<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Guntingbatukertas.com &#187; USB Windows</title>
	<atom:link href="http://guntingbatukertas.com/tag/usb-windows/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://guntingbatukertas.com</link>
	<description>Kumpulan Tip, Trik dan Tutorial Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 31 Aug 2010 01:31:42 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Norton Ghost, Backup dan Install Windows Secepat Kilat</title>
		<link>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/norton-ghost-backup-dan-install-windows-secepat-kilat/</link>
		<comments>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/norton-ghost-backup-dan-install-windows-secepat-kilat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Apr 2009 18:46:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>salsabel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Flashdisk USB]]></category>
		<category><![CDATA[Hiren's Boot CD]]></category>
		<category><![CDATA[Windows]]></category>
		<category><![CDATA[.GHO]]></category>
		<category><![CDATA[Backup]]></category>
		<category><![CDATA[Boot CD]]></category>
		<category><![CDATA[Boot Flashdisk]]></category>
		<category><![CDATA[Hiren's]]></category>
		<category><![CDATA[Microsoft Windows]]></category>
		<category><![CDATA[Norton Ghost]]></category>
		<category><![CDATA[Partition]]></category>
		<category><![CDATA[Restore]]></category>
		<category><![CDATA[Symantec]]></category>
		<category><![CDATA[Tip&Trik]]></category>
		<category><![CDATA[USB Windows]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/norton-ghost-backup-dan-install-windows-secepat-kilat/</guid>
		<description><![CDATA[Instalasi Windows yang memakan waktu lama bisa membuat frustasi, belum program pendukung lain yang seabreg. Namun di balik itu semua, ada cara yang lebih cepat untuk melakukan restorasi jika suatu saat Windows Anda error. Untuk mengetahui lebih lanjut, silakan simak ulasan berikut ini..]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fguntingbatukertas.com%2Fsistem-operasi%2Fwindows%2Fnorton-ghost-backup-dan-install-windows-secepat-kilat%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fguntingbatukertas.com%2Fsistem-operasi%2Fwindows%2Fnorton-ghost-backup-dan-install-windows-secepat-kilat%2F&amp;style=normal" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Proses instalasi sistem operasi seringkali menjadi hal yang sangat menjemukan.<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-1133" title="hiren-norton-ghost" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost.jpg" alt="hiren-norton-ghost" width="225" height="99" /></a> Terutama apabila Anda termasuk orang yang risih jika instalasi OS Anda tidak stabil atau lemot. Saya dulu pernah termasuk dalam &#8216;golongan&#8217; ini, dalam seminggu saya bisa install windows 2 hingga 3 kali karena beberapa instalasi game 3D yang saya mainkan sudah tamat dan harus diganti dengan yang baru <img src='http://guntingbatukertas.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Selain karena memang &#8216;hobi&#8217;, terkadang Windows mengalami masalah yang tak terduga seperti serangan virus, missing file atau instalasi error. Ini bisa membuat makin sering kita &#8216;bermain&#8217; dengan CD instalasi Windows. Repotnya, jika kita ga bisa berlama-lama buang-buang waktu hanya untuk install Windows plus aplikasi seabreg. Belum lagi aktivasinya.. ribet kan! Nah, daripada kita alami hal ini saya akan paparkan langkah antisipasi yang bisa Anda praktekkan. Bagi yang sudah tahu, maap kalo ada siaran ulang ya..<br />
<span id="more-1130"></span><br />
Untuk melakukan praktek, kita perlu program <em><strong>Cloning Tool</strong></em>. Sebenarnya banyak sekali program semacam ini yang beredar di pasaran, diantaranya <em>Symantec/Powerquest Disk Image</em>, <em>Roxio GoBack</em>, <em>Windows System Restore</em>, dll. Nah, kali ini kita akan &#8216;bermain&#8217; dengan Program <strong>Norton Ghost 11.5</strong> yang dapat Anda temukan dalam <strong><a title="Hiren's Boot CD" href="http://www.guntingbatukertas.com/category/tools/hirens-boot-cd-tools/">CD Hiren&#8217;s Boot CD 9.8</a></strong>. Bagi yang belum punya Hiren&#8217;s Boot CD Versi terbaru, <a title="Download Hiren's Boot CD 9.8" href="http://www.guntingbatukertas.com/tools/hirens-boot-cd-98-tool-reparasi-pc-terbaru-sudah-dirilis/">silakan dapatkan di sini</a>.</p>
<p><em><strong>Norton Ghost</strong></em> menyediakan fungsi backup dan restore dengan mudah. Dengan bantuan Hiren&#8217;s Boot CD, Anda bisa melakukan prose backup dan restore instalasi Sistem Operasi Anda dengan mudah, praktis dan cepat. Ya, nggak secepat kilat dalam arti sebenarnya sih.. Tapi jauh lebih cepat daripada jika Anda harus menginstall Windows dari awal berikut program yang akan Anda gunakan.</p>
<p>Sebelumnya, persiapkan perlengkapan yang dibutuhkan sebagai berikut:</p>
<ul>
<li> <strong>Komputer atau Notebook </strong>target yang dilengkapi drive CD/DVD untuk menjalankan Hiren&#8217;s Boot CD. Saya sarankan minimal terdapat 2 partisi, sistem C:/ atau drive yang berisi instalasi Windows dan partisi lain untuk menyimpan image</li>
<li> <a title="Hiren's Boot CD 9.8" href="http://www.guntingbatukertas.com/tools/hirens-boot-cd-98-tool-reparasi-pc-terbaru-sudah-dirilis/"><strong>CD Hiren&#8217;s Boot CD 9.8</strong></a> berisi Norton Ghost 11.5 atau <a title="Hirens Boot USB Flashdisk 9.8" href="http://www.guntingbatukertas.com/tools/membuat-hirens-boot-usb-flashdisk-untuk-versi-97-dan-98/"><strong>Hiren&#8217;s Boot USB Flashdisk</strong></a></li>
<li>Flashdisk/keping DVD untuk menyimpan backup file image (Optional)</li>
</ul>
<p><strong>Prinsip kerja</strong><br />
Pada dasarnya, ada dua langkah yang Anda lakukan</p>
<ol>
<li> <strong>Membuat backup Data Partisi PC</strong> yang berisi Sistem Operasi Windows ke dalam File Image . File ini berisi rekaman komplit file sistem operasi Anda berikut program yang telah ter-install didalamnya. File ini harus disimpan di partisi selain partisi Windows itu sendiri. Misalnya Anda punya C:/ yang bersi instalasi Windows, Anda harus menyimpan file image di partisi selain C:/. Itulah mengapa di atas saya menyarankan minimal ada 2 partisi.<br />
Perlu saya tekankan bahwa, langkah ini mutlak diperlukan jika Anda ingin bisa melakukan langkah restorasi/pemulihan sistem dengan cepat. Dengan kata lain, tanpa adanya file Image Anda tidak bisa melakukan restorasi Windows.</li>
<li><strong>Restorasi Windows</strong>. Jika terjadi sesuatu, anda bisa memanggil file backup yang telah Anda buat sebelumnya untuk memulihkan instalasi Windows persis seperti saat file image dibuat.</li>
</ol>
<p><strong>Langkah Pertama, Membuat File Image.</strong></p>
<ol>
<li> Masukkan Hiren&#8217;s Boot Flashdisk USB atau Hiren&#8217;s Boot CD sesuai dengan preferensi Anda.</li>
<li> Nyalakan komputer, masuk ke BIOS dengan <strong>menekan DEL/F2/F8/F12 </strong>sesuai dengan BIOS PC Anda.</li>
<li> Masuk ke Bagian <strong>Boot Sequence</strong>/<strong>Urutan Booting</strong>. Pastikan media yang Anda gunakan menempati urutan pertama booting. Misalnya: Anda memilih menggunakan <strong>CD Hiren&#8217;s,</strong> pastikan CDROM berada pada posisi booting <strong>pertama</strong>.</li>
<li> Pada menu Booting Hiren&#8217;s, pilih <strong>&#8216;Start Boot CD&#8217;</strong></li>
<li> Pada Menu Utama Hiren&#8217;s, Pilih <strong>[2.] Backup Tool</strong> &gt; <strong>[2.] Norton Ghost 11.5</strong> &gt; <strong>[8.]Ghost (Normal)</strong>. Tunggu beberapa saat hingga program Norton Ghost berjalan. Klik <strong>[OK]<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost1.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-1134" title="hiren-norton-ghost1" src="http://www.guntingbatukertas.com/http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost1.gif" alt="hiren-norton-ghost1" width="512" height="360" /></a></strong></li>
<li> Pilih Menu &gt; <strong>Local </strong>&gt; <strong>Partition </strong>&gt; <strong>To Image</strong> untuk menyimpan partisi ke dalam sebuah file image.<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost2.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-1142" title="hiren-norton-ghost2" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost2.gif" alt="hiren-norton-ghost2" width="512" height="360" /></a></li>
<li> <strong>Pilih Harddisk Fisik </strong>yang akan di backup. Biasanya Windows ada pada Local (1) seperti pada contoh,<strong> [OK].<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost3.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-1144" title="hiren-norton-ghost3" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost3.gif" alt="hiren-norton-ghost3" width="512" height="360" /></a></strong></p>
<p><strong> </strong></li>
<li> <strong>Pilih Partisi Harddisk</strong> yang akan di backup. Biasanya Windows ada pada Primary Drive seperti pada contoh, <strong>[OK]</strong>. Perhatikan atribut lainnya seperti <em>File System (NTFS/FAT32), Label, Ukuran</em> dsb. Pastikan Anda memilih drive yang tepat.<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost3.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-1144" title="hiren-norton-ghost3" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost3.gif" alt="hiren-norton-ghost3" width="512" height="360" /></a></li>
<li> <strong>Tentukan Partisi Harddisk</strong> mana yang akan digunakan untuk menyimpan file backup image.<strong> Beri nama</strong> pada file, misalnya Backup_1 kemudian klik <strong>[SAVE]</strong>. Perhatikan bahwa harddisk ditulis dalam urutan seperti berikut; <strong>D:1.2:[DATA] FAT</strong>, artinya adalah:<br />
<strong>D:</strong> = Drive D:<br />
<strong>1.2:</strong> = merupakan Harddisk Fisik Pertama Partisi Kedua<br />
<strong>[DATA] </strong>= label DATA<br />
<strong>FAT</strong> =  File System FAT32<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost5.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-1140" title="hiren-norton-ghost5" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost5.gif" alt="hiren-norton-ghost5" width="512" height="360" /></a></li>
<li>Selanjutnya akan muncul dialog <strong>kompresi Image Fil</strong>e, pilih salah satu berdasarkan keterangan berikut:<br />
<strong>No </strong>= Pilih ini jika Anda tidak ingin mengubah file image dari ukuran file windows sebenarnya<br />
<strong>FAST </strong>= Pilihan kompresi cepat, hasilnya kurang lebih 30% dari ukuran file sebenarnya<br />
<strong>HIGH </strong>= Pilihan kompresi tingi, hasilnya bisa sampai 60% dari ukuran file asli meski prosesnya akan sedikit lebih lambat.<br />
<strong>Saya anjurkan </strong>Anda memilih pilihan ini untuk menghemat space harddisk. Toh Norton Ghost tidak mengubah isi file image, hanya ukuran filenya saja yang dipadatkan. Persis seperti yang dilakukan oleh WinZIP ato WinRAR.<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost6.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-1143" title="hiren-norton-ghost6" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost6.gif" alt="hiren-norton-ghost6" width="512" height="360" /></a></li>
<li>Ketika muncul dialog box<em><strong> &#8216;Procesed with partition image creation?&#8217;</strong></em> Pilih <strong>[YES]<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost7.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-1141" title="hiren-norton-ghost7" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost7.gif" alt="hiren-norton-ghost7" width="512" height="360" /></a></strong></p>
<p><strong> </strong></li>
<li>Tunggu beberapa saat hingga proses selesai dan muncul Image Box <em><strong>&#8216;Image Creation Completed Successfully&#8217;,</strong></em> klik<strong> [Continue]</strong>. Klik <strong>[Quit]</strong> untuk keluar Program.</li>
</ol>
<p>Sampai di sini Anda sudah punya satu file image dari sistem operasi Anda yang sewaktu-waktu bisa dipanggil kembali untuk melakukan restorasi. Anda bisa menggunakan Flashdisk atau Media DVD untuk menyimpan file Image ini, hanya untuk berjaga-jaga.</p>
<p>Nah, suatu saat jika ada masalah dengan Windows, Anda tinggal melakukan langkah restorasi berikut ini.</p>
<p><strong>Langkah Kedua, Restore Windows dari Backup File Image</strong></p>
<ol>
<li> Boot dari <strong>Hiren&#8217;s Boot CD</strong> atau <strong>Hiren&#8217;s Boot USB Flashdisk</strong></li>
<li> Pada menu Booting Hiren&#8217;s, pilih<em><strong> &#8216;Start Boot CD&#8217;</strong></em></li>
<li> Pada Menu Utama Hiren&#8217;s, Pilih<strong> [2.] Backup Tool</strong> &gt;<strong> [2.] Norton Ghost 11.5 </strong>&gt; <strong>[8.]Ghost (Normal)</strong>. Tunggu beberapa saat hingga program Norton Ghost berjalan. Klik <strong>[OK].</strong></li>
<li><strong> </strong>Pilih Menu &gt; <strong>Local </strong>&gt; <strong>Partition </strong>&gt; <strong>From Image</strong> untuk me-restore partisi dari file image yang tadi telah kita buat.<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost8.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-1139" title="hiren-norton-ghost8" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost8.gif" alt="hiren-norton-ghost8" width="512" height="360" /></a></li>
<li> T<strong>emukan file Image</strong> dengan ekstensi<strong> .GHO </strong>pada drive penyimpanan Anda. Pilih, dan akhiri dengan <strong>Open</strong>.<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost9.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-1137" title="hiren-norton-ghost9" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost9.gif" alt="hiren-norton-ghost9" width="512" height="360" /></a></li>
<li> Pilih <strong>Partisi sumber/Source </strong>file image kemudian klik <strong>[OK]<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost10.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-1138" title="hiren-norton-ghost10" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost10.gif" alt="hiren-norton-ghost10" width="512" height="360" /></a></strong></p>
<p><strong> </strong></li>
<li> Pilih <strong>Harddisk fisik tujuan/Destination </strong>Restorasi<strong> </strong>Windows, <strong>[OK]<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost11.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-1136" title="hiren-norton-ghost11" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost11.gif" alt="hiren-norton-ghost11" width="512" height="360" /></a></strong></p>
<p><strong> </strong></li>
<li> Pilih <strong>Partisi Harddisk tujuan/Destination </strong>Restorasi. Pilih <strong>Primary</strong> <strong>[OK]<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost12.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-1135" title="hiren-norton-ghost12" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/hiren-norton-ghost12.gif" alt="hiren-norton-ghost12" width="512" height="360" /></a></strong></p>
<p><strong> </strong></li>
<li> Ketika Muncul Dialog Box <strong><em>&#8216;Prosses With Partition Restore?&#8217; </em></strong>klik <strong>[Yes]<br />
</strong></li>
<li> Tunggu hingga <strong>selesai </strong>100%</li>
<li> Klik<strong> [Reset Computer]</strong> untuk me-restart Komputer.</li>
</ol>
<p>Semoga bermanfaat..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/norton-ghost-backup-dan-install-windows-secepat-kilat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>200</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Panduan Cara Membuat Partisi dalam Flashdisk USB Lengkap Bergambar</title>
		<link>http://guntingbatukertas.com/tools/panduan-cara-membuat-partisi-dalam-flashdisk-usb-lengkap-bergambar/</link>
		<comments>http://guntingbatukertas.com/tools/panduan-cara-membuat-partisi-dalam-flashdisk-usb-lengkap-bergambar/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Apr 2009 18:30:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>salsabel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Flashdisk USB]]></category>
		<category><![CDATA[Tools]]></category>
		<category><![CDATA[multiple partition]]></category>
		<category><![CDATA[partisi]]></category>
		<category><![CDATA[removable media bit]]></category>
		<category><![CDATA[USB Windows]]></category>
		<category><![CDATA[windows xp]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.guntingbatukertas.com/?p=942</guid>
		<description><![CDATA[Anda pernah membayangkan Flashdisk Anda bisa dipartisi layaknya Harddisk biasa? Anda bisa mencoba panduan berikut untuk mempraktekkan bagaimana cara membuat partisi dalam Flashdisk USB.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fguntingbatukertas.com%2Ftools%2Fpanduan-cara-membuat-partisi-dalam-flashdisk-usb-lengkap-bergambar%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fguntingbatukertas.com%2Ftools%2Fpanduan-cara-membuat-partisi-dalam-flashdisk-usb-lengkap-bergambar%2F&amp;style=normal" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/partisi-flashdisk.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-945" title="partisi-flashdisk" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/partisi-flashdisk.jpg" alt="partisi-flashdisk" width="175" height="122" /></a>Anda pernah berandai-andai bisa membuat partisi dalam flashdisk USB Anda? Kali ini, dengan mengikuti panduan di bawah Anda akan bisa melakukannya sendiri. File yang akan kita gunakan ini baru bisa didukung oleh Windows XP, dari sononya nggak ada keterangan lebih lanjut tentang Windows Vista ataupun Linux, maaf..</p>
<p>Panduan ini sekaligus menjadi jawaban dari permintaan rekan Otakanan001 yang rajin belajar TI <img src='http://guntingbatukertas.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Setelah googling dapetlah ringkasan berikut ini.<br />
<span id="more-942"></span><br />
<strong>Cara Kerja</strong><br />
Sebelumnya, saya akan sedikit berikan penjelasan bagaimana logika kerja praktek kita kali ini. Biasanya, Flashdisk USB dideteksi oleh WindowsXP/Vista sebagai<em><strong> Removable Medi</strong></em>a, mirip seperti CD dan DVD yang bisa dicopot dan dicomot. Oleh karenanya Windows tidak akan menampilkan lebih dari satu partisi Flashdisk. Begitu juga, pengguna tidak diberi pilihan untuk membuat partisi baru dalam <strong>Removable Media</strong>. Namun, logikanya jika kita bisa membuat Windows mampu mendeteksi Flashdisk USB sebagai <strong>Fixed Drive</strong> seperti layaknya Harddisk, pengguna dapat membuat multi partisi dalam Flashdisk tersebut. Windows secara otomatis juga akan bisa mendeteksi dan menampilkan partisi tersebut.</p>
<p>Untuk melakukan proses ini, kita perlu membalik Removable Media Bit (RMB) dalam device USB. Inilah yang akan memberitahu kepada Windows bahwa Flashdisk yang kita pakai adalah Fixed Disk, bukan Removable Media. Setelah proses pembalikan bit ini berhasil, Anda akan bisa membuat partisi dalam Flashdisk USB.</p>
<p><em><strong>Disclaimer</strong></em><br />
Sebelumnya perlu saya sampaikan bahwa tidak ada jaminan bahwa tool yang dipergunakan dalam panduan ini dapat bekerja baik pada semua flashdisk dan justru mungkin menyebabkan flashdisk rusak. Tidak ada garansi samasekali, pergunakan dengan hati-hati dengan resiko Anda tanggung sendiri. Saya sarankan Anda untuk mem-backup semua data sebelum memulai proses berikut ini.</p>
<p><strong>Proses pembuatan partisi dalam Flashdisk USB.</strong><br />
<strong>A. Membalik RMB Flashdisk</strong></p>
<ol>
<li>Download file<a title="Download bootit-tool untuk mempartisi flashdisk dari guntingbatukertas.com" href="http://www.ziddu.com/download/4240142/lexar_usb_format_guntingbatukertas.zip.html" target="_blank"> BootIt tool</a> dan extract ke dalam PC AndaTancapkan Flashdisk Anda dan jalankan <strong>BootIt.exe</strong></li>
<li>Pilih<strong> Flip Removable Bit</strong>:<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/partisi-flashdisk1-boot-it.png"><img class="alignnone size-full wp-image-950" title="partisi-flashdisk1-boot-it" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/partisi-flashdisk1-boot-it.png" alt="partisi-flashdisk1-boot-it" width="360" height="236" /></a></li>
<li>Cabut flashdisk, dan tancapkan kembali. Sekarang seharusnya Flashdisk Anda akan terdeteksi sebagai <strong>Fixed Disk</strong> (bukan sebagai<strong> removable disk</strong>). Anda dapat memeriksanya dengan mengklik kanan Flashdisk dan lihat di Device Properties.</li>
</ol>
<p><strong>B. Membuat partisi dalam Windows</strong><br />
Langkah berikut ini mensyaratkan Anda sudah membalik RMB Flashdik seperti disebutkan dalam langkah A. di atas.</p>
<ol>
<li>Pilih <strong>Start &gt; Run,</strong> ketik <strong>diskmgmt.msc [OK]</strong></li>
<li>Dalam jendela <strong>Disk Management</strong>, <strong>klik kanan Flashdisk </strong>Anda dan pilih<strong> Delete Partition<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/partisi-flashdisk1-delete-partition.png"><img class="alignnone size-full wp-image-949" title="partisi-flashdisk1-delete-partition" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/partisi-flashdisk1-delete-partition.png" alt="partisi-flashdisk1-delete-partition" width="360" height="297" /></a></strong></li>
<li><strong>Klik kanan Flashdisk</strong> Anda kembali dan pilih <strong>New Partition<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/partisi-flashdisk1-new-partition.png"><img class="alignnone size-full wp-image-948" title="partisi-flashdisk1-new-partition" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/partisi-flashdisk1-new-partition.png" alt="partisi-flashdisk1-new-partition" width="360" height="255" /></a></strong></li>
<li>Ikuti langkah dalam <em><strong>New Partition Wizard</strong></em> dan buat <strong>&#8216;Primary Partition&#8217;.</strong> Saat berada pada pilihan <strong>Partition Size</strong>, Pastikan Anda memasukkan nilai yang lebih kecil dari kapasitas maksimal flashdisk Anda untuk menyisakan ruang bagi partisi berikutnya.<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/partisi-flashdisk1-partition-size.png"><img class="alignnone size-full wp-image-947" title="partisi-flashdisk1-partition-size" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/partisi-flashdisk1-partition-size.png" alt="partisi-flashdisk1-partition-size" width="360" height="282" /></a></li>
<li>Lanjutkan <strong>Wizard</strong>, memberi Pilihan Abjad dan memformat partisi. Saya merekomendasikan <strong>FAT32</strong>.</li>
<li>Setelah selesai membuat partisi pertama, Anda dapat menambahkan partisi tambahan dengan mengulangi langkah 3 hingga 5 pada space kosong yang tersisa dalam flashdisk.<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/partisi-flashdisk1-remaining-partitions.png"><img class="alignnone size-full wp-image-946" title="partisi-flashdisk1-remaining-partitions" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/04/partisi-flashdisk1-remaining-partitions.png" alt="partisi-flashdisk1-remaining-partitions" width="360" height="252" /></a></li>
<li>Setelah semua selesai, Anda akan mendapatkan beberapa partisi dalam flashdisk dan terdeteksi sebagai drive yang dapat dipakai secara terpisah dalam Windows.</li>
</ol>
<p>Mudah bukan? Sekarang Anda bisa mengembangkan penggunaan Fixed Disk ala Flashdisk yang barusan kita buat untuk sesuai keperluan kita masing-masing. Termasuk salah satu kelebihannya, Autorun bawaan Windows ga bakal sering muncul tiap kali kita masukkan Flashdisk. Nah, sekarang tinggal mau Anda gunakan untuk apa?</p>
<p><strong>KETERANGAN </strong>(thanks to <strong>jaringandingin</strong>):<br />
Jika karena sesuatu dan lain hal Anda pengen mengembalikan flashdisk dari Fixed Disk ke kondisi semula, caranya cukup gampang:</p>
<ol>
<li><strong>Klik kanan</strong> pada Bootlt.exe, pilih <strong>Run As &gt; Administrator. </strong>Di sini Anda (mungkin) akan diminta konfirmasi dan perlu menyediakan password Administrator.<strong><br />
</strong></li>
<li>Pilih drive flashdisk anda &gt; klik tombol <strong>Flip Removable Bit</strong>.</li>
<li>Cabut flashdisk dan colokkan kembali. Sekarang Flashdisk Anda akan kembali menjadi Removable Disk.</li>
</ol>
<p>Gambar dan tulisan versi original dapat Anda temukan <a title="Link tutorial Partisi Flashdisk USB" href="http://www.lancelhoff.com/multi-partition-a-usb-flash-drive-in-windows/" target="_blank">dari sini</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guntingbatukertas.com/tools/panduan-cara-membuat-partisi-dalam-flashdisk-usb-lengkap-bergambar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>64</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Panduan Praktis Install Windows XP kedalam Flashdisk USB</title>
		<link>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/panduan-praktis-install-windows-xp-kedalam-flashdisk-usb/</link>
		<comments>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/panduan-praktis-install-windows-xp-kedalam-flashdisk-usb/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2009 18:03:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>salsabel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Flashdisk USB]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem Operasi]]></category>
		<category><![CDATA[Windows]]></category>
		<category><![CDATA[install Windows USB Flashdisk]]></category>
		<category><![CDATA[Operating System]]></category>
		<category><![CDATA[StartUp Disk]]></category>
		<category><![CDATA[UFD]]></category>
		<category><![CDATA[USB Windows]]></category>
		<category><![CDATA[Windows XP Live]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.guntingbatukertas.com/?p=822</guid>
		<description><![CDATA[Anda sudah pernah mengenal Live CD bukan? Kali ini saya akan mengulas sesuatu yang berbeda, yakni membuat Windows XP Live melalui Flashdisk USB. Simak detailnya dalam artikel berikut.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fguntingbatukertas.com%2Fsistem-operasi%2Fwindows%2Fpanduan-praktis-install-windows-xp-kedalam-flashdisk-usb%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fguntingbatukertas.com%2Fsistem-operasi%2Fwindows%2Fpanduan-praktis-install-windows-xp-kedalam-flashdisk-usb%2F&amp;style=normal" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p><a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/03/windows-live-usb.jpg"><img class="size-full wp-image-825 alignleft" title="windows-live-usb" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/03/windows-live-usb.jpg" alt="windows-live-usb" width="193" height="121" /></a>Windows Live CD? udah lupa tuh..<br />
Kalo Windows live CD dari USB Flashdisk? Baru ini menarik..<br />
Begitulah, kali ini saya sampaikan cara praktis membuat USB Flashdisk Anda menjadi pangkalan Sistem Operasi Windows. Kalo dulu Windows harus diinstall di harddisk, kemudian ada yang buat CD Live Windows, sekarang masanya yang praktis-praktis. Flashdisk USB Anda dapat difungsikan sebagai Mobile Operating System dengan memasang WindowsXP di dalamnya. Dengan demikian, Anda tinggal tancap sana-sini, tanpa tergantung pada sistem operasi yang tersedia di PC.</p>
<p><span id="more-822"></span><em>Sounds fun!</em> So, bagaimana caranya? Silakan ikuti langkah berikut ini:</p>
<p><strong>Pertama</strong> siapkan peralatan yang dibutuhkan sebagai berikut:</p>
<ol>
<li> <strong>Flashdisk </strong>USB <strong>minimal 256MB</strong> dan <strong>maksimal 2GB</strong>. Kenapa harus ada batas minimal dan maksimal? Ini disebabkan dua hal. Flashdisk yang terlalu kecil tidak akan mampu menyimpan file sistem Windows. Sementara di sisi lain, jika flashdisk melebihi 2GB kemungkinan besar akan mengalami masalah dengan pembatasan Partisi FAT16 yang akan kita gunakan nantinya.</li>
<li>CD Instalasi <strong>Windows dengan SP2</strong> (atau yang lebih tinggi).</li>
<li>Program pemformat Flashdisk USB dari HP: <strong><a title="Download HPUSBFW.EXE di Guntingbatukertas" href="http://www.ziddu.com/download/3856107/hpusbfw_guntingbatukertas.zip.html" target="_blank">HPUSBFW.EXE</a>. </strong>Program ini dapat <strong><a title="Download HPUSBFW.EXE di Guntingbatukertas" href="http://www.ziddu.com/download/3856107/hpusbfw_guntingbatukertas.zip.html" target="_blank">Anda download di sini</a>.<br />
</strong></li>
<li>Program <em>Bart&#8217;s Preinstalled Environment</em> Bootable Live Windows CD / DVD, atau sering disebut <strong><a title="Download BartPE Stable Edition" href="http://www.nu2.nu/pebuilder/download/" target="_blank">BartPE</a>. </strong>Versi terbaru dari program ini bisa Anda <a title="Download BartPE Stable Edition" href="http://www.nu2.nu/pebuilder/download/" target="_blank"><strong>dapatkan di sini.</strong></a></li>
</ol>
<p><strong>Kedua</strong>, Langkah Instalasi:</p>
<ol>
<li> <strong>Format </strong>flashdisk: jalankan <strong>HPUSBFW.EXE,</strong> format flashdisk dengan file sistem <strong>FAT</strong>. Agar lebih mudah, beri nama BartPE.</li>
<li><strong>Copy </strong>file <strong>Boot.ini, NTLDR dan NTDETECT.COM </strong>dari drive C:\[ Instalasi windows] ke flashdisk Anda. Agar lebih mudah, nonaktifkan dulu properti <strong>hidden file</strong> di Explorer. Buka <strong>Windows Explorer &gt; Tools &gt; Folder Options </strong>&gt; klik <strong>Tab View</strong>. Hilangkan cek box <strong><em>Hide Extensions for known file types</em></strong> dan <strong><em>Hide protected operating system files</em></strong>, akhiri dengan <strong> [OK]</strong>.</li>
<li><strong>Restart, </strong>atur setting <strong>Boot  Sequence</strong> (urutan booting) agar jalan dari Flashdisk. Jika tidak ada pesan error, Anda bisa lanjut ke langkah berikutnya.</li>
<li>Setelah flashdisk beres, sekarang waktunya mempersiapkan instalasi windows. <strong>Copy </strong>semua file yang ada dalam CD Instalasi Windows XP minimal dengan SP2 ke dalam sebuah folder. <strong>Ingat</strong>, program BartPE mensyaratkan <strong>minimal WinXP SP2.</strong> Di sini saya simulasikan file tersebut dikopi ke dalam <strong>C:\Winxpsp2.</strong></li>
<li><strong>Install </strong><strong> </strong>bartPE/PE Builder. Agar lebih mudah, ikuti saran lokasi penyimpanan file hasil instalasi BartPE. Dalam ilustrasi berikut tampak bahwa PE Builder diinstall di drive <strong>C:\pebuilder313</strong>. Bagi Anda yang menginstall di folder lain, silakan sesuaikan dengan lokasi instalasi Anda masing-masing.<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/03/install-windows-usb-flashdisk-bartpe1.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-1261" title="install-windows-usb-flashdisk-bartpe1" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/03/install-windows-usb-flashdisk-bartpe1.gif" alt="install-windows-usb-flashdisk-bartpe1" width="400" height="311" /></a></li>
<li>Sekarang jalankan PE Builder, pilih source instalasi yang tadi sudah di kopi ke <strong>C:\Winxpsp2</strong>.<br />
Pastikan Cekbox <strong><em>Create ISO Image</em></strong> dan <strong><em>Burn to ISO</em></strong> tidak dipilih. Selanjutnya klik <strong>Build</strong>, tunggu proses pembuatan sistem operasi hingga selesai, akhiri dengan <strong>Close</strong>.<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/03/install-windows-usb-flashdisk001.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-826" title="install-windows-usb-flashdisk001" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/03/install-windows-usb-flashdisk001.gif" alt="install-windows-usb-flashdisk001" width="365" height="297" /></a></li>
<li>Sekarang saatnya menyalin windows build tadi ke dalam flashdisk dengan langkah berikut. Buka windows Command Prompt dari <strong>Start &gt; Run &gt; </strong>ketik <strong>CMD [Enter].</strong></li>
<li>Masuk ke <strong>C:\pebuilder313\plugin\peinst</strong> dengan mengetikkan perintah pada command prompt &#8216;<strong>cd c:\pebuilder313\pluginpeinst</strong> <strong>[Enter]</strong>&#8216;<strong>.</strong></li>
<li>Masukkan flashdisk kosong dan ketik<strong> &#8216;PEINST.CMD [ENTER]&#8216;</strong> maka akan muncul <strong>4 pilihan berawalan angka</strong> dan satu huruf <strong>[Q]uit </strong>seperti ilustrasi di bawah.<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/03/install-windows-usb-flashdisk002.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-827" title="install-windows-usb-flashdisk002" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/03/install-windows-usb-flashdisk002.gif" alt="install-windows-usb-flashdisk002" width="468" height="237" /></a></li>
<li>Tekan <strong>1 [Enter]</strong>, <strong>masukkan path</strong> dimana letak build yang barusan dibuat, misalnya: <strong>C:\pebuilder313\BartPE</strong>.</li>
<li>Tekan <strong>2 [Enter]</strong> dan <strong>masukkan target path</strong> berupa huruf yang diberikan windows pada drive USB Flashdisk, misalnya <strong>F: </strong>sehingga tampak seperti berikut:<br />
<a href="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/03/install-windows-usb-flashdisk003.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-828" title="install-windows-usb-flashdisk003" src="http://www.guntingbatukertas.com/wp-content/uploads/2009/03/install-windows-usb-flashdisk003.gif" alt="install-windows-usb-flashdisk003" width="468" height="237" /></a></li>
<li>Sekarang pada menu sudah tampil path <em>source </em>dan <em>destination</em>. selanjutnya tekan <strong>5 [Enter]</strong> untuk menginstall Windows pada flashdisk. Ketika muncul konfirmasi <strong>tekan tombol 1 </strong>sekali lagi.</li>
<li>Tunggu beberapa saat hingga selesai, selanjutnya flashdisk Anda sudah bisa digunakan untuk booting WindowsXP.</li>
</ol>
<p><strong>Bonus</strong>, Cara Menambah aplikasi:</p>
<p>Jika Anda ingin menambah program dalam instalasi Windows XP di Flashdisk, Anda perlu melakukan beberapa langkah yang cukup unik. Secara umum, langkahnya sedikit berbeda dengan proses instalasi yang biasa dilakukan. Jika biasanya program ditambahkan setelah Windows sudah terinstal kali ini justru kebalikannya. Program harus diinstall terlebih dahulu ke dalam paket build Windows XP sebelum diinstall ke dalam Flashdisk.</p>
<p>Sebelumnya memulai, silakan lihat daftar plugin program yang didukung oleh BartPE di folder instalasi PEBuilder. Di komputer yang saya gunakan folder ini ada di C:pebuilder313plugin. Disana akan tampak sebuah file <strong>INF </strong>dan folder bernama <strong>FILES</strong>. <strong>INF </strong>berisi informasi registry protram yang diintal, sementera folder <strong>FILES </strong>berisi program file yang bersangkutan. Misalnya jika kita ingin mengintall Nero, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengkopi semua file dalam <strong>C:\Program files\aheadNero</strong> (yang sudah Anda install di PC ) ke <strong>C:\pebuilder313\plugin\nero burning romfiles</strong>. Dalam kasus ini, folder Nero Burning Rom adalah folder yang sudah dipersiapkan untuk aplikasi Nero.</p>
<p>Selanjutnya, untuk urusan registry, masuk ke dalam <strong>C:\pebuilder313\plugin\nero burning rom </strong>dan buka <strong>PENERO.INF </strong>dengan <strong>Notepad. </strong>Dalam kasus ini <strong>PENERO.INF </strong>didesain untuk mendukung nero versi 5.x dan 6.x. Oleh karenanya kita perlu memilih baris perintah mana yang akan dijalankan. Isi Nama, Company dan Serial Number yang Anda miliki dan <strong>Save. </strong>Nanti pada proses pembuatan sistem operasi Windows, Nero otomatis akan dimasukkan dalam paket program.</p>
<p>Cara instalasi seperti ini tidak disarankan karena tidak semua program didukung oleh BartPE, sehingga ada kemungkinan kesalahan registry saat Windows ditulis ke dalam Flashdisk.</p>
<p>Dan satu lagi, jika Anda cermati ada seni tersendiri dalam proses pembuatan Windows Live USB ini. Terkadang, tanpa sebab yang jelas proses instalasi berujung pada pesan Error. Namun, jangan keburu menyerah. Itulah asyiknya berkreasi. Tidak ada ruginya kita mencoba sesuatu yang baru selama kita yakin akan gunanya.. Jika Anda sudah berada di ujung keputus-asaan, sekarang saatnya saya perlu kasih bonus.</p>
<p>Windows XP Live CD dalam bentuk ZIP yang sudah siap dibuat. Silakan baca petunjuk di dalamnya untuk mengetahui cara instalasi.</p>
<ul>
<li><strong><a title="Windows Live USB Stick Edition" href="http://anonymz.com/?http://rapidshare.com/files/221024662/www.softarchive.net.rar" target="_blank">[download server 1]</a></strong></li>
<li><strong><a title="Windows Live USB Stick Edition" href="http://anonymz.com/?http://rapidshare.com/files/207832253/XP.USB.Live_softarchive.softarchive.net.rar" target="_blank">[download server 2]</a></strong></li>
</ul>
<p>Bagaimana, Anda tertarik mencoba? Selamat berkarya..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/panduan-praktis-install-windows-xp-kedalam-flashdisk-usb/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>115</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- www.000webhost.com Analytics Code -->
<script type="text/javascript" src="http://analytics.hosting24.com/count.php"></script>
<noscript><a href="http://www.hosting24.com/"><img src="http://analytics.hosting24.com/count.php" alt="web hosting" /></a></noscript>
<!-- End Of Analytics Code -->
