<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Guntingbatukertas.com &#187; RouterOS</title>
	<atom:link href="http://guntingbatukertas.com/tag/routeros/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://guntingbatukertas.com</link>
	<description>Kumpulan Tip, Trik dan Tutorial Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Sat, 02 Apr 2011 21:03:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1</generator>
		<item>
		<title>Step by Step Dial Up (PPPoE) Speedy dengan Winbox Mikrotik</title>
		<link>http://guntingbatukertas.com/hardware/jaringan/step-by-step-dial-up-pppoe-speedy-dengan-winbox-mikrotik/</link>
		<comments>http://guntingbatukertas.com/hardware/jaringan/step-by-step-dial-up-pppoe-speedy-dengan-winbox-mikrotik/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Jan 2009 11:09:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>salsabel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jaringan]]></category>
		<category><![CDATA[Mikrotik]]></category>
		<category><![CDATA[Dial-up Speedy]]></category>
		<category><![CDATA[PPPoE Speedy]]></category>
		<category><![CDATA[RouterOS]]></category>
		<category><![CDATA[Winbox Mikrotik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.guntingbatukertas.com/?p=138</guid>
		<description><![CDATA[Dial up speedy tidak hanya bisa dilakukan melalui terminal/konsol mikrotik, namun juga dengan menggunakan program GUI. Dengan winbox, setting dialup speedy dengan klik mouse akan lebih menyenangkan.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/01/winbox.gif"><img class="alignright size-medium wp-image-305" title="winbox" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/01/winbox-300x201.gif" alt="halaman download winbox" width="231" height="155" /></a>Mikrotik punya kelebihan sendiri dalam hal dialup internet. Fasilitas PPPoEnya telah dikemas dengan sangat kompak sehingga proses setting bisa dilakukan dengan cepat. Disamping itu proses dialup nya sendiri juga sangat cepat. Paling tidak jika dibandingkan dengan Dialup dari  Windows (paling lambat) bahkan dari modem sendiri.</p>
<p>Pada posting sebelumnya saya menulis tentang cara <a title="setting dialup speedy dengan command line mikrotik" href="http://www.guntingbatukertas.com/sistem-operasi/mikrotik/panduan-setting-dial-up-speedy-dengan-router-mikrotik/">setting dialup speedy dari router mikrotik melalui command line</a>. Namun bagi yang lebih nyaman dan menyukai mode GUI, kali ini saya sajikan setting dialup melalui Winbox. Mari kita mulai&#8230;</p>
<p><span id="more-138"></span></p>
<p><strong>PERSIAPAN</strong></p>
<p>Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, saya sarankan Anda melakukan backup setting modem Speedy Anda terlebih dahulu. Hampir tiap modem dilengkapi dengan fasilitas ini. Konfigurasi yang diberikan oleh petugas dapat Anda backup dalam bentuk satu file yang kelak dapat Anda panggil lagi untuk mengembalikan setting modem ADSL ke kondisi semula dengan mudah.</p>
<p>Silakan masuk ke jendela setting Modem dengan memuka browser dan masukkan alamat modem (defaultnya: http://192.168.1.1).</p>
<p>Masuk pada bagian informasi service seperti berikut dan catat semua keterangan tentang LAN dan WAN yang ada.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-1953" href="http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/mikrotik/panduan-setting-dial-up-speedy-dengan-router-mikrotik/attachment/mikrotik-adsl-information/"></a><a rel="attachment wp-att-1953" href="http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/mikrotik/panduan-setting-dial-up-speedy-dengan-router-mikrotik/attachment/mikrotik-adsl-information/"><img class="alignnone size-large wp-image-1953" title="mikrotik-adsl-information" src="http://guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/01/mikrotik-adsl-information-499x195.gif" alt="" width="499" height="195" /></a></p>
<p>Jika semua sudah siap,</p>
<p><strong>1. Pertama kali, </strong>Anda perlu mempersiapkan modem terlebih dahulu. Set fungsi modem sebagai bridge, bukan sebagai PPPoE Dialer. Saya pernah pake modem Articonet ACN-100R dan TP-Link TD8117 Cara settingnya kurang lebih sama.</p>
<p>Buka browser Anda, masukkan alamat modem (defaultnya adalah http://192.168.1.1)</p>
<p>Untuk Articonet:</p>
<ul>
<li>Masukkan <em>username </em>dan <em>password </em>: admin/admin</li>
<li>Pilih menu “<em>Advanced Setup</em>” <em>&gt; “WAN” , </em>klik tombol “<em>Edit</em>” Masukkan nilai PVC <em>Configuration</em> : (masukkan nilainya sesuai wilayah TELKOM masing-masing daerah). Nilai ini dapat Anda lihat di sini.<br />
VPI = X (setting saya=8)<br />
VCI = XX (setting saya=8)<br />
informasi ini bisa didapatkan dari petugas Telkom atau teknisi yang melakukan instalasi. Jika Anda masih belum yakin dengan setting yang tepat di lokasi Anda, silakan cek konfigurasi dalam tulisan berikut:<br />
<a href="../hardware/jaringan/setting-modem-speedy-di-berbagai-daerah/">Setting Modem Speedy dari Berbagai Daerah</a></li>
</ul>
<ul>
<li><em>Service Category</em> = UBR Without PCR, kemudian klik Next</li>
<li><em>Connection type</em> = Bridging</li>
<li><em>Encapsulation </em>= LLC, kemudian klik tombol Next</li>
<li>Tandai <em>check box </em>pilihan “<em>Enable Bridge Service</em>”, Next dan akhiri dengan Save</li>
<li>Selanjutnya pilih Save/Reboot, tunggu beberapa saat +- 2 menit hingga proses reboot modem selesai.</li>
</ul>
<p>Untuk Modem TP-Link TD8117 lebih mudah. Setelah login, ikuti saja langkah step-by-step nya dari Menu<strong> Start Up &gt; Wizard </strong>&gt; Pilih koneksi <strong>Bridge </strong>&gt; Akhiri dengan klik <strong>Finish</strong></p>
<p><strong>2. Selanjutnya</strong> setting IP untuk masing-masing LAN Card Anda. Jika Anda menemukan kesulitan setting IP ini, saya punya panduannya di sini, jadi satu dengan setting <a title="dialup speedy dengan command line mikrotik" href="http://www.guntingbatukertas.com/sistem-operasi/mikrotik/panduan-setting-dial-up-speedy-dengan-router-mikrotik/">dialup speedy via command line</a>. Topologi yang saya buat sebagai berikut:</p>
<p><strong>[INTERNET]——[MODEM ADSL]——[ROUTER MIKROTIK]——[SWITCH]———[CLIENT]</strong><br />
xxx.xxx—192.168.1.1/192.168.1.100—192.168.1.103/192.168.30.1—192.168.30.2-192.168.30.254</p>
<p><em>*UPDATE*</em><br />
<strong>Keterangan:</strong><br />
Masing-masing hardware berikut memiliki 2 IP, satu IP untuk koneksi UP (ke atas) dan satu IP untuk koneksi DOWN (kebawah). Hardware yang saya maksud adalah Modem ADSL dan Router dengan keterangan sebagai berikut:<br />
<strong>MODEM:</strong><br />
- Up: 125.164.xxx.xxx &#8211;&gt; IP Public dari Speedy, IP ini otomatis akan Anda dapatkan dari server speedy saat Anda melakukan dialup.<br />
- Down: 192.168.1.100 &#8211;&gt; Atur IP statis ini di bagian setting LAN modem. IP ini yang digunakan untuk melakukan koneksi dengan Router/jaringan di bawah modem.<br />
<strong>ROUTER Mikrotik:</strong><br />
- Up: 192.168.1.103 &#8211;&gt; Setting IP ini di <em>Ethernet card </em>pertama yang Anda gunakan untuk menghubungkan Router dengan Modem. Perhatikan, IP dan netmasknya harus dalam satu range dengan IP Modem.<br />
- Down: 192.168.30.1 &#8211;&gt; IP untuk Gateway LAN dan pedoman IP client. Atur setting IP ini di <em>Ethernet card</em> kedu. Cara setting IP ini bisa Anda temukan di sini: <a title="dialup speedy dengan command line mikrotik" href="http://www.guntingbatukertas.com/sistem-operasi/mikrotik/panduan-setting-dial-up-speedy-dengan-router-mikrotik/">Cara setting dialup speedy via command line</a>.</p>
<p><strong>3. Buka Winbox,</strong> kita akan mulai setting PPPoE-Client mikrotik.</p>
<ul>
<li>Login ke Winbox, masukkan ip address Anda, dalam hal ini IP mikrotik dari LAN. Dalam contoh saya memakai 192.168.30.1. Masukkan juga username dan password.</li>
<li>Dari tampilan utama, pilih menu PPP untuk mengakses halaman berikut<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/01/pppoe0.png"><img class="alignnone size-full wp-image-139" title="pppoe0" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/01/pppoe0.png" alt="menu ppp mikrotik" width="500" height="322" /></a></li>
<li>Klik tanda + untuk menambahkan PPPoE Client dari box PPP, kemudian pilih menu PPPoE Client<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/01/pppoe1.png"><img class="alignnone size-medium wp-image-140" title="pppoe1" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/01/pppoe1-205x300.png" alt="add new ppp client" width="205" height="300" /></a></li>
<li>Maka akan muncul box <strong>New Interface</strong>, kemudian pada tab General di field Name kita beri nama</li>
<li> koneksi PPPoE tersebut dalam artikel ini menggunakan nama &#8220;pppoe-speedy&#8221;. Pilih &#8220;interface&#8221; yang Anda gunakan. Interface ini adalah Ethernet yang tersambung ke modem ADSL. Dalam contoh kasus di sini, saya pilih ethernet dengen IP 192.168.1.103.<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/01/pppoe2.png"><img class="alignnone size-full wp-image-145" title="pppoe2" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/01/pppoe2.png" alt="general setting pppoe-client mikrotik" width="500" height="406" /></a></li>
<li>Tetap dalam New Interface, pilih tab Dial Out. Masukkan username dan password account speedy. Biarkan setting lainnya dalam keadaan default. Pastikan Anda mencontreng pilihan <strong>Add Default Route</strong> di bawah ini.<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/01/pppoe3.png"><img class="alignnone size-medium wp-image-142" title="pppoe3" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/01/pppoe3-300x300.png" alt="interface setting pppoe-client speedy di mikrotik" width="300" height="300" /></a></li>
<li>Klik OK untuk mengaktifkan setting yang baru kita buat.</li>
</ul>
<p>Selanjutnya diamkan sejenak dan tunggu Mikrotik tugasnya melakukan untuk dial ke speedy. Jika setting kita sudah benar makan muncul hasil setup kita sebelumnya. Jika kita perhatikan, kolom uptime akan berjalan dan menghitung durasi koneksi speedy.</p>
<p>Untuk melakukan cek, silakan pilih <strong>Tools &gt; Ping</strong>, masukkan alamat yang akan diping. Di sini saya masukkan alamat web ini, www.guntingbatukertas.com. Hasilnya tampak seperti berikut.</p>
<p><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/01/pppoe4.png"><img class="alignnone size-full wp-image-143" title="pppoe4" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/01/pppoe4.png" alt="ping hasil koneksi speedy mikrotik" width="500" height="362" /></a></p>
<div id="attachment_144" class="wp-caption alignnone" style="width: 333px"><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/01/pppoe5.png"><img class="size-full wp-image-144" title="pppoe5" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/01/pppoe5.png" alt="" width="323" height="364" /></a><p class="wp-caption-text">setting ip address network setting di windows</p></div>
<p><strong>4. Anda </strong>tinggal mengarahkan IP Gateway komputer klien ke router mikrotik ini.</p>
<p>Akhirnya ping dari sisi klien untuk memastikan koneksi berjalan lancar.</p>
<p>Bagaimana, mudah bukan?<!--more--></p>
<div class="shr-publisher-138"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guntingbatukertas.com/hardware/jaringan/step-by-step-dial-up-pppoe-speedy-dengan-winbox-mikrotik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>83</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Server DNS Speedy Paling Cepat dan Tepat</title>
		<link>http://guntingbatukertas.com/hardware/jaringan/server-dns-speedy-paling-ampuh/</link>
		<comments>http://guntingbatukertas.com/hardware/jaringan/server-dns-speedy-paling-ampuh/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Jan 2009 15:59:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>salsabel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jaringan]]></category>
		<category><![CDATA[Mikrotik]]></category>
		<category><![CDATA[DNS Mikrotik]]></category>
		<category><![CDATA[DNS Server]]></category>
		<category><![CDATA[Free DNS]]></category>
		<category><![CDATA[openDNS]]></category>
		<category><![CDATA[OpenNIC]]></category>
		<category><![CDATA[Primary DNS]]></category>
		<category><![CDATA[RouterOS]]></category>
		<category><![CDATA[ScrubIt]]></category>
		<category><![CDATA[Secondary DNS]]></category>
		<category><![CDATA[Speedy]]></category>
		<category><![CDATA[Traceroute]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.guntingbatukertas.com/?p=121</guid>
		<description><![CDATA[Review tentang perbandingan DNS speedy yang sering dipakai. Di bagian akhir akan disampaikan cara menemukan setting yang paling tepat untuk koneksi Anda..]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/01/speedy1.png"><img class="alignleft size-medium wp-image-171" title="speedy1" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/01/speedy1-300x120.png" alt="logo speedy" width="216" height="86" /></a></p>
<p>Speedy.. speedy&#8230; Kamu kok ya bisa-bisanya bikin susye.. Pake DNS tetangga aja akibatnya jadi berabe.. Begitulah kira-kira komentar yang tepat setelah masalah ini terselesaikan. Dalam tulisan ini kita akan praktek mencari DNS Speedy mana yang paling ideal dipasang di router/server kita.</p>
<p>Catatan Ini masih berkaitan dengan posting sebelumnya. Setelah cerita saya tentang dial Speedy via Router Mikrotik, ternyata episode Speedy kita masih berlanjut. Kali ini ada masalah pada stabilitas koneksi produk andalan Telkom ini. Proses dial via router mikrotik sudah cepet seperti harapan. Tiap kali koneksi drop mikrotik langsung dial. Namun sayangnya grafik kecepatan transfernya aneh, ga se-stabil ketika dial via modem. Bukannya langsam, ini malah naik turun ga jelas. Nge-ping dari router Mikrotik ke Yahoo aja ga jarang timeout ga jelas gitu&#8230; Lebih jelasnya mari kita lacak lagi bareng-bareng..</p>
<p><span id="more-121"></span></p>
<p>Tersangka pertama peristiwa ini jatuh pada koneksi LAN dan atau instalasi mikrotik. Namun setelah dioprek-oprek beberapa kali jatuhnya sama aja, bahkan setelah saya konfirm ke forum dan baca-baca blog sebelah.</p>
<p>Dugaan berikutnya mengarah pada DNS speedy. Setelah bolak balik buku primbon DNS yang pernah dikasih temen, akhirnya saya temukan beberapa deretan angka DNS.</p>
<p><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/01/dns-speedy-1.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-123" title="dns-speedy-1" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/01/dns-speedy-1.jpg" alt="nslookup dns speedy" width="499" height="179" /></a>Untuk memastikan, saya cek IP DNS yang muncul ketika dialup dilakukan via modem pake nslookup. Hasil penelusuran IP <strong>202.134.1.10</strong> menunjukkan bahwa IP ini milik <strong>nssby1.telkom.net.id</strong>, DNS server Telkom Surabaya. selanjutnya saya kepikiran cari DNS Server yang lebih dekat dengan posisi saya, saya coba cari dengan kata kunci <strong>nssmg1.telkom.net.id</strong>, akhirnya ketemu IP <strong>203.130.208.18</strong>. Pencarian demi pencarian mengarahkan saya ke beberapa IP keluarga telkom berikut ini:</p>
<blockquote><p>202.134.0.155 nsjkt1.telkom.net.id<br />
202.134.0.62 dns1.telkom.net.id<br />
203.130.196.5 dns2.telkom.net.id alias nsjkt2.telkom.net.id<br />
202.134.1.10 nssby1.telkom.net.id<br />
203.130.208.18 nssmg1.telkom.net.id</p></blockquote>
<p>Ada banyak sumber tulisan posting di web tentang IP DNS. Ada yang bilang DNS Jakarta 202.134.0.155 yang paling cepet. Beberapa sumber lain mengatakan hal yang berbeda. Bahkan ada yang merekomendasikan IP DNS non-speedy, atau dengan kata lain DNS Server milik perusahaan lain. Untuk hal ini saya kurang setuju, baik dari segi legalitas, maupun kecepatan (setelah melalui proses cek).</p>
<p>Kalaupun pengen pake DNS luar, mending pake OPENDNS yang lumayan cepet dan memang benar-benar gratis. Saya sendiri pakai DNS ini di sisi klien sebagai secondary DNS, tentu dengan primary-dns tetep pake punya speedy. Sekedar sebagai backup, hasilnya cukup lumayan. Meski lebih lemot dari IP Telkom, OpenDNS jarang mengalami time-out. Berikut IP OpenDNS yang saya maksud:</p>
<blockquote><p>208.67.220.220<br />
208.67.222.222</p></blockquote>
<p>Kembali ke DNS Speedy, selanjutnya saya lakukan test ping dan traceroute beberapa IP di atas. Setelah beberapa rangkaian test, hasil yang paling optimal saya dapat dari server berikut, berurutan dari yang paling cepat ke yang paling lambat.</p>
<blockquote><p><strong>Semarang 203.130.208.18</strong><br />
DNS1  202.134.0.62<br />
Surabaya  202.134.1.10</p></blockquote>
<p>Kesimpulan sementara saya adalah bahwa DNS yang paling optimal dipakai adalah DNS yang posisi geografisnya lebih dekat dengan posisi kita. Saya langsung teringat pada pernyataan petugas instalasi speedy dari telkom yang menyatakan bahwa hasil kecepatan tiap klien speedy bervariasi. Salah satunya dipengaruhi faktor instalasi jaringan dan konektivitas dengan server.</p>
<p>Jika ini benar, berarti pada dasarnya <strong>tidak ada DNS yang lebih cepat dari yang lain.</strong> Yang ada adalah <strong>DNS yang paling tepat diterapkan pada kondisi tertentu</strong>, sesuai dengan lokasi klien speedy dan kualitas jaringan.</p>
<p>Akhirnya, saya bisa kasih rekomendasi untuk tidak memakai standar orang lain untuk koneksi Anda. Standar orang lain hanya berlaku jika posisinya sama dengan posisi Anda dan kualitas instalasi dan konektivitas Anda minimal sama, atau lebih baik. Jika pengen optimal, lakukan sendiri cek dengan <strong>nslookup </strong>dan <strong>ping </strong>ke beberapa IP DNS. Pilih yang terbaik bagi koneksi Anda sendiri..</p>
<p>Bagaimana? Sepakat? Sekedar referensi, berikut ini saya tambahkan koleksi DNS yang patut Anda coba.</p>
<p><strong>Service provider: Google</strong><br />
* 8.8.8.8<br />
* 8.8.4.4</p>
<p><strong>Service provider: ScrubIt</strong><br />
* 67.138.54.100<br />
* 207.225.209.66</p>
<p><strong>Service provider: dnsadvantage</strong><br />
* 156.154.70.1<br />
* 156.154.71.1</p>
<p><strong>Service provider: OpenDNS</strong><br />
* 208.67.222.222<br />
* 208.67.220.220</p>
<p>209.244.0.3<br />
209.244.0.4</p>
<p><strong>Service Provider:  OpenNIC</strong><br />
AU 58.6.115.42<br />
AU 58.6.115.43<br />
AU 119.31.230.42<br />
BR 200.252.98.162<br />
DE 217.79.186.148<br />
FR 82.229.244.191<br />
US 216.87.84.211<br />
US 2002:d857:54d2:2:20e:2eff:fe63:d4a9<br />
US 2001:470:1f07:38b::1<br />
US 66.244.95.20<br />
US 2001:470:1f10:c6::2</p>
<p>141.211.125.17<br />
141.211.144.17<br />
198.77.116.8<br />
198.77.116.12<br />
198.77.116.221<br />
198.77.116.223<br />
198.77.116.225<br />
198.77.116.227<br />
205.171.2.65<br />
205.171.3.65<br />
141.211.144.15</p>
<p>Semoga bermanfaat :coffee:</p>
<div class="shr-publisher-121"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guntingbatukertas.com/hardware/jaringan/server-dns-speedy-paling-ampuh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>88</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

