Know How tentang Prosedur Sweeping Windows Bajakan (bagian 2)
oleh salsabel pada Jan.29, 2009, dalam kategori Sistem Operasi, Windows
Belakangan gencar beredar propaganda anti pembajakan kekayaan intelektual di Indonesia. Jika dikaitkan dengan komputer, hal ini akan menyangkut soal pembajakan Windows, salah satu produk Microsoft.
Di beberapa daerah di Indonesia bahkan sudah ada proses penggerebekan oleh oknum petugas, entah prosedural atau nggak yang jelas sudah ada yang jadi korban akibat ketidaktahuan konsumen tentang Prosedur Razia. Nah, agar kita sama-sama tahu, mari kita ikut menyebarluaskan informasi yang benar tentang prosedur razia Windows Bajakan. Ini adalah bagian pertama dari tulisan tentang Isu Sweeping. Nantikan juga tulisan berikutnya..
Berikut ini petikan tulisan yang dimuat di forum INDOWLI
Sumber Asli : http://satria.com/art/9/4/Kebijakan_Dari_Bsa/
Kebijakan Dari BSA
(ditulis pada: 25 Okt 2007 oleh admin)
BSA atau Business Software Alliance, selama ini sering ditakuti oleh orang banyak, karena banyaknya razia yang terjadi oleh pihak kepolisian. Dan ujung-ujungnya adalah selalu duit.
Karena itu, dengan memberanikan diri, penulis mencoba menghubungi pihak BSA untuk bercerita mengenai hal itu dan sekaligus untuk meminta kebijakan BSA dalam hal pembelian software.
Dan diluar dugaan, Kepala BSA Indonesia langsung menghubungi kembali dan memberikan klarifikasi sebagai berikut:
1. BSA tidak pernah melakukan razia ke warnet-warnet atau perusahaan yang kecil.
2. BSA melakukan razia HANYA kepada perusahaan-perusahaan besar yang juga memiliki omzet besar dan harus ada persutujuan dari minimal 2 vendor, misalnya Microsoft dan Symantec.
3. BSA tidak pernah memaksa user menggunakan program-program yang sifatnya shareware, bukan freeware.
Dan satu point yang terpenting adalah BSA ingin menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menggunakan software yang asli. Dan intinya adalah bagaimana niat kita untuk mau menggunakan software yang asli.
Dan ketika penulis mengajukan keluhannya, BSA memberikan respon yang sangat positif, bahwa TIDAK ADA MASALAH kalau kita ingin mencicil software itu. Tidak harus langsung semua asli. Bisa dengan mencicil, yang penting adalah kita ada niat baik. Dan BSA yang akan melindungi kita kalau ada polisi-polisi yang merazia kita dan mungkin juga menggunakan nama BSA untuk meminta sejumlah uang kepada kita. Kita bisa melaporkan polisi tersebut kepada pihak BSA.
Yang penting adalah nama perusahaan kita sudah tercatat di BSA bahwa kita sudah mau menggunakan software asli sesuai dengan budget yang kita punya.
Kalaupun tidak punya, gunakan alternatif yang gratis seperti openoffice untuk pengganti office dan juga banyak yang free yang bisa di cari di internet.
Dan gunakan HANYA software yang kita butuhkan. Banyak kali, kita menggunakan software yang tidak kita butuhkan. Mahalnya harga software bukan alasan mutlak untuk melakukan pembajakan. Coba bayangkan kalau itu terjadi pada diri kita sendiri.
Kesimpulannya adalah BSA mau membantu kita untuk itu dan BSA tidak se extrim yang selama ini banyak di bicarakan orang banyak.
Dan penulis banyak mendapatkan pelajaran dari informasi yang disampaikan oleh BSA dan mendapatkan bantuan bagaimana untuk mendapatkan software yang penulis butuhkan sesuai dengan budget dari penulis sendiri.
Artikel ini di buat, bukan atas rekayasa atau paksaan dan iming-iming apapun dari BSA. Tapi penulis menuliskan yang sesungguhnya dialami dengan pihak BSA. Penulis yang sebelumnya antipati dengan BSA, sekarang merasa bahwa BSA sebenarnya adalah teman, bukan teman yang memeras kita. Tapi justru teman yang mau mengerti dan membantu apa yang jadi keluhan kita mengenai software yang kita butuhkan.
_________________
Best Regards,
Ayom Rahwana
——————-
http://www.istanaku.biz
Laxo Link : Surabaya, Mojokerto, Jombang, Solo, Purwokerto

March 2nd, 2009 on 4:20 PM
Negeri yang aneh …, dimana masyarakat harus siaga menghadapi penipuan yang justru dilakukan oleh mereka yang berseragam polisi.
Makasih artikelnya, akan saya sebar di lingkungan yang selalu ketakutan.
March 3rd, 2009 on 12:00 PM
@Faturachman Dian
Ya, supakat!
Terimakasih telah bersedia menyebarluaskan informasi ini. Kasihan, banyak rekan yang ga tahu jadi korban.. Di Kediri, ada informasi beberapa warnet Windows pada gulung tikar. Bahkan ada yang harus rela menjalani hukuman 1 tahun karena ga bisa bayar denda pemakaian Windows.