN ada LAN virtualnya, dan itu terpakai,. lalu mana yang harus saya share, Modemnya atau LAN virtual VPNnya?? dan juga mana yang cocok untuk setting kabel LAN yang digunakan, Strarigh atau Cross..
Thnks b4 atas kesedianan menjawabnya mas..
January 15th, 2010 on 7:55 AM
@Wahyu,
Saya perlu konfirm dulu. USB HSDPA Huawei dial up nya pake program windows ya?
Kalo iya, berarti pilihan termudah adalah sharing LAN aja. tapi Anda perlu satu LAN card lagi untuk komputer kedua/switch. Selanjutnya Anda tinggal setting IP di PC kedua dan masukkan IP PC #1 sebagai gateway PC #2.
Soal kabel,
kalo langsung ke PC #2 aja = kabel cross
kalo lewat switch dulu baru ke PC #2 = straight
Semoga membantu
January 13th, 2010 on 1:26 PM
saya memounyai permasalahan pada switch hub D link Des 1008 D ada 2 port yang tiba2 gak nyala .kira2 gimana cara ngreset switch hub tersebut biar bisa balik lgi kesemula…thanks :
)
January 15th, 2010 on 7:58 AM
@arul,
Resetnya gampang. biasanya ada lubang kecil di sisi switch hub Anda. Lubang kecil ini mirip dengan lubang yang ada di CD/DVDROM yang berguna ketika Tray ga mau keluar. Nah, temukan dan tekan lubang itu menggunakan jarum atau silinder besi. Dengan begitu Anda sudah mereset semua setting seperti saat produk tersebut keluar dari pabrik.
January 15th, 2010 on 9:25 AM
mas…gw mw nanya, pada saat laptop saya dikoneksi kabel LAN , knapa tidak langsung konek y…padahal laptop2 yang lain terkoneksi internet..apakah harus menyetting lewat laptop dulu…thanks
January 15th, 2010 on 11:14 AM
@Andrie,
Lha jaringan yang tersedia gimana? bisa autodetect(baca: DHCP) ato nggak? kalo nggak berarti Anda perlu memasukkan IP Address agar bisa bergabung dalam jaringan Anda
January 23rd, 2010 on 2:17 PM
nice tutorial bro. kadang di kantor saya nggak pake urutan warna yang benar, tapi tetap nyambung
cuman pusing aja waktu ngeliatnya.
blognya keren, bro. kalo mau nambah penghasilan, pasang iklan CPM aja. yang ini langsung ngebayar ke paypal tiap bulannya lho
January 30th, 2010 on 1:01 AM
@make money from ads
Hmm syukurlah
Thanks inponya.. Oke, boleh dicoba..
February 2nd, 2010 on 7:45 PM
thanx banged bro…
tulisannya membantu banged.
February 5th, 2010 on 7:11 PM
@evhol,
trime kembali bro, senang bisa membantu.. :coffee:
February 4th, 2010 on 11:21 AM
eMmmm sUsah juga’a kL gag di pRaktek’in Langsung
:struggle: :lying:
February 5th, 2010 on 8:11 PM
@nOvie,
Iya, mau praktek langsung?
February 5th, 2010 on 11:04 AM
February 5th, 2010 on 8:35 PM
@nOvie,
praktek aja langsung..
February 15th, 2010 on 3:58 PM
saya pake mesin finggerprint yang konek ke komputer sedankan saya menggunakan internet juga, sedangkan komputer saya mempunyai 1 port ethernet saya pake hub merek d-link de 805tp 5 port ethernet untuk konek si mesinnya menggunakan kabel utp yang dimesin dibuat cross yang ke hub biasa tapi tidak bisa konek kalau menggunakan hub tapi kalo langsung ke komputer bisa kenapa y? apa berpengaruh setinggan kabelnya mohon petunjuk???????
February 15th, 2010 on 10:41 PM
@Joni,
Terus terang saya agak kesulitan memahami penjelasan dan topologi jaringan Anda. Mungkin lain kali saya akan lebih terbantu jika komentar Anda disertai tanda baca yang cukup.
Baik saya akan coba jawab pertanyaan Anda.
Benar, Setting kabel akan sangat berpengaruh terhadap konektivitas.
Sebagai contoh koneksi antara Server dan Router/Perangkat sejenis. Untuk koneksi ini mau tidak mau harus memakain kabel cross. Jika Anda gunakan kabel straight maka koneksi tidak akan terjalin dengna baik.
Semoga membantu.