Step by Step Dial Up (PPPoE) Speedy dengan Winbox Mikrotik
oleh salsabel pada Jan.20, 2009, dalam kategori Jaringan, Mikrotik
Mikrotik punya kelebihan sendiri dalam hal dialup internet. Fasilitas PPPoEnya telah dikemas dengan sangat kompak sehingga proses setting bisa dilakukan dengan cepat. Disamping itu proses dialup nya sendiri juga sangat cepat. Paling tidak jika dibandingkan dengan Dialup dari Windows (paling lambat) bahkan dari modem sendiri.
Pada posting sebelumnya saya menulis tentang cara setting dialup speedy dari router mikrotik melalui command line. Namun bagi yang lebih nyaman dan menyukai mode GUI, kali ini saya sajikan setting dialup melalui Winbox. Mari kita mulai…
PERSIAPAN
Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, saya sarankan Anda melakukan backup setting modem Speedy Anda terlebih dahulu. Hampir tiap modem dilengkapi dengan fasilitas ini. Konfigurasi yang diberikan oleh petugas dapat Anda backup dalam bentuk satu file yang kelak dapat Anda panggil lagi untuk mengembalikan setting modem ADSL ke kondisi semula dengan mudah.
Silakan masuk ke jendela setting Modem dengan memuka browser dan masukkan alamat modem (defaultnya: http://192.168.1.1).
Masuk pada bagian informasi service seperti berikut dan catat semua keterangan tentang LAN dan WAN yang ada.
Jika semua sudah siap,
1. Pertama kali, Anda perlu mempersiapkan modem terlebih dahulu. Set fungsi modem sebagai bridge, bukan sebagai PPPoE Dialer. Saya pernah pake modem Articonet ACN-100R dan TP-Link TD8117 Cara settingnya kurang lebih sama.
Buka browser Anda, masukkan alamat modem (defaultnya adalah http://192.168.1.1)
Untuk Articonet:
- Masukkan username dan password : admin/admin
- Pilih menu “Advanced Setup” > “WAN” , klik tombol “Edit” Masukkan nilai PVC Configuration : (masukkan nilainya sesuai wilayah TELKOM masing-masing daerah). Nilai ini dapat Anda lihat di sini.
VPI = X (setting saya=8)
VCI = XX (setting saya=8)
informasi ini bisa didapatkan dari petugas Telkom atau teknisi yang melakukan instalasi. Jika Anda masih belum yakin dengan setting yang tepat di lokasi Anda, silakan cek konfigurasi dalam tulisan berikut:
Setting Modem Speedy dari Berbagai Daerah
- Service Category = UBR Without PCR, kemudian klik Next
- Connection type = Bridging
- Encapsulation = LLC, kemudian klik tombol Next
- Tandai check box pilihan “Enable Bridge Service”, Next dan akhiri dengan Save
- Selanjutnya pilih Save/Reboot, tunggu beberapa saat +- 2 menit hingga proses reboot modem selesai.
Untuk Modem TP-Link TD8117 lebih mudah. Setelah login, ikuti saja langkah step-by-step nya dari Menu Start Up > Wizard > Pilih koneksi Bridge > Akhiri dengan klik Finish
2. Selanjutnya setting IP untuk masing-masing LAN Card Anda. Jika Anda menemukan kesulitan setting IP ini, saya punya panduannya di sini, jadi satu dengan setting dialup speedy via command line. Topologi yang saya buat sebagai berikut:
[INTERNET]——[MODEM ADSL]——[ROUTER MIKROTIK]——[SWITCH]———[CLIENT]
xxx.xxx—192.168.1.1/192.168.1.100—192.168.1.103/192.168.30.1—192.168.30.2-192.168.30.254
*UPDATE*
Keterangan:
Masing-masing hardware berikut memiliki 2 IP, satu IP untuk koneksi UP (ke atas) dan satu IP untuk koneksi DOWN (kebawah). Hardware yang saya maksud adalah Modem ADSL dan Router dengan keterangan sebagai berikut:
MODEM:
- Up: 125.164.xxx.xxx –> IP Public dari Speedy, IP ini otomatis akan Anda dapatkan dari server speedy saat Anda melakukan dialup.
- Down: 192.168.1.100 –> Atur IP statis ini di bagian setting LAN modem. IP ini yang digunakan untuk melakukan koneksi dengan Router/jaringan di bawah modem.
ROUTER Mikrotik:
- Up: 192.168.1.103 –> Setting IP ini di Ethernet card pertama yang Anda gunakan untuk menghubungkan Router dengan Modem. Perhatikan, IP dan netmasknya harus dalam satu range dengan IP Modem.
- Down: 192.168.30.1 –> IP untuk Gateway LAN dan pedoman IP client. Atur setting IP ini di Ethernet card kedu. Cara setting IP ini bisa Anda temukan di sini: Cara setting dialup speedy via command line.
3. Buka Winbox, kita akan mulai setting PPPoE-Client mikrotik.
- Login ke Winbox, masukkan ip address Anda, dalam hal ini IP mikrotik dari LAN. Dalam contoh saya memakai 192.168.30.1. Masukkan juga username dan password.
- Dari tampilan utama, pilih menu PPP untuk mengakses halaman berikut

- Klik tanda + untuk menambahkan PPPoE Client dari box PPP, kemudian pilih menu PPPoE Client

- Maka akan muncul box New Interface, kemudian pada tab General di field Name kita beri nama
- koneksi PPPoE tersebut dalam artikel ini menggunakan nama “pppoe-speedy”. Pilih “interface” yang Anda gunakan. Interface ini adalah Ethernet yang tersambung ke modem ADSL. Dalam contoh kasus di sini, saya pilih ethernet dengen IP 192.168.1.103.

- Tetap dalam New Interface, pilih tab Dial Out. Masukkan username dan password account speedy. Biarkan setting lainnya dalam keadaan default. Pastikan Anda mencontreng pilihan Add Default Route di bawah ini.

- Klik OK untuk mengaktifkan setting yang baru kita buat.
Selanjutnya diamkan sejenak dan tunggu Mikrotik tugasnya melakukan untuk dial ke speedy. Jika setting kita sudah benar makan muncul hasil setup kita sebelumnya. Jika kita perhatikan, kolom uptime akan berjalan dan menghitung durasi koneksi speedy.
Untuk melakukan cek, silakan pilih Tools > Ping, masukkan alamat yang akan diping. Di sini saya masukkan alamat web ini, www.guntingbatukertas.com. Hasilnya tampak seperti berikut.
4. Anda tinggal mengarahkan IP Gateway komputer klien ke router mikrotik ini.
Akhirnya ping dari sisi klien untuk memastikan koneksi berjalan lancar.
Bagaimana, mudah bukan?




February 11th, 2010 on 9:44 AM
bang, saya sedang PKL disuatu perusahaan. nah disini saya disuruh bangun hotspot dan radius tapi saat kita ke internet harus login tapi ke lokal tidak. caranya bagaimana? tutorial lengkap tentang tool di winbox ada tidak ya. tlg bantu aku. terimasih. mhon segera dibalas
February 13th, 2010 on 9:53 AM
@Son,
Pertanyaan Anda simpel, tapi cukup sulit untuk menjelaskannya mengingat tidak ada info spesifik dan detail tentang proyek Anda. Untuk ini saya khawatir tidak bisa bantu secara maksimal.
Tapi kalo sekedar pengen belajar mikrotik dan implementasikan hotspot sederhana, Anda bisa cari panduan toolnya di sini. Wiki Mikrotik
Anda bisa gunakan Akses Poin (AP) aja. Tinggal colokin ke jaringan, kasih IP jaringan, langsung deh bisa konek.
February 11th, 2010 on 9:59 AM
kapan bang dibalesnya. cos aku baru pemula dan gaptek
February 13th, 2010 on 9:53 AM
@Son,
sabar bos, segala sesuatu itu ada masanya..
February 14th, 2010 on 1:59 AM
Bang, terima kasih atas tutorialnya, sangat berguna buat saya, kebetulan di rumah saya pake koneksi fast*et, kira2 ada ga ya tutorial step by step dengan koneksi tsb?
February 14th, 2010 on 3:39 AM
@Yudi,
hehe, kebetulan saya cari dengan cepat di google belum ada bang.
mungkin bentar lagi..
ngomong2, kenapa ga coba aja sendiri? kan panduannya sudah ada di atas..?
Semoga berhasil. kalo masih ada trobel, silakan kontak balik kesini, insyaalah saya bantu.
February 15th, 2010 on 2:19 PM
maksih mas. maap ge smpat bales. tapi disinipakenya pake kabel g wirelesss. ya udah thanks infonya. kapan-kapan boleh mampir ya bang
February 15th, 2010 on 10:33 PM
@Son,
Baiklah, silakan mampir lagi.. Senang kalo ada temen yang semangat belajar. Sukses ya!
February 15th, 2010 on 2:31 PM
menangapi virus confiker(virus jaringan), menurut mas gimana, memang mematikan atau tidak. cos banyak situs-situs yang mendramatisir soal virus tersbut. trus cara penanggulanganya. terimakasih
February 15th, 2010 on 10:35 PM
@Son,
Virus conficker memang sempat bikin ulah. Terutama jika PC terkoneksi dengan jaringan. Menurut saya virus itu perlu diantisipasi dan ditangani dengan cepat bila terbukti ada PC yang terserang.
Cara paling mudah adalah selalu mengupdate Antivirus Anda dan gunakan full scan saat melakukan scanning. Lakukan hal ini secara periodik, minimal 1 kali dalam seminggu. Saya menyarankan Avira dan Eset Nod32 untuk menangani virus ini.
Semoga PC dan jaringan Anda tetap aman..
February 16th, 2010 on 11:51 PM
gimana + – kalo kita set d modem pppoe dan pada router kita set pppoe dan kita enable DHCP nya ..
dan kenapa kalo d set demikian ping ke modem kurang begitu stabil ?
mohon d perjelas dengan keterangan,
penjelasan anda sangat saya harapkan dan membantu ,
thx
February 17th, 2010 on 5:25 AM
@jundue,
Baik, saya coba:
Wah tipikal pertanyaan Anda kayak pertanyaan guru SMA sama muridnya aja.. Ini bukan ujian atau untuk jawab pertanyaan tugas sekolah kan? hehehe
#1 PPOE di modem:
Kelebihan:
- tidak butuh hardware tambahan
- mudah&simpel, tidak butuh banyak pengetahuan dan setting. Cukup ikuti wizard aja sudah bisa langsung konek.
Kekurangan:
- kurang stabil, jika modem yang dipake kualitasnya kurang baik bisa menyebabkan gangguan pada koneksi bahkan dalam kondisi tertentu modem bisa hang.
#2 PPPOE di Router
Kelebihan:
- Lebih stabil dan mengurangi beban kerja modem, dan pada gilirannya bisa memperpanjang usia pake modem.
- Bisa digunakan untuk mengatur bandwith user di jaringan, memblokir situs tertentu, bikin cache squid, dan fungsi administrasi jaringan lainnya.
Kekurangan:
- Butuh hardware dan sistem tambahan.
- Setting sedikit lebih sulit dan relatif lebih lama dari sekedar modem. Untuk yang belum tahu butuh tambahan keinginan kuat untuk tetap belajar.
#3 Setting IP via DHCP:
Kelebihan:
- User bisa memperoleh IP secara otomatis tanpa setting tambahan
Kekurangan:
- Sistem butuh waktu ekstra untuk mendeteksi dan mendaftar pada jaringan, jadi tidak bisa langsung konek dengan cepat.
- Untuk beberapa kasus, IP statis dianggap lebih cepat, aman dan stabil daripada IP otomatis via DHCP meski butuh setting manual.
Semoga penjelasan ini cukup membantu..
February 19th, 2010 on 1:43 AM
boss mohon penjelasan modem sama router bedanya apa? soal nya di beberapa modem dah ada routernya.., trus mikrotik fungsinya buat apa..???
February 20th, 2010 on 3:20 AM
@iguntea,
Modem: hardware untuk memanggil modem lain di sisi ISP utk menjalin koneksi internet.
Router: untuk mengatur, membagi dan memanage jaringan lokal. Mikrotik adalah salah satu sistem operasi yang dipergunakan untuk membuat router.
semoga membantu..
February 20th, 2010 on 11:46 PM
mas saya mau nanya semua cara di atas sudah saya laksanakan tapi belum konek juga? saya pake modem tp link 8817…di modem saya udah set bridge tapi lampu internetnya ngak nyala terus? apa yang salah yah
mohon bantuannya
February 21st, 2010 on 3:16 PM
@herx_s,
coba masuk winbox > PPPoE > double klik PPPoE yang sudah Anda bikin. Cek sekali lagi username dan passwd, pastikan juga pilihan Add Default Route telah terpilih. Seharusnya di bagian bawah jendela tersebut sudah ada keterangan connected.
Jika belum bisa, silakan cek:
#1 koneksi modem dengan router. pastikan kabelnya terhubung. jangan sampe Anda memasukkan colokan yang tidak tepat.
#2 setting modem TP link 8817, selain soal bridge, pastikan VPI dan VCI nya sudah disetting dengan benar
#3 jika perlu, silakan coba cek koneksi dialup lewat modem. seharusnya jika bisa konek, pake router pun bisa.
#4 cek alokasi IP dan ethernet di mikrotik. jangan sampai IP yang digunakan mengalami konflik. o ya IP modem Anda anda kasih berapa? pastikan group dan range nya sama dengan IP mikrotik.
#5 silakan update jika ada perkembangan lebih lanjut..
February 21st, 2010 on 4:01 PM
1. semua kabel sudah saya cek mas bagus
2. VPI dan VCI udah di set 0 dan 35
3. klo dialup dari modem bisa mas
4. nah ini yang saya bingung mas? maklum masih newbe…
pokonya saya pake sesuai dengan mas contohkan di atas.
nah klo itu gimana mas? apa aja yang harus sesuaikan dengan keadaan saya ini…. maaf banyak nanya soalnya penasaran banget mas ko belum konek terus..
February 22nd, 2010 on 6:12 AM
@herx_s,
Sip, saya suka cara Anda menjawab. dengan begitu tidak ada yang terlewat..
Baik, saya anggap nomor 1 – 3 tidak ada masalah, berarti yang perlu dicek adalah setting Mikrotik Anda. Mari kita lacak bareng2.. pertanyaan saya:
Anda punya berapa Ethernet di Mikrotik anda? Jika ada lebih dari satu, berapa saja setting IP nya?
(untuk mengeceknya Anda bisa lihat di Winbox, bagian IP. Atau akan lebih mudah lagi jika Anda buka
New Terminaldan ketik perintahIP ADDRESS PRINT)Selanjutnya kita bahas lagi.. semoga cepet kelar ya..
December 3rd, 2010 on 8:26 PM
saya punya sedikit masalah
saya punya warnet memakai 3 line speedy serta mikrotik, salah satu modem harus di set ulang dan saya tidak mempunyai backupnya sama sekali. dan teknisi saya yang lama sudah tidak kerja lagi disini.
bagaimana caranya menset ulang modem tersebut. Modem saya TD8117. mohon bantuannya
December 13th, 2010 on 4:20 PM
Saya turut prihatin dengan apa yang Agan alami. pertanyaan Agan cukup kompleks tanpa jika tidak disertai info lebih lanjut tentang setting di Mikrotik. Jika ada, silakan update info tentang setting di Mikrotik Agan. Setelah itu baru kita lihat, apa yang bisa saya lakukan untuk Agan..
December 16th, 2010 on 3:03 PM
sebelumnya saya mengucapkan terimakasih atas jawabannya. dan sejujurnya saya masih buta terhadap mikrotik dan modem tersebut. Dan saya sudah membaca tutorial seting modem yang pernah agan postkan terdahulu.
Dan untuk info mikrotiknya, bagaimana saya mendapatkannya karena saya buta tentang mikrotik. mohon pencerahannya.
Terima kasih sebelumnya.
December 20th, 2010 on 11:50 PM
anda bisa mendapatkan file2 mikrotik di Mikrotik Indonesia . Website tersebut juga menyediakan info lebih lanjut tentang pembelian lisensi mikrotik agar software anda bisa dipergunakan secara penuh.
CMIIW.
December 17th, 2010 on 3:23 PM
mas saya mohon bantuannya mas karena jaringan jadi sangat lambat dan banyak pelanggan yang mengeluh.
kalo boleh saya minta no hp nya mas dan ym nya biar bisa langsung berhubungan dengan mas mengenai masalah mikrotik ini. terimakasih sebelumnya mas.
December 20th, 2010 on 11:55 PM
untuk hal ini anda mungkin perlu melakukan setting pembatasan bandwith mikrotik. anda bisa memulai hal tersebut lewat artikel berikut:
- Mikrotik Indonesia
January 28th, 2011 on 11:24 AM
mantap gan, trima kasih atas sharing ttg mikrotik, setelah keliling dunia hanya disini yg pas buat saya utk menambah pengetahuan mikrotik.
izin bookmark gan
salam damai, smoga IT dan TI indo maju terus
February 26th, 2011 on 9:25 PM
@zontor,
Sip, kembali gan..
Trims atas doanya.
Amien, semoga demikian. Sukses juga buat Agan.