<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Guntingbatukertas.com &#187; bit-torrent</title>
	<atom:link href="http://guntingbatukertas.com/tag/bit-torrent/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://guntingbatukertas.com</link>
	<description>Kumpulan Tip, Trik dan Tutorial Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Sat, 02 Apr 2011 21:03:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1</generator>
		<item>
		<title>Cara Alternatif Download Torrent melalui SSH</title>
		<link>http://guntingbatukertas.com/download/torrent/cara-alternatif-download-torrent-melalui-ssh/</link>
		<comments>http://guntingbatukertas.com/download/torrent/cara-alternatif-download-torrent-melalui-ssh/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Feb 2009 15:49:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>salsabel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Torrent]]></category>
		<category><![CDATA[bit-torrent]]></category>
		<category><![CDATA[BitTorrent]]></category>
		<category><![CDATA[Download Cepat]]></category>
		<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Peer to Peer]]></category>
		<category><![CDATA[SSH server]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.guntingbatukertas.com/?p=387</guid>
		<description><![CDATA[Anda ingin mencoba cara alternatif download torrent tanpa menguras tenaga, bandwith dan kocek? Ikuti pemaparan singkat tentang download torrent melalui server linux dengan menggunakan koneksi SSH..]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/02/ssh-server.gif"><img class="alignleft size-medium wp-image-393" title="ssh-server" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/02/ssh-server-190x300.gif" alt="ssh-server" width="106" height="168" /></a>Bagi Anda yang tidak suka menggunakan bittorrent untuk mendownload file yang besar karena keterbatasan bandwith koneksi dari ISP, ada satu solusi menarik. Anda sekarang tidak lagi akan stress gara-gara bandwith Anda tersedot oleh koneksi peer to peer yang berat. Anda sekarang bisa melakukan download torrent melalui SSH ke network lain. Syaratnya Anda harus punya akses ke SSH Server linux. Jika Anda bukan penjaga warnet, pemilik warnet, Network Admin, Anda masih bisa menggunakan langkah berikut dengan terlebih dahulu mencari kenalan Network Admin warnet atau pengelola internet Kampus Anda untuk mendapatkannya akses ke server.. hehehe.</p>
<p>Baik,mari kita mulai.</p>
<p><span id="more-387"></span></p>
<p>Di sini saya sampaikan cara download untuk pengguna Linux, ada banyak artikel yang telah mengulas cara instalasi, konfigurasi dan penggunaan OpenSSH Server. Salah satu diantaranya dapat Anda temukan <a title="Ubuntu Help" href="https://help.ubuntu.com/7.04/server/C/openssh-server.html" target="_blank">di sini</a>.</p>
<p>Bagi pengguna Windows, Anda busa gunakan Putty, salah satu tool menarik untuk dapat melakukan koneksi ke server linux melalui SSH. Program ini dikembangkan dengan Lisensi GPL alias Freeware. Anda tinggal download <a title="download putty guntingbatukertas.com" href="http://www.ziddu.com/download/3856338/putty_guntingbatukertas.zip">dari sini</a>.</p>
<p>File .ZIP di atas berisi beberapa file dalam keluarga Putty untuk menggunakan fasilitas SSH dari Platform Windows. Setelah selesai download, Anda tinggal masukkan kode IP komputer server Anda, login berikut passwordnya. Biarkan setting port, SSH otomatis akan menggunakan port 22 secara default. Cuman jika Anda gunakan Windows, Anda tidak akan mendapatkan gambaran tentang penggunaan &#8216;Screen&#8217; di Linux. Anyway, ini bisa jadi sarana belajar bersama..</p>
<p><strong>Screen dan BitTornado<br />
</strong>Saya Asumsikan Anda telah berhasil terkoneksi dengan network sekunder yang tadi saya gambarkan bisa Anda peroleh dengan mencari kenalan seorang Network Admin. Di sini saya praktek dengan network salah satu warnet yang saya kenal baik&#8230; Selanjutnya kita akan bermain lebih jauh dengan menggunakan kombinasi Screen dan BitTornado untuk mendownload file torrent.</p>
<p>Screen membantu proses download tetap berjalan meski saya sudah logout dari sesi koneksi SSH. Setiap saat saya bisa gunakan perintah &#8220;screen -r&#8221; untuk kembali melakukan koneksi via SSH dan kembalike screen download untuk memeriksa progress download saya.</p>
<p>Bittornado sebenarnya tidak diperlukan, namun saya suka program ini sebagai fitur tambahan dalam klien Bittorrent Ubuntu. Jika server linux yang Anda akses belum memiliki BitTornado, Anda dapat menginstall program ini dengan perintah berikut. Ingat Anda harus punya akses root untuk melakukannya:</p>
<blockquote><p>sudo apt-get install screen bittornado</p></blockquote>
<p><strong>Penggunaan</strong><br />
1. Untuk memulai download, masukkan baris perintah di bawah ini. Ganti tulsan contoh.com dan contoh.torrent dengan lokasi dan file torrent yang sebenarnya:</p>
<blockquote><p>screen btdownloadcurses http://contoh.com/contoh.torrent</p></blockquote>
<p>Sekarang Anda akan melihat tampilan seperti dibawah ini:</p>
<p><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/02/openssh-ubuntu.gif"><img class="alignnone size-medium wp-image-388" title="openssh-ubuntu" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/02/openssh-ubuntu-300x113.gif" alt="openssh-ubuntu" width="300" height="113" /></a></p>
<p>2. Untuk meninggalkan screen dan membiarkan download tetap berjalan, gunakan kombinasi tombol:</p>
<blockquote><p>&lt;Ctrl&gt;+&lt;A&gt;+&lt;D&gt;</p></blockquote>
<p>3. Untuk kembali ke Screen download Anda, gunakan perintah:</p>
<blockquote><p>screen -r</p></blockquote>
<p>4. Setelah download selesai, Anda dapat memberikan perintah kill pada screen yang sedang aktif dengan kombinasi tombol berikut:</p>
<blockquote><p>&lt;Ctrl&gt;+&lt;C&gt;</p></blockquote>
<p>Catatan: Jika Anda memiliki screen yang aktif lebih dari satu, perintah &#8220;screen -r&#8221; akan mengembalikan Anda pada daftar screen aktif yang dapat Anda pilih.<br />
Untuk mendapatkan detail info tentang perintah screen, gunakan baris perintah berikut:</p>
<blockquote><p>man screen</p></blockquote>
<p>Bagaimana? Tertarik mencoba? Baca juga sumber tulisan <a title="sumber download ssh" href="http://crunchbang.org/archives/2007/10/24/remote-torrent-downloads-via-ssh/" target="_blank">di sini</a>.</p>
<div class="shr-publisher-387"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guntingbatukertas.com/download/torrent/cara-alternatif-download-torrent-melalui-ssh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>4 Langkah Download BitTorrent melalui Command Line Linux</title>
		<link>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/linux/linux-4-langkah-download-bittorrent-melalui-command-line-linux/</link>
		<comments>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/linux/linux-4-langkah-download-bittorrent-melalui-command-line-linux/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Jan 2009 15:56:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>salsabel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Download Cepat]]></category>
		<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Torrent]]></category>
		<category><![CDATA[bit-torrent]]></category>
		<category><![CDATA[command line]]></category>
		<category><![CDATA[console Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Panduan praktis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.guntingbatukertas.com/?p=275</guid>
		<description><![CDATA[Download torrent tidak hanya bisa dilakukan di bawah sistem operasi Windows. Sekarang para pengembang torrent juga telah memikirkan pengembangan di bawah UNIX. Dalam tulisan ini dibahas bagaimana melakukan instalasi, setting dan download file torrent paling tidak dalam 4 varian linux: Debian, Redhat, Fedora Core dan CentOS. Meski belum dicoba dalam varian linux yang lain, diduga program bittorrent client ini tetap bisa berjalan di bawah OS UNIX selama memliki program Python.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/01/terminal.png"><img class="alignleft size-medium wp-image-276" title="terminal" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/01/terminal.png" alt="" width="132" height="120" /></a><strong><span style="color: #ff6600;">BitTorrent</span> </strong>adalah nama salah satu protokol distribusi file peer-to-peer (P2P) dan implementasi software gratis dari protokol tersebut. BitTorrent Client adalah sebutan dari program yang dikembangkan oleh BitTorrent, Inc. yang digunakan untuk men-download dan Upload file melalui protokol BitTorrent. Anda dapat mendownload program BitTorrent berbasis Python INI untuk dijalankan di bawah sistem operasi Linux/BSD/Mac OS X/UNIX.<br />
<span id="more-275"></span><br />
Program ini lumayan berguna, terutama jika Anda ingin mendownload file dari jarak jauh lewat koneksi SSH. Bittorrent.com menawarkan program BitTorrent client dalam format <strong>.deb</strong> (Debian Linux dan segenap turunannya) dan <strong>.rpm </strong>(RedHat, Fedora Core dan CentOS). Untuk menggunakan BitTorrent di Command LIne, Anda perlu menggunakan command bittorrent-console atau bittorrent-curses, seperti contoh di bawah ini.</p>
<p><strong>Langkah ke-1:</strong> Cari tahu Versi Python dalam PC Anda<br />
Pastikan Anda men-download file yang sesuai dengan versi Python Anda. Gunakan baris perintah berikut untuk mengetahui versi python Anda.</p>
<blockquote><p># python -V<br />
Output:<br />
Python 2.5</p></blockquote>
<p><strong>Langkah ke-2:</strong> Download program bittorrent client<br />
Gunakan wget untuk men-download bittorrent client</p>
<p>Download bittorrent client untuk <strong>Debian </strong>Linux:</p>
<blockquote><p># wget http://download.bittorrent.com/dl/bittorrent_5.0.3_python2.4.deb</p></blockquote>
<p>Download bittorrent clientFor <strong>Red Hat / Fedora Core / Cent OS Linux</strong></p>
<blockquote><p># wget http://download.bittorrent.com/dl/BitTorrent-5.0.3-1-Python2.4.noarch.rpm</p></blockquote>
<p><strong>Langkah ke-3:</strong> Install BitTorrent client<br />
Pertama, <strong>login </strong>sebagai root (gunakan perintah <strong>su </strong>atau s<strong>udo su-</strong>). Jika Anda menggunakan Debian, gunakan perintah <strong>dpkg </strong>untuk meng-install bittorrent client</p>
<blockquote><p># dpkg -i bittorrent_5.0.3_python2.4.deb</p></blockquote>
<p>Jika Anda menggunakan Red Hat / Fedora Core /CentOS, gunakan perintah rpm:</p>
<blockquote><p># rpm -ivh BitTorrent-5.0.3-1-Python2.4.noarch.rpm</p></blockquote>
<p><strong>Langkah ke-4:</strong> Jalankan BitTorrent client<br />
Untuk menjalankan BitTorrent, gunakan perintah berikut:</p>
<blockquote><p>$ /usr/bin/bittorrent-curses &#8216;http://www.namasitus.org/OpenSUSE11.iso.torrent&#8217;<br />
atau<br />
$ bittorrent-curses &#8216;http://www.namasitus.org/OpenSUSE11.iso.torrent&#8217;<br />
atau<br />
$ /usr/bin/bittorrent-curses &#8216;/path/tempat/file.torrent&#8217;</p></blockquote>
<p>Anda juga bisa mencoba bittorrent-console client berbasis konsol murni selain menggunakan metode &#8216;curses&#8217; di atas dengan:</p>
<blockquote><p>$ bittorrent-console &#8216;/path/tempat/file.torrent&#8217;<br />
$ /usr/bin/bittorrent-console &#8216;http://www.namasitus.org/OpenSUSE11.iso.torrent&#8217;</p></blockquote>
<p><strong>Troubleshooting:</strong><br />
<strong>(1)</strong> Jika Anda mendapatkan pesan <em><strong>[Errno 2] No such file or directory</strong></em>, Anda perlu menggunakan wget atau lynx untuk men-download dahulu file .torrent ke harddisk. misalnya:</p>
<blockquote><p># bittorrent-curses &#8216;http://www.mininova.org/get/file_apa_saja.torrent&#8217;</p></blockquote>
<p>Pertama, untuk men-download file .torrent gunakan salah satu metode di bawah ini:</p>
<blockquote><p># lynx &#8216;http://www.mininova.org/get/file_apa_saja.torrent&#8217;</p></blockquote>
<p>Jika Anda masih diminta menyimpan file .torrent ke Harddisk, gunakan pilihan wget berikut:</p>
<blockquote><p># wget &#8216;http://www.mininova.org/get/file_apa_saja.torrent&#8217;</p></blockquote>
<p>Sekarang, mulai download dengan perintah di bawah ini:</p>
<blockquote><p># bittorrent-curses &#8216;file_apa_saja.torrent&#8217;</p></blockquote>
<p><strong>(2)</strong> Jika Anda mendapatkan pesan error <strong><em>This seems to be an old Python version which does not support detecting the filesystem encoding. Assuming &#8216;ascii&#8217;,</em></strong> maka upgrade python Anda ke versi 2.4.xx atau yang lebih baru (2.5):<br />
bagi pengguna <strong>Debian</strong>, gunakan perintah apt-get:</p>
<blockquote><p># apt-get update<br />
# apt-get install python2.5</p></blockquote>
<p>bagi pengguna <strong>RedHat</strong>:</p>
<blockquote><p># up2date python2.5</p></blockquote>
<p>untuk pengguna <strong>Fedora </strong>gunakan:</p>
<blockquote><p># yum install python2.4</p></blockquote>
<p>Ingat, jika Anda memiliki dua versi Python sekaligus (misal python v2.4 dan v2.5), Anda perlu menjalankan bittorrrent dengan cara sebagai berikut:</p>
<blockquote><p># python2.4 /usr/bin/bittorrent-curses &#8216;/path/to/file.torrent&#8217;</p></blockquote>
<p>Perintah baris BitTorrent client di atas seharusnya juga berjalan di sistem operasi berbasis UNIX yang lain seperti FreeBSD, OpenBSD, Solaris dll (selama di dalamnya terdapat Python). Program klien torrent di atas memungkinkan berbagai fitur termasuk multiple parallel downloads. Selain itu juga memperpendek jarak peering antara klien, server sumber file (baca= tracker) dan klien lain, sehingga memperluas potensi distribusi dan efisiensi. Klien Torrent juga memungkinkan pengguna untuk membuat file torrent sendiri dan berbagi file .torrent tersebut melalui komunitas. Untuk informasi lebih detail tentang hal ini silakan lihat di file help.</p>
<p>Tulisan ini disunting dan dialihbahasakan <a title="linux resource" href="http://www.cyberciti.biz/tips/linux-command-line-bittorrent-client.html">dari sini</a>. Gambar didapat dari koleksi pribadi dan dari <a title="google" href="http://www.google.com">Google.</a><br />
Semoga bermanfaat..</p>
<div class="shr-publisher-275"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/linux/linux-4-langkah-download-bittorrent-melalui-command-line-linux/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rahasia download cepat melalui Torrent</title>
		<link>http://guntingbatukertas.com/download/rahasia-download-cepat-melalui-torrent/</link>
		<comments>http://guntingbatukertas.com/download/rahasia-download-cepat-melalui-torrent/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jan 2009 23:20:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>salsabel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Download Cepat]]></category>
		<category><![CDATA[Torrent]]></category>
		<category><![CDATA[bit-torrent]]></category>
		<category><![CDATA[Peer to Peer]]></category>
		<category><![CDATA[Rahasia Download]]></category>
		<category><![CDATA[Tip&Trik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.guntingbatukertas.com/?p=270</guid>
		<description><![CDATA[Anda suka melakukan download menggunakan program Torrent? Sudah optimalkah kecepatan download Anda? Jika Anda tertarik silakan baca tulisan yang akan memaparkan rahasia di balik kecepatan download program Torrent berikut.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/01/u-torrent.png"><img class="alignleft size-medium wp-image-271" title="u-torrent" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/01/u-torrent.png" alt="logo utorrent" width="123" height="123" /></a>Suatu saat saya pernah inslall <span style="color: #ff6600;"><strong>UTorrent</strong></span>, sebuah program Bit-Torrent yang sangat ringan dan bekerja dengan baik. Awalnya saya sangat heran kenapa download saya ngga pernah beranjak dari <strong>10KB/sec</strong>. Tapi saya tetep ngga hiraukan hal ini, yang jelas setelah beberapa kali download saya tetep biarkan lokasi file di tempat yang sama. Otomatis program UTorrent akan memposisikan saya sebagai seeder. Beberapa hari kemudian saya lumayan kaget bercampur senang ketika melihat download speed saya bisa mencapai <strong>65KB/sec! </strong>Itung-itung hampir setara dengan direct download (download langsung) dari situs besar seperti Symantec.com atau download standar dengan download manager dengan koneksi speedy 1 line. Bahkan seorang temen bisa menembus angka <strong>100KB/sec..</strong> Dalam tulisan ini saya akan memaparkan bagaimana saya bisa meningkatkan kecepatan download hingga sekian kali lipat.</p>
<p><span id="more-270"></span></p>
<p>Jika mengingat kesamaan yang terdapat pada beberapa program torrent, saya juga berpraduga bahwa rahasia ini juga berlaku bagi program Torrent yang lain. Tentang setting dan tutorialnya, Anda bisa melakukan analogi dan konversi ke menu setting program Torrent yang Anda gunakan.</p>
<p>Yang perlu diingat, ini semua bukan harga mati karena semua berdasar pada pengamatan saya terhadap beberapa hal terkait dengan torrent. Tidak ada jaminan jika Anda melakukan hal yang sama persis disini akan meningkatkan kecepatan download Anda. Yang jelas ini sudah saya buktikan sendiri dan dari dasar itulah saya menulis. Namun sebelumnya pastikan koneksi Anda berjalan dengan baik, setting network dan port semuanya baik-baik saja.<br />
<strong><br />
Seeding, Seeding, Seeding</strong><br />
Kunci utama untuk mendapatkan peningkatan kecepatan download dengan torrent adalah dengan Seeding. Biarkan file yang sudah Anda download di tempat semula. Atau jika Anda perlu memindahkan file tersebut, copy saja ke tempat yang baru. Harddisk sekarang sudah lumayan besar untuk dapat menampung file yang sama dalam beberapa kopi sekaligus.</p>
<p>Menurut pengamatan saya, uTorrent memiliki semacam<strong> Sistem Kredit Internal </strong>yang tertanam dalam program/database pusat Torrent. Lalu <strong>apa Sistem Kredit </strong>yang kita bicarakan di sini? Sistem ini merupakan sebuah program yang mencatat data transaksi download dan upload yang telah kita lakukan. Ada peraturan dasar yang diterapkan pada tiap byte yang Anda download/upload. Misalnya begini, Anda harus sudah melakukan upload sebesar 1.5 MB untuk dapat melakukan download 1MB. Dengan demikian rasio yang digunakan untuk melakukan <strong>download dibanding upload adalah 2:3</strong>. Ini merupakan standar yang masih masuk akal bagi para uploader dan downloader. Ingat, ini adalah angka minimal..</p>
<p>Dengan meningkatkan rasio download:upload Anda akan meningkatkan secara drastis kecepatan donwload Anda. Ingat bahwa setiap kali Anda selesai download, sisakan waktu untuk melakukan seed minimal untuk memenuhi <strong>rasio 2:3</strong>. Ini akan membantu komunitas Bit-Torrent. Jangan hanya jadi beban bagi orang lain. Oke, kembali ke skenario awal.</p>
<p><strong>Download File dulu, baru Seeding</strong><br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/01/torrent.jpg"><img class="size-medium wp-image-273 alignright" title="torrent" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/01/torrent-300x299.jpg" alt="image torrent" width="180" height="179" /></a>Saya lebih suka mendownload file dulu, kemudian melakukan seeding kemudian. Akan lebih mudah jika saya set upload speed menjadi 3KB/Sec sehingga proses download bisa lebih cepat. Saya pakai koneksi speedy yang katanya bisa mencapai 1MBps Download dan 128Kbps Upload. Semakin banyak alokasi untuk upload speed, semakin lambat download yang bisa kita lakukan. Mungkin ini masalah yang paling sering dialami para downloader. Bagaimana cara mengoptimalkan ini?</p>
<p>Begini caranya, setiap kali Anda memulai download sebuah torrent, pastikan upload speed Anda di atas 20KB/sec. Biarkan setting ini bertahan hingga minimal satu jam. Ketika Rasio Anda sudah mencapai 1:1, turunkan upload speed menjadi 8KB/sec atau lebih. Saya merekomendasikan 10KB/sec. Ini akan menunjukkan kepada UTorrent dan tracker bahwa Anda adalah seeder yang potensial sehingga mereka akan memberikan bandwith lebih bagi Anda. Setelah beberapa jam periksa lagi torrent tersebut, kecepatan Anda akan meningkat drastis. Jika tidak ada perubahan, bisa jadi torrent Anda tidak terlalu populer, atau metode saya ini yang keliru.</p>
<p><strong>Jangan lupa, Seeding Kemudian</strong><br />
Ingat untuk selalu melakukan seeding setelah torrent selesai Anda download.<br />
Seeding akan membantu sebuah torrent tetap hidup. Anda bisa mendownload torrent karena ada orang lain yang melakukan seeding kepada Anda. Ingat hal ini! Jangan hanya mengambil tapi juga beri sesuatu kepada komunitas. Anda berikan 1,5 kali lipat apa yang anda dapat dan Anda akan dapatkan kecepatan download yang optimal. Saya menyarankan jika Anda selesai melakukan 3 kali download file torrent, biarkan file tersebut tetap berada di tempatnya selama satu malam dan set upload speed Anda ke posisi maksimal. Kemudian ulangi setiap kali 3 kali download berikutnya. Dengan demikian Anda Akan mendapatkan file yang Anda butuhkan dengan cepat sekaligus memberikan hak kepada komunitas dengan fair.</p>
<p>Saya juga temukan link <a title="penghitung kecepatan setting torrent" href="http://infinite-source.de/az/az-calc.html">penghitung setting kecepatan download Torrent</a> disini. Tool simpel ini akan membantu Anda menemukan setting optimal ketika melakukan download via Torrent.</p>
<p>Jadilah seeder dan leecher yang baik. Jangan hanya mengambil, tapi berikan apa yang Anda punya kepada komunitas sebagai imbal balik terhadap apa yang mereka berikan kepada Anda. Dengan cara ini Anda juga membantu kelangsungan hidup Toorent. Seeding adalah kunci utama dalam menggunakan Bit-Torrent. Saya berharap tulisan singkat ini dapat membantu meningkatkan kecepatan download Anda. Seorang teman telah selesai mendownload film dengan total 35 GB kurang dari 1 minggu. Ini lebih dari sekedar bukti.. Selamat mencoba..</p>
<p>Dari berbagai sumber</p>
<div class="shr-publisher-270"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guntingbatukertas.com/download/rahasia-download-cepat-melalui-torrent/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>35</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

