<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Guntingbatukertas.com &#187; tutorial</title>
	<atom:link href="http://guntingbatukertas.com/tag/tutorial/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://guntingbatukertas.com</link>
	<description>Kumpulan Tip, Trik dan Tutorial Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 31 Aug 2010 01:31:42 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Membuat Flashdisk Installer WindowsXP dengan WinSetupFromUSB</title>
		<link>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/membuat-flashdisk-installer-windowsxp-dengan-winsetupfromusb/</link>
		<comments>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/membuat-flashdisk-installer-windowsxp-dengan-winsetupfromusb/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Feb 2010 20:01:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>salsabel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sistem Operasi]]></category>
		<category><![CDATA[Software]]></category>
		<category><![CDATA[Tools]]></category>
		<category><![CDATA[Windows]]></category>
		<category><![CDATA[Cara]]></category>
		<category><![CDATA[Corrupt]]></category>
		<category><![CDATA[Download Cepat]]></category>
		<category><![CDATA[Flashdisk]]></category>
		<category><![CDATA[Install]]></category>
		<category><![CDATA[Missing]]></category>
		<category><![CDATA[Panduan]]></category>
		<category><![CDATA[tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[txtsetup.sif]]></category>
		<category><![CDATA[windows xp]]></category>
		<category><![CDATA[WinSetupFromUSB]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guntingbatukertas.com/?p=2035</guid>
		<description><![CDATA[Anda perlu menginstall Windows XP pada laptop yang tidak memiliki Optical Drive seperti Asus EEEPC, dan Dell Mini? Sudah pernah mencoba dan berkhir dengan munculnya keterangan "INF file txtsetup.sif is missing or corrupt, status 18"? Sudah mencoba berbagai cara dan tetep saja belum berhasil? Jika demikian, Anda perlu membaca artikel berikut ini.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fguntingbatukertas.com%2Fsistem-operasi%2Fwindows%2Fmembuat-flashdisk-installer-windowsxp-dengan-winsetupfromusb%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fguntingbatukertas.com%2Fsistem-operasi%2Fwindows%2Fmembuat-flashdisk-installer-windowsxp-dengan-winsetupfromusb%2F&amp;style=normal" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p><a rel="attachment wp-att-2038" href="http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/membuat-flashdisk-installer-windowsxp-dengan-winsetupfromusb/attachment/windows-winsetupfromusb/"><img class="alignleft size-full wp-image-2038" title="windows-winsetupfromusb" src="http://guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2010/02/windows-winsetupfromusb.jpg" alt="" width="150" height="98" /></a>Anda perlu menginstall Windows XP pada laptop yang tidak memiliki Optical Drive seperti Asus EEEPC, dan Dell Mini? Sudah pernah mencoba dan berkhir dengan munculnya keterangan<em> &#8220;INF file txtsetup.sif is missing or corrupt,</em> <em>status 18&#8243;</em>? Sudah mencoba berbagai cara dan tetep saja belum berhasil? Jika demikian, Anda perlu membaca artikel berikut ini.</p>
<p>Panduan berikut ini akan menunjukkan langkah-langkah bagaimana cara menggunakan <em><strong>WinSetupFromUSB</strong></em> &#8211;salah satu program pembantu pembuat master Windows XP&#8211; untuk membuat sebuah bootable USB Flashdisk lengkap dengan master Windows XP. Dibandingkan dengan cara lain, cara ini lebih singkat dan lebih mudah dilakukan, bahkan bagi mereka yang belum cukup percaya diri dan menyebut dirinya sebagai <em>pemula</em>.<br />
<span id="more-2035"></span>Sebelum memulai, Anda perlu mendownload <a title="Download WinSetupFromUSB" href="http://www.ziddu.com/download/8748724/WinSetupFromUSB_0.2.3.rar" target="_blank">WinSetupFromUSB di sini</a>. Program ini bisa mendukung instalasi Windows XP baik yang 32 bit maupun yang 64 bit.</p>
<p>Selain itu, yang Anda butuhkan hanyalah:<br />
- USB Flashdisk minimal berukuran 1GB<br />
- CD Original Windows XP<br />
- Keberanian dan sedikit kesabaran <img src='http://guntingbatukertas.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Saya tidak menyarankan Anda untuk menggunakan Windows XP yang tidak original atau Windows XP yang sudah mengalami reduksi sehingga master CD nya berukuran lebih kecil daripada versi aslinya. Saya justru menyarankan Anda melakukan <a title="Cara melakukan slipstreaming ke dalam Windows XP" href="http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/panduan-slipstreaming-driver-sata-ke-dalam-cd-windows-xp-dengan-nlite/" target="_blank">slipstreaming update Service Pack ke dalam WinXP</a>. Anda bisa melakukannya dengan program bernama Nlite. Panduan menggunakan Nlite dapat Anda temukan di sini.</p>
<p>Dan, berikut ini langkah-langkah yang perlu Anda lakukan:</p>
<p>1. Download dan install <a title="Download WinSetupFromUSB" href="http://www.ziddu.com/download/8748724/WinSetupFromUSB_0.2.3.rar" target="_blank">WinSetupFromUSB</a>. Folder instalasi defaultnya adalah <strong>C:\WinSetupFromUSB.</strong></p>
<p>2. Buat folder khusus tempat Anda menyimpan file Instalasi Windows. Di sini saya menyimpan file installer tersebut di <strong>D:\WinXPHome.</strong> Selanjutnya copy semua isi CD Installer WindowsXP Anda ke dalam folder ini, sehingga tampilannya kurang lebih akan terlihat seperti ini:</p>
<p><a rel="attachment wp-att-2037" href="http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/membuat-flashdisk-installer-windowsxp-dengan-winsetupfromusb/attachment/windows-winsetupfromusb1/"><img class="alignnone size-full wp-image-2037" title="windows-winsetupfromusb1" src="http://guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2010/02/windows-winsetupfromusb1.jpg" alt="" width="427" height="238" /></a></p>
<p>3. Jalankan program WinSetupFromUSB. Jangan lupa untuk menancapkan Flashdisk Anda ke dalam slot USB. Sehingga akan tampak dalam USB Disk Selection seperi ini:</p>
<p><a rel="attachment wp-att-2044" href="http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/membuat-flashdisk-installer-windowsxp-dengan-winsetupfromusb/attachment/windows-winsetupfromusb2/"><img class="alignnone size-large wp-image-2044" title="windows-winsetupfromusb2" src="http://guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2010/02/windows-winsetupfromusb2-350x400.jpg" alt="" width="350" height="400" /></a></p>
<p>4. Pilih Folder Source Anda. Klik tombol Browse di baris Windows 2000/XP/2003. Temukan folder master Windows XP yang sebelumnya telah kita buat. Dalam hal ini saya menggunakan D:\WinXPHome.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-2043" href="http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/membuat-flashdisk-installer-windowsxp-dengan-winsetupfromusb/attachment/windows-winsetupfromusb3/"><img class="alignnone size-full wp-image-2043" title="windows-winsetupfromusb3" src="http://guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2010/02/windows-winsetupfromusb3.jpg" alt="" width="259" height="270" /></a></p>
<p>Jangan lupa klik OK dan folder <strong>D:\WinXPHome</strong> akan tampak di kolom Windows 2000/XP/2003 Source .</p>
<p>4. Format Flashdisk USB Anda. Sebelumnya saya telah memperkenalkan tool pemformat Flashdisk USB yakni  <a title="HPUSBFW Formatting Tool" href="http://www.ziddu.com/download/3984626/usb_format_guntingbatukertas.zip" target="_blank"><strong>HPUSBFW (HP Formatting Tool)</strong></a>. Di sini, Anda tidak lagi memerlukan program tersebut, karena di dalam program WinSetupFromUSB sudah ada program pemformat flashdisk yang sudah terintegrasi.</p>
<p>Sekedar saran, Flashdisk USB yang berukuran hingga <strong>2GB sebaiknya diformat dalam bentuk FAT16</strong>. Sementara untuk flashdisk <strong>4GB ke atas harus diformat dalam bentuk FAT32</strong>. Kali ini saya akan memformat flashdisk Kingston Data Traveler milik saya dengan FAT32 dengan mengklik RMPrepUSB dalam menu utama WinSetupFromUSB.</p>
<p>5. Dalam halaman utama RMPrepUSB Anda akan temukan flashdisk Anda di bawah kolom Drive. Selanjutnya <strong>pilih</strong> <strong>Fat16</strong>, <strong>Boot As HDD</strong>, dan <strong>XP Bootable (NTLDR)</strong>. Pastikan juga Anda <strong>tidak memilih</strong> checkboks <strong>Choose Folder </strong>di bagian bawah. Klik Prepare Drive untuk memulai Format seperti ilustrasi berikut:</p>
<p><a rel="attachment wp-att-2042" href="http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/membuat-flashdisk-installer-windowsxp-dengan-winsetupfromusb/attachment/windows-winsetupfromusb6/"><img class="alignnone size-full wp-image-2042" title="windows-winsetupfromusb6" src="http://guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2010/02/windows-winsetupfromusb6.jpg" alt="" width="469" height="373" /></a></p>
<p>Saat muncul konfirmasi dari RMPrepUSB, Klik <strong>OK</strong>. Flashdisk Anda akan segera diformat. Jika muncul keterangan sukses, klik <strong>OK</strong> dan <strong>Exit</strong> untuk keluar dari program ini.</p>
<p>6. <strong>Copy</strong> semua file dalam folder master Windows XP. Untuk memulai langkah ini, <strong>klik </strong>tombol <strong>GO </strong>dalam jendela utama program WinSetupFromUSB. Tunggu beberapa saat hingga proses penyalinan dokumen selesai. Jika Anda masih menggunakan USB 2.0, proses ini tidak akan membutuhkan waktu lama. Pertama kali saya gunakan program ini di PC Pentium 4 dengan USB 1.1, waktu penyalinan dokumen memakan waktu kurang lebih 20 menit.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-2041" href="http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/membuat-flashdisk-installer-windowsxp-dengan-winsetupfromusb/attachment/windows-winsetupfromusb7/"></a><a rel="attachment wp-att-2041" href="http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/membuat-flashdisk-installer-windowsxp-dengan-winsetupfromusb/attachment/windows-winsetupfromusb7/"><img class="alignnone size-full wp-image-2041" title="windows-winsetupfromusb7" src="http://guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2010/02/windows-winsetupfromusb7.jpg" alt="" width="364" height="416" /></a></p>
<p>Jika muncul License Agreement, silakan baca dan klik <strong>Agree</strong>. Selanjutnya, ketika Anda melihat konfirmasi seperti ini, maka rangkaian proses ini telah selesai.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-2039" href="http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/membuat-flashdisk-installer-windowsxp-dengan-winsetupfromusb/attachment/windows-winsetupfromusb7a/"><img class="alignnone size-full wp-image-2039" title="windows-winsetupfromusb7a" src="http://guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2010/02/windows-winsetupfromusb7a.jpg" alt="" width="442" height="101" /></a></p>
<p><strong>Klik OK </strong>dan tutup program WinSetupFromUSB dengan memilih tombol <strong>EXIT</strong>.</p>
<p>Selanjutnya Anda tinggal melakukan booting lewat USB. Dalam beberapa kasus Anda perlu menekan tombol yang bervariasi, <em>mulai dari F12, F8 hingga Esc</em>. Anda dapat menemukannya dalam panduan lanjutan mengenai instalasi di Netbook tanpa Optical Drive yang akan tulis selanjutnya.</p>
<p><strong>LINK DOWNLOAD WINSETUPFROMUSB</strong></p>
<p><strong><a title="Download WinSetupFromUSB" href="http://www.ziddu.com/download/8748724/WinSetupFromUSB_0.2.3.rar" target="_blank">[Download WinSetupFromUSB v 0.2.3]</a></strong><br />
Ekstensi: .RAR<br />
Ukuran File: 4,2 MB</p>
<p><strong><a title="Download WinSetupFromUSB #2" href="http://www.ziddu.com/download/8748723/WinSetupFromUSB_0-2-3.zip" target="_blank">[Download WinSetupFromUSB v 0.2.3 - Alternatif]</a></strong><br />
Ekstensi: .ZIP<br />
Ukuran File: 4,2 MB</p>
<p>Tulisan semacam ini pernah dimuat <a title="Myeeguides Wordpress" href="http://myeeeguides.wordpress.com/" target="_blank">di sini</a>. Selamat mencoba semoga bermanfaat!</p>
<p>Artikel ini ditulis di <a title="Guntingbatukertas.com" href="../hardware/hemat-bandwith-dan-dongkrak-kecepatan-akses-windows-dengan-squid-proxy" target="_self">Guntingbatukertas.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/membuat-flashdisk-installer-windowsxp-dengan-winsetupfromusb/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>47</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Efek Glow dan Lights Photoshop yang menawan</title>
		<link>http://guntingbatukertas.com/desain/efek-glow-dan-lights-photoshop-yang-menawan-2/</link>
		<comments>http://guntingbatukertas.com/desain/efek-glow-dan-lights-photoshop-yang-menawan-2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Nov 2009 19:36:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>salsabel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Desain]]></category>
		<category><![CDATA[Photoshop]]></category>
		<category><![CDATA[Adobe Photoshop]]></category>
		<category><![CDATA[adobe photoshop tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[Bermain Warna]]></category>
		<category><![CDATA[Glow]]></category>
		<category><![CDATA[Lights]]></category>
		<category><![CDATA[phothoshop effect]]></category>
		<category><![CDATA[tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[tutorial photoshop]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.guntingbatukertas.com/desain/efek-glow-dan-lights-photoshop-yang-menawan-2/</guid>
		<description><![CDATA[Kelas praktik kita kali ini membahas efek cahaya dan sinar di Photoshop. Dengan gabungan kedua efek ini, Anda bisa kembangkan imajinasi Anda untuk membuat foto editing yang menarik. Selamat menyimak.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fguntingbatukertas.com%2Fdesain%2Fefek-glow-dan-lights-photoshop-yang-menawan-2%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fguntingbatukertas.com%2Fdesain%2Fefek-glow-dan-lights-photoshop-yang-menawan-2%2F&amp;style=normal" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p><span style="text-decoration: underline;"><br />
</span><img class="alignright size-thumbnail wp-image-1520" title="photoshop-lights-15-cahaya-glow" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/11/photoshop-lights-15-cahaya-glow1-150x150.jpg" alt="photoshop-lights-15-cahaya-glow" width="150" height="150" />Sudah lama rasanya, saya nggak nulis dan praktek Adobe Photoshop. Kali ini saya tulis lagi praktek tentang efek cahaya dan sinar, dua hal yang bikin Photoshop menarik untuk dipelajari. Kurang lebih hasil yang akan kita capai tampak seperti ilustrasi di samping ini. Nah, ingin tahu detailnya? simak lebih lanjut.<br />
<span id="more-1507"></span><br />
<strong> Efek Asap</strong><br />
Kita awali dengan membuat efek asap di background. Efek ini dibuat dengan menggunakan <strong>Render &gt; Clouds</strong> yang kemudian diberi warna dengan fasilitas overlay layer. Untuk membuatnya:</p>
<ol>
<li> Buat dokumen baru dengan ukuran <strong> 600px x 500px</strong>.</li>
<li> Beri warna background hitam <strong>[Edit &gt; Fill]</strong></li>
<li> Buat layer kosong <strong>[Layer &gt; New &gt; Layer ]</strong> kemudian pilih layer tersebut.<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/11/photoshop-lights-1-new-layer1.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1518" title="photoshop-lights-1-new-layer" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/11/photoshop-lights-1-new-layer1.jpg" alt="photoshop-lights-1-new-layer" width="163" height="101" /></a></li>
<li> Gunakan <strong>Elliptical Marquee Tool</strong> untuk membuat seleksi di tengah gambar. Pilih <strong>Fixed Size</strong> dengan dimensi <strong>Width</strong>: 350px <strong>Height</strong>: 250px <strong>Feather</strong>: 80px.<br />
Pengaturan ini dapat Anda temukan di Options-Panel di bagian atas monitor ketika<strong> Elliptical Marquee Too</strong>l sudah Anda pilih.<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/11/photoshop-lights-2-elliptical-marquee.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1521" title="photoshop-lights-2-elliptical-marquee" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/11/photoshop-lights-2-elliptical-marquee.jpg" alt="photoshop-lights-2-elliptical-marquee" width="516" height="28" /></a></li>
<li>Tentukan warna hitam sebagai warna <em>foreground </em>dan warna putih sebagai warna <em>background</em>. Selanjutnya buatlah asap dalam seleksi yang sudah Anda buat <strong>[Filter &gt; Render &gt; Clouds]</strong>. Efek asap ini dibuat oleh Photoshop secara acak. Jika Anda tidak puas dengan hasilnya, Anda tinggal klik Undo dan melakukan render ulang. Saya sebut layer ini sebagai layer Asap.<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/11/photoshop-lights-3-elliptical-smoke.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1522" title="photoshop-lights-3-elliptical-smoke" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/11/photoshop-lights-3-elliptical-smoke.jpg" alt="photoshop-lights-3-elliptical-smoke" width="420" height="350" /></a></li>
<li> Buat layer kosong di atas layer Asap, kemudian pilih layer tersebut. Ubah <strong>Blending Mode</strong>-nya menjadi <strong>Overlay </strong>seperti pada gambar berikut.<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/11/photoshop-lights-4-blending-overlay.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1523" title="photoshop-lights-4-blending-overlay" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/11/photoshop-lights-4-blending-overlay.jpg" alt="photoshop-lights-4-blending-overlay" width="165" height="126" /></a></li>
<li> Di sini saya gunakan warna foreground <strong>#06c2ff </strong>dan warna <strong>#00ff7d</strong> sebagai background-nya. Gunakan <strong>Gradient Tool </strong>pada layer baru tersebut. Hasilnya kurang lebih akan terlihat seperti berikut.<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/11/photoshop-lights-5-smoke-gradient-color.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1524" title="photoshop-lights-5-smoke-gradient-color" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/11/photoshop-lights-5-smoke-gradient-color.jpg" alt="photoshop-lights-5-smoke-gradient-color" width="420" height="350" /></a></li>
</ol>
<p><strong>Teks Transparan</strong><br />
Sekarang, kita buat tulisan di atas asap yang sudah kita beri warna. Gunakan <strong>Type Tool</strong> untuk menambahkan teks. Ubah <strong>Blending mode</strong>-nya menjadi <strong>Overlay </strong>sehingga akan tampak seperti ini.</p>
<blockquote><p><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/11/photoshop-lights-6-glow-text.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1526" title="photoshop-lights-6-glow-text" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/11/photoshop-lights-6-glow-text.jpg" alt="photoshop-lights-6-glow-text" width="420" height="350" /></a></p></blockquote>
<p><strong>Efek Garis Sinar</strong><br />
Selanjutnya, kita akan buat garis yang bersinar dengan menggunakan <strong>Pen Tool.</strong> Langkah berikut ini akan membutuhkan rangkaian langkah yang agak panjang. Agar tetap bisa mengikuti, saya sarankan Anda lebih mencermati tiap detail langkah-langkah berikut.</p>
<blockquote><p><strong>Pen Tool </strong>adalah salah satu tool Photoshop yang cukup unik, baik cara penggunaannya maupun efek yang dihasilkannya. Bagi Anda yang belum pernah menggunakan tool ini saya akan berikan gambaran awal tentang apa saja yang bisa Anda temukan dalam Tombol Flyout Pen Tool berikut ini:<br />
 <a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/11/photoshop-pen-tool.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1537" title="photoshop-pen-tool" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/11/photoshop-pen-tool.jpg" alt="photoshop-pen-tool" width="242" height="103" /></a></p></blockquote>
<ul>
<li> <strong>Pen Tool</strong> &#8211; digunakan untuk menggambar kurva, biasanya tool ini yang digunakan pertama kali dalam suatu rangkaian kerja yang memanfaatkan garis. Anda tinggal klik dan drag pointer mouse untuk membuat sebuah kurva. Anda tidak perlu khawatir jika kurva yang Anda buat kurang menarik. Anda bisa meng-edit-nya lagi nanti.</li>
<li><strong>Add Anchor Point Tool</strong> &#8211; digunakan untuk membuat titik acuan baru dalam kurva yang sudah dibuat sebelumnya.</li>
<li><strong>Remove Anchor Point Tool</strong> &#8211; Tool ini digunakan untuk menghapus titik acuan dalam kurva Anda.</li>
<li><strong>Convert Point Tool</strong> &#8211; Gunakan tool ini untuk mengubah dan memindahkan titik acuan dalam kurva dan mengatur posisinya. Tool ini dapat digunakan dengan cara:<br />
- Klik pada titik lengkung untuk mengubahnya mejadi titik sudut<br />
- Klik dan drag sebuah titik sudut untuk mengubahnya menjadi titik lengkung<br />
- Sambil menekan tombol <strong>Ctrl</strong>, Anda juga bisa memindahkan titik acuan<br />
- Klik pada kurva untuk mengatur segmen yang bersangkutan</li>
</ul>
<ol>
<li> Nah, setelah mendapatkan sedikit gambaran di atas, sekarang kita buat kurva seperti pada gambar di bawah. Dalam langkah ini, kurva yang kita buat baru berupa path (alur) saja. Nantinya alur ini yang akan menjadi panduan posisi garis cahaya yang kita buat. Pilih <strong>Pen Tools</strong>, pastikan Anda memilih ikon <strong>Path </strong>pada panel <strong>Pen Tools</strong> di bagian atas layar seperti ilustrasi di bawah.<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/11/photoshop-lights-6a-pen-tool.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1525" title="photoshop-lights-6a-pen-tool" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/11/photoshop-lights-6a-pen-tool.jpg" alt="photoshop-lights-6a-pen-tool" width="419" height="28" /></a></li>
<li> Buat layer kosong di atas layer teks kemudian pilih layer tersebut. Agar lebih mudah, kita beri nama layer ini <strong>layer Garis Cahaya</strong></li>
<li>Pilih <strong>Brush Tool</strong>. Klik-kanan di manapun dalam gambar. Atur <strong>Master Diameter</strong> menjadi 3px dan <strong>Hardness</strong> menjadi 100%. Atur juga warna <strong>foreground </strong>menjadi putih.<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/11/photoshop-lights-7-brush.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1527" title="photoshop-lights-7-brush" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/11/photoshop-lights-7-brush.jpg" alt="photoshop-lights-7-brush" width="203" height="218" /></a></li>
<li>Pilih <strong>Pen Tool </strong>dan klik-kanan di manapun dalam gambar. Pilih <strong>Stroke Path</strong> dari menu tersebut. Pastikan bahwa <strong>Simulate Pressure</strong> sudah terpilih kemudian klik OK.<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/11/photoshop-lights-8-simulate-pressure.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1528" title="photoshop-lights-8-simulate-pressure" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/11/photoshop-lights-8-simulate-pressure.jpg" alt="photoshop-lights-8-simulate-pressure" width="271" height="54" /></a><br />
Sekarang, Anda sudah memiliki gambar sinar sepanjang path yang Anda buat seperti gambar berikut.<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/11/photoshop-lights-9-path-cahaya.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1529" title="photoshop-lights-9-path-cahaya" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/11/photoshop-lights-9-path-cahaya.jpg" alt="photoshop-lights-9-path-cahaya" width="420" height="350" /></a></li>
<li>Selanjutnya, mari kita sembunyikan path yang tadi kita buat. Buka jendela Paths <strong>[Window &gt; Paths]</strong>. Klik dalam jendela tersebut, di bawah path yang sedang aktif untuk menghilangkan seleksi. Dengan cara ini, Anda telah menyembunyikan path Anda dari tampilan.</li>
<li>Untuk menambahkan kesan sinar, sekarang kita tambahkan efek glow. Klik-kanan pada layer dan pilih B<strong>lending Options</strong>. Klik pada bagian <strong>Outer Glow</strong> dan ubah warnanya menjadi <strong>#16b5e5</strong>.</li>
</ol>
<p><strong>Kerlap-kerlip cahaya</strong><br />
Untuk menambahkan efek ini di sepanjang garis cahaya kita cukup melakukan langkah berikut. Pilih <strong>layer Garis Cahaya</strong> di atas. Gunakan <strong>Brush Tool</strong> untuk membuat titik-titik kecil di tempat yang Anda suka. Jangan lupa, gunakan ukuran brush antara 1-4px saja. Sekarang, gambar Anda akan tampak seperti berikut.</p>
<blockquote><p><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/11/photoshop-lights-10-path-glow.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1530" title="photoshop-lights-10-path-glow" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/11/photoshop-lights-10-path-glow.jpg" alt="photoshop-lights-10-path-glow" width="420" height="350" /></a></p></blockquote>
<p><strong>Efek Kabur</strong><br />
Agar lebih realistis, tambahkan <strong>Motion Blur</strong> pada garis cahaya Anda.</p>
<ol>
<li> Klik kanan pada Layer Garis Cahaya, pilih <strong>Duplicate Layer</strong>, klik <strong>OK</strong>.<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/11/photoshop-lights-11-duplicate-layer.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1531" title="photoshop-lights-11-duplicate-layer" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/11/photoshop-lights-11-duplicate-layer.jpg" alt="photoshop-lights-11-duplicate-layer" width="256" height="157" /></a></li>
<li> Sekarang, Anda memiliki dua layer yang serupa dan garis cahaya Anda tampak lebih menyala. Pilih layer bawah (layer asli) dari kedua layer tersebut. Tambahkan <strong>Motion Blur [Filter &gt; Blur &gt; Motion Blur]</strong>. Atur nilainya seperti berikut:<br />
- <strong>Angle</strong>: -30<br />
- <strong>Distance</strong>: 40</li>
<li> Ubah nilai <strong>Opacity Layer</strong> yang sudah dikaburkan tersebut menjadi 40%. Efeknya akan tampak seperti ini.<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/11/photoshop-lights-12-cahaya-spark.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1532" title="photoshop-lights-12-cahaya-spark" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/11/photoshop-lights-12-cahaya-spark.jpg" alt="photoshop-lights-12-cahaya-spark" width="420" height="350" /></a></li>
</ol>
<p><strong>Efek Bintang</strong><br />
Selanjutnya, kita akan membuat efek cahaya bintang. Pertama kali, kita akan membuat sebuah gambar bintang kemudian menerapkannya dalam layer utama. Urutan proses pembuatan bintang yang akan saya sampaikan tampak dalam ilustrasi berikut:</p>
<blockquote><p><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/11/photoshop-lights-13-star-bintang.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1533" title="photoshop-lights-13-star-bintang" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/11/photoshop-lights-13-star-bintang.jpg" alt="photoshop-lights-13-star-bintang" width="320" height="240" /></a><br />
Untuk membuat gambar tersebut, ikuti langkah berikut:</p></blockquote>
<ol>
<li> Buat sebuah layer baru kemudian pilih. Agar lebih mudah, layer ini kita beri nama <strong>Layer Bintang</strong>.</li>
<li> Atur nilai <strong>Brush </strong>menjadi 3px dan <strong>Brush Hardness </strong>menjadi 100%.</li>
<li> Gunakan<strong> Pen Tool</strong> untuk membuat path vertikal kurang lebih 100 pixel. Untuk memperkirakan ukuran dan posisinya, Anda bisa lihat di jendela <strong>Info</strong>.</li>
<li> Dengan tetap mengaktifkan<strong> Pen Tool</strong>, klik-kanan di manapun dalam gambar. Pilih <strong>Stroke Path</strong>. Pastikan pilihan <strong>Simulate Pressure</strong> terpilih, dan klik <strong>OK</strong>. Sekarang akan ada garis lurus di sepanjang path Anda. Selanjutnya, sembunyikan path. Langkahnya seperti yang sudah kita lakukan sebelumnya, buka jendela Paths <strong>[Window &gt; Paths]</strong>. Klik di luar seleksi path yang aktif.</li>
<li> Buat duplikasi layer bintang <strong>[klik-kanan dan pilih Duplicate Layer]</strong></li>
<li> Putar layer baru ini 90 derajat <strong>[Edit &gt; Transform &gt; Rotate]</strong>.</li>
<li> Gabungkan kedua layer menjadi satu [klik-kanan layer yang di atas, kemudian pilih <strong>Merge Down</strong>]</li>
<li> Buat duplikasi layer bintang sekali lagi.</li>
<li> Putar layer baru tersebut 45 derajat.</li>
<li> Atur skala layer menjadi 70% <strong>[Edit &gt; Transform &gt; Scale]</strong>.</li>
<li> Ubah nilai <strong>Opacity </strong>layer menjadi 70%.</li>
<li> Gabungkan kedua layer menjadi satu.</li>
<li> Ubah skala layer bintang menjadi 40%.</li>
<li> Copy layer style dari layer garis cahaya ke layer bintang lewat <strong>[klik kanan &gt; Copy &gt; Paste]</strong>. Ubah nilai<strong> Outer Glow</strong> dari 5 menjadi 2. [Klik kanan layer, pilih <strong>Blending Option</strong>s kemudian masuk dalam seksi <strong>Outer Glow</strong>]</li>
<li> Sekarang bintang Anda sudah jadi. Buatlah beberapa duplikasi dan tempatkan di beberapa titik yang layak. Lihat hasilnya di gambar berikut.<br />
<span style="text-decoration: underline;"><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/11/photoshop-lights-12-cahaya-spark.jpg"></a><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/11/photoshop-lights-14-bintang-star.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1535" title="photoshop-lights-14-bintang-star" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/11/photoshop-lights-14-bintang-star.jpg" alt="photoshop-lights-14-bintang-star" width="420" height="350" /></a></span></li>
</ol>
<p><strong>Pantulan cahaya</strong><br />
Efek terakhir yang ditambahkan adalah efek bulatan efek cahaya yang muncul dari efek pantulan sinar, efek ini disebut sebagai <em>Bokeh Effect. </em>Langkahnya sebagai berikut:<em><br />
</em></p>
<ol>
<li> Buat layer kosong, kemudian pilih. Selanjutnya kita sebut <strong>layer Bokeh</strong></li>
<li> Pilih<strong> Ellipse Tool</strong> dan buat lingkaran 50 pixel</li>
<li> Klik kanan layer, pilih <strong>Blending Options</strong>. Tambahkan efek berikut:<br />
- <strong>Color Overlay:</strong> abu-abu muda [<strong>#cccccc</strong>]<br />
- <strong>Stroke</strong>: Size: 2px | Position: inside | Color: white</li>
<li> Buat layer kosong di bawah layer tersebut, Klik kanan pada layer Bokeh, pilih <strong>Merge Down</strong>.</li>
<li> Tambahkan<strong> Gaussian Blur</strong> sebesar 1 pixel <strong>[Filters &gt; Blur &gt; Gaussian Blur]</strong>.</li>
<li> Ubah <strong>Blending mode </strong>layer tersebut menjadi <strong>Overlay </strong>dan ubah <strong>Opacity</strong>-nya menjadi 14% atau lebih kecil.</li>
<li> Buatlah dua salinan layer tersebut dan tempatkan lingkaran-lingkaran tersebut sesuai selera Anda. Gambar akhir akan tampak seperti berikut. <br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/11/photoshop-lights-15-cahaya-glow1.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1520" title="photoshop-lights-15-cahaya-glow" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/11/photoshop-lights-15-cahaya-glow1.jpg" alt="photoshop-lights-15-cahaya-glow" width="420" height="350" /></a><br />
Anda bisa temukan di mana bokeh effect yang saya buat? <img src='http://guntingbatukertas.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </li>
</ol>
<p>Nah, dengan memanfaatkan tiap efek di atas dan imajinasi Anda, Anda bisa membuat gambar yang bervariasi dan efek yang beraneka ragam. Berikut ini salah satu contoh hasil editing Photoshop dengan efek yang kita praktikkan di atas.</p>
<blockquote><p><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/11/photoshop-lights-15-spin-world.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1536" title="photoshop-lights-15-spin-world" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/11/photoshop-lights-15-spin-world.jpg" alt="photoshop-lights-15-spin-world" width="384" height="298" /></a></p></blockquote>
<p>Saya ucapkan terimakasih kepada <a title="secondpicture link" href="http://www.secondpicture.com/tutorials/digital_image_processing/light_and_glow_effect_in_photoshop.html" target="_blank">secondpicture </a>yang telah menulis panduan photoshop ini dalam bahasa aslinya. Saya menulis ulang tutorial menarik ini dengan bahasa dan gaya bahasa Indonesia dengan tambahan gambar-gambar hasil editing sendiri agar lebih mudah dipahami.</p>
<p>Semoga bermanfaat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guntingbatukertas.com/desain/efek-glow-dan-lights-photoshop-yang-menawan-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- www.000webhost.com Analytics Code -->
<script type="text/javascript" src="http://analytics.hosting24.com/count.php"></script>
<noscript><a href="http://www.hosting24.com/"><img src="http://analytics.hosting24.com/count.php" alt="web hosting" /></a></noscript>
<!-- End Of Analytics Code -->
