<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Guntingbatukertas.com &#187; harddisk</title>
	<atom:link href="http://guntingbatukertas.com/tag/harddisk/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://guntingbatukertas.com</link>
	<description>Kumpulan Tip, Trik dan Tutorial Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Sat, 02 Apr 2011 21:03:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1</generator>
		<item>
		<title>Pilih Mana, SSD atau HDD?</title>
		<link>http://guntingbatukertas.com/hardware/pilih-mana-ssd-atau-hdd/</link>
		<comments>http://guntingbatukertas.com/hardware/pilih-mana-ssd-atau-hdd/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Jun 2009 18:36:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>salsabel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hardware]]></category>
		<category><![CDATA[Drive]]></category>
		<category><![CDATA[Flashdisk]]></category>
		<category><![CDATA[harddisk]]></category>
		<category><![CDATA[HDD]]></category>
		<category><![CDATA[Know What]]></category>
		<category><![CDATA[Memori]]></category>
		<category><![CDATA[Modul]]></category>
		<category><![CDATA[Solid State]]></category>
		<category><![CDATA[Video]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.guntingbatukertas.com/?p=1421</guid>
		<description><![CDATA[Tak disangka, perkembangan teknologi jauh sedemikian cepatnya. Belakangan marak dikembangkan SSD, sebuah penerapan terbaru di bidang memori untuk menciptakan peranti pengganti HDD. Produk ini diklaim lebih ramah lingkungan, hemat listrik dan berjalan lebih cepat daripada HDD. Simak ulasan lengkapnya berikut ini..]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/06/harddisk-ssd.jpg"><img class="size-full wp-image-1425 alignleft" title="harddisk-ssd" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/06/harddisk-ssd.jpg" alt="harddisk-ssd" width="200" height="132" /></a>SSD</strong>, atau<em> Solid State Drive</em> mungkin masih awam di telinga masyarakat Indonesia secara umum. Harddisk tipe SSD merupakan pengembangan teknologi memori solid state untuk menyimpan data. Memori yang digunakan seperti memori yang digunakan untuk Modul Memori PC dan Flashdisk. Bedanya, disini chip memori yang dicangkokkan berukuran besar sehingga bisa diemulasikan untuk mengganti fungsi harddisk standar dengan piringan logam yang selama ini kita kenal.<span id="more-1421"></span></p>
<p>SSD yang pada awal 1990-an mulanya dikembangkan untuk kepentingan militer dan teknologi terapan papan atas. Namun semenjak seiring dengan meningkatnya permintaan laptop dan peranti berukuran kecil, pada tahun 2007 beberapa perusahaan mulai mengembangkan teknologi ini untuk komersial. Kemudian muncullah Compact Flash yang belakangan dikembangkan menjadi produk beraneka ragam seperi SD Card, Micro SD, XD, MMC, Flashdisk yang kita kenal sekarang.</p>
<div id="attachment_1424" class="wp-caption alignnone" style="width: 513px"><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/06/harddisk-ssd2.jpg"><img class="size-full wp-image-1424 " title="harddisk-ssd2" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/06/harddisk-ssd2.jpg" alt="harddisk-ssd2" width="503" height="185" /></a><p class="wp-caption-text">Komponen Harddisk standar (kiri) dan SSD (kanan)</p></div>
<p>SSD sendiri yang mulai diproduksi pada akhir tahun 2007 masih terbilang mahal. Apple SSD 64GB masih dibanderol pada harga 999USD. Namun belakangan berangsur-angsur menurut. pada kuartal ke-4 2008 SSD Lenovo 128GB bisa dibeli dengan harga 200USD. Lumayan..</p>
<p>Pada tahun ini sudah mulai dikembangkan SSD dengan kapasitas yang lebih besar, Apple sudah memulai dengan meluncurkan SSD 256GB pada Januari 2009. Disusul kemudian Samsung yang merilis SSD berukuran yang sama. Bagi yang tertarik melihat isi SSD, silakan simak video berikut..</p>
<p><object id="viddler_a112bce3" classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="437" height="288" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="allowScriptAccess" value="always" /><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="src" value="http://www.viddler.com/player/a112bce3/" /><param name="name" value="viddler_a112bce3" /><param name="allowfullscreen" value="true" /><embed id="viddler_a112bce3" type="application/x-shockwave-flash" width="437" height="288" src="http://www.viddler.com/player/a112bce3/" name="viddler_a112bce3" allowfullscreen="true" allowscriptaccess="always"></embed></object></p>
<p><strong>Keistimewaan SSD</strong><br />
Lalu apa keistimewaan SSD dibanding dengan Harddisk biasa? Saat googling saya temukan fakta perbedaan mendasar keunggulan SSD dibanding Harddisk Standar sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>Bobot lebih ringan</li>
<li>Akses lebih cepat, fungsi baca tulis data, booting sistem dan edit file bisa dilakukan lebih cepat.</li>
<li>Lebih tahan goncangan, bahkan pada saat operasional, dan satu lagi</li>
<li>Konsumsi listrik yang lebih kecil.</li>
</ol>
<p>Berikut ini video menarik yang saya dapat dari Youtube tentang tes perbandingan harddisk standar dengan SSD. Anda harus melihatnya!</p>
<p><object classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="425" height="344" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/pJMGAdpCLVg&amp;hl=en&amp;fs=1" /><param name="allowfullscreen" value="true" /><embed type="application/x-shockwave-flash" width="425" height="344" src="http://www.youtube.com/v/pJMGAdpCLVg&amp;hl=en&amp;fs=1" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
<p>Bagaimana?<br />
Tertarik untuk berpindah pilihan? Anda harus siapkan kocek kurang lebih 300 USD untuk mendapatannya.. SSD 256GB tersebut <img src='http://guntingbatukertas.com/wp-includes/images/blank.gif' alt=':)' title=':)' class='wp-smiley smiley-1' /> </p>
<p>Semoga bermanfaat.</p>
<div class="shr-publisher-1421"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guntingbatukertas.com/hardware/pilih-mana-ssd-atau-hdd/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pilih Harddisk Eksternal Apa?</title>
		<link>http://guntingbatukertas.com/hardware/pilih-harddisk-eksternal-apa/</link>
		<comments>http://guntingbatukertas.com/hardware/pilih-harddisk-eksternal-apa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Jun 2009 19:00:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>salsabel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hardware]]></category>
		<category><![CDATA[Eksternal]]></category>
		<category><![CDATA[External Disk]]></category>
		<category><![CDATA[harddisk]]></category>
		<category><![CDATA[Plug and Play]]></category>
		<category><![CDATA[PnP]]></category>
		<category><![CDATA[Portabel]]></category>
		<category><![CDATA[Portable]]></category>
		<category><![CDATA[USB]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.guntingbatukertas.com/hardware/pilih-harddisk-eksternal-apa/</guid>
		<description><![CDATA[Anda bingung memilih harddisk eksternal portabel yang cocok buat Anda? Di sini saya sajikan ulasan singkat tentang beberapa hal yang bisa Anda pertimbangkan sebelum membeli harddisk yang Anda inginkan. Selamat menikmati..]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/06/hardware-harddisk-eksternal.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1403" title="hardware-harddisk-eksternal" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/06/hardware-harddisk-eksternal.jpg" alt="hardware-harddisk-eksternal" width="230" height="140" /></a>Ringan, Praktis, Ringkas, dan mudah dibawah kemana-mana.. Itulah mengapa belakangan ini harddisk eksternal portabel banyak dipilih sebagai media alternatif. Tidak perlu repot-repot, tinggal hubungkan harddisk eksternal ke port USB/FireWire ke PC manapun, tak perlu pasang power supply, Anda sudah mendapatkan media penyimpan ekstra yang mobile.</p>
<p>Biasanya, harddisk portabel disertai dengan seutas kabel data USB/Firewire. Beberapa produsen membawakan serta kabel USB dengan dua interface (baca= colokan) USB yang disusun seri untuk mendapatkan pasokan daya yang cukup untuk memutar piringan metal harddisk. Untuk tipe ini, Anda disarankan selalu menancapkan kedua interface USB tersebut saat menggunakan harddisk.<br />
<span id="more-1401"></span><br />
Beberapa produsen juga mem-bundle paket penjualannya dengan software backup.  Fungsi dari software ini adalah memulihkan data ketika terjadi petaka. Belum ada perbandingan resmi dari masing-masing produsen yang menyatakan software apa lebih bagus daripada software siapa, namun keberadaan software bawaan ini cukup membantu. Terutama bagi konsumen yang memfungsikan harddisk eksternal sebagai backup dari file-file penting. Tentu dong, bisa berabe kalo data penting perusahaan yang bertahun-tahun tiba-tiba hilang..</p>
<p><strong>Apa yang Perlu Diperhatikan?</strong><br />
Anda bisa menemukan merk yang bervariasi di pasaran. Ada A-Data, Buffalo, Iomega, Imation, LaCie, Maxtor, Qnap, Samsung, Seagate, Toshiba, Transcend, Western Digital dan merk-merk lain. Masing-masing vendor/produsen memberikan iming-iming fasilitas yang berbeda-beda. Namun satu hal yang relatif sama, tampilan fisik harddisk portabel kini semakin cantik, mungil, dengan kapasitas yang semakin besar. Harddisk eksternal dikemas dalam beberapa form factor (ukuran) 1,8”, 2,5”, dan 3,5”. Anda bisa memilih sesuai selera..</p>
<p>Sebelum memutuskan untuk membeli hardisk portabel, ada baiknya Anda simak beberapa hal yang perlu Anda cermati sebagai acuan untuk memilih harddisk yang tepat, buat Anda tentunya:</p>
<p><strong>1. Kapasitas (kapasitas simpan file maksimal) </strong><br />
Kapasitas simpan harddisk portabel sangat bervariasi mulai dari 40GB sampai 500GB. Namun kini juga sudah muncul harddisk portabel yang daya tampungnya mencapai 1,5TB (terabyte). Jika Anda banyak bekerja dengan file video dan grafis, saya sarankan untuk memilih harddisk portabel dengan kapasitas terbesar yang bisa Anda beli. Namun bagi Anda yang ingin mendapatkan media backup yang ekonomis, Anda perlu melihat perbandingan harga dan kapasitas harddisk. Caranya adalah dengan mencari harga media penyimpan per 1MB dengan rumus sederhana:</p>
<blockquote><p>Harga per MB= Harga : Kapasitas Harddisk (dalam MB)</p></blockquote>
<p>Misalnya:</p>
<blockquote><p>Soal: Berapa harga per-MB untuk harddisk 160GB seharga Rp690.000:</p>
<p>Jawab: harga per MB = 690.000 : 160.000 = <strong>4,3125</strong></p></blockquote>
<p>Berikut ini perhitungan yang sempat saya buat untuk satu merk harddisk eksternal:</p>
<blockquote><p>Ukuran___________| Harga Per MB<br />
160 GB___________| <strong>4.3125</strong><br />
250 GB___________| 3.2032<br />
320 GB___________| 2,9575<br />
400 GB___________| 2.834<br />
500 GB___________| <strong>2.7</strong></p></blockquote>
<p>Biasanya semakin besar ukuran harddisk, harganya akan semakin ekonomis.  Untuk sementara ini harga yang relatif ekonomis ada pada harddisk kisaran 500GB hingga 640GB.</p>
<p><strong>2. Kecepatan putar drive </strong><br />
Kecepatan putar piringan metal harddisk juga mempengaruhi kecepatan laju data. Semakin cepat daya putarnya, semakin cepat data bisa ditulis dan dibaca. Kecepatan putar ini dinyatakan dalam satuan <strong>RPM </strong>(rotation per minute). Umumnya harddisk portabel berputar pada kecepatan 5400 <strong>RPM</strong>. Anda akan beruntung jika menemukan harddisk dengan kecepatan putar 7200 RPM ke atas.</p>
<p><strong>3. Besar buffer atau cache</strong><br />
Besarnya buffer mewakili jumlah memori yang di-cache. Cache menyimpan dan menangani antrian permintaan (request) transfer baca/tulis data dari sistem.</p>
<p>Besarnya buffer berkisar dari 2MB – 16MB. Semakin besar cache semakin besar &#8216;ruang antrian&#8217; pembacaan dan penulisan di harddisk serta semakin cepat pula data diproses. Namun ukuran buffer sebuah harddisk portabel berbanding terbalik dengan harga. Semakin besar cache memori akan semakin mahal pula harga harddisk portabel tersebut.</p>
<p><strong>4. Fitur Recovery</strong><br />
Jika tersedia, pilihlah harddisk portabel yang dilengkapi dengan fitur backup and recovery. Fitur ini berguna di saat file-file Anda mengalami kerusakan atau korupsi data ataupun akibat serangan virus. Melalui fitur recovery, Anda akan bisa memulihkan data yang hilang/rusak.</p>
<p><strong>5. Kemampuan PnP (plug and play)</strong><br />
PnP artinya, kurang lebih bisa diartikan, tancap langsung pasang gas. Begitu Anda menancapkan kabel USB, harddisk portabel langsung bisa dipakai tanpa perlu instalasi driver atau software apa pun. Kemampuan PnP sanga membantu jika Anda menggunakan satu atau lebih harddisk portabel di beberapa PC sekaligus.</p>
<div id="attachment_1404" class="wp-caption alignright" style="width: 350px"><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/06/hardware-harddisk-eksternal2.jpg"><img class="size-full wp-image-1404" title="hardware-harddisk-eksternal2" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/06/hardware-harddisk-eksternal2.jpg" alt="hardware-harddisk-eksternal2" width="340" height="299" /></a><p class="wp-caption-text">Harddisk Shockproof dari Transcend</p></div>
<p><strong>6. Garansi</strong><br />
Kata orang, garansi mencerminkan kualitas produk. Pernyataan ini mungkin tidak seratus persen benar, namun kemauan Produsen menjamin produknya bisa berjalan mulus tanpa gangguan selama masa waktu tertentu akan menjamin konsumen tidak lagi merasa was-was untuk membeli. Rata-rata harddisk eksternal memilki garansi 1 tahun, namun juga ada yang lebih singkat. Meski bukan faktor utama, saya sarankan Anda mempertimbangkan dukungan garansi dari vendor <em>just in case </em>Anda kurang beruntung saat membeli harddisk eksternal Anda.</p>
<p><strong>7. </strong><em><strong>Dustproof, Waterproof &amp; Shockproof</strong></em><br />
Harddisk dirancang untuk menerima getaran hingga kurang lebih 3G (3x kecepatan gravitasi) dalam kondisi diam. Namun beberapa vendor menjamin harddisknya bisa tahan hingga 5G. cukup menarik, terutama bila Anda harddisk Anda beresiko sering jatuh atau terbentur..</p>
<p>Sejumlah vendor lain bahkan mengemas harddisk eksternalnya dengan karet &#8216;pelindung segala&#8217;. Dengan kemasan unik ini harddisk eksternal diakui bisa tahan terhadap debu, goncangan dan air (tentu dengan keterbatasan).</p>
<p>Semoga ulasan singkat ini memberi sedikit gambaran untuk memilih harddisk yang tepat. Namun <em>above all</em>, <strong>pilihan</strong> selalu ada di tangan Anda.. selamat memilih <img src='http://guntingbatukertas.com/wp-includes/images/blank.gif' alt=':)' title=':)' class='wp-smiley smiley-1' /> </p>
<p>Sumber: Wiwik Juwono <a title="Kompas Tekno" href="http://tekno.kompas.com/read/xml/2009/05/05/09590841/tip.memilih.harddisk.portabel" target="_blank">@Kompas Tekno</a></p>
<div class="shr-publisher-1401"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guntingbatukertas.com/hardware/pilih-harddisk-eksternal-apa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Harddisk Read Error, Pesan Pembacaan Gagal Windows</title>
		<link>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/harddisk-read-error-pesan-pembacaan-gagal-windows/</link>
		<comments>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/harddisk-read-error-pesan-pembacaan-gagal-windows/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Apr 2009 20:25:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>salsabel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hardware]]></category>
		<category><![CDATA[Windows]]></category>
		<category><![CDATA[disk]]></category>
		<category><![CDATA[Easeus]]></category>
		<category><![CDATA[error occured]]></category>
		<category><![CDATA[Fixboot]]></category>
		<category><![CDATA[Fixmbr]]></category>
		<category><![CDATA[harddisk]]></category>
		<category><![CDATA[Partition]]></category>
		<category><![CDATA[Partition manager]]></category>
		<category><![CDATA[read error]]></category>
		<category><![CDATA[recovery console]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/harddisk-read-error-pesan-pembacaan-gagal-windows/</guid>
		<description><![CDATA["A Disk Read Error Occured", pesan klasik yang sering muncul yang mengarah pada kesalahan pembacaan data di harddisk. Sebagian pihak mengira bahwa hal ini disebabkan karena kabel, harddisk atau hardware lain yang cacat. Namun jika Anda menyimak ulasan berikut ini, mungkin Anda akan perpikir ulang untuk menyalahkan hardware kesayangan Anda..]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/05/hardware-harddisk-read-error.jpg"><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/05/hardware-harddisk-read-error.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1155" title="hardware-harddisk-read-error" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/05/hardware-harddisk-read-error.jpg" alt="hardware-harddisk-read-error" width="200" height="114" /></a></a>Anda pernah mendapatkan pesan error<strong><em> &#8216;A Disk Read Error Occured&#8217;</em></strong>? Selamat, Anda baru saja masuk dalam daftar panjang pengguna Windows yang dirugikan oleh Microsoft. Maaf, bukan maksud saya mengolok-olok Anda karena ini tidak ada kaitannya samasekali dengan apa yang telah Anda lakukan. <a title="Daftar Panjang Korban Harddisk Read Error" href="http://www.hardwareanalysis.com/content/topic/19004/?o=20" target="_blank">Diskusi panjang dalam forum</a> membuktikan bahwa sudah sekian banyak orang yang mengadukan permasalahan ini sejak awal 2004 dan telah banyak vendor hardware yang melakukan pembuktian bahwa ini bukan sebab dari kesalahan fisik hardware, tapi murni karena kesalahan sistem. Ironisnya, Microsoft sama sekali tidak memberikan petunjuk apapun.</p>
<p>Jadi tenang saja, permasalahan ini tidak ada kaitannya samasekali dengan perubahan hardware yang Anda lakukan. Anda tidak perlu membeli harddisk atau hardware lain! Tak ada yang salah dengan PC Anda. Lalu bagaimana ini bisa terjadi? Silakan simak ulasan lengkapnya berikut ini&#8230;<br />
<span id="more-1151"></span><strong>Pengalaman yang menyebalkan</strong><br />
Seorang pengguna komputer yang suka ngoprek mengaku pernah mengalami permasalahan dengan pesan error di atas. Cerita ini berawal ketika dia bepergian dengan membawa laptop kesayangannya. Tiba-tiba muncul pesan <strong><em>&#8220;A Disk Read Error Occured. Press CTRL+ALT+DEL to restart&#8221;</em></strong>..</p>
<p>Dia termasuk beruntung karena sudah terbiasa membuat backup image instalasi Windowsnya sehingga dengan mudah instalasi Windows dapat dikembalikan ke kondisi normal. Sesampainya di tujuan ternyata pesan error tersebut muncul kembali. Paling-paling kalo beruntung Windows hanya bertahan beberapa saat hingga laptop di-reset. Begitu terus hingga dia hampir putus asa dan membeli harddisk baru. Dia sudah mencoba banyak hal mulai dari me-reset BIOS, mengganti kabel, bahkan mencoba ganti harddisk! Beberapa forum juga menyarankan untuk memakai<strong> Recovery Console</strong> windows untuk melakukan <em>Fixmbr, Fixboot, ataupun Scandisk /r</em>. Tak satupun berhasil.</p>
<p>Dari berbagai pengalaman korban, dapat diambil hipotesa sebagai berikut:</p>
<p><strong>Kata kuncinya adalah 137GB<br />
</strong>Windows mengakses harddisk dengan <strong>mode akses 48bit</strong>. Dengan mode ini Windows bisa membaca partisi aktif <strong>maksimal 137GB </strong>(dari SP2 ke bawah). Ketika harddisk laptop diupgrade dari paket asli 80GB menjadi 160GB dan akhirnya 250GB. Harddisk 250GB ini dipartisi menjadi dua bagian, 80GB untuk sistem dan sisanya kurang lebih 170GB digunakan sebagai partisi Data. Dugaan sementara kesalahan akan muncul ketika proses <em>recovery </em>selesai, Windows berusaha menuliskan data pada sektor terakhir partisi diatas 137GB. Sama halnya jika pada posisi tersebut Anda menyimpan data Anda. Windows akan memunculkan pesan error setelah shutdown dan data tersebut sudah tertulis di sana. Sampai disini tak ada perbaikan MBRapapun yang bisa mengatasi.</p>
<p><strong>Alternatif Solusi</strong><br />
Menurut informasi, Windows juga akan mengalami masalah jika partisi utama/partisi booting berukuran lebih dari 137GB karena Windows akan menuliskan suatu data khusus di akhir partisi tersebut. Oleh karena itu, selama Anda tidak menuliskan data apapun pada lokasi yang sama, Windows akan berjalan normal. Namun jika Anda menuliskan data apapun di sana, Windows akan bertingkah aneh dan tidak mau booting, apapun yang Anda upayakan. Untuk mengatasinya ada beberapa cara sebagai berikut:<br />
<strong><br />
Cara #1</strong></p>
<ol>
<li>Hapus sebagian data pada partisi Anda yang berukuran &gt;=137GB kemudian perkecil partisi tersebut menjadi kurang dari 137GB. Maka secara ajaib Windows akan berjalan normal.</li>
<li>Jika masih belum berhasil, gunakan perintah Fixboot, Fixmbr dengan Recovery Console.</li>
<li>Alternatif lainnya, timpa MBR atau perbaiki partisi dengan program partisi independen</li>
</ol>
<p><strong>Cara #2</strong></p>
<ol>
<li>Download <strong>Easeus Partition Manager (8,81MB) <a title="Download Easeus Partition Manager" href="http://download.cnet.com/Easeus-Partition-Manager/3000-2248_4-10863346.html" target="_blank">[Alternatif]</a><br />
</strong></li>
<li>Copot harddisk Anda dari PC yang sedang terkena musibah dan pasang di PC lain yang sehat dengan konektor USB atau pasang di rak harddisk dengan posisi sebagai Slave.</li>
<li>Pastikan Anda memilih <strong><em>&#8220;Check the disk for errors&#8221;</em></strong>, <strong>BUKAN </strong>untuk melakukan <strong><em>recovery bad sector</em></strong>. Langkah ini akan memastikan file sistem Anda lengkap dan bekerja dengan baik. Jika partisi Anda dibaca sebagai RAW, Easeus akan memperbaiki partisi serta file system dan mengembalikan pengaturannya ke posisi semula. Program ini juga membantu memperbaiki gejala kesalahan proses booting dan restart yang tidak prosedural.</li>
</ol>
<p>Semoga bermanfaat<br />
Sumber: Pengalaman <a title="Pengalaman seorang geek" href="http://www.randem.com/discus/messages/9402/9406.html?1236319938" target="_blank">Randem</a></p>
<div class="shr-publisher-1151"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/harddisk-read-error-pesan-pembacaan-gagal-windows/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>49</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

