<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Guntingbatukertas.com &#187; Flashdisk USB</title>
	<atom:link href="http://guntingbatukertas.com/tag/flashdisk-usb/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://guntingbatukertas.com</link>
	<description>Kumpulan Tip, Trik dan Tutorial Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Sat, 02 Apr 2011 21:03:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1</generator>
		<item>
		<title>Cara Mudah Disable Autorun CD dan USB Drive pada Windows XP</title>
		<link>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/cara-mudah-disable-autorun-cd-dan-usb-drive-pada-windows-xp/</link>
		<comments>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/cara-mudah-disable-autorun-cd-dan-usb-drive-pada-windows-xp/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Mar 2010 20:31:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>salsabel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hardware]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem Operasi]]></category>
		<category><![CDATA[Windows]]></category>
		<category><![CDATA[Antivirus]]></category>
		<category><![CDATA[Autorun]]></category>
		<category><![CDATA[Cara]]></category>
		<category><![CDATA[Flashdisk USB]]></category>
		<category><![CDATA[Tip&Trik]]></category>
		<category><![CDATA[windows xp]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guntingbatukertas.com/?p=2068</guid>
		<description><![CDATA[Pernah punya pengalaman buruk kena serangan virus? Ingin tahu bagaimana meminimalisir serangan virus dari proses transfer file lewat USB Flashdisk atau CD? Ikuti panduan berikut..]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari ini saya membantu seorang rekan menginstall PC barunya. Karena sistemnya agak rewel, akhirnya perlu beberapa kali mencari driver yang tepat dan menginstall software yang diinginkan. Pada waktu melakukan proses ini berulang kali saya perlu mengakses data lewat master yang ada di Harddisk eksternal dan juga USB Flashdisk. Meski saya sudah tahu isinya, setiap kali saya tancapkan, Windows akan tetap saja setia mendeteksi dulu apa isi Flashdisk/Harddisk Eksternal yan saya gunakan. Hal ini cukup mengganggu mengingat proses trial-and-error yang saya lakukan.<br />
Saya kemudian teringat dengan kumpulan catatan lama saya tentang Windows XP. Kalo nggak salah ada cara mendisable fasilitas dari Windows ini. Setelah beberapa saat lamanya mencari-cari di dalam tumpukan file, akhirnya saya temukan panduan ini.<br />
<span id="more-2068"></span><br />
Cara ini terbukti berjalan lancar di Windows XP Profesional yang saya gunakan. Anda mungkin harus menyesuaikan beberapa hal di Windows XP Home atau Win7 yang belakangan sudah banyak digunakan. Dulu saya lakukan hal ini untuk meminimalisir serangan virus yang memanfaatkan skrip autorun di dalam CD maupun Flashdisk USB.<br />
Untuk memulai konfigurasi ini, Anda perlu memasukkan baris perintah berikut di menu <strong>Windows &gt; Run.</strong></p>
<blockquote><p><strong>gpedit.msc</strong></p></blockquote>
<p><a rel="attachment wp-att-2069" href="http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/cara-mudah-disable-autorun-cd-dan-usb-drive-pada-windows-xp/attachment/disable-autorun-gpedit/"><img class="size-thumbnail wp-image-2069 alignnone" title="disable-autorun-gpedit" src="http://guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2010/12/disable-autorun-gpedit-200x150.jpg" alt="" width="200" height="150" /></a></p>
<p>Akhiri dengan mengklik tombol <strong>OK</strong>.</p>
<p>Selanjutnya akan muncul jendela <strong>Group Policy</strong>. Masuk ke bagian <strong>Local Computer Policy &gt; Administrative Templates &gt; System.</strong><br />
<a href="../sistem-operasi/windows/cara-mudah-men-disable-autorun-cd-dan-drive-usb/attachment/windows-disable-autoplay3/"><span style="color: #000080;"><a rel="attachment wp-att-2072" href="http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/cara-mudah-disable-autorun-cd-dan-usb-drive-pada-windows-xp/attachment/disable-autorun-group-policy/"><img class="alignnone size-full wp-image-2072" title="disable-autorun-group-policy" src="http://guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2010/12/disable-autorun-group-policy.jpg" alt="" width="196" height="290" /></a></span></a></p>
<p>Di sisi kanan jendela, temukan baris pilihan <strong>Turn Off Autoplay</strong>.<br />
<a rel="attachment wp-att-2070" href="http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/cara-mudah-disable-autorun-cd-dan-usb-drive-pada-windows-xp/attachment/disable-autorun-group-autoplay/"><img class="alignnone size-large wp-image-2070" title="disable-autorun-group-autoplay" src="http://guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2010/12/disable-autorun-group-autoplay-500x319.jpg" alt="" width="500" height="319" /></a><br />
<strong></strong></p>
<p><strong>Dobel klik</strong> baris tersebut, maka akan muncul jendela seperti berikut ini.<br />
<a href="../sistem-operasi/windows/cara-mudah-men-disable-autorun-cd-dan-drive-usb/attachment/windows-disable-autoplay5/"></a><a rel="attachment wp-att-2071" href="http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/cara-mudah-disable-autorun-cd-dan-usb-drive-pada-windows-xp/attachment/disable-autorun-group-autoplay2/"><img class="alignnone size-full wp-image-2071" title="disable-autorun-group-autoplay2" src="http://guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2010/12/disable-autorun-group-autoplay2.jpg" alt="" width="322" height="365" /></a><br />
Pilih setting menjadi <strong>Enabled</strong>, dan pilih <strong>Turn Off Autoplay On: All Drives</strong>. Akhiri dengan mengklik <strong>OK</strong>.<br />
Selesai.</p>
<p>Sekarang PC rekan saya bisa saya selesaikan lebih cepat dengan menghilangkan fasilitas Autorun setiap kali harddisk eksternal ditancapkan lewat USB. Dengan demikian saya juga meminimalisir kemungkinan serangan virus Autoplay.<br />
Semoga bermanfaat.</p>
<div class="shr-publisher-2068"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/cara-mudah-disable-autorun-cd-dan-usb-drive-pada-windows-xp/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Norton Ghost, Backup dan Install Windows Secepat Kilat</title>
		<link>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/norton-ghost-backup-dan-install-windows-secepat-kilat/</link>
		<comments>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/norton-ghost-backup-dan-install-windows-secepat-kilat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Apr 2009 18:46:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>salsabel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Flashdisk USB]]></category>
		<category><![CDATA[Hiren's Boot CD]]></category>
		<category><![CDATA[Windows]]></category>
		<category><![CDATA[.GHO]]></category>
		<category><![CDATA[Backup]]></category>
		<category><![CDATA[Boot CD]]></category>
		<category><![CDATA[Boot Flashdisk]]></category>
		<category><![CDATA[Hiren's]]></category>
		<category><![CDATA[Microsoft Windows]]></category>
		<category><![CDATA[Norton Ghost]]></category>
		<category><![CDATA[Partition]]></category>
		<category><![CDATA[Restore]]></category>
		<category><![CDATA[Symantec]]></category>
		<category><![CDATA[Tip&Trik]]></category>
		<category><![CDATA[USB Windows]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/norton-ghost-backup-dan-install-windows-secepat-kilat/</guid>
		<description><![CDATA[Instalasi Windows yang memakan waktu lama bisa membuat frustasi, belum program pendukung lain yang seabreg. Namun di balik itu semua, ada cara yang lebih cepat untuk melakukan restorasi jika suatu saat Windows Anda error. Untuk mengetahui lebih lanjut, silakan simak ulasan berikut ini..]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Proses instalasi sistem operasi seringkali menjadi hal yang sangat menjemukan.<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-1133" title="hiren-norton-ghost" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost.jpg" alt="hiren-norton-ghost" width="225" height="99" /></a> Terutama apabila Anda termasuk orang yang risih jika instalasi OS Anda tidak stabil atau lemot. Saya dulu pernah termasuk dalam &#8216;golongan&#8217; ini, dalam seminggu saya bisa install windows 2 hingga 3 kali karena beberapa instalasi game 3D yang saya mainkan sudah tamat dan harus diganti dengan yang baru <img src='http://guntingbatukertas.com/wp-includes/images/blank.gif' alt=':P' title=':P' class='wp-smiley smiley-13' /> </p>
<p>Selain karena memang &#8216;hobi&#8217;, terkadang Windows mengalami masalah yang tak terduga seperti serangan virus, missing file atau instalasi error. Ini bisa membuat makin sering kita &#8216;bermain&#8217; dengan CD instalasi Windows. Repotnya, jika kita ga bisa berlama-lama buang-buang waktu hanya untuk install Windows plus aplikasi seabreg. Belum lagi aktivasinya.. ribet kan! Nah, daripada kita alami hal ini saya akan paparkan langkah antisipasi yang bisa Anda praktekkan. Bagi yang sudah tahu, maap kalo ada siaran ulang ya..<br />
<span id="more-1130"></span><br />
Untuk melakukan praktek, kita perlu program <em><strong>Cloning Tool</strong></em>. Sebenarnya banyak sekali program semacam ini yang beredar di pasaran, diantaranya <em>Symantec/Powerquest Disk Image</em>, <em>Roxio GoBack</em>, <em>Windows System Restore</em>, dll. Nah, kali ini kita akan &#8216;bermain&#8217; dengan Program <strong>Norton Ghost 11.5</strong> yang dapat Anda temukan dalam <strong><a title="Hiren's Boot CD" href="http://www.guntingbatukertas.com/category/tools/hirens-boot-cd-tools/">CD Hiren&#8217;s Boot CD 9.8</a></strong>. Bagi yang belum punya Hiren&#8217;s Boot CD Versi terbaru, <a title="Download Hiren's Boot CD 9.8" href="http://www.guntingbatukertas.com/tools/hirens-boot-cd-98-tool-reparasi-pc-terbaru-sudah-dirilis/">silakan dapatkan di sini</a>.</p>
<p><em><strong>Norton Ghost</strong></em> menyediakan fungsi backup dan restore dengan mudah. Dengan bantuan Hiren&#8217;s Boot CD, Anda bisa melakukan prose backup dan restore instalasi Sistem Operasi Anda dengan mudah, praktis dan cepat. Ya, nggak secepat kilat dalam arti sebenarnya sih.. Tapi jauh lebih cepat daripada jika Anda harus menginstall Windows dari awal berikut program yang akan Anda gunakan.</p>
<p>Sebelumnya, persiapkan perlengkapan yang dibutuhkan sebagai berikut:</p>
<ul>
<li> <strong>Komputer atau Notebook </strong>target yang dilengkapi drive CD/DVD untuk menjalankan Hiren&#8217;s Boot CD. Saya sarankan minimal terdapat 2 partisi, sistem C:/ atau drive yang berisi instalasi Windows dan partisi lain untuk menyimpan image</li>
<li> <a title="Hiren's Boot CD 9.8" href="http://www.guntingbatukertas.com/tools/hirens-boot-cd-98-tool-reparasi-pc-terbaru-sudah-dirilis/"><strong>CD Hiren&#8217;s Boot CD 9.8</strong></a> berisi Norton Ghost 11.5 atau <a title="Hirens Boot USB Flashdisk 9.8" href="http://www.guntingbatukertas.com/tools/membuat-hirens-boot-usb-flashdisk-untuk-versi-97-dan-98/"><strong>Hiren&#8217;s Boot USB Flashdisk</strong></a></li>
<li>Flashdisk/keping DVD untuk menyimpan backup file image (Optional)</li>
</ul>
<p><strong>Prinsip kerja</strong><br />
Pada dasarnya, ada dua langkah yang Anda lakukan</p>
<ol>
<li> <strong>Membuat backup Data Partisi PC</strong> yang berisi Sistem Operasi Windows ke dalam File Image . File ini berisi rekaman komplit file sistem operasi Anda berikut program yang telah ter-install didalamnya. File ini harus disimpan di partisi selain partisi Windows itu sendiri. Misalnya Anda punya C:/ yang bersi instalasi Windows, Anda harus menyimpan file image di partisi selain C:/. Itulah mengapa di atas saya menyarankan minimal ada 2 partisi.<br />
Perlu saya tekankan bahwa, langkah ini mutlak diperlukan jika Anda ingin bisa melakukan langkah restorasi/pemulihan sistem dengan cepat. Dengan kata lain, tanpa adanya file Image Anda tidak bisa melakukan restorasi Windows.</li>
<li><strong>Restorasi Windows</strong>. Jika terjadi sesuatu, anda bisa memanggil file backup yang telah Anda buat sebelumnya untuk memulihkan instalasi Windows persis seperti saat file image dibuat.</li>
</ol>
<p><strong>Langkah Pertama, Membuat File Image.</strong></p>
<ol>
<li> Masukkan Hiren&#8217;s Boot Flashdisk USB atau Hiren&#8217;s Boot CD sesuai dengan preferensi Anda.</li>
<li> Nyalakan komputer, masuk ke BIOS dengan <strong>menekan DEL/F2/F8/F12 </strong>sesuai dengan BIOS PC Anda.</li>
<li> Masuk ke Bagian <strong>Boot Sequence</strong>/<strong>Urutan Booting</strong>. Pastikan media yang Anda gunakan menempati urutan pertama booting. Misalnya: Anda memilih menggunakan <strong>CD Hiren&#8217;s,</strong> pastikan CDROM berada pada posisi booting <strong>pertama</strong>.</li>
<li> Pada menu Booting Hiren&#8217;s, pilih <strong>&#8216;Start Boot CD&#8217;</strong></li>
<li> Pada Menu Utama Hiren&#8217;s, Pilih <strong>[2.] Backup Tool</strong> &gt; <strong>[2.] Norton Ghost 11.5</strong> &gt; <strong>[8.]Ghost (Normal)</strong>. Tunggu beberapa saat hingga program Norton Ghost berjalan. Klik <strong>[OK]<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost1.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-1134" title="hiren-norton-ghost1" src="http://www.guntingbatukertas.com/http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost1.gif" alt="hiren-norton-ghost1" width="512" height="360" /></a></strong></li>
<li> Pilih Menu &gt; <strong>Local </strong>&gt; <strong>Partition </strong>&gt; <strong>To Image</strong> untuk menyimpan partisi ke dalam sebuah file image.<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost2.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-1142" title="hiren-norton-ghost2" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost2.gif" alt="hiren-norton-ghost2" width="512" height="360" /></a></li>
<li> <strong>Pilih Harddisk Fisik </strong>yang akan di backup. Biasanya Windows ada pada Local (1) seperti pada contoh,<strong> [OK].<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost3.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-1144" title="hiren-norton-ghost3" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost3.gif" alt="hiren-norton-ghost3" width="512" height="360" /></a></strong></p>
<p><strong> </strong></li>
<li> <strong>Pilih Partisi Harddisk</strong> yang akan di backup. Biasanya Windows ada pada Primary Drive seperti pada contoh, <strong>[OK]</strong>. Perhatikan atribut lainnya seperti <em>File System (NTFS/FAT32), Label, Ukuran</em> dsb. Pastikan Anda memilih drive yang tepat.<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost3.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-1144" title="hiren-norton-ghost3" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost3.gif" alt="hiren-norton-ghost3" width="512" height="360" /></a></li>
<li> <strong>Tentukan Partisi Harddisk</strong> mana yang akan digunakan untuk menyimpan file backup image.<strong> Beri nama</strong> pada file, misalnya Backup_1 kemudian klik <strong>[SAVE]</strong>. Perhatikan bahwa harddisk ditulis dalam urutan seperti berikut; <strong>D:1.2:[DATA] FAT</strong>, artinya adalah:<br />
<strong>D:</strong> = Drive D:<br />
<strong>1.2:</strong> = merupakan Harddisk Fisik Pertama Partisi Kedua<br />
<strong>[DATA] </strong>= label DATA<br />
<strong>FAT</strong> =  File System FAT32<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost5.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-1140" title="hiren-norton-ghost5" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost5.gif" alt="hiren-norton-ghost5" width="512" height="360" /></a></li>
<li>Selanjutnya akan muncul dialog <strong>kompresi Image Fil</strong>e, pilih salah satu berdasarkan keterangan berikut:<br />
<strong>No </strong>= Pilih ini jika Anda tidak ingin mengubah file image dari ukuran file windows sebenarnya<br />
<strong>FAST </strong>= Pilihan kompresi cepat, hasilnya kurang lebih 30% dari ukuran file sebenarnya<br />
<strong>HIGH </strong>= Pilihan kompresi tingi, hasilnya bisa sampai 60% dari ukuran file asli meski prosesnya akan sedikit lebih lambat.<br />
<strong>Saya anjurkan </strong>Anda memilih pilihan ini untuk menghemat space harddisk. Toh Norton Ghost tidak mengubah isi file image, hanya ukuran filenya saja yang dipadatkan. Persis seperti yang dilakukan oleh WinZIP ato WinRAR.<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost6.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-1143" title="hiren-norton-ghost6" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost6.gif" alt="hiren-norton-ghost6" width="512" height="360" /></a></li>
<li>Ketika muncul dialog box<em><strong> &#8216;Procesed with partition image creation?&#8217;</strong></em> Pilih <strong>[YES]<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost7.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-1141" title="hiren-norton-ghost7" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost7.gif" alt="hiren-norton-ghost7" width="512" height="360" /></a></strong></p>
<p><strong> </strong></li>
<li>Tunggu beberapa saat hingga proses selesai dan muncul Image Box <em><strong>&#8216;Image Creation Completed Successfully&#8217;,</strong></em> klik<strong> [Continue]</strong>. Klik <strong>[Quit]</strong> untuk keluar Program.</li>
</ol>
<p>Sampai di sini Anda sudah punya satu file image dari sistem operasi Anda yang sewaktu-waktu bisa dipanggil kembali untuk melakukan restorasi. Anda bisa menggunakan Flashdisk atau Media DVD untuk menyimpan file Image ini, hanya untuk berjaga-jaga.</p>
<p>Nah, suatu saat jika ada masalah dengan Windows, Anda tinggal melakukan langkah restorasi berikut ini.</p>
<p><strong>Langkah Kedua, Restore Windows dari Backup File Image</strong></p>
<ol>
<li> Boot dari <strong>Hiren&#8217;s Boot CD</strong> atau <strong>Hiren&#8217;s Boot USB Flashdisk</strong></li>
<li> Pada menu Booting Hiren&#8217;s, pilih<em><strong> &#8216;Start Boot CD&#8217;</strong></em></li>
<li> Pada Menu Utama Hiren&#8217;s, Pilih<strong> [2.] Backup Tool</strong> &gt;<strong> [2.] Norton Ghost 11.5 </strong>&gt; <strong>[8.]Ghost (Normal)</strong>. Tunggu beberapa saat hingga program Norton Ghost berjalan. Klik <strong>[OK].</strong></li>
<li><strong> </strong>Pilih Menu &gt; <strong>Local </strong>&gt; <strong>Partition </strong>&gt; <strong>From Image</strong> untuk me-restore partisi dari file image yang tadi telah kita buat.<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost8.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-1139" title="hiren-norton-ghost8" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost8.gif" alt="hiren-norton-ghost8" width="512" height="360" /></a></li>
<li> T<strong>emukan file Image</strong> dengan ekstensi<strong> .GHO </strong>pada drive penyimpanan Anda. Pilih, dan akhiri dengan <strong>Open</strong>.<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost9.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-1137" title="hiren-norton-ghost9" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost9.gif" alt="hiren-norton-ghost9" width="512" height="360" /></a></li>
<li> Pilih <strong>Partisi sumber/Source </strong>file image kemudian klik <strong>[OK]<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost10.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-1138" title="hiren-norton-ghost10" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost10.gif" alt="hiren-norton-ghost10" width="512" height="360" /></a></strong></p>
<p><strong> </strong></li>
<li> Pilih <strong>Harddisk fisik tujuan/Destination </strong>Restorasi<strong> </strong>Windows, <strong>[OK]<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost11.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-1136" title="hiren-norton-ghost11" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost11.gif" alt="hiren-norton-ghost11" width="512" height="360" /></a></strong></p>
<p><strong> </strong></li>
<li> Pilih <strong>Partisi Harddisk tujuan/Destination </strong>Restorasi. Pilih <strong>Primary</strong> <strong>[OK]<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost12.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-1135" title="hiren-norton-ghost12" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost12.gif" alt="hiren-norton-ghost12" width="512" height="360" /></a></strong></p>
<p><strong> </strong></li>
<li> Ketika Muncul Dialog Box <strong><em>&#8216;Prosses With Partition Restore?&#8217; </em></strong>klik <strong>[Yes]<br />
</strong></li>
<li> Tunggu hingga <strong>selesai </strong>100%</li>
<li> Klik<strong> [Reset Computer]</strong> untuk me-restart Komputer.</li>
</ol>
<p>Semoga bermanfaat..</p>
<div class="shr-publisher-1130"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/norton-ghost-backup-dan-install-windows-secepat-kilat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>171</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Panduan Cara Membuat Partisi dalam Flashdisk USB Lengkap Bergambar</title>
		<link>http://guntingbatukertas.com/tools/panduan-cara-membuat-partisi-dalam-flashdisk-usb-lengkap-bergambar/</link>
		<comments>http://guntingbatukertas.com/tools/panduan-cara-membuat-partisi-dalam-flashdisk-usb-lengkap-bergambar/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Apr 2009 18:30:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>salsabel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Flashdisk USB]]></category>
		<category><![CDATA[Tools]]></category>
		<category><![CDATA[multiple partition]]></category>
		<category><![CDATA[partisi]]></category>
		<category><![CDATA[removable media bit]]></category>
		<category><![CDATA[USB Windows]]></category>
		<category><![CDATA[windows xp]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.guntingbatukertas.com/?p=942</guid>
		<description><![CDATA[Anda pernah membayangkan Flashdisk Anda bisa dipartisi layaknya Harddisk biasa? Anda bisa mencoba panduan berikut untuk mempraktekkan bagaimana cara membuat partisi dalam Flashdisk USB.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/partisi-flashdisk.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-945" title="partisi-flashdisk" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/partisi-flashdisk.jpg" alt="partisi-flashdisk" width="175" height="122" /></a>Anda pernah berandai-andai bisa membuat partisi dalam flashdisk USB Anda? Kali ini, dengan mengikuti panduan di bawah Anda akan bisa melakukannya sendiri. File yang akan kita gunakan ini baru bisa didukung oleh Windows XP, dari sononya nggak ada keterangan lebih lanjut tentang Windows Vista ataupun Linux, maaf..</p>
<p>Panduan ini sekaligus menjadi jawaban dari permintaan rekan Otakanan001 yang rajin belajar TI <img src='http://guntingbatukertas.com/wp-includes/images/blank.gif' alt=':)' title=':)' class='wp-smiley smiley-1' /> Setelah googling dapetlah ringkasan berikut ini.<br />
<span id="more-942"></span><br />
<strong>Cara Kerja</strong><br />
Sebelumnya, saya akan sedikit berikan penjelasan bagaimana logika kerja praktek kita kali ini. Biasanya, Flashdisk USB dideteksi oleh WindowsXP/Vista sebagai<em><strong> Removable Medi</strong></em>a, mirip seperti CD dan DVD yang bisa dicopot dan dicomot. Oleh karenanya Windows tidak akan menampilkan lebih dari satu partisi Flashdisk. Begitu juga, pengguna tidak diberi pilihan untuk membuat partisi baru dalam <strong>Removable Media</strong>. Namun, logikanya jika kita bisa membuat Windows mampu mendeteksi Flashdisk USB sebagai <strong>Fixed Drive</strong> seperti layaknya Harddisk, pengguna dapat membuat multi partisi dalam Flashdisk tersebut. Windows secara otomatis juga akan bisa mendeteksi dan menampilkan partisi tersebut.</p>
<p>Untuk melakukan proses ini, kita perlu membalik Removable Media Bit (RMB) dalam device USB. Inilah yang akan memberitahu kepada Windows bahwa Flashdisk yang kita pakai adalah Fixed Disk, bukan Removable Media. Setelah proses pembalikan bit ini berhasil, Anda akan bisa membuat partisi dalam Flashdisk USB.</p>
<p><em><strong>Disclaimer</strong></em><br />
Sebelumnya perlu saya sampaikan bahwa tidak ada jaminan bahwa tool yang dipergunakan dalam panduan ini dapat bekerja baik pada semua flashdisk dan justru mungkin menyebabkan flashdisk rusak. Tidak ada garansi samasekali, pergunakan dengan hati-hati dengan resiko Anda tanggung sendiri. Saya sarankan Anda untuk mem-backup semua data sebelum memulai proses berikut ini.</p>
<p><strong>Proses pembuatan partisi dalam Flashdisk USB.</strong><br />
<strong>A. Membalik RMB Flashdisk</strong></p>
<ol>
<li>Download file<a title="Download bootit-tool untuk mempartisi flashdisk dari guntingbatukertas.com" href="http://www.ziddu.com/download/4240142/lexar_usb_format_guntingbatukertas.zip.html" target="_blank"> BootIt tool</a> dan extract ke dalam PC AndaTancapkan Flashdisk Anda dan jalankan <strong>BootIt.exe</strong></li>
<li>Pilih<strong> Flip Removable Bit</strong>:<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/partisi-flashdisk1-boot-it.png"><img class="alignnone size-full wp-image-950" title="partisi-flashdisk1-boot-it" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/partisi-flashdisk1-boot-it.png" alt="partisi-flashdisk1-boot-it" width="360" height="236" /></a></li>
<li>Cabut flashdisk, dan tancapkan kembali. Sekarang seharusnya Flashdisk Anda akan terdeteksi sebagai <strong>Fixed Disk</strong> (bukan sebagai<strong> removable disk</strong>). Anda dapat memeriksanya dengan mengklik kanan Flashdisk dan lihat di Device Properties.</li>
</ol>
<p><strong>B. Membuat partisi dalam Windows</strong><br />
Langkah berikut ini mensyaratkan Anda sudah membalik RMB Flashdik seperti disebutkan dalam langkah A. di atas.</p>
<ol>
<li>Pilih <strong>Start &gt; Run,</strong> ketik <strong>diskmgmt.msc [OK]</strong></li>
<li>Dalam jendela <strong>Disk Management</strong>, <strong>klik kanan Flashdisk </strong>Anda dan pilih<strong> Delete Partition<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/partisi-flashdisk1-delete-partition.png"><img class="alignnone size-full wp-image-949" title="partisi-flashdisk1-delete-partition" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/partisi-flashdisk1-delete-partition.png" alt="partisi-flashdisk1-delete-partition" width="360" height="297" /></a></strong></li>
<li><strong>Klik kanan Flashdisk</strong> Anda kembali dan pilih <strong>New Partition<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/partisi-flashdisk1-new-partition.png"><img class="alignnone size-full wp-image-948" title="partisi-flashdisk1-new-partition" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/partisi-flashdisk1-new-partition.png" alt="partisi-flashdisk1-new-partition" width="360" height="255" /></a></strong></li>
<li>Ikuti langkah dalam <em><strong>New Partition Wizard</strong></em> dan buat <strong>&#8216;Primary Partition&#8217;.</strong> Saat berada pada pilihan <strong>Partition Size</strong>, Pastikan Anda memasukkan nilai yang lebih kecil dari kapasitas maksimal flashdisk Anda untuk menyisakan ruang bagi partisi berikutnya.<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/partisi-flashdisk1-partition-size.png"><img class="alignnone size-full wp-image-947" title="partisi-flashdisk1-partition-size" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/partisi-flashdisk1-partition-size.png" alt="partisi-flashdisk1-partition-size" width="360" height="282" /></a></li>
<li>Lanjutkan <strong>Wizard</strong>, memberi Pilihan Abjad dan memformat partisi. Saya merekomendasikan <strong>FAT32</strong>.</li>
<li>Setelah selesai membuat partisi pertama, Anda dapat menambahkan partisi tambahan dengan mengulangi langkah 3 hingga 5 pada space kosong yang tersisa dalam flashdisk.<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/partisi-flashdisk1-remaining-partitions.png"><img class="alignnone size-full wp-image-946" title="partisi-flashdisk1-remaining-partitions" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/partisi-flashdisk1-remaining-partitions.png" alt="partisi-flashdisk1-remaining-partitions" width="360" height="252" /></a></li>
<li>Setelah semua selesai, Anda akan mendapatkan beberapa partisi dalam flashdisk dan terdeteksi sebagai drive yang dapat dipakai secara terpisah dalam Windows.</li>
</ol>
<p>Mudah bukan? Sekarang Anda bisa mengembangkan penggunaan Fixed Disk ala Flashdisk yang barusan kita buat untuk sesuai keperluan kita masing-masing. Termasuk salah satu kelebihannya, Autorun bawaan Windows ga bakal sering muncul tiap kali kita masukkan Flashdisk. Nah, sekarang tinggal mau Anda gunakan untuk apa?</p>
<p><strong>KETERANGAN </strong>(thanks to <strong>jaringandingin</strong>):<br />
Jika karena sesuatu dan lain hal Anda pengen mengembalikan flashdisk dari Fixed Disk ke kondisi semula, caranya cukup gampang:</p>
<ol>
<li><strong>Klik kanan</strong> pada Bootlt.exe, pilih <strong>Run As &gt; Administrator. </strong>Di sini Anda (mungkin) akan diminta konfirmasi dan perlu menyediakan password Administrator.<strong><br />
</strong></li>
<li>Pilih drive flashdisk anda &gt; klik tombol <strong>Flip Removable Bit</strong>.</li>
<li>Cabut flashdisk dan colokkan kembali. Sekarang Flashdisk Anda akan kembali menjadi Removable Disk.</li>
</ol>
<p>Gambar dan tulisan versi original dapat Anda temukan <a title="Link tutorial Partisi Flashdisk USB" href="http://www.lancelhoff.com/multi-partition-a-usb-flash-drive-in-windows/" target="_blank">dari sini</a>.</p>
<div class="shr-publisher-942"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guntingbatukertas.com/tools/panduan-cara-membuat-partisi-dalam-flashdisk-usb-lengkap-bergambar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>48</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

