Norton Ghost, Backup dan Install Windows Secepat Kilat
oleh salsabel pada Apr.30, 2009, dalam kategori Flashdisk USB, Hiren's Boot CD, Windows
Proses instalasi sistem operasi seringkali menjadi hal yang sangat menjemukan.
Terutama apabila Anda termasuk orang yang risih jika instalasi OS Anda tidak stabil atau lemot. Saya dulu pernah termasuk dalam ‘golongan’ ini, dalam seminggu saya bisa install windows 2 hingga 3 kali karena beberapa instalasi game 3D yang saya mainkan sudah tamat dan harus diganti dengan yang baru
Selain karena memang ‘hobi’, terkadang Windows mengalami masalah yang tak terduga seperti serangan virus, missing file atau instalasi error. Ini bisa membuat makin sering kita ‘bermain’ dengan CD instalasi Windows. Repotnya, jika kita ga bisa berlama-lama buang-buang waktu hanya untuk install Windows plus aplikasi seabreg. Belum lagi aktivasinya.. ribet kan! Nah, daripada kita alami hal ini saya akan paparkan langkah antisipasi yang bisa Anda praktekkan. Bagi yang sudah tahu, maap kalo ada siaran ulang ya..
Untuk melakukan praktek, kita perlu program Cloning Tool. Sebenarnya banyak sekali program semacam ini yang beredar di pasaran, diantaranya Symantec/Powerquest Disk Image, Roxio GoBack, Windows System Restore, dll. Nah, kali ini kita akan ‘bermain’ dengan Program Norton Ghost 11.5 yang dapat Anda temukan dalam CD Hiren’s Boot CD 9.8. Bagi yang belum punya Hiren’s Boot CD Versi terbaru, silakan dapatkan di sini.
Norton Ghost menyediakan fungsi backup dan restore dengan mudah. Dengan bantuan Hiren’s Boot CD, Anda bisa melakukan prose backup dan restore instalasi Sistem Operasi Anda dengan mudah, praktis dan cepat. Ya, nggak secepat kilat dalam arti sebenarnya sih.. Tapi jauh lebih cepat daripada jika Anda harus menginstall Windows dari awal berikut program yang akan Anda gunakan.
Sebelumnya, persiapkan perlengkapan yang dibutuhkan sebagai berikut:
- Komputer atau Notebook target yang dilengkapi drive CD/DVD untuk menjalankan Hiren’s Boot CD. Saya sarankan minimal terdapat 2 partisi, sistem C:/ atau drive yang berisi instalasi Windows dan partisi lain untuk menyimpan image
- CD Hiren’s Boot CD 9.8 berisi Norton Ghost 11.5 atau Hiren’s Boot USB Flashdisk
- Flashdisk/keping DVD untuk menyimpan backup file image (Optional)
Prinsip kerja
Pada dasarnya, ada dua langkah yang Anda lakukan
- Membuat backup Data Partisi PC yang berisi Sistem Operasi Windows ke dalam File Image . File ini berisi rekaman komplit file sistem operasi Anda berikut program yang telah ter-install didalamnya. File ini harus disimpan di partisi selain partisi Windows itu sendiri. Misalnya Anda punya C:/ yang bersi instalasi Windows, Anda harus menyimpan file image di partisi selain C:/. Itulah mengapa di atas saya menyarankan minimal ada 2 partisi.
Perlu saya tekankan bahwa, langkah ini mutlak diperlukan jika Anda ingin bisa melakukan langkah restorasi/pemulihan sistem dengan cepat. Dengan kata lain, tanpa adanya file Image Anda tidak bisa melakukan restorasi Windows. - Restorasi Windows. Jika terjadi sesuatu, anda bisa memanggil file backup yang telah Anda buat sebelumnya untuk memulihkan instalasi Windows persis seperti saat file image dibuat.
Langkah Pertama, Membuat File Image.
- Masukkan Hiren’s Boot Flashdisk USB atau Hiren’s Boot CD sesuai dengan preferensi Anda.
- Nyalakan komputer, masuk ke BIOS dengan menekan DEL/F2/F8/F12 sesuai dengan BIOS PC Anda.
- Masuk ke Bagian Boot Sequence/Urutan Booting. Pastikan media yang Anda gunakan menempati urutan pertama booting. Misalnya: Anda memilih menggunakan CD Hiren’s, pastikan CDROM berada pada posisi booting pertama.
- Pada menu Booting Hiren’s, pilih ‘Start Boot CD’
- Pada Menu Utama Hiren’s, Pilih [2.] Backup Tool > [2.] Norton Ghost 11.5 > [8.]Ghost (Normal). Tunggu beberapa saat hingga program Norton Ghost berjalan. Klik [OK]

- Pilih Menu > Local > Partition > To Image untuk menyimpan partisi ke dalam sebuah file image.

- Pilih Harddisk Fisik yang akan di backup. Biasanya Windows ada pada Local (1) seperti pada contoh, [OK].
- Pilih Partisi Harddisk yang akan di backup. Biasanya Windows ada pada Primary Drive seperti pada contoh, [OK]. Perhatikan atribut lainnya seperti File System (NTFS/FAT32), Label, Ukuran dsb. Pastikan Anda memilih drive yang tepat.

- Tentukan Partisi Harddisk mana yang akan digunakan untuk menyimpan file backup image. Beri nama pada file, misalnya Backup_1 kemudian klik [SAVE]. Perhatikan bahwa harddisk ditulis dalam urutan seperti berikut; D:1.2:[DATA] FAT, artinya adalah:
D: = Drive D:
1.2: = merupakan Harddisk Fisik Pertama Partisi Kedua
[DATA] = label DATA
FAT = File System FAT32

- Selanjutnya akan muncul dialog kompresi Image File, pilih salah satu berdasarkan keterangan berikut:
No = Pilih ini jika Anda tidak ingin mengubah file image dari ukuran file windows sebenarnya
FAST = Pilihan kompresi cepat, hasilnya kurang lebih 30% dari ukuran file sebenarnya
HIGH = Pilihan kompresi tingi, hasilnya bisa sampai 60% dari ukuran file asli meski prosesnya akan sedikit lebih lambat.
Saya anjurkan Anda memilih pilihan ini untuk menghemat space harddisk. Toh Norton Ghost tidak mengubah isi file image, hanya ukuran filenya saja yang dipadatkan. Persis seperti yang dilakukan oleh WinZIP ato WinRAR.

- Ketika muncul dialog box ‘Procesed with partition image creation?’ Pilih [YES]
- Tunggu beberapa saat hingga proses selesai dan muncul Image Box ‘Image Creation Completed Successfully’, klik [Continue]. Klik [Quit] untuk keluar Program.
Sampai di sini Anda sudah punya satu file image dari sistem operasi Anda yang sewaktu-waktu bisa dipanggil kembali untuk melakukan restorasi. Anda bisa menggunakan Flashdisk atau Media DVD untuk menyimpan file Image ini, hanya untuk berjaga-jaga.
Nah, suatu saat jika ada masalah dengan Windows, Anda tinggal melakukan langkah restorasi berikut ini.
Langkah Kedua, Restore Windows dari Backup File Image
- Boot dari Hiren’s Boot CD atau Hiren’s Boot USB Flashdisk
- Pada menu Booting Hiren’s, pilih ‘Start Boot CD’
- Pada Menu Utama Hiren’s, Pilih [2.] Backup Tool > [2.] Norton Ghost 11.5 > [8.]Ghost (Normal). Tunggu beberapa saat hingga program Norton Ghost berjalan. Klik [OK].
- Pilih Menu > Local > Partition > From Image untuk me-restore partisi dari file image yang tadi telah kita buat.

- Temukan file Image dengan ekstensi .GHO pada drive penyimpanan Anda. Pilih, dan akhiri dengan Open.

- Pilih Partisi sumber/Source file image kemudian klik [OK]
- Pilih Harddisk fisik tujuan/Destination Restorasi Windows, [OK]
- Pilih Partisi Harddisk tujuan/Destination Restorasi. Pilih Primary [OK]
- Ketika Muncul Dialog Box ‘Prosses With Partition Restore?’ klik [Yes]
- Tunggu hingga selesai 100%
- Klik [Reset Computer] untuk me-restart Komputer.
Semoga bermanfaat..

December 11th, 2009 on 9:50 AM
mas mau nanya.,
knpa pas mau restore windows PC aq yg di smpan di HDD External kow lama prosesnya(pas milih partisi HDD Ext nga bsa) kadang norton ghostnya eror(HDD extnya aq 2 partisi.,berpengaruh pda norton ghostnya ya mas.,??)., :talktothehand:
terima kasih.,
December 11th, 2009 on 6:05 PM
@fwerd
Kemungkinan besar karena kecepatan transfer data via USB ga sebanding dengan kecepatan transfer IDE atau SATA. Jadi terkesan lambat. Sekedar informasi harddisk SATA terbaru bisa melakukan transfer hingga 3Gbit/s sementara USB 2.0 hanya berkisar antara 240Mbit/s hingga 480Mbit/s. Jauh kan? apalagi kalo mode DOS, beberapa motherboard hanya mendukung USB 1.1 yang punya kecepatan sekitar 12Mbit/s.
Sumber: Everything USB
CMIIW
December 11th, 2009 on 8:16 PM
ouwh gitu ya mas.,
makasih atas ilmunya mas
December 11th, 2009 on 11:54 PM
@fwerd
Terimakasih kembali
December 11th, 2009 on 8:27 PM
mas bisa nga norton ghost 14 di isi dalam hiren’s boot CD.,??
December 11th, 2009 on 11:56 PM
@bick
Seharusnya bisa, tapi saya belum pernah coba sendiri.
Kira2 langkahnya: cari Ghost v.14 versi DOS, trus dikompresi dan ditimpakan ke file Ghost yang ada di CD. trus di burn ulang..
December 12th, 2009 on 9:37 AM
hmmmmmm.,
di tunggu postingan mas jika sudah mencobanya.
December 12th, 2009 on 8:27 PM
@bick
wkwkwkwk..
wa, kagak enak gw.. ngutak atik punya hirens.. ntar bikin distro aja sndiri
oke deh. sekedar mencoba, ntar kalo ada waktu luang ya gan..
December 15th, 2009 on 9:34 PM
mas apa ada Hiren’s Boot USB Flashdisk khusus Proc. AMD.,,?????
December 20th, 2009 on 11:39 PM
@bick
Tidak ada keterangan apapun tentang pembatasan penggunaan Hiren’s Boot CD. Seharusnya semua processor yang beredar sekarang tetep dapet support. Saya juga udah coba di platform AMD dan jalan tuh.. ada pengalaman lain kah?
December 16th, 2009 on 8:51 AM
mas mau nanya lagi
hehehehe
knpa pas waktu q mau backup proc AMD koq ada tulisan kyak gini “error: cannot find GRLDR in all devices”
apa filenya nga lengkap ya mas.,??
mohon petunjuknya :talktothehand:
December 20th, 2009 on 11:42 PM
@bick
Anda pake Hiren’s Boot CD ato USB Flashdisk?
Jika Anda pake USB Flashdisk, terkadang memang mengalami hal demikian. Untuk PC yang ‘kurang beruntung’ tersebut, solusinya saya sarankan pake Hiren’s Boot CD aja..
December 16th, 2009 on 8:03 PM
halu bos, mw nanya kalu kita mw nge burn file hirens boot cd 9.8 yg berisikan ( hirens boot cd.iso, keyboard patch.rar) nah yg jd pertanyaan sy kalu dengan menggunakan toshiba disc creator apakah yg di burn cuma file iso sj?? trus gmn dgn keyaboard patchnya.rar apa gak usah??? ( thanks be4)
December 21st, 2009 on 12:06 AM
@Purnadi,
Iya bos. yang diburn cuman file ISO nya aja. Ini dengan asumsi Anda pake keyboard Qwerty.
File keyboard patch hanya diperlukan oleh buat pengguna keyboard non QWERTY.
December 16th, 2009 on 10:05 PM
saya mau tanya,saya kan sudah membackup data melalu ghost norton,pada suatu saat data saya pengen saya kembalikan.sehingga saya melakukan restore, tp setelah data compelete 100% dan laptop melakukan restat setelah itu laptop saya hang dan terdapat tulisan ctrl+alt+del.tetapi setelah saya tekan,selalu bigitu terus…
bagaimana ya cara nya untuk memperbaiki nya????
December 21st, 2009 on 12:10 AM
@yogi,
#1 Boleh posting lagi pesen error lengkapnya apa?
#2 Kalo saya boleh berpraduga, pesen errornya adalah:
NTLDR is missing. Press Ctrl+Alt+Del to restart, saya sudah sediakan jawaban lengkapnya di tulisan saya berikut ini: Menangani pesan error NTLDR is Missing.
CMIIW
December 17th, 2009 on 12:21 PM
:chic: oh ya 1 lg bagaimana cara kita memastikan kalau file image.(backup_1.gho) sebagaimana yg telah kita backup itu aman dan bisa di lakukan restorasi kembali (tanpa harus melakukan restorasi)… trima kasih sebelumnya.,.,.,.,. di tunggu yah mr.com
December 21st, 2009 on 12:20 AM
@ purnadi
Jika Anda pengen mengecek file .GHO, Anda bisa pake tool Ghost walker yang ada di CD Hiren’s. Dengan tool tersebut Anda bisa melihat daftar file yang ada dalam file backup Anda layaknya menggunakan WinRAR atau Winzip dan memastikan itu adalah backup yang tepat.
Semoga itu yang Anda maksud.
December 17th, 2009 on 2:34 PM
:chic: trim’s atas artikelnya om..sangat berguna buat awak yang gaptek ini.. :evilgrin:
December 21st, 2009 on 12:31 AM
@ali,
terimakasih kembali
December 20th, 2009 on 3:40 PM
Mas ane mo tny ni. Kan ane mo backup file pke ghost v.14. Tpi d hiren cd v.10 blm dsertakan tuh, coz mo donlot hiren gde bgt file’y.. jd kira2 bisa ga lsg backup lwat flshdisk/cd? trims
December 21st, 2009 on 12:50 AM
@ovix
Maksudnya bikin backup via CD? –> Bisa bos..
December 23rd, 2009 on 10:58 AM
gan ini program bisa ga buat ngembaliin data yg udh ketumpuk sama windows?
mohon bantuannya.
December 23rd, 2009 on 7:25 PM
@bocah dodol
Asal sudah punya backup yang dibuat sebelumnya, bisa gan.
Tapi kalo belum, mungkin Agan perlu cara lain nih. Salah satunya pake Get Data Back yang ulasannya ada di sini.
December 26th, 2009 on 1:07 AM
ini nih tips n trik yg saya cari selama ini, namun sebelumnya saya ada beberapa pertanyaan untuk saudara Salsabel:
1. bisakah restore image.gho ke pc hardware yg berbeda dari image.gho itu berasal??(saya harap ngerti dg pertanyaannya)
2.apakah keaslian (genuine) OS (XP/vista/W7)menjadi hilang setelah dilakukan restore image ini??
karena klo OS-nya tetap genuine sebelum dan sesudah restore, berarti setiap user bisa mensiasati agar mendapat OS genuine di pc-nya tanpa perlu melakukan proses instalasi OS asli yg berbayar itu.
3.sebaiknya proses boot hiren via cd/dvd atau FlasDrive?? apa kelebihan dan kekurangan bootable melalui cd/dvd atau fd..
4. bagaimana cara terbaik menyimpan file image.gho itu
supaya terhindar dari rusak/corrupt/ terinfeksi virus dll??
5. saya sudah uji coba tips-nya,sebelum restore image saya unistall satu program, dan setelah restore image, program itu ada lagi di OS-nya
nah, kalau restore nya di OS yg Crash program(blue screen lalu restart lg). apakah akan berhasil??
sebelum dan sesudah nya saya haturkan terima kasih banyak untuk saudara Salsabel atas share tips-nya. Saya sangat terbantu sekali untuk kebutuhan operasi 3 server warnet yg saya jalankan..
Semoga sukses dan sehat selalu menyertai saudara..!! O:-)
salam,
haris
December 28th, 2009 on 8:19 AM
@haris,
Wah, banyak juga nih.. hhehe.. kayak ujian aja..
#1 Dalam beberapa kasus, bisa. Tapi tidak semua OS mendukung hal ini. Sebagai contoh, beberapa versi Windows XP secara default akan membuat error PC jika OS direstore dari image PC yang lain. Terutama bila hardwarenya berbeda. Namun saya tahu bahwa seorang rekan pernah punya satu image yang bisa dipake di beberapa kompie sekaligus meski berbeda hardwarenya.
#2 Tergantung. Jika image dibuat sebelum aktivasi, maka setelah direstore OS akan meminta aktivasi lagi. Namun jika image dibuat setelah aktivasi, setelah direstore, OS tidak butuh aktivasi lagi.
#3 Menurut saya sama saja, tergantung kebutuhan. CD lebih bisa digunakan di berbagai PC dengan biaya murah mudah dan fleksibel, asal kompie yang bersangkutan punya optical drive Hiren’s langsung jalan. Di sisi lain, flashdisk bisa dipake booting di PC/Laptop yang ga punya optical drive namun harus dibayar dengan proses pembuatan yang sedikit rumit. Dalam beberapa kasus, tidak semua flashdisk bisa jalan di semua PC/Laptop dan sebaliknya tidak semua PC/Laptop bisa booting via perangkat USB.
#4 sebaiknya Anda simpan di dua media, satu image di local harddisk (di partisi yang berbeda) dan satu lagi dalam bentuk keping DVD (untuk cadangan). Image tersebut saya sarankan Anda hidden dan dibuat read-only dengan perintah DOS berikut:
ATTRIB +R +H +S NAMAFILE.GHO#5 Lagi lagi jawaban saya adalah tergantung. Jika blue-screen/restart tersebut disebabkan permasalahan software, Restorasi Image justru bisa menyembuhkan gejala tersebut. Namun jika gejala tersebut disebabkan permasalahan hardware restorasi image tidak akan membuahkan perbedaan berarti. Untuk jelasnya silakan cek dahulu penyebab BSOD/Restart PC Anda.
Terimakasih kembali, selamat dan sukses juga buat Anda.
December 27th, 2009 on 6:45 AM
salut untuk saudara salsabel (mas/mbak ya?)moga makin bertambah ilmunya.
saya punya masalah cara menginstal windows xp di laptop, (laptop jadul…pentium 3). tidak ada cdromnya, tidak pilihan booting untuk flashdisk, juga tidak ada floppy A.
tolong dong gimana cara installnya, supaya laptop tu bisa jalan lagi. terimakasih atas informasinya.
December 28th, 2009 on 7:48 AM
@warsa
#1 Terimakasih atas doa Anda.
#2 Solusi:
a. pake CD/DVD drive Eksternal, dihubungkan ke USB. Anda bisa setting urutan booting lewat CD/DVD drive eksternal tersebut. Atau,
b. boot via Hiren’s Boot CD dulu, copy CD Master Instalasi ke dalam harddisk. Kemudian Anda jalankan instalasi dari sana.
#3 Saran:
a. Backup data Anda jika masih ada.
b. Untuk segi kemudahan instalasi, saya sarankan Anda pake Win98. Dari segi kemudahan driver, WinXP bisa jadi pilihan meski mungkin Anda harus puas dengan proses instalasi yang cukup lama.
CMIIW
December 30th, 2009 on 11:06 AM
saya mo tanya neh : saya ingin melakukan ghost dgn hiren boot cd dgn image dari hardisk SATA 80 gb dan direstore ke hardisk SATA 40 GB apakah proses ghost bisa dilakukan dgn baik? karena hardisk SATA 80GB mengalami gejala bad sektor, selain itu hardisk SATA 40 GB diperuntukan sbg cadangan agar komputer tetap bisa operasi.
December 31st, 2009 on 4:38 AM
@irenk
Tergantung bos, kalo data yang dibackup pas bukan di sector yang bad, data bisa sepenuhnya dipindahkan/di clone ke HDD ATA.
Cuman yang jadi pertanyaan apakan Windows nanti langsung jalan ketika booting dan menemukan dirinya dipindahkan ke HDD ATA yang notabene juga berukuran beda. Tapi mengingat kondisi Anda, itu patut Anda coba.
December 30th, 2009 on 9:41 PM
mas, kemaren windosku collaps n ak bawa ke bengkel, disitu orang yang benerin bisa perbaiki windows tanpa instal ulang, cuma pake CD langsung keluar kyk windows tetapi bukan windows, sebenarnya ap si CD sakti itu, tlg jawaban kirim ke emailku ya. trims
December 31st, 2009 on 4:57 AM
@ila,
Cuman, saya tahu ada CD yang berisi tool-tool ampuh untuk servis PC. Silakan baca di sini:
Wah kalo itu mah, silakan tanya sendiri aja ke orangnya..
Konten Hiren’s Boot CD 9.7
dan Download Hiren’s terbaru ada di sini:
Download Hiren’s Boot CD 10.1
Semoga membantu..
January 5th, 2010 on 2:40 PM
mas salsabel..
saya mau nanya..
saya sudah buat check point (back up drive C) dengan menggunakan Norton Ghost..
nanti jika saya restore, apakah data terbaru di drive D akan hilang??
thank you..
regards,
arnatt
January 6th, 2010 on 6:35 AM
@arnatt
Asal Anda hanya membuat backup partisi drive C: saja dan saat merestore, Anda memilih drive C:, kemungkinan besar data Anda di D: tetap aman.
January 7th, 2010 on 7:04 PM
Mas Mau tanya kalo file ghost vista saya,besarnya 19GB. Trus saya mau simpan ke DVD,caranya gimana yah? Kan DVD 4,7GB kalo diburning menjadi 4 cd itu gimana caranya. Mungkin mas bisa bantu. Trims
January 7th, 2010 on 7:41 PM
@aryo,
Hmm.. untuk hal ini solusinya cukup gampang, yakni dengan memecah file tersebut ke beberapa bagian berukuran 1 DVD (sekitar 4,5GB). Caranya sbb:
#1 Kompresi file image tersebut dengan WinRAR, 7ZIP, Gzip atau yang lain,
#2 pada pilihan General, di bagian bawah, ada pilihan Split to volumes (bytes), pilih (jika ada) atau isikan 4481MB.
#3 Akhiri dengan klik OK
Selanjutnya Anda burn satu persatu file tersebut ke DVD. Untuk melakukan restore, memang perlu mengumpulkan kembali file-file tersebut menjadi satu.
Keuntungannya: Anda tetap bisa membackup file sebesar 19GB Anda.
Kelemahan: butuh beberapa keping DVD.
Tapi patut dicoba, bukan?
Semoga membantu.
January 13th, 2010 on 1:18 PM
Thanks banget info nya bossss….!!!!!
January 15th, 2010 on 7:51 AM
@Yudi,
Terimakasih kembali bos. Senang bisa bantu Anda.
January 23rd, 2010 on 9:56 PM
nubie nih numpang nanya……
apa backup-an systemnya bisa d restore d komputer yg lain ( beda spek )
January 30th, 2010 on 1:12 AM
@Abidzar Rahman,
Kemungkinan besar tidak bisa, terutama bila sudah dilengkapi dengan driver spesifik PC pertama. Perlu Anda ingat, WinXP tidak menerima perubahan hardware yang ekstrim, backup Anda mungkin berhasil, namun Windows tidak akan berjalan dengan stabil.
Masih ada kemungkinan kecil backup Anda berhasil dengan catatan Instalasi WinXP Anda masih fresh, dan belum ada tambahan driver atau program apapun.
CMIIW
February 3rd, 2010 on 2:59 PM
buat salsabel, pertanyaan saya cuman satu doang makanya mohon jawaban segera…bukan mau maksa, sih….cuman lagi bersemangat aja…hehehe…
CD WinXP Professional SP2 yang mana yang bisa dibuat imagenya namun dengan catatan image tersebut bisa di ‘cloning’-kan pada semua pc dengan spesifikasi yang BERBEDA-BEDA.
Nah, kalo salsabel ada cd win-nya boleh kirim ke saya atau yang sudah jadi image juga boleh.
Makasih banyak sobat…….
February 5th, 2010 on 7:43 PM
@Maman Sofyan,
#1 perlu saya ingatkan di sini dulu bahwa Cloning Instalasi WinXP untuk kemudian diinstall di PC lain sebenernya melanggar aturan yang disebut dalam EULA-nya Microsoft. Saya menulis artikel ini untuk tujuan backup saja, tidak lebih. Jadi silakan gunakan dengan resiko Anda sendiri.
Haduh kang Maman, nanya sekali aja jawabnya susah amir..
#2 kalo pengen sukses melakukan clone di PC lain, menurut saya WinXP Prof SP2 yang mana aja sama. Satu hal yang perlu diperhatikan adalah driver. Pastikan Anda tidak menambahkan driver apapun dulu sebelum melakukan backup. Sekedar tambahan, clone akan memiliki prosentase keberhasilan yang tinggi jika hardware antar PC sama atau persis.
Semoga membantu.
CMIIW
February 4th, 2010 on 9:33 PM
Mau tanya mas. Kondisinya sekarang komputer saya sepertinya kena virus,sehingga komputer saya melambat dan kadang-kadang susah shutdown. Rencananya saya mau makai norton ghost.
Jika nanti saya install ulang kemudian restorasi dengan norton ghost, apakah virus tersebut akan ikut terbawa atau hilang?
February 5th, 2010 on 8:24 PM
@afdil,
Jika Anda backup saat ini dimana virus masih bercokol. Kemudian suatu saat nanti backup ini Anda restorasi, virusnya juga akan ikut balik lagi.
Saran saya, tetap lakukan backup sekarang. Kemudian bersihkan virusnya, setelah semuanya lancar baru buat backup yang kedua. Dengan cara ini minimal, jika Sistem Anda gagal disembuhkan (hang, BSOD) bisa Anda hidupkan lagi dengan merestorasi Sistem dalam kondisi terakhir..
February 4th, 2010 on 10:54 PM
makasih banyak sobat.
February 5th, 2010 on 8:33 PM
@speed,
Apakah yang mas maksud Norton Ghost? Jika benar, program ini merupakan alat untuk membuat fotokopi/salinan dari partisi harddisk yang sama persis dengan aslinya dengan ukuran yang dapat dibuat lebih kecil. Fungsinya adalah untuk membuat backup/cadangan sistem dan atau data untuk kemudian dapat dipanggil kembali menggantikan data yang sudah rusak/hilang. Kondisi yang dikembalikan adalah kondisi terakhir saat salinan tersebut dibuat.
semoga membantu
February 10th, 2010 on 4:46 PM
mas mau tanya untuk hirent apakah sama untuk pc biasa dan untuk laptop soalnya baru mau nyoba cloning kok pas masuk ke norton gosht ada peringatan load dvd.sys terus muncul. mohon bantuanya terimakasih
February 11th, 2010 on 7:20 AM
@heri,
Sama aja mas. Cuman sekedar ingetin, kalo laptop Anda menggunakan CD/DVD ROM/RW Sata, Anda perlu menggunakan Hiren’s Boot CD versi 9.8 ke atas. Di bawah versi ini Hiren’s belum mendukung SATA dengan baik.
Semoga berhasil..
February 15th, 2010 on 3:42 PM
Hiren’s Boot yg USB Flashdisk, cara instalnya gimana?mohon pencerahannya
terimakasih
February 15th, 2010 on 10:36 PM
@anisthoha,
Panduannya ada di sini. Silakan ikuti tiap tahapnya dengan cermat.
Semoga berhasil!
February 17th, 2010 on 2:40 PM
mas saya mau menginstal windows dengan sistem ghost tpi knpa ya lw sya ikuti crax mas pas nyangkut di tengah2 itu krna hal apa mas
February 20th, 2010 on 2:32 AM
@idris,
Anda install dari system ghost PC yang mana? Bisa lebih spesifik?
Tulisan ini saya buat untuk menginstall PC dari Image Ghost PC yang sama, yang sebelumnya sudah dibuat/diinstall seperti biasa untuk tujuan backup dan recovery dengan cepat.
Sekedar catatan, menurut Microsoft, Windows XP tidak menerima perubahan hardware apapun. Jadi Anda tidak bisa dengan serta merta mengambil image ghost PC lain untuk bisa diinstall di PC Anda. Kecuali jika spesifikasi nya sama persis atau minimal mendekati..
Semoga membantu.
February 17th, 2010 on 6:53 PM
knpa ya mas kok saya ghost komputer saya yg merk acer dan next kok g mw di buat imagex ya mas
February 20th, 2010 on 2:37 AM
@agus,
Maksud Anda ghost untuk membuat image backup atau me-restorasi system dari file image? bisa kasih informasi lebih spesifik?
February 20th, 2010 on 2:31 PM
lebih gampang lagi kalau kita pakai hdd ide kemudian diformat mengunakan fat32 dan os ny dos,lalu copy kan ghost versi dos.
kemudian ketika boot kita pilih dari hdd tadi.
kemudian kita lakukan cara diatas dengan mengcopy image ghost ke hdd tadi.
master ghost ini bisa kita gunakan untuk semua komputer dengan ketentuan nya, lebih jelasnya bisa di tanya ym; toni88indo entar kita bantu
February 20th, 2010 on 10:53 PM
@toni,
Trims atas sharing nya, bro. Satu lagi alternatif pilihan recovery dengan Ghost selain pake Hirens boot CD, Hiren boot flashdisk dan Autorun DVD.
Semoga semakin bisa bantu temen2 yang lain.
Blog Anda bagus dan berani
sukses ya..
February 20th, 2010 on 7:32 PM
Mas, saya blm menggunakan Hirens karna blm berhasil download. tapi saya pernah menggunakan Norton untuk membuat image. Masalahnya gak bisa jalan kalo menggunakan DVD SATA. mohon bantuannya mas.
February 20th, 2010 on 11:04 PM
@Rohim,
Ahhh simpel. Silakan download Hiren’s Boot CD 9.8 ke atas. CD ini sudah mendukung Optical Drive Sata. Di dalamnya juga sudah ada Norton Image/Ghost..
Ayo, coba lagi, jangan menyerah.. It worth to try..
February 20th, 2010 on 11:58 PM
mas klo saya bikin backup trus restroe di pc dengan spesifikasi berbeda gmn???
February 21st, 2010 on 3:19 PM
@tyo,
yang #1 pastikan apa yang Anda lakukan tidak melanggar hak cipta Microsoft. Atau lakukan apapun dengan resiko Anda sendiri. Sekedar mengingatkan, satu lisensi Windows hanya diperuntukkan bagi 1-2 cpu saja. Untuk hal lain harus pake lisensi yang berbeda.
#2 Asal driver tambahan belum diinstal dan, seharusnya tetap bisa, asal perbedaan hardwarenya tidak terlalu mencolok..
semoga membantu