<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Guntingbatukertas.com &#187; Microsoft</title>
	<atom:link href="http://guntingbatukertas.com/tag/microsoft/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://guntingbatukertas.com</link>
	<description>Kumpulan Tip, Trik dan Tutorial Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Sat, 02 Apr 2011 21:03:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1</generator>
		<item>
		<title>Cara Menonaktifkan User Account Control (UAC) di Windows 7</title>
		<link>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/cara-menonaktifkan-user-account-control-uac-di-windows-7/</link>
		<comments>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/cara-menonaktifkan-user-account-control-uac-di-windows-7/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Mar 2011 20:23:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>salsabel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sistem Operasi]]></category>
		<category><![CDATA[Windows]]></category>
		<category><![CDATA[Cara]]></category>
		<category><![CDATA[code 8235]]></category>
		<category><![CDATA[Control Panel]]></category>
		<category><![CDATA[Disable]]></category>
		<category><![CDATA[Microsoft]]></category>
		<category><![CDATA[Microsoft Windows]]></category>
		<category><![CDATA[Regedit]]></category>
		<category><![CDATA[ShellExecuteEx]]></category>
		<category><![CDATA[UAC]]></category>
		<category><![CDATA[User Account Control]]></category>
		<category><![CDATA[Vista]]></category>
		<category><![CDATA[Windows 7]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guntingbatukertas.com/?p=2134</guid>
		<description><![CDATA[Anda ingin tahu bagaimana cara mendisable UAC atau paling tidak bagaimana cara menonaktifkan pop up peringatan agar tidak terlalu sering muncul? Silakan simak ulasan singkat berikut.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-2141" href="http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/cara-menonaktifkan-user-account-control-uac-di-windows-7/attachment/uac-win7/"><img class="alignleft size-full wp-image-2141" title="uac-win7" src="http://guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2011/03/uac-win7.jpg" alt="" width="200" height="116" /></a>Belajar dari pengalaman Vista, agaknya Microsoft telah mengatur ulang User Account Control (UAC) di Windows 7 agar lebih mudah diatur dan tidak terlalu mengganggu seperti layaknya di Vista. UAC seringkali dianggap sebagai pengganggu ketika pengguna ingin menginstal program namun tidak &#8216;direstui&#8217; oleh Windows karena dianggap berbahaya, atau paling tidak terlalu banyak peringatan yang muncul ketika pengguna hanya ingin mengakses tipe file tertentu. Belum lagi terbukti beberapa program baru yang pada awalnya memunculkan pesan error langsung berjalan mulus cukup dengan menonaktifkan UAC. Apa dan bagaimana UAC bekerja bisa Agan temukan di <a title="UAC di Situs Microsoft" href="http://windows.microsoft.com/en-US/windows-vista/What-is-User-Account-Control" target="_blank">situs pengembangnya sendiri, Microsoft.</a></p>
<p>Pengguna Windows 7 lebih mudah mengatur UAC dengan lebih banyak cara.  Dalam Windows 7, UAC dapat diatur dengan menggeser side bar level pengamanan (baca= peringatan) terhadap akses yang tidak diinginkan. Nah, bagaimana cara mendisable UAC atau paling tidak bagaimana cara menonaktifkan pop up peringatan agar tidak terlalu sering muncul? Sebenarnya caranya mirip sekali dengan menonaktifkan UAC di Vista. Hanya ada sedikit tambahan akses baru. Berikut penjelasan detailnya:</p>
<p><strong><span id="more-2134"></span>Cara 1: Lewat Control Panel</strong></p>
<ol>
<li> Masuk ke  Control Panel. Di Windows 7, ada beberapa macam cara untuk mengakses User Account Control (UAC) sebagai berikut:<br />
a. <strong>Start Menu -&gt; Control Panel -&gt; User Accounts and Family Safety -&gt; User Account</strong>.<br />
b. <strong>Start Menu -&gt; Control Panel -&gt; System and Security -&gt; Action Center</strong>.<br />
c. Klik atau klik kanan <strong>ikon Bendera</strong> di notification area <strong>(system tray</strong>), kemudian pilih <strong>Open </strong>.<br />
d. Ketik “<strong>MsConfig</strong>” (tanpa tanda petik) dalam <strong>Start Search</strong> untuk menjalankan System Configuration, kemudian pilih tab <strong>Tools</strong>, pilih <strong>Change UAC Settings</strong>, kemudian klik tombol <strong>Launch</strong>.</li>
<li>Klik pada link <strong>User Account Control Setting</strong>,<br />
<a rel="attachment wp-att-2138" href="http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/cara-menonaktifkan-user-account-control-uac-di-windows-7/attachment/win7-uac-setting/"><img class="alignnone size-full wp-image-2138" title="win7-uac-setting" src="http://guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2011/03/win7-uac-setting.jpg" alt="" width="323" height="195" /></a></li>
<li>Geser slider bar ke posisi terendah (ke arah <strong>Never Notify</strong>), dengan deskripsi <strong>Never notify me </strong>seperti tampak pada gambar berikut<strong>.<br />
<a rel="attachment wp-att-2139" href="http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/cara-menonaktifkan-user-account-control-uac-di-windows-7/attachment/win7-uac-disable-sidebar/"><img class="alignnone size-full wp-image-2139" title="win7-uac-disable-sidebar" src="http://guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2011/03/win7-uac-disable-sidebar.jpg" alt="" width="436" height="276" /></a></strong></li>
<li>Klik <strong>OK </strong>untuk menyimpan perubahan.</li>
<li><strong>Restart </strong>Komputer untuk mengefektifkan perubahan User Access Control.</li>
</ol>
<p><strong>Cara 2: Dengan Regedit</strong></p>
<ol>
<li>Jalankan Registry Editor (RegEdit).</li>
<li>Temukan registri berikut<br />
<code>HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System</code></li>
<li>Temukan entri REG_DWORD berikut:<br />
<code>EnableLUA</code></li>
<li>Ubah nilai EnableLUA menjadi 0.</li>
<li>Langkah Tambahan; temukan entri REG_DWORD berikut:<br />
<code>ConsentPromptBehaviorAdmin</code></li>
<li>Tentukan nilai ConsentPromptBehaviorAdmin menjadi 0 (optional).</li>
<li>Keluar dari Registry Editor dan restart Komputer untuk menonaktifkan UAC.</li>
</ol>
<p><strong>Cara 3: Lewat Group Policy</strong></p>
<p>Para pengguna Windows 7 Ultimate, Business atau Enterprise yang memiliki fasilitas Local Group Policy, dapat memanfaatkan Group Policy untuk menonaktifkan UAC untuk PC Lokal atau beberapa komputer dalam suatu jaringan sekaligus.</p>
<ol>
<li>Ketik <strong>gpedit.msc </strong>dalam Start Search untuk menjalankan pengaturan <strong>Local Group Policy</strong>.</li>
<li>Pilih: Computer Configuration -&gt; Windows Settings -&gt; Security Settings -&gt; Local Policies -&gt; Security Options</li>
<li>Temukan setting berikut di sisi kanan panel:<br />
<code>User Account Control: Behavior of the elevation prompt for administrators in Admin Approval Mode</code><br />
Ubah settingnya menjadi <strong>Elevate without prompt</strong>.</li>
<li>Temukan setting berikut di sisi kanan panel:<br />
<code>User Account Control: Detect application installations and prompt for elevation</code><br />
Ubah settingnya menjadi <strong>Disabled</strong>.</li>
<li>Temukan setting berikut di sisi kanan panel:<br />
<code>User Account Control: Run all administrators in Admin Approval Mode</code><br />
Ubah settingnya menjadi  <strong>Disabled</strong>.</li>
<li>Temukan setting berikut di sisi kanan panel:<br />
<code>User Account Control: Only elevate UIAccess that are installed in secure locations</code><br />
Ubah settingnya menjadi <strong>Disabled</strong>.<br />
Ilustrasinya tampak seperti berikut.<br />
<a rel="attachment wp-att-2140" href="http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/cara-menonaktifkan-user-account-control-uac-di-windows-7/attachment/disable-uac-gpedit/"><img class="alignnone size-full wp-image-2140" title="disable-uac-gpedit" src="http://guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2011/03/disable-uac-gpedit.jpg" alt="" width="427" height="156" /></a></li>
<li>Selanjutnya, <strong>Restart </strong>Komputer jika sudah selesai.</li>
</ol>
<p><strong>Cara 4: Dengan Command Prompt</strong></p>
<p>Prinsip kerja cara ini mirip sekali dengan cara kedua (Regedit). Anda juga bisa menyimpan perintah berikut ke dalam sebuah file .bat terlebih dahulu untuk kemudian dijalankan dengan dobel klik. Cara terakhir ini lebih familiar untuk pengguna Windows yang lebih suka dengan cara yang lebih manual. Yang perlu lakukan adalah:</p>
<ol>
<li>Jalankan Command Prompt dengan level akses Administrator</li>
<li>Ketik baris perintah berikut:</li>
</ol>
<p><code>%windir%\System32\cmd.exe /k %windir%\System32\reg.exe ADD  HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System  /v EnableLUA /t REG_DWORD /d 0 /f</code></p>
<p>Sebagai tambahaan, berikut perintah untuk meminimalisir pesan peringatan popup yang sering muncul:</p>
<p><code>%windir%\System32\cmd.exe /k %windir%\System32\reg.exe ADD  HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System  /v ConsentPromptBehaviorAdmin /t REG_DWORD /d 0 /f</code></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>NB:</p>
<p>Untuk <strong>mengaktifkan kembali UAC</strong>, copy-paste perintah berikut di command prompt:</p>
<p><code>%windir%\System32\cmd.exe /k %windir%\System32\reg.exe ADD  HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System  /v EnableLUA /t REG_DWORD /d 1 /f</code></p>
<p>Dan berikut perintah untuk mengembalikan <strong>prompt for consent UI</strong> kembali ke setting semula:</p>
<p><code>%windir%\System32\cmd.exe /k %windir%\System32\reg.exe ADD  HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System  /v ConsentPromptBehaviorAdmin /t REG_DWORD /d 2 /f</code></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ditulis ulang dengan revisi dari <a title="mydigitallife" href="http://www.mydigitallife.info" target="_blank">mydigitallife</a>. Semoga bermanfaat.</p>
<p>:coffee:<strong><br />
</strong></p>
<div class="shr-publisher-2134"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/cara-menonaktifkan-user-account-control-uac-di-windows-7/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Cepat Menonaktifkan User Account Control (UAC) di Windows Vista</title>
		<link>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/cara-cepat-menonaktifkan-user-account-control-uac-di-windows-vista/</link>
		<comments>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/cara-cepat-menonaktifkan-user-account-control-uac-di-windows-vista/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Mar 2011 20:20:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>salsabel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sistem Operasi]]></category>
		<category><![CDATA[Windows]]></category>
		<category><![CDATA[Cara]]></category>
		<category><![CDATA[Command]]></category>
		<category><![CDATA[Disable]]></category>
		<category><![CDATA[Menonaktifkan]]></category>
		<category><![CDATA[Microsoft]]></category>
		<category><![CDATA[Prompt]]></category>
		<category><![CDATA[Regedit]]></category>
		<category><![CDATA[UAC]]></category>
		<category><![CDATA[User Account Control]]></category>
		<category><![CDATA[Vista]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guntingbatukertas.com/?p=2146</guid>
		<description><![CDATA[UAC di Windows Vista cukup merepotkan dan membebani sistem jika pengguna berkutat dengan beragam hardware berbeda. Bagaimana cara mendisable UAC di Vista? Atau paling tidak bagaimana cara menonaktifkan pop up peringatan agar tidak terlalu sering muncul? Silakan simak ulasan singkat berikut.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-2151" href="http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/cara-cepat-menonaktifkan-user-account-control-uac-di-windows-vista/attachment/windows-vista-logo/"><img class="alignright size-full wp-image-2151" title="windows-vista-logo" src="http://guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2011/03/windows-vista-logo.jpg" alt="" width="153" height="109" /></a>Anda sering terganggu dengan dialog popup berisi konfirmasi Windows Vista yang meminta Anda menggunakan akses dokumen/program dengan level Administrator? Selain popup ini mengganggu, ada kalanya kita sebenarnya tidak butuh akses Admin untuk mengakses file kita sendiri. Jika hal ini terjadi, Anda mungkin perlu berpikir untuk menonaktifkan fasilitas UAC (User Account Control) yang mengatur fasilitas ini. Sebenarnya ada banyak cara menonaktifkan pilihan User Account Control Di Windows Vista, salah satu cara favorit para programmer adalah dengan bahasa program CLI (Command Line Interface) atau juga dikenal dengan program command prompt.<span id="more-2146"></span></p>
<p>Prinsip kerja cara ini mirip sekali dengan cara kedua (Regedit). Anda  juga bisa menyimpan perintah berikut ke dalam sebuah file .bat terlebih  dahulu untuk kemudian dijalankan dengan dobel klik. Cara terakhir ini  lebih familiar untuk pengguna Windows yang lebih suka dengan cara yang  lebih manual. Yang perlu lakukan adalah:</p>
<ol>
<li>Jalankan Command Prompt dengan level akses Administrator</li>
<li>Ketik baris perintah berikut:</li>
</ol>
<p><code>%windir%\System32\cmd.exe /k %windir%\System32\reg.exe ADD   HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System   /v EnableLUA /t REG_DWORD /d 0 /f</code></p>
<p>Sebagai tambahaan, berikut perintah untuk meminimalisir pesan  peringatan popup yang sering muncul:</p>
<p><code>%windir%\System32\cmd.exe /k %windir%\System32\reg.exe ADD   HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System   /v ConsentPromptBehaviorAdmin /t REG_DWORD /d 0 /f</code></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>NB:</p>
<p>Untuk <strong>mengaktifkan kembali UAC</strong>, copy-paste perintah  berikut di command prompt:</p>
<p><code>%windir%\System32\cmd.exe /k %windir%\System32\reg.exe ADD   HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System   /v EnableLUA /t REG_DWORD /d 1 /f</code></p>
<p>Dan berikut perintah untuk mengembalikan <strong>prompt for consent  UI</strong> kembali ke setting semula:</p>
<p><code>%windir%\System32\cmd.exe /k %windir%\System32\reg.exe ADD   HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System   /v ConsentPromptBehaviorAdmin /t REG_DWORD /d 2 /f</code></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ditulis ulang dengan revisi dari <a title="mydigitallife" href="http://www.mydigitallife.info" target="_blank">mydigitallife</a>.  Semoga bermanfaat.</p>
<div class="shr-publisher-2146"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/cara-cepat-menonaktifkan-user-account-control-uac-di-windows-vista/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Know What: UAC (User Account Control)</title>
		<link>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/know-what-uac-user-account-control/</link>
		<comments>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/know-what-uac-user-account-control/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Mar 2011 20:18:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>salsabel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sistem Operasi]]></category>
		<category><![CDATA[Windows]]></category>
		<category><![CDATA[Bar]]></category>
		<category><![CDATA[Definisi]]></category>
		<category><![CDATA[Definition]]></category>
		<category><![CDATA[Difference]]></category>
		<category><![CDATA[Microsoft]]></category>
		<category><![CDATA[Perbedaan]]></category>
		<category><![CDATA[Slider]]></category>
		<category><![CDATA[UAC]]></category>
		<category><![CDATA[User Account Control]]></category>
		<category><![CDATA[Vista]]></category>
		<category><![CDATA[Windows 7]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guntingbatukertas.com/?p=2165</guid>
		<description><![CDATA[Mengapa UAC menjadi penting untuk dibahas dan bagaimana UAC berperan dalam Sistem Operasi terbaru dari Microsoft? silakan simak lebih lanjut tulisan singkat ini.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><ins><ins id="google_ads_frame2_anchor"></ins></ins></p>
<p><a rel="attachment wp-att-2168" href="http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/know-what-uac-user-account-control/attachment/uac-win7-kecil/"><img class="size-thumbnail wp-image-2168 alignright" title="uac-win7-kecil" src="http://guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2011/03/uac-win7-kecil-200x150.jpg" alt="" width="200" height="150" /></a>Kita, Anda dan saya, dan banyak pengguna Windows lainnya mendapatkan kesempatan menjajal fasilitas UAC (User Account Control) yang ada dalam paket Sistem Operasi Vista dan kemudian dilanjutkan dalam rilis  Win7. Menurut Microsoft User Account Control (UAC) adalah fitur terbaru yang membantu pengguna menjaga sistemnya dari program berbahaya (malware) yang akan merusak sistem.UAC secara otomatis menghentikan instalasi aplikasi yang tidak diinginkan.</p>
<p>Jika Anda mencermati, saat Anda menggunakan Windows Vista atau Win7, terkadang muncul peringatan otomatis yang meminta Anda memberikan akses level Administrator, itulah salah satu tanggung jawab UAC. Mengapa UAC menjadi penting untuk dibahas dan bagaimana UAC berperan dalam Sistem Operasi terbaru dari Microsoft? silakan simak lebih lanjut tulisan singkat ini.<span id="more-2165"></span></p>
<p>UAC (User Account Control) merupakan hasil pembaharuan dan optimalisasi yang ingin dihadirkan Microsoft bagi para penggunanya dalam segi Sekuriti Sistem Operasi. Kita perlu ingat bahwa sejak dulu produk Microsoft seringkali menjadi sasaran serangan dari berbagai pihak yang memanfaatkan celah keamanan sistem operasi. Menurut Microsoft UAC akan memperingatkan Anda ketika:</p>
<ul>
<li> Instalasi/Uninstalasi program</li>
<li>Instalasi driver untuk sebuah perangkat (misal: kamera digital, flashdisk)</li>
<li>Penggunaan Konsol Update Windows untuk menginstall sebuah update</li>
<li>Mengatur Pengatur Bimbingan Orangtua (<em>Parental Console</em>)</li>
<li>Install ActiveX Control untuk mengakses situs tertentu</li>
<li>Membuka atau mengubah Firewall Windows</li>
<li>Mengubah tipe akun pengguna</li>
<li>Mengubah setting keamanan dengan <em>Security Policy Editor</em> (Secpol.msc)</li>
<li>Browse/Mengakses direktori pengguna lain</li>
<li>Mengatur Update otomatis</li>
<li>Menggunakan Otomatisasi Task.</li>
<li>Copy atau Memindah file dari dan ke folder Program Files atau Windows.</li>
<li>Menambah atau mengurangi akun pengguna</li>
<li>Mengatur Akses <em>Remote Desktop</em></li>
</ul>
<p>Namun belajar dari pengalaman Vista, Microsoft merasa perlu melakukan beberapa pembenahan mengingat banyaknya keluhan terhadap pesan konfirmasi yang terlalu sering muncul dan cenderung justru mengganggu akses pengguna. Selanjutnya, produk UAC dipermak dengan kemampuan tambahan dalam paket Windows 7. UAC versi terbaru ini dengan dibekali kemampuan:</p>
<ul>
<li>Mengurangi pesan konfirmasi ganda/tidak diperlukan sehingga hanya akan muncul saat-saat kriti saja.</li>
<li>Memberikan akses lebih mudah kepada pengguna terhadap sistem (baca=setting UAC) masing-masing.</li>
<li>Memberikan info yang lebih mudah diterima pengguna (user friendly).</li>
<li>Memberikan kontrol yang lebih baik terhadap sistem.</li>
</ul>
<p><a rel="attachment wp-att-2139" href="http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/cara-menonaktifkan-user-account-control-uac-di-windows-7/attachment/win7-uac-disable-sidebar/"><img class="alignnone size-full wp-image-2139" title="win7-uac-disable-sidebar" src="http://guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2011/03/win7-uac-disable-sidebar.jpg" alt="" width="436" height="276" /></a></p>
<p>Dalam versi terbaru ini, Anda dapat menemukan halaman User Account Control Setting, dimana Anda bisa melakukan tweaking dan konfigurasi sesuai keinginan Anda. Seperti meningkatkan tingkat pesan konfirmasi, atau bahkan menonaktifkannya samasekali. Setting ini dipermudah dengan model Slider bar yang mewakili tingkat pengaturan UAC, sehingga pengaturan dapat dilakukan dengan sangat mudah.</p>
<p>Tabel berikut akan memberikan gambaran perbedaan tiap level pengaturan tersebut:</p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="4" width="550" height="122" bordercolor="#000000">
<col width="85*"></col>
<col width="85*"></col>
<col width="85*"></col>
<tbody>
<tr valign="TOP">
<td style="text-align: center;" width="33%"><strong>Setting</strong></td>
<td style="text-align: center;" width="33%"><strong>Deskripsi</strong></td>
<td style="text-align: center;" width="33%"><strong>Dampak Keamanan</strong></td>
</tr>
<tr valign="TOP">
<td width="33%"><em>Always notify me when programs try to install software or make changes  to my computer and when I make changes to Windows settings</em></td>
<td width="33%">Windows akan memperingatkan Anda sebelum program atau Anda sendiri melakukan perubahan terhadap Sistem atau Setting Windows yang memerlukan ijin dari administrator. Ketika Anda diberi peringatan, Desktop akan tampak gelap sejenak dan Anda harus memilih <em>Approve </em>(Setuju) atau <em>Deny</em> (Tolak) permintaan dalam dialog box UAC sebelum Anda dapat melakukan perubahan apapun dalam komputer. Desktop yang gelap merupakan tanda pengaman desktop bahwa program lain tidak bisa berjalan pada masa ini.</td>
<td width="33%">Ini adalah setting paling aman. Ketika Anda diperingatkan, Anda sepatutnya membaca dengan baik setiap dialog box sebelum menyetujui perubahan apapun terhadap komputer Anda.</td>
</tr>
<tr valign="TOP">
<td width="33%"><em>Default – Notify me only when programs try to make changes to my  computer. Don’t notify me when I make changes to Windows settings.</em></td>
<td width="33%">Windows akan memperingatkan Anda ketika ada program dari luar sistem melakukan perubahan atau pengaturan Windows yang memerlukan ijin administator. Ketika Anda diberi peringatan, Desktop akan tampak gelap sejenak dan  Anda harus memilih <em>Approve </em>(Setuju) atau <em>Deny</em> (Tolak)  permintaan dalam dialog box UAC sebelum Anda dapat melakukan perubahan  apapun dalam komputer. Sama seperti setting di atas, desktop yang gelap merupakan tanda pengaman  desktop bahwa program lain tidak bisa berjalan pada masa ini, namun Anda tidak akan diberi peringatan jika Anda ingin melakukan perubahan yang  memerlukan ijin Administrator.</td>
<td width="33%">Pengaturan ini memiliki level keamanan sedang. Biasanya aman-aman saja jika perubahan pengaturan Windows Anda lakukan sendiri tanpa harus ada peringatan. Namun, beberapa program bawaan Windows dapat saja menerima perintah atau data secara langsung. Hal ini bisa dimanfaatkan oleh software berbahaya untuk menginstall sesuatu atau melakukan perubahan pengaturan dalam komputer Anda.&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</td>
</tr>
<tr valign="TOP">
<td width="33%"><em>Notify me only when programs try to make changes to my computer (do not  dim my desktop). Don’t notify me when I make changes to Windows settings</em></td>
<td width="33%">Windows akan memperingatkan Anda ketika ada program atau pengaturan Windows yang memerlukan ijin  administator. Ketika Anda diberi peringatan, Desktop akan tampak gelap  sejenak dan  Anda harus memilih <em>Approve </em>(Setuju) atau <em>Deny</em> (Tolak)  permintaan dalam dialog box UAC sebelum Anda dapat melanjutkan proses tersebut, namun Anda tetap bisa melakukan hal lain tatkala dialog box UAC ini masih terbuka.  Anda tidak akan diberi peringatan  jika Anda ingin melakukan perubahan yang  memerlukan ijin  Administrator. Setting ini cukup aman.</td>
<td width="33%">Dengan setting ini, program lain dapat bercampur dan mempengaruhi tampilan dialog box UAC. Bisa jadi hal ini menjadi risiko celah keamanan jika komputer Anda telah terserang malware.</td>
</tr>
<tr valign="TOP">
<td width="33%"><em>Never notify me or turn  off <a title="Cara menonaktifkan UAC di Windows 7" href="http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/cara-menonaktifkan-user-account-control-uac-di-windows-7">and disable UAC</a></em></td>
<td width="33%">Windows TIDAK akan memperingatkan Anda sebelum adanya perubahan dalam komputer Anda. Jika Anda login sebagi Administrator, program apapun bisa melakukan perubahan tanpa Anda ketahui. Jika Anda login sebagai user biasa, semua perubahan yang memerlukan ijin Administrator akan ditolak secara otomatis. Jika Anda memilih setting ini, Anda harus merestart komputer untuk menonaktifkan UAC. Sejak saat dinonaktifkan, siapapun yang login sebagai Administrator, akan selalu mendapatkan hak sebagai admin.</td>
<td width="33%">Setting ini merupakan pengaturan paling lemah. Jika Anda menonaktifkan setting UAC, Anda telah membuka kemungkinan celah keamanan sistem Anda. Dalam hal ini Anda patut berhati-hati memilih program yang Anda jalankan karena mereka mendapatkan hak akses yang sama dengan Anda, termasuk membaca dan melakukan perubahan terhadap area sistem, data pribadi, file, dan semua yang tersimpan dalam komputer. Program-program ini juga bisa melakukan komunikasi dan melakukan transfer informasi dari dan ke komputer menapun yang terhubung dengan komputer Anda, termasuk lewat internet.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Pengaturan ini mirip sekali dengan pengaturan yang telah lama dianut dalam keluarga Unix, dan turunannya. Microsoft memanfaatkan serupa untuk mengamankan Windows dari akses yang tidak berwenang.</p>
<p>Semoga bermanfaat.</p>
<div class="shr-publisher-2165"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/know-what-uac-user-account-control/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Trik Menggabungkan File MP3 Tanpa Program Tambahan</title>
		<link>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/trik-menggabungkan-file-mp3-tanpa-program-tambahan/</link>
		<comments>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/trik-menggabungkan-file-mp3-tanpa-program-tambahan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Sep 2009 21:06:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>salsabel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Windows]]></category>
		<category><![CDATA[Combine]]></category>
		<category><![CDATA[Menggabungkan File]]></category>
		<category><![CDATA[Microsoft]]></category>
		<category><![CDATA[MP3]]></category>
		<category><![CDATA[Tip&Trik]]></category>
		<category><![CDATA[Type]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/trik-menggabungkan-file-mp3-tanpa-program-tambahan/</guid>
		<description><![CDATA[Tahukah Anda bahwa Windows punya baris perintah dasar yang bisa dipakai untuk menggabungkan dua atau lebih file MP3 dengan cepat tanpa program tambahan? Bila belum, silakan baca info singkat berikut ini.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/09/windows-join-mp3.gif"><img class="alignright size-full wp-image-1467" title="windows-join-mp3" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/09/windows-join-mp3.gif" alt="windows-join-mp3" width="200" height="67" /></a>Tahukah Anda bahwa Windows punya baris perintah dasar yang bisa dipakai untuk menggabungkan dua atau lebih file MP3 dengan cepat tanpa program tambahan? Bila belum, silakan baca info singkat berikut ini. Setelah itu Anda akan bisa menggabungkan sendiri dua file .MP3 kesukaan Anda dengan cepat mudah dan murah, dijamin!</p>
<p>Windows disamping telah dikenal memiliki banyak celah keamanan ternyata cukup bermurah hati. Betapa tidak, ternyata ada salah satu baris perintah DOS yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan yang lebih. Baris perintah yang saya bicarakan di sini adalah TYPE. Anda sudah pernah mengenalnya?<br />
<span id="more-1465"></span><br />
Pada dasarnya baris perintah yang diketik lewat mode Command atau MS-DOS ini berfungsi menampilkan konten dari file teks atau file tertentu. Tapi di balik itu ternyata dia memiliki kemampuan ekstra, yakni menggabungkan beberapa file menjadi satu. Keren!</p>
<p>Seorang rekan yang baik hati memperkenalkan trik ini pada saya. Dia mengatakan bahwa perintah Type bisa digunakan untuk menggabungkan dua file berformat .MP3 dengan perintah seperti berikut ini:</p>
<blockquote><p>type [file-mp3-pertama] [file-mp3-kedua] [file-mp3-seterusnya] &gt; [output-file-mp3]</p></blockquote>
<p> </p>
<p>Keterangan:</p>
<p>[file-mp3-pertama] : file pertama<br />
[file-mp3-kedua] : file kedua<br />
[file-mp3-seterusnya] : file ketiga dan seterusnya, pisahkan antara file satu dengan yang lainnya dengan spasi<br />
[output-file-mp3] : file hasil penggabungan</p>
<p>Jadi jika saya punya file 001.mp3 dan 002.mp3 dan saya pengen gabungkan menjadi satu. Saya cuman perlu mengetik:</p>
<blockquote><p>type 001.mp3 002.mp3 &gt; output.mp3</p></blockquote>
<p><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/09/windows-join-mp3a.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-1468" title="windows-join-mp3a" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/09/windows-join-mp3a.gif" alt="windows-join-mp3a" width="468" height="144" /></a></p>
<p>Mudah bukan?</p>
<p><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/09/windows-join-mp3b.gif"><img class="alignleft size-full wp-image-1469" title="windows-join-mp3b" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/09/windows-join-mp3b.gif" alt="windows-join-mp3b" width="220" height="305" /></a>Sekedar catatan, informasi file yang tercatat dalam daftar properties file adalah informasi yang diperoleh dari file pertama. Jadi meskipun masing-masing file tersebut punya atribut/tag bawaan yang berbeda hanya akan ada satu catatan yang dipertahankan, yakni atribut file terakhir.</p>
<p>Dari sampel di atas saya coba kembangkan untuk file-file yang lain. Tipe file lain yang bisa digabungkan adalah TXT dan beberapa pecahan (baca = <em>split</em>) file kompresi. Baik ukuran maupun isi file tergabung dengan sempurna. Suara file MP3 pun tersambung baik tanpa jeda.</p>
<p>Sementara untuk .DOC, .PDF, file image seperti .JPG dan .PNG tidak berhasil. Ukuran file output memang meningkat persis sejumlah ukuran total file namun isi maupun atributnya hanya menampilkan file pertama saja.</p>
<p>Ada yang punya pengalaman lain?</p>
<p> </p>
<p>Thanks to: azhargiri</p>
<p> </p>
<p> </p>
<p>gabung, combine, microsoft, windows, type, command, prompt, ms-dos, dos, png, jpg, txt, bat, split, join, mp3</p>
<div class="shr-publisher-1465"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/trik-menggabungkan-file-mp3-tanpa-program-tambahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Error Message Line 1773 Saat Instalasi Windows</title>
		<link>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/error-message-line-1773-saat-instalasi-windows/</link>
		<comments>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/error-message-line-1773-saat-instalasi-windows/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 15 Aug 2009 08:28:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>salsabel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sistem Operasi]]></category>
		<category><![CDATA[Windows]]></category>
		<category><![CDATA[Error]]></category>
		<category><![CDATA[Hardware]]></category>
		<category><![CDATA[Install]]></category>
		<category><![CDATA[Line 1773]]></category>
		<category><![CDATA[Message]]></category>
		<category><![CDATA[Microsoft]]></category>
		<category><![CDATA[Toms]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/error-message-line-1773-saat-instalasi-windows/</guid>
		<description><![CDATA[Suatu saat, ketika Anda ingin menginstall Windows XP, tahu-tahu proses berhenti begitu saja. Bisa saja terjadi di awal proses atau setelah restart yang pertama. Windows kemudian memunculkan pesan error "An unexpected error has occurred at line 1768 in D:\xpclient\base\boot\setup\arcdisp.c" Bagaimana solusinya?]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Suatu saat, ketika Anda ingin menginstall Windows XP, tahu-tahu proses berhenti begitu saja. Bisa saja terjadi di awal proses atau setelah restart yang pertama. Windows kemudian memunculkan pesan error seperti ini:</p>
<blockquote><p>An unexpected error has occurred at line 1768 in  D:\xpclient\base\boot\setup\arcdisp.c</p>
<p><em>atau</em></p>
<p>An unexpected error has occurred at line 1768 in  D:\xpsprtm\base\boot\setup\arcdisp.c</p></blockquote>
<p>Anda pernah mengalaminya? Apa sebab dan bagaimana solusinya? Silakan baca tulisan berikut ini untuk menemukan jawabannya:<br />
<span id="more-1456"></span></p>
<p><strong>A. Sebab<br />
</strong></p>
<p>Seperti yang dimuat di <a title="Toms-hardware" href="http://www.tomshardware.com/forum/23002-45-error-message-line-1773" target="_blank">toms-hardware</a> dan rilis resmi <a title="Microsoft" href="http://support.microsoft.com/?kbid=316400" target="_blank">Microsoft.</a> Hal ini disebabkan oleh adanya kerusakan modul memori (RAM) atau slot memori di Motherboard Anda.</p>
<p><strong>B. Solusi</strong></p>
<p>Untuk mengatasi permasalahan ini: silakan ambil salah satu langkah di bawah ini:</p>
<ul>
<li>Dengan asumsi Anda punya lebih dari satu modul RAM, silakan cabut salah satu atau lebih modul RAM di PC Anda. Tinggalkan satu modul saja. Gunakan ram ini untuk memenuhi syarat minimal instalasi Windows XP Anda. Jika instalasi telah selesai, Anda bisa mencoba memasukkan kembali keping RAM yang telah Anda cabut.<br />
<em>atau,</em></li>
<li>Jika Anda hanya memiliki satu keping RAM, silakan coba pindah posisi RAM Anda ke slot lain yang kosong.<br />
<em>atau,</em></li>
<li>Jika salah satu dari dua langkah tidak berhasil, saya khawatir Anda harus mencari RAM lain (baca=baru) untuk menggantikan RAM Anda.</li>
</ul>
<p>semoga bermanfaat.</p>
<p>Sumber: Forum <a title="Toms-hardware" href="http://www.tomshardware.com/forum/23002-45-error-message-line-1773" target="_blank">toms-hardware</a> dan <a title="Microsoft" href="http://support.microsoft.com/?kbid=316400" target="_blank">Microsoft</a></p>
<div class="topOfPage"><a href="http://support.microsoft.com/?kbid=316400#top"><br />
</a></div>
<div class="shr-publisher-1456"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/error-message-line-1773-saat-instalasi-windows/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengatasi &#8220;COM Surrogate Error&#8221; pada Windows Vista</title>
		<link>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/mengatasi-surrogate-error-pada-windows-vista/</link>
		<comments>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/mengatasi-surrogate-error-pada-windows-vista/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Jul 2009 18:30:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>salsabel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sistem Operasi]]></category>
		<category><![CDATA[Windows]]></category>
		<category><![CDATA[COM Surrogate]]></category>
		<category><![CDATA[Divx]]></category>
		<category><![CDATA[Error]]></category>
		<category><![CDATA[Microsoft]]></category>
		<category><![CDATA[Nero]]></category>
		<category><![CDATA[Preview]]></category>
		<category><![CDATA[Thumbnail]]></category>
		<category><![CDATA[Vista]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.guntingbatukertas.com/?p=1440</guid>
		<description><![CDATA[Pesan error "COM Surrogate Error" selalu muncul di Windows Vista Anda. Padahal Anda sudah membayar cukup banyak untuk membeli Sistem Operasi tersebut. Menjengkelkan?? Tenang saja. Silakan baca ulasan berikut untuk mengatasi permasalahan klise Windows Vista yang Anda sedang Anda hadapi.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/07/windows-com-surrogate1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1442" title="windows-com-surrogate1" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/07/windows-com-surrogate1-300x94.jpg" alt="windows-com-surrogate1" width="300" height="94" /></a>Beberapa waktu lalu ada seorang rekan yang kebetulan datang dengan Laptop barunya. Dia sudah cukup piawai menggunakan Windows Vista. Terutama bila dibandingkan dengan saya sendiri (Maaf, saya bukan pecinta Windows. Apalagi Vista). Secara umum Vista yang ada di laptopnya cukup stabil dan memberikan performa yang kurang lebih sesuai dengan harapan si empunya, kecuali satu hal. Tiap kali dia membuka beberapa folder, terutama folder yang berisi file multimedia muncul pesan error “COM Surrogate Error”. Karena muncul berulang-ulang tanpa sebab yang jelas, pesan error di atas menjadi sesuatu yang menyebalkan.</p>
<p>Sebenarnya bukan apa-apa, namun karena pesan error ini muncul berulang-ulang menurut saya ini cukup menurunkan kredibilitas Vista sebagai sebuah program produk perusahaan Multinasional terkenal. Apalagi jika mengingat Sistem operasi ini DIBELI dengan harga yang tidak bisa dikatakan murah&#8230;</p>
<p>Oke, cukup dengan obrolannya. Sekarang kembali ke topik.<br />
<span id="more-1440"></span><br />
Setelah googling beberapa saat, saya temukan pokok permasalahannya. Menurut beberapa sumber hal tersebut disebabkan oleh Codec (seperti bawaan DivX, Nero dan kawan-kawan) yang tidak kompatibel dengan Vista. Untuk mengatasinya Anda bisa melakukan salah satu dari beberapa langkah di bawah ini:</p>
<p>1. Upgrade <strong>Nero </strong>atau <strong>Divx </strong>Anda ke versi terbaru<br />
2. <strong>Disable </strong>pilihan <strong>Thumbnail Preview</strong>. Ini merupakan cara termudah. Namun demikian saya pikir Anda tidak akan memilih langkah ini, betul? <img src='http://guntingbatukertas.com/wp-includes/images/blank.gif' alt=':D' title=':D' class='wp-smiley smiley-8' /> <br />
3. Ikuti langkah recovery berikut ini:</p>
<ol>
<li>Klik <strong>Start</strong>, kemudian klik kanan pada <strong>Computer </strong>pilih <strong>Properties</strong><br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/07/windows-com-surrogate2.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1443" title="windows-com-surrogate2" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/07/windows-com-surrogate2.jpg" alt="windows-com-surrogate2" width="189" height="264" /></a></li>
<li>Klik <strong>Advanced System Settings</strong> yang terletak di sudut kiri atas<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/07/windows-com-surrogate2a.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1450" title="windows-com-surrogate2a" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/07/windows-com-surrogate2a.jpg" alt="windows-com-surrogate2a" width="133" height="141" /></a></li>
<li>Pada kolom <strong>Performance</strong>, klik <strong>Settings.<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/07/windows-com-surrogate3.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1444" title="windows-com-surrogate3" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/07/windows-com-surrogate3.jpg" alt="windows-com-surrogate3" width="292" height="329" /></a><br />
</strong></li>
<li>Pilih Tab <strong>Data Execution Prevention<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/07/windows-com-surrogate4.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1445" title="windows-com-surrogate4" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/07/windows-com-surrogate4.jpg" alt="windows-com-surrogate4" width="262" height="375" /></a><br />
</strong></li>
<li>Pilih<strong> Turn on DEP for all programs and services except those i select. </strong>Kemudian klik tombol <strong>Add.<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/07/windows-com-surrogate5.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1446" title="windows-com-surrogate5" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/07/windows-com-surrogate5.jpg" alt="windows-com-surrogate5" width="263" height="375" /></a><br />
</strong></li>
<li><strong>Browse </strong>ke <strong>C:\Windows\System32</strong> dan pilih <strong>dllhost.exe</strong>. Akhiri dengan meng-klik <strong>OK</strong>.<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/07/windows-com-surrogate6.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1447" title="windows-com-surrogate6" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/07/windows-com-surrogate6.jpg" alt="windows-com-surrogate6" width="302" height="209" /></a></li>
<li>Windows akan menampilkan jendela seperti berikut: Klik <strong>Apply<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/07/windows-com-surrogate71.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1451" title="windows-com-surrogate71" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/07/windows-com-surrogate71.jpg" alt="windows-com-surrogate71" width="262" height="375" /></a></strong></li>
<li><strong>Restart </strong>komputer Anda dan semoga Vista Anda sudah kembali ke kondisi normal.</li>
</ol>
<p>Selamat mencoba.</p>
<p>Sumber: <a title="Helpero.com" href="http://howto.helpero.com/howto/Fix-the-COM-Surrogate-Error-in-Windows-Vista_63.html" target="_blank">Helpero</a></p>
<div class="shr-publisher-1440"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/mengatasi-surrogate-error-pada-windows-vista/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Windows Original kok Dibilang Bajakan..</title>
		<link>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/windows-original-kok-dibilang-bajakan/</link>
		<comments>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/windows-original-kok-dibilang-bajakan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Jun 2009 18:30:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>salsabel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Software]]></category>
		<category><![CDATA[Windows]]></category>
		<category><![CDATA[Instalasi]]></category>
		<category><![CDATA[Microsoft]]></category>
		<category><![CDATA[Original]]></category>
		<category><![CDATA[software counterfeiting]]></category>
		<category><![CDATA[windows xp]]></category>
		<category><![CDATA[You may be a victim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/windows-original-kok-dibilang-bajakan/</guid>
		<description><![CDATA[Windows XP yang barusan Anda beli berulah. Setelah proses instalasi selesai, muncul pesan error yang sangat mengganggu bertuliskan "You may be a victim of software counterfeiting. Padahal jelas-jelas Anda membeli produk Microsoft yang asli bertanda meterai dan Nomor Seri asli. Apa akal? silakan ikuti panduan berikut ini..]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/06/windows-original-error.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-1429" title="windows-original-error" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/06/windows-original-error.jpg" alt="windows-original-error" width="350" height="86" /></a>Anda benar-benar tidak percaya, setelah dengan berat hati merogoh kocek yang cukup banyak untuk membeli CD Original Windows XP. Alih alih mendapatkan sistem operasi idaman yang aman dari razia Polisi justru pesan Error yang Anda dapatkan. Setelah selesai proses instalasi layar Anda menampilkan pesan error bertuliskan <strong><em>&#8220;You may be a victim of software counterfeiting&#8221;</em></strong>. Bahkan pesan error tetap tak mau hilang setelah Anda mengunjungi situs  <strong>http://www.microsoft.com/genuine/</strong> untuk melakukan validasi. Pesan error tetap muncul berulang kali..<br />
Niat hati ingin tertib peraturan dengan menginstall software yang bukan bajakan, justru &#8216;dituduh&#8217; sebagai korban pembajakan software..<br />
Sungguh tidak menyenangkan, bukan?<br />
<span id="more-1428"></span><br />
Untungnya, Anda bisa menghilangkan pesan error tersebut dengan mengikuti langkah demi langkah berikut ini:</p>
<p>1. Buka Windows Explorer, akses di <strong>C:\Windows\Downloaded Program Files.</strong> Dalam folder ini temukan dah hapus semua file berakhiran <strong>.WGA</strong>.</p>
<p>2. Masuk Safe Mode dengan merestart komputer Anda dan sesaat setelah windows selesai <strong>Log Off, </strong>dengan cepat tekan tombol <strong>F8</strong>. (Jika Anda tidak yakin, Anda bisa menekan tombol ini beberapa kali)</p>
<ul>
<li>Begitu di layar monitor Anda tampak pilihan <strong>Windows Advanced Startup</strong>, pilih <strong>Safe Mode</strong>.</li>
<li>Dalam <strong>Safe Mode</strong>, masuk ke folder berikut ini:</li>
</ul>
<blockquote><p><strong>C:WindowsSystem32</strong> (ganti nama file <strong>wgatray.exe</strong> menjadi <strong>wgatrayold.exe</strong>)<br />
<strong>C:WindowsSystem32dllcache</strong> (ganti nama file <strong>wgatray.exe </strong>menjadi <strong>wgatrayold.exe</strong>)</p></blockquote>
<p><em>Keterangan:</em> Dllcache berada dalam folder yang tersembunyi (hidden). Untuk menampilkannya, buka <strong>Control Panel</strong> &gt; <strong>Folder Options</strong>, Pilih tab <strong>View</strong>, temukan checkbox <strong><em>Show Hidden Files and Folders</em></strong>, tandai.</p>
<p><strong>3. Masih dalam Safe Mode, Masuk Registry Editor:</strong></p>
<ul>
<li> Klik <strong>Start </strong>&gt; <strong>Run </strong>&gt; ketik <strong>regedit </strong>dalam dialog box akhiri dengan klik<strong> [OK]</strong>.</li>
<li> Dalam <strong>Registry Editor</strong>, arahkan pada string berikut:</li>
</ul>
<blockquote><p><strong>HKEY_Local_MachineSoftwareMicrosoftWindowsNTCurrentVersionWinlogonNotifyWGALOGON</strong></p></blockquote>
<ul>
<li><strong>Klik Kanan </strong>&gt; <strong>Export </strong>folder <strong>WGALOGON </strong>(langkah ini perlu dilakukan untuk membackup registry Anda).</li>
<li>Setelah seluruh folder selesai diexport, <strong>hapus </strong>folder WGALOGON tersebut.</li>
<li>Selanjutnya, tutup semua aplikasi dan Restart PC Anda dan booting seperti semula.</li>
</ul>
<p><strong>4. Aktivasi manual:</strong></p>
<ul>
<li> Masuk ke halaman web <strong>www.microsoft.com/genuine</strong></li>
<li> <strong>Validasi </strong>ulang secara manual produk Windows XP Anda</li>
<li> Setelah proses validasi selesai, <strong>Restart </strong>komputer Anda.</li>
</ul>
<p>Seharusnya windows XP Anda sudah tidak memunculkan pesan error lagi. Selamat mencoba..</p>
<p>CMIIW.</p>
<div class="shr-publisher-1428"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/windows-original-kok-dibilang-bajakan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>44</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

