Panduan Setting Kabel UTP dengan Mode Straight
oleh salsabel pada Mar.03, 2009, dalam kategori Jaringan
Kali ini kita akan langsung fokus terutama pada kabel CAT5 karena tipe kabel ini paling populer saat ini. Di bagian bawah Anda juga akan mendapatkan informasi mengenai kabel klasik yang digunakan untuk kabel telepon (CAT1) juga.
Bagi yang pengen belajarjaringan, sangat penting bagi Anda untuk tahu bagaimana sebenarnya cara tepat untuk membuat koneksi kabel UTP karena inilah bagian dasar jaringan yang akan membantu anda menghindari frustrasi berjam-jam dan pemecahan masalah jika memulai dengan benar. Di sisi lain, jika Anda dihadapkan pada jaringan dengan kabel yang buruk, maka Anda akan dapat menemukan masalah dan memperbaikinya sehingga lebih efisien.
Mengetahui setting kabel UTP
Mari kita lihat bagaimana UTP kabel dibuat.
Ada 2 skema kabel populer yang kebanyakan digunakan saat ini, yakni: T-568A dan T-568B. Satu hal yang membedakan kedua skema ini adalah kode warna pasangan 2 dan 3 akan diposisikan silang. Keduanya bekerja dengan baik, selama Anda tidak mencampuradukkan aturan masing-masing.
Ujung kabel UTP dibuat dengan memasangkan konektor dengan bantuan tang UTP dan atau Crimping Tool.
Konektor/steker UTP seringkali disebut sebagai “RJ-45″, tetapi sebenarnya istilah tersebut ditujukan untuk konektor 8 pin yang dipasangi pinout USOC untuk telepon. Konektor pada ujung kabel disebut sebagai “plug” dan tempat stopkontak/tempat menancapkan plut disebut sebagai “jack.”
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, UTP memiliki 4 pasang kabel yang dibuat saling melilit. sekarang mari kita lihat pasangan kabel terbut untuk melihat kode warna yang mereka miliki:
Seperti yang dapat Anda lihat pada gambar di sebelah kiri, 4 pasangan yang berlabel.
Pasangan 2 dan 3 biasa digunakan untuk jaringan 10/100Mbit, sedangkan pasangan 1 dan 4 are tidak dipakai. Dalam Gigabit Ethernet, keempat pasangan ini digunakan.
Ethernet umumnya menggunakan jalur 8-kabel konduktor dengan plug dan jack 8-pin. Konektor standar disebut “RJ-45″ mirip seperti konektor RJ-11 standar telepon, cuma agak sedikit lebih lebar karena memuat pin yang lebih banyak.
Catatan: Perlu diketahui bahwa skema pengkabelan yang akan kita bicarakan di sini adalah tentang kabel straight. Setting Kabel Cross dibahas di halaman yang berbeda. Temukan ulasan tersebut di sini. Temukan juga panduan perkembangan kabel UTP di sini
Kedelapan-kabel konduktor data berisi 4 pasang kawat. Setiap pasang terdiri dari satu kabel dengan warna penuh dan satu kabel strip putih dari corak warna yang sama. kedua kabel dililitkan bersama. Untuk menjaga ketahanan Ethernet, Anda tidak perlu mengupas lebih dari yang dibutuhkan (cukup sekitar 1 cm).
Pasangan yang ditujukan untuk Ethernet 10 dan 100 Mbit adalah Orange dan Hijau. Dua pasangan yang lain, Coklat dan Biru, dapat digunakan untuk jaringan Ethernet kedua atau untuk sambungan telepon. Ada dua standar kabel UTP, yang pertama disebut “T568A” (juga disebut “EIA”) dan “T568B” (juga disebut “AT & T” dan “258A”). Keduanya hanya berbeda dalam urutan kode warna- yakni, penempatan warna apa di pin yang mana, bukan pada sinyal listrik apa pada warna apa.
T-568A dianggap menjadi standar instalasi yang baru, sedangkan T-568B merupakan alternatif yang juga banyak digunakan. Sekedar informasi, perlu diketahui bahwa perlatan yang siap digunakan pada umunya disetting untuk tipe T568B. T568B juga merupakan standar AT&T. Bahkan, menurut saya sangat sedikit orang yang menggunakan kawat T568A pada jaringan mereka. Informasi ini penting agar sistem pengkabelan tidak tercampur, karena Anda dan peralatan Anda bisa dibuat bingung karenanya
Penempatan pin untuk skema T568B
Perlu diketahui bahwa nomor pin ganjil selalu berwarna strip putih diikuti warna utama (1,3,5,7). Kabel yang dihubungkan ke Konektor RJ-45 dapat Anda lihat pada gambar di bawah ini:
Kode Warna untuk T568B
Warna Pin – nama pasangan
1 putih-orange (pasangan 2) TxData +
2 orange (pasangan 2) …….. TxData –
3 putih-hijau (Pasangan 3) .. RecvData +
4 biru (pasangan 1)
5 putih-biru (pasangan 1)
6 hijau (Pasangan 3) ……….. RecvData -
7 putih-coklat (pasangan 4)
8 coklat (pasangan 4)
Jack yang ditempelkan pada tembok mungkin disambungkan dalam urutan yang berbeda karena kabel seringkali dibuat cross-over dalam jack itu sendiri. Jack yang baik biasanya dilengkapi dengan diagram pengkabelan atau setidaknya urutan nomor pin. Perhatikan bahwa pasangan biru berada di tengah-tengah pin; pasangan ini menjelaskan posisi pasangan merah/hijau pasangan yang dapat digunakan untuk saluran telepon biasa dengan konektor RJ-11.
(hijau=putih-biru;merah=biru)
Penempatan pin untuk skema T568A
Spesifikasi T568A membalik posisi kabel berwarna orange dan hijau sehingga pasangan 1 dan 2 berada di 4 pin tengah. (Perlu diketahui bahwa dalam konektor RJ-11 di atas, pasangan 1 dan 2 berada di 4 pin tengah) T568A berjalan:
Kode Warna untukT568A
Warna Pin – nama pasangan
1 putih-hijau (Pasangan 3) .. RecvData +
2 hijau (Pasangan 3) ………. RecvData -
3 putih-orange (pasangan 2) TxData +
4 biru (pasangan 1)
5 putih-biru (pasangan 1)
6 jeruk (pasangan 2) ……… TxData –
7 putih-coklat (pasangan 4)
8 coklat (pasangan 4)
Diagram di bawah ini menunjukkan perbandingan antara 568A dan 568B:
Kapan dan dimana tipe kabel ini digunakan?
Penggunaan kabel straight yang paling umum adalah sambungan antara PC dan hub/switch. Dalam hal ini PC terhubung langsung ke hub/switch yang otomatis membuat cross-over secara internal dengan menggunakan sirkuit khusus. Dalam kasus penggunaan kabel CAT1, yang biasa digunakan pada saluran telepon, hanya 2 kawat yang digunakan. Koneksi tipe ini tidak memerlukan cross-over khusus karena telepon terhubung langsung ke soket telepon.
Gambar di atas menunjukkan kepada kita standar CAT5 straight yang biasa digunakan untuk menghubungkan PC ke HUB. Anda mungkin sedikit bingung karena Anda mungkin beranggapan data TX + dari satu sisi untuk tersambung ke TX + di sisi lainnya, namun bukan begitu cara kerjanya.
Bila Anda menghubungkan PC ke HUB, HUB yang akan secara otomatis menyilang kabel Anda dengan sirkuit internal, alhasil Pin 1 dari PC (TX +) dihubungkan ke Pin 1 HUB (yang terhubung ke RX +). Hal ini juga berlaku pada pin yang lain.
Jika tidak HUB tidak menyilang posisi pin melalui sirkuit internal (hal ini terjadi jika Anda menggunakan Uplink port pada hub) maka Pin 1 dari PC (TX +) akan terhubung ke Pin 1 HUB (dalam hal ini TX +). Jadi Anda cermati bahwa tidak peduli apapun yang kita lakukan pada port HUB (uplink atau normal), sinyal ditetapkan pada 8 pin pada PC, akan selalu tetap sama, maka setting pin di HUB yang akan berubah sesuai dengan posisi normal atau uplink.
Bagaimana, cukup jelas bukan?
22 Komentar atas tulisan ini
8 Trackbacks / Pingbacks atas tulisan ini
-
Mengenal Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) « Fadli Web's Blog
December 31st, 2009 on 1:58 AM[...] saat Anda memilih kabel yang tepat bagi jaringan Anda. Jika sudah Anda putuskan, Anda bisa memulai membuat koneksi Kabel Straight maupun Kabel Cross sesuai kebutuhan Anda. Categories: 5584 Komentar (0) Lacak [...]
-
set. kabel straight « dhyechadazz
February 25th, 2011 on 2:34 PM[...] pin di HUB yang akan berubah sesuai dengan posisi normal atau uplink. Baca selengkapnya di: http://guntingbatukertas.com/hardware/jaringan/panduan-setting-kabel-utp-dengan-mode-straight/#ixzz1… Under Creative Commons License: Attribution No [...]
-
KABEL UTP - KABEL UTP - KABEL UTP - KABEL UTP | Asuhan Keperawatan
November 21st, 2011 on 8:30 AM[...] Anda memilih kabel yang tepat bagi jaringan Anda. Jika sudah Anda putuskan, Anda bisa memulai membuat koneksi Kabel Straight maupun Kabel Cross sesuai kebutuhan Anda. masing masing kabel itu (secara [...]
-
KABEL UTP - KABEL UTP - KABEL UTP - KABEL UTP | Asuhan Keperawatan
November 21st, 2011 on 8:30 AM[...] Anda memilih kabel yang tepat bagi jaringan Anda. Jika sudah Anda putuskan, Anda bisa memulai membuat koneksi Kabel Straight maupun Kabel Cross sesuai kebutuhan Anda. masing masing kabel itu (secara [...]
-
Mengenal Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) « asnid@computer.net
December 10th, 2011 on 9:17 AM[...] saat Anda memilih kabel yang tepat bagi jaringan Anda. Jika sudah Anda putuskan, Anda bisa memulai membuat koneksi Kabel Straight maupun Kabel Cross sesuai kebutuhan [...]
-
kabel utp | deviafrilianti
January 17th, 2012 on 5:37 PM[...] Panduan Setting Kabel UTP dengan Mode Straight [...]
-
Panduan Setting Kabel UTP dengan Mode Straight | pangeranblog
May 2nd, 2012 on 10:28 AM[...] Panduan Setting Kabel UTP dengan Mode Straight [...]





August 9th, 2009 on 9:52 PM
mantap……….
August 19th, 2009 on 12:55 PM
pusinkkk….
September 16th, 2009 on 12:52 PM
q mw tanya, apa ada masalah kalau kita memasang warna kabel tdk memenuhi aturan?? apakah harus mengikuti aturan yg berlaku??
contoh :
pin 1. biru
pin 2. putih biru
pin 3. hijau
pin 4. putih hijau
pin 5. orange
pin 6. putih orange
pin 7. coklat
pin 6. putih coklat
bgmn?? apa berpengaruh kalo kita merubah struktur pewarnaan kabel>>????
September 18th, 2009 on 11:19 AM
@dodi
terimakasih…
@asdasda
apanya nyang bingung bang?
@aLaM_KaNesHirO
Dobel post. silakan lihat di:
http://www.guntingbatukertas.com/hardware/jaringan/tips-maintenance-kabel-jaringan-yang-boleh-dan-tidak-boleh-dilakukan
October 16th, 2009 on 12:00 PM
thx…kakak…
October 21st, 2009 on 12:25 PM
saya punya 2 pc di hubungkan pake kabel lan (cross), yg satu pake modem merek “tp link”, tp yang satunya ga bisa internet, gmn ya??? ada yang tau ga????? please……..
thank’s
October 23rd, 2009 on 8:28 AM
Sekarang udah masuk ke era Cat-6 lho. Malah udah banyak juga yang pakai X10D.
October 23rd, 2009 on 2:43 PM
@IIN SMANSA
Terimakasih kembali..
@Asep
Bisa bos,
Caranya, bikin PC yang punya koneksi speedy jadi bridge (jembatan) bagi PC yang satunya:
Syarat:
1. PC yang terkoneksi Internet punya dua koneksi, satu ke modem, satu ke PC ke-2
2. PC-2 terkoneksi dengan PC-1, sebaiknya punya IP Addres yang berurutan biar gampang
Cara:
1. Pada PC-1 bikin koneksi bridge untuk LAN Card yang terhubung pada PC-2. Control Panel > Network Connections > Create a new Connection > Set up an Advanced Connection > Accept Incoming Connection > Pilih Koneksi LAN Anda > Next > Next > Pilih User Anda , Next > Atur TCP/IP, misalnya kita kasih IP 192.168.1.5, Netmask 255.255.255.0, Next > Finish
2. Pada PC-2 Setting Network Connection, Set IP menjadi (misalnya) 192.168.1.6, Netmask 255.255.255.0, isi Gateway dan DNS Server 192.168.1.5
Restart kedua komputer, Setelah kembali ON, silakan coba koneksi. Seharusnya sekarang PC-2 Anda sudah bisa terkoneksi Internet.
CMIIW
@deBlor
Hehehe trims udah ngingetin.. bentar lagi deh kita update
December 29th, 2009 on 9:53 AM
mas ane mw nyak nieh,..
log tug pemula, hal yg paling penting diukuasai dalam jaringan ntu pa yach, coz ane ngung mw dari mana awalnya tuk penguasaan materi taupun prakteknya,..??
thanks,… :shame:
December 30th, 2009 on 7:13 AM
@amienugie
Wah, nggak tahu persis juga sih.. mungkin yang paling berkompeten adalah rekan2 akademisi.. Kalo kita yang penting praktek, dan saling berbagi. itu saja. Soal mana yang penting, yang dihadapin duluan..
Ada yang bisa membantu rekan amienugie? Silakan..
January 5th, 2010 on 3:37 PM
P’col klw ngajar pke papan tls aja jd saya g’ bngung…..
truz klau mau nuliz pke spidol sndiri dunk””
January 6th, 2010 on 6:37 AM
@aini,
Maksudna gimana gan?
February 4th, 2010 on 10:46 AM
Sadappp ..
sangaTt membanTu unTuk meNyelesai’kn Laporan gUu
:cute:
February 5th, 2010 on 8:11 PM
@nOvie,
Yoi, senang tulisan kecil ini bisa bermanfaat bagi Anda..
March 8th, 2010 on 2:13 PM
qu mo tanya,,,,,,,,,,,,,,
1. berapa jarak antara hub ke hub
2. menggunakan kabel apa hub ke hub,,,,
terimah kasih………………….
March 10th, 2010 on 6:06 AM
@zacky,
#1 jarak (maksimal) hub ke hub = 25 meter. Lebih bisa, cuman akan ada banyak sekali data loss.
#2 kalo pada hub ada ada port uplink, bisa pake straight. Kalo nggak ada, harus pake cross. Silakan temukan penjelasan lebih lengkap di sini:
Setting kabel cross-over jaringan LAN
semoga membantu.
March 8th, 2010 on 3:02 PM
kalau untuk konfigurasi dari Modem+AP ke Router+AP idealnya menggunakan konfigurasi yang seperti apa dan jika tidak sesuai biasanya apa sih efeknya?
March 10th, 2010 on 6:08 AM
@pitung,
sepertinya Anda harus pake kabel cross, kecuali jika di modem atau AP ada port uplink. Efeknya kalo nggak sesuai simpel kok, paling2 nggak konek aja..
March 9th, 2010 on 9:18 AM
mMmmmmm……
kRang Lengkap kA” !!!
bNyak yg g ngrti nhe ,,
Lieur jd’x teh !!
December 13th, 2010 on 7:54 AM
kurang lengkap gmn???
klo pakai 2 PC yaaa harus menggunakan kabel 568B dan kabel 568A. maksudnya 1 kabel 568A satunya kabel 568B.
tp kalau gunakan komputer banyak dan gunakan hap harus menggunakan kabel 568B yg sama, atau kabel 568A yg sama, harus satu sama yg lain sama looo.
December 13th, 2010 on 8:07 AM
Bos ini keliatannya pintar… nanya nih..
Warnet Online….!
gmn caranya mengatasi DM (Download Manager)??
Gmn caranya mengatasi Game online yg tiap minggu update melulu..tp saya menggunakan deepfreeze…gmn solusinya biar tiap minggu saya gak buka deepfreeze nyaaa???
tolong dibantu…!
December 13th, 2010 on 6:39 PM
1. maksud anda dengan DM?
2. saya ga bisa berikan solusi, soalnya deepfreeze juga punya kekurangan. kalo pengen update/nambah program mau nggak mau kita harus unlock dulu. jadi kalo pengen update tiap minggu resikonya emang harus buka tutup DF.
mungkin rekan lain punya solusi?