<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Guntingbatukertas.com &#187; recovery console</title>
	<atom:link href="http://guntingbatukertas.com/tag/recovery-console/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://guntingbatukertas.com</link>
	<description>Kumpulan Tip, Trik dan Tutorial Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Sat, 02 Apr 2011 21:03:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1</generator>
		<item>
		<title>Mengatasi Pesan Error Hal.dll is missing pada Windows</title>
		<link>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/mengatasi-pesan-error-haldll-missing/</link>
		<comments>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/mengatasi-pesan-error-haldll-missing/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Nov 2009 19:36:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>salsabel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sistem Operasi]]></category>
		<category><![CDATA[Windows]]></category>
		<category><![CDATA[Corrupt]]></category>
		<category><![CDATA[Error Message]]></category>
		<category><![CDATA[Hal.dll]]></category>
		<category><![CDATA[Hardware Abstraction]]></category>
		<category><![CDATA[Layer]]></category>
		<category><![CDATA[Microsoft Windows]]></category>
		<category><![CDATA[Missing]]></category>
		<category><![CDATA[recovery console]]></category>
		<category><![CDATA[windows xp]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.guntingbatukertas.com/?p=1780</guid>
		<description><![CDATA[Anda pernah mendapatkan pesan error berkaitan dengan Hal.dll yang hilang atau rusak? Silakan ikuti ulasan berikut ini untuk mengetahui sebab dan solusi untuk mengatasinya.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/11/windows-hal-dll-missing00.gif"><img class="alignright size-full wp-image-1783" title="windows-hal-dll-missing00" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/11/windows-hal-dll-missing00.gif" alt="windows-hal-dll-missing00" width="442" height="61" /></a>Hal.dll is missing. Apakah Anda pernah melihat pesan error semacam itu? Tenang saja. Seperti halnya ulasan saya sebelumnya tentang NTLDR is Missing, kasus file Hal.dll merupakan kasus klise yang menunjukkan adanya cacat yang serius dalam Windows. Apa sebenarnya Hal.dll itu dan bagamana mengatasi masalah Windows terkait dengan file ini?<br />
<span id="more-1780"></span><br />
<strong>Tentang HAL</strong><br />
<strong>HAL </strong>adalah produk Microsoft, singkatan dari <em>Hardware Abstraction Layer</em>, teknologi dan driver yang mampu membuat Windows NT, 2000, dan XP berkomunikasi dengan Hardware PC. HAL adalah salah satu fitur dari Sistem File NT (NTFS) yang menggantikan teknologi MS-DOS yang sudah sangat kuno. Fitur inilah yang menjadikan sistem operasi berbasis NT menjadi lebih aman dan handal dibandingkan Windows 95, 98 dan Me.</p>
<p>HAL mengatur dan mengkondisikan aplikasi sehingga tidak mengakses memori PC, CPU dan hardware lain secara langsung. Dencan cara ini Windows akan mengurangi potensi konflik hardware dan crash. Sayangnya, HAL terkadang justru memperlambat bahkan menghentikan game-game dan program DOS yang secara default memerlukan akses hardware dan memori agar berjalan lebih lancar.</p>
<p>Sejak versi XP, Windows juga menawarkan fitur <em>Compatibility Mode</em> yang ditujukan untuk membantu pengguna menjalankan program yang berjalan dalam versi sebelumnya. Namun, sebagian besar program dan game berbasis DOS bahkan beberapa program Windows tetap tidak berjalan lancar di sistem operasi XP.  Biasanya, ketika ada masalah yang berkaitan dengan HAL, Windows akan memunculkan salah satu pesan di bawah ini.</p>
<ul>
<li><em>Windows could not start because the following file is missing or corrupt:<br />
&lt;windows_root&gt;\System32\hal.dll<br />
Please re-install a copy of the above file.</em></li>
<li><em>windows_root\System32\hal.dll missing or corrupt:<br />
Please re-install a copy of the above file.</em></li>
<li><em>Windows could not start because of a computer disk hardware configuration problem.<br />
Could not read from the selected boot disk. Check boot path and disk hardware.<br />
Please check the Windows documentation about hardware disk configuration and your hardware reference manuals for additional information.</em></li>
</ul>
<p><strong>Sebab</strong><br />
Hal ini terjadi karena file HAL.dll hilang atau rusak, atau karena konfigurasi sistem telah berubah dan Windows sehingga windows mengajukan protes karena ada sesuatu yang tidak ada pada tempat yang seharusnya.</p>
<p><strong>Solusi</strong><br />
Microsoft telah menyertakan perangkat (tool) yang disebut sebagai Recovery Console sejak Windows 2000 dan Windows XP. Tool inilah yang bisa kita pakai untuk mengembalikan posisi HAL.dll pada tempatnya. Untuk itu, Anda akan memerlukan CD Instalasi Windows. Selanjutnya ada dua cara yang bisa ditempuh dan keduanya sama-sama menggunakan Microsoft Windows Recovery Console berikut:</p>
<ol>
<li> Hidupkan PC dan masukkan CD Windows</li>
<li> Setting BIOS untuk booting lewat CD terlebih dahulu</li>
<li> Ketika ada konfirmasi, <strong>tekan sembarang tombol</strong> untuk masuk ke mode Instalasi</li>
<li> Saat layar instalasi sudah muncul,<strong> pilih R.<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/11/windows-hal-dll-missing01.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-1784" title="windows-hal-dll-missing01" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/11/windows-hal-dll-missing01.gif" alt="windows-hal-dll-missing01" width="462" height="168" /></a></strong></li>
<li> Masukkan nomor sesuai dengan Instalasi Windows yang akan direparasi (biasanya <strong>nomor 1</strong>), kemudian tekan <strong>[ENTER]</strong></li>
<li> Ketika ditanya, silakan masukkan password Administrator, akhiri dengan <strong>[ENTER]<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/11/windows-hal-dll-missing02.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-1785" title="windows-hal-dll-missing02" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/11/windows-hal-dll-missing02.gif" alt="windows-hal-dll-missing02" width="462" height="168" /></a></strong></li>
<li> Sampai di sini ada 2 Cara restorasi yang bisa Anda pilih:</li>
</ol>
<p><strong>Cara 1</strong><br />
Pada command prompt, ketik baris perintah berikut ini:</p>
<blockquote><p><strong>ATTRIB -H -R -S C:\BOOT.INI [ENTER]<br />
DEL C:\BOOT.INI [ENTER]<br />
BOOTCFG /REBUILD [ENTER]<br />
FIXBOOT [ENTER]</strong><br />
<em> </em></p>
<p><em><strong>Keterangan:<br />
</strong>C:\ adalah asumsi abjad Windows drive Anda. Jika Windows drive Anda berbeda, silakan ganti dengan abjad yang tepat jika hardware Anda berbeda.</em></p></blockquote>
<p>Selanjutnya, keluarkan CD dan Restart komputer.</p>
<p><strong>Cara 2</strong><br />
Ulangi proses booting menggunakan Recovery console sehingga Anda masuk ke mode pengetikan.<br />
Dalam command prompt, silakan ketik baris perintah di bawah ini:</p>
<blockquote><p><strong>EXPAND D:\I386\HAL.DL_ C:\WINDOWS\SYSTEM32\HAL.DLL [ENTER]</strong></p>
<p><strong><em>Keterangan:</em></strong><br />
D:\ adalah CD/DVD drive Anda. Silakan ganti jika hardware Anda berbeda.<br />
C:\ adalah abjad Windows drive Anda. Jika Windows drive Anda berbeda, silakan ganti dengan abjad yang tepat jika hardware Anda berbeda.<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/11/windows-hal-dll-missing03.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-1786" title="windows-hal-dll-missing03" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/11/windows-hal-dll-missing03.gif" alt="windows-hal-dll-missing03" width="462" height="168" /></a></p></blockquote>
<p>Jangan lupa setelah itu Restart komputer, semoga pesan error Hal.dll sudah hilang.</p>
<p>Tulisan ini mungkin sudah berumur, namun semoga tetap berguna. <img src='http://guntingbatukertas.com/wp-includes/images/blank.gif' alt=':)' title=':)' class='wp-smiley smiley-1' /> </p>
<p>CMIIW</p>
<div class="shr-publisher-1780"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/mengatasi-pesan-error-haldll-missing/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>32</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Harddisk Read Error, Pesan Pembacaan Gagal Windows</title>
		<link>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/harddisk-read-error-pesan-pembacaan-gagal-windows/</link>
		<comments>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/harddisk-read-error-pesan-pembacaan-gagal-windows/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Apr 2009 20:25:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>salsabel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hardware]]></category>
		<category><![CDATA[Windows]]></category>
		<category><![CDATA[disk]]></category>
		<category><![CDATA[Easeus]]></category>
		<category><![CDATA[error occured]]></category>
		<category><![CDATA[Fixboot]]></category>
		<category><![CDATA[Fixmbr]]></category>
		<category><![CDATA[harddisk]]></category>
		<category><![CDATA[Partition]]></category>
		<category><![CDATA[Partition manager]]></category>
		<category><![CDATA[read error]]></category>
		<category><![CDATA[recovery console]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/harddisk-read-error-pesan-pembacaan-gagal-windows/</guid>
		<description><![CDATA["A Disk Read Error Occured", pesan klasik yang sering muncul yang mengarah pada kesalahan pembacaan data di harddisk. Sebagian pihak mengira bahwa hal ini disebabkan karena kabel, harddisk atau hardware lain yang cacat. Namun jika Anda menyimak ulasan berikut ini, mungkin Anda akan perpikir ulang untuk menyalahkan hardware kesayangan Anda..]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/05/hardware-harddisk-read-error.jpg"><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/05/hardware-harddisk-read-error.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1155" title="hardware-harddisk-read-error" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/05/hardware-harddisk-read-error.jpg" alt="hardware-harddisk-read-error" width="200" height="114" /></a></a>Anda pernah mendapatkan pesan error<strong><em> &#8216;A Disk Read Error Occured&#8217;</em></strong>? Selamat, Anda baru saja masuk dalam daftar panjang pengguna Windows yang dirugikan oleh Microsoft. Maaf, bukan maksud saya mengolok-olok Anda karena ini tidak ada kaitannya samasekali dengan apa yang telah Anda lakukan. <a title="Daftar Panjang Korban Harddisk Read Error" href="http://www.hardwareanalysis.com/content/topic/19004/?o=20" target="_blank">Diskusi panjang dalam forum</a> membuktikan bahwa sudah sekian banyak orang yang mengadukan permasalahan ini sejak awal 2004 dan telah banyak vendor hardware yang melakukan pembuktian bahwa ini bukan sebab dari kesalahan fisik hardware, tapi murni karena kesalahan sistem. Ironisnya, Microsoft sama sekali tidak memberikan petunjuk apapun.</p>
<p>Jadi tenang saja, permasalahan ini tidak ada kaitannya samasekali dengan perubahan hardware yang Anda lakukan. Anda tidak perlu membeli harddisk atau hardware lain! Tak ada yang salah dengan PC Anda. Lalu bagaimana ini bisa terjadi? Silakan simak ulasan lengkapnya berikut ini&#8230;<br />
<span id="more-1151"></span><strong>Pengalaman yang menyebalkan</strong><br />
Seorang pengguna komputer yang suka ngoprek mengaku pernah mengalami permasalahan dengan pesan error di atas. Cerita ini berawal ketika dia bepergian dengan membawa laptop kesayangannya. Tiba-tiba muncul pesan <strong><em>&#8220;A Disk Read Error Occured. Press CTRL+ALT+DEL to restart&#8221;</em></strong>..</p>
<p>Dia termasuk beruntung karena sudah terbiasa membuat backup image instalasi Windowsnya sehingga dengan mudah instalasi Windows dapat dikembalikan ke kondisi normal. Sesampainya di tujuan ternyata pesan error tersebut muncul kembali. Paling-paling kalo beruntung Windows hanya bertahan beberapa saat hingga laptop di-reset. Begitu terus hingga dia hampir putus asa dan membeli harddisk baru. Dia sudah mencoba banyak hal mulai dari me-reset BIOS, mengganti kabel, bahkan mencoba ganti harddisk! Beberapa forum juga menyarankan untuk memakai<strong> Recovery Console</strong> windows untuk melakukan <em>Fixmbr, Fixboot, ataupun Scandisk /r</em>. Tak satupun berhasil.</p>
<p>Dari berbagai pengalaman korban, dapat diambil hipotesa sebagai berikut:</p>
<p><strong>Kata kuncinya adalah 137GB<br />
</strong>Windows mengakses harddisk dengan <strong>mode akses 48bit</strong>. Dengan mode ini Windows bisa membaca partisi aktif <strong>maksimal 137GB </strong>(dari SP2 ke bawah). Ketika harddisk laptop diupgrade dari paket asli 80GB menjadi 160GB dan akhirnya 250GB. Harddisk 250GB ini dipartisi menjadi dua bagian, 80GB untuk sistem dan sisanya kurang lebih 170GB digunakan sebagai partisi Data. Dugaan sementara kesalahan akan muncul ketika proses <em>recovery </em>selesai, Windows berusaha menuliskan data pada sektor terakhir partisi diatas 137GB. Sama halnya jika pada posisi tersebut Anda menyimpan data Anda. Windows akan memunculkan pesan error setelah shutdown dan data tersebut sudah tertulis di sana. Sampai disini tak ada perbaikan MBRapapun yang bisa mengatasi.</p>
<p><strong>Alternatif Solusi</strong><br />
Menurut informasi, Windows juga akan mengalami masalah jika partisi utama/partisi booting berukuran lebih dari 137GB karena Windows akan menuliskan suatu data khusus di akhir partisi tersebut. Oleh karena itu, selama Anda tidak menuliskan data apapun pada lokasi yang sama, Windows akan berjalan normal. Namun jika Anda menuliskan data apapun di sana, Windows akan bertingkah aneh dan tidak mau booting, apapun yang Anda upayakan. Untuk mengatasinya ada beberapa cara sebagai berikut:<br />
<strong><br />
Cara #1</strong></p>
<ol>
<li>Hapus sebagian data pada partisi Anda yang berukuran &gt;=137GB kemudian perkecil partisi tersebut menjadi kurang dari 137GB. Maka secara ajaib Windows akan berjalan normal.</li>
<li>Jika masih belum berhasil, gunakan perintah Fixboot, Fixmbr dengan Recovery Console.</li>
<li>Alternatif lainnya, timpa MBR atau perbaiki partisi dengan program partisi independen</li>
</ol>
<p><strong>Cara #2</strong></p>
<ol>
<li>Download <strong>Easeus Partition Manager (8,81MB) <a title="Download Easeus Partition Manager" href="http://download.cnet.com/Easeus-Partition-Manager/3000-2248_4-10863346.html" target="_blank">[Alternatif]</a><br />
</strong></li>
<li>Copot harddisk Anda dari PC yang sedang terkena musibah dan pasang di PC lain yang sehat dengan konektor USB atau pasang di rak harddisk dengan posisi sebagai Slave.</li>
<li>Pastikan Anda memilih <strong><em>&#8220;Check the disk for errors&#8221;</em></strong>, <strong>BUKAN </strong>untuk melakukan <strong><em>recovery bad sector</em></strong>. Langkah ini akan memastikan file sistem Anda lengkap dan bekerja dengan baik. Jika partisi Anda dibaca sebagai RAW, Easeus akan memperbaiki partisi serta file system dan mengembalikan pengaturannya ke posisi semula. Program ini juga membantu memperbaiki gejala kesalahan proses booting dan restart yang tidak prosedural.</li>
</ol>
<p>Semoga bermanfaat<br />
Sumber: Pengalaman <a title="Pengalaman seorang geek" href="http://www.randem.com/discus/messages/9402/9406.html?1236319938" target="_blank">Randem</a></p>
<div class="shr-publisher-1151"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/harddisk-read-error-pesan-pembacaan-gagal-windows/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>50</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

